Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pemdes Nambakan Diguncang Vidio Negatif Oleh Akun FB Kiki Cahaya

Pemdes Nambakan Diguncang Vidio Negatif Oleh Akun FB Kiki Cahaya

Written By BBG Publizer on Rabu, 17 Juni 2020 | 20.58

Munarwiyati menjelaskan Vidio unggahan-nya dan menghapus dihadapan Perangkat desa Nambakan disaksikan Babinsa dan Babinkamtibmas
Kediri,OposisiNews.Co.Id - Pemerintah desa Nambakan Kecamatan Ringenrejo Kabupaten Kediri kebaran jenggot dengan unggahan Vidio negatif didunia Maya ( FB ) berdurasi 15 menit dari akun FB Kiki Cahaya milik Munarwiyati.

Vidio yang sepekan beredar di FB Kiki Cahaya sempat menyita perhatian insan pers Kediri , LSM dan Masyarakat , pasalnya dalam tayangan Vidio tampak Seseorang yang diduga warga miskin berinisial Mbah Dimen ( 68 th ) berkeluh kesah tidak menerima Bansos dampak Covid 19 , sementara Mbah DM sudah dua kali datang ke kantor desa dan dua kali Tanda tangan/cap jempol ternyata tidak juga mendapatkan bantuan seperti yang dibayangkan .

Dengan kondisi yang sudah sakit-sakitan DM setia mengantri dengan harapan mendapatkan bansos dari Dana Desa ( BLT-DDS ).

Dari pantauan OposisiNews di akun FB Kiki Cahaya milik MN, banyak tanggapan miring yang dialamatkan pada Pemerintah desa Nambakan.

Merasa termarjinalkan oleh nitizen , Pemerintah desa Nambakan atas ijin Pemdes Sumberejo pada Selasa 16 Juni 2020 mengeluarkan surat panggilan dengan nomor 460/865/418.82.09/2020 mengundang pemilik akun Kiki Cahaya atas nama Munarwiyati pukul 10.30 wib bertempat di kantor desa Nambakan untuk mengklarifikasi dan menurunkan Vidio unggahan-nya.

Mediasi selama 2 jam yang dihadiri Babin Kantipmas , Babinsa dan Perwakilan dari Kecamatan Ringenrejo antara pemerintah desa dan pemilik akun sempat alot sementara pihak terpanggil ( Munarwiyati ) tanpa pendampingan terasa hanya wujud peradilan sepihak oleh pemerintah desa Nambakan ,  inti dari mediasi pihak desa Nambakan tidak terima dengan adanya unggahan Vidio tersebut dan pihak desa Nambakan menyuruh untuk menghapus video yang Sudah di unggah akun FB Kiki Cahaya .  Dengan terpaksa pemilik Akun FB merasa terpojok dan tidak ada pendampingan dari desa tempatnya tinggal  menghapus video tersebut.

Disisi lain M.Rifa'i pengiat LSM Gerak  Indonesia menyikapi dan menilik  Surat undangan yang di tujukan ke saudara Kiki cahaya  diduga ada kejanggalan dan penyalahgunaan wewenang pihak desa secara sistematis karena diketahui dan dihadiri oleh pihak lain ( Babinkamtibmas , Babinsa dan Kecamatan ) .

Pihaknya ( LSM GI )  akan menindaklanjuti melaporkan tindakan desa Nambakan ke  inspektorat kabupaten Kediri, dengan salah satu  alasan pemilik Akun FB Kiki cahaya adalah warga desa lain dan kecamatan lain tapi surat panggilan/undangan langsung di tujukan dan di antar dari pihak desa Nambakan.

" Jika pihak desa merasa dirugikan akan unggahan akun FB Kiki C milik MN semestinya pihak desa menempuh jalur hukum karena akun FB Kiki C telah melanggar UU ITE , jika pihak desa tidak bisa membuktikan kalau berita itu hanya Hoax , pihak MN pemilik akun FB Kiki benar pihak desa bisa dituntut balik karena menyalahgunakan kewenangan dan membuat orang lain tidak nyaman ," Ujarnya.

Dari hasil keterangan Heru .S , Kepala Desa Nambakan pada berita OposisiNews melalui pesan WhatsApp-nya mengatakan ' Pihak desa tidak berani memanggil pemilik akun FB Kiki C jika belum kordinasi dengan Pemdes , dari hasil kordinasi pihak Pemdes mempersilahkan memanggil yang bersangkutan MN ( Kiki C.red ).

Terkait tanda tangan dan cap jempol yang dilakukan Mbah DM bukan untuk mengambil bantuan namun untuk membuat buku rekening dan mengambil buku rekening , untuk sementara Munarwiyati pemilik akun FB Kiki C kemarin sudah meminta maaf akan kekilafan-nya dan menghapus Postingannya , ucap Kades Nambakan melalui WA telpon selulernya. ( WN )

Reporter.Wondo
Editor .Bambang PW
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon