Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Akui Jual Disel Hibah Kasi Pelayanan Desa Rencana Menganti Baru

Akui Jual Disel Hibah Kasi Pelayanan Desa Rencana Menganti Baru

Written By BBG Publizer on Senin, 08 Juni 2020 | 18.52

Ilustrasi
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Mengetahui Diesel hibah dari pemerintah raib tidak tahu rimbanya , warga desa Selopuro resah dan datangi SN ( Kasi pelayanan desa ) yang dianggap sebagai oknum bertanggung jawab raibnya diesel bantuan / hibah .

Pada berita OposisiNews. RT ( tokoh masyarakat ) mengatakan , Diesel bantuan pemerintah sengaja dijual secara terang-terangan oleh SN ( Modin ) yang rencana hasil penjualan akan dibelikan kursi untuk lingkungan namun sampai sekarang tidak pernah terwujud bahkan SN merasa lupa akan janjinya , ini lelucon yang ngak lucu .

" Bahkan ketika saya mendatangi rumah ( SN ) dengan beberapa warga terkaid  bantuan dampak Covid19, sebagai salah satu tokoh warga , saya sempatkan menayakan pada SN perihal penjualan diesel bantuan dan ia ( SN ) mengakui menjual diesel itu namun tidak ingat rencana dari hasil penjualan untuk pembelian kursi lingkungan , saya hanya sebatas mengingatkan karena diesel itu aset warga / kelompok yang sewaktu-waktu dibutuhkan ", imbuh RT.

Ketikan awak media OposisiNews coba klarifikasinya, SN mengakui penjualan diesel dan membenarkan informasi warga kalau ia ( SN.red ) tidak ingat / lupa untuk membelikan kursi untuk lingkungan . Minggu 5/06/2020.

" Benar , diesel jenis Dompeng 10 pk  itu sudah lama saya jual pada seseorang dan laku Rp 1,5 juta , dari hasil penjualan itu saya belikan diesel jenis etek dan saya manfaatkan untuk menarik air saat pembangunan gedung YW di jalan raya ringroud ", ujar SN.

SN yang kesehariannya sebagai perangkat desa ( Kasi Pelayanan ) juga merupakan PAC pengiat Yayasan Keagamaan ( YW ) untuk Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi.

SN juga menjelaskan ," Soal Diesel itu pada awalnya saya tidak tahu menahu karena sebelum menerima Diesel saya secara pribadi belum pernah mengajukan proposal hibah pada pemerintah , tahu-tahu diesel itu diantarkan oleh rekanan ( toko ) ke rumah saya dan saya hanya disuruh menandatangani resi pengiriman ".

" Seingat saya batuan diesel itu diberikan/ diantarkan ke rumah saya setelah mengikuti sosialisasi di balai bimbingan peningkatan produsi gula , sementara untuk Dinas yang menyalurkan saya tidak tahu ", jelas SN.

" Untuk penjualan diesel itu,saya akui salah karena waktu itu diesel dan wayer bantuan tidak ada manfaatnya karena sumur sawah tidak ada hanya diesel dan wayer , mau digunakan untuk apa ? ,soal hasil penjualan untuk membeli kursi lingkungan , saya ngak merasa mengatakan cuma karena sekarang menjadi permasalahan secara pribadi saya akan menganti ( membelikan ) diesel baru " , imbuhnya.

" Setelah rencana saya belikan diesel yang baru pemanfatanya kedepan saya juga tidak tahu , intinya saya taruh dirumah seperti awal bantuan itu diserahkan pada saya ", tegas SN ( Red ** )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon