Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Di Usia Tua,Mama Hortensia Tetap Berjuang Untuk Hidupi 2 Anaknya Yang Menderita Gangguan Jiwa

Di Usia Tua,Mama Hortensia Tetap Berjuang Untuk Hidupi 2 Anaknya Yang Menderita Gangguan Jiwa

Written By BBG Publizer on Senin, 22 Juni 2020 | 22.30

Sikka,OposisiNews.co.id-Kehidupan mama Hortensia (63th)  warga Rt 17, Rw 06, Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok,Kabupaten Sikka,Nusa Tenggara Timur yang tinggal bersama dua anaknya yang tergolong ODGJ ( Orang Dalam Gangguan Jiwa ) kondisinya sungguh memprihatinkan.

Saat ditemui wartawan OposisiNews mama Hortensia mengisahkan bahwa,suaminya sudah lama meninggal, sudah 50 tahun yang lalu dan dia memiliki tiga orang anak,anaknya yang pertama bernama Theresia Yosefa, kedua bernama Nong Yesi dan yang terakhir bernama Nong Yeri. Sabtu 20/06/2020

Saat ini dia tinggal bersama  dua orang anaknya yaitu anak pertama dan anak kedua yang tergolong ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) sedangkan anaknya yang terakhir,tidak tinggal bersama dirinya.Selama ini,dia sendiri berusaha keras untuk menghidupi dan menyembuhkan kedua orang anaknya .

Sudah lama dua anak saya menderita gangguan jiwa,anak pertama sudah 11 tahun,dan anak kedua sudah 5 tahun,  yang pertama sering bicara sendiri dan yang kedua, ada saat-saat tertentu dimana dia marah kemudian berontak, saya sudah berusaha bawa kemana-mana tapi tidak ada perubahan,Ujar Hortensia.

Untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari saya bekerja menenun sarung milik orang lain.Selama satu bulan saya biasanya  menenun dua sarung,satu sarung dibayar dengan harga Rp,150.000 dan sejak ada virus covid-19 tidak ada yang meminta saya untuk membantu menenun sarung dan saya sangat kesusahan, " Kami susah sekali, sudah dua hari ini kami tidak ada beras untuk dimasak,dan sampai saat ini,kami belum mendaptkan bantuan BLT,"lanjut Hortensia.

Saya berharap kepada pemerintah untuk memberikan kami bantuan berupa sembako,perbaiki rumah dan berikan kami kasur untuk tidur,ungkap Hortensia.

Di temui ditempat yang berbeda, Ivon Salon selaku tetangga terdekat,dia membenarkan kisah dari mama hortensia dan dia juga merasa sangat  prihatin dengan kehidupan  mama hortensi,"kami yang lain tidak dapat bantuanpun tidak menjadi masalah, tolong utamakan mama hortensia,"ungkap Ivon.

Dalam pantauan wartawan OposisiNews, Hortensia bersama kedua anaknya tinggal dirumah  yang bisa dikatakan tidak layak untuk dihuni. Rumah tanpa jendela dengan pintu seadanya, untuk tidurpun beralaskan lantai dingin,walaupun sudah termakan usia beliau tetap semangat untuk menghidupi dua anaknya dan saat berceritapun tetap terpancar senyuman  dari bibirnya,sungguh perjuangan seorang ibu yang sangat luar biasa. ( EY )


Reporter. Ernensia Yunita
Editor.Bambang PW
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon