Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Covid'19 Belum Berakhir,Kasus DBD Hadir Teror Warga

Covid'19 Belum Berakhir,Kasus DBD Hadir Teror Warga

Written By BBG Publizer on Kamis, 04 Juni 2020 | 21.54

Sikka,OposisiNews.Co.Id - Belum juga wabah Corona berakhir , wabah DBD ,sejak di cabutnya status kejadian luar biasa(KLB)  per tanggal 17 maret 2020 kembali teror warga Sikka , Flores Timur Propensi NTT.

Data terakhir pada per- tanggal 18 maret 2020, kasus penderita dbd di kabupaten  Sikka  sebanyak 1.396 orang dan 14 orang meninggal dunia.

Saat ini,  sebanyak 4 pasien penderita dbd yang di rawat di rsud dr.Tc.hilers maumere,2 anak-anak berada di ruangan melati dan 2 orang dewasa di ruangan flamboyan.

Pasien yang berada di dalam ruangan melati berasal dari desa persiapan pelibaler, kecamatan doreng, ,kelurahan beru, dan 2 pasien lainnya berasal dari desa darat gunung kecamatan talibura dan kecamatan nita.

" Awalnya anak  saya mengalami demam tinggi dari hari jumat hingga hari senin, pada hari selasa suhunya kembali normal, kemudian hari rabu diinisiatif untuk pengambilan darah  di puskesmas habi bola dan ketahuan dbd  kerena trombositnya terus turun, pasien dirujuk  ke rumah sakit".ucap Asni ibu salah satu pasien yang dirawat di ruangan melati.

Salah satu pasien dewasa yang berasal dari desa Darat Gunung kecamatan Tali Bura  mengatakan , "awalnya saya mengalami demam tinggi kemudian di bawa dan  di  rawat selama 1 malam di puskemas Talibura dan akhirnya oleh pihak puskesmas saya di rujuk ke rsud dr.tc.hilers maumere", ucap Anding diruang inap Flamboyan.

Kepala dinas kesehatan Petrus Herlemus  saat di temui awak media OposisiNews di kantor dinas kesehatan,menjelaskan ," Bahwa kita daerah endemic  jadi untuk dbd pasti ada satu atau dua kasus dari setiap kecamatan.Penanganan tetap di jalankan dan tim TGC bergerak cepat. Dan semua fasilitas untuk dbd  seperti foging sudah distribusikan ke masing-masing puskesmas.Kalaupun masih ada kasus baru, dari puskesmas langsung turun untuk PE ( Penindakan Epidemilogi) dan dilakukan foging". Ucap petrus herlemus. ( EY )

Reporter.  ERNENSIA YUNITA RUMI MITE .
Editor.Bambang PW
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon