Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Air Pasang, Rendam Rumah Warga Bebeng

Air Pasang, Rendam Rumah Warga Bebeng

Written By BBG Publizer on Sabtu, 06 Juni 2020 | 15.57

Sikka,OposisiNews.Co.Id -Sebanyak 135 rumah warga  bebeng di dua Rt yaitu Rt 030 dan 031, Rw 006, Kelurahan Wolamarang, Kecamatan Alok Barat,Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur terendam banjir,Sabtu (06/06/2020).

Banjir ini merupakan banjir yang terjadi akibat air laut pasang dan  menggenangi daratan, karena permukaaan daratan yang lebih rendah di bandingkan permukaan air laut atau biasa di sebut dengan banjir rob.

Dalam pantauan media,  terlihat beberapa ibu  rumah tangga, sedang membersihkan  genangan-genangan air laut dari dalam rumah,dan salah satu pemilik kios yang sedang memindahkan barang-barang  dagangan ke tempat yang lebih aman.

"Sudah tiga hari rumah kami di banjiri air laut di setiap pasang, dan hari ini  air laut pasang dengan volume air yang cukup besar di bandingkan 2 hari kemarin.
Sebelumya air laut masuk dari  bagian belakang rumah sedangkan hari ini, air laut masuk dari dua arah, dari depan dan belakang sehingga menggenangi seisi rumah",ucap  salman selaku warga setempat.

Siti radia intan,  salah satu  warga yang terdampak banjir mengatakan , bahwa sudah tiga hari setiap  pasang  mereka mengalami kebanjiran, tapi hari ini yang agak parah karena banjir sampai setinggi lutut orang dewasa, "kami juga sempat mandi bersama anak-anak di teras rumah karna  air laut  yang masuk sampai ke dalam rumah",dan sampai saat ini pun air laut masih  menggenangi kamar, ini terjadi karna ada selokan yang sudah rusak dan sampai saat ini belum di perbaiki," saya juga berharap semoga ada bantuan semen  untuk perbaikan selokan atau bantuan untuk pembuatan turap", lanjut siti radian.

Di temui media, muhamad rudin selaku ketua Rt 31 membenarkan  bahwa
sudah tiga hari  banjir ini terjadi di setiap pasang. Air laut  yang pasang dari pkul  12.00  WITa menggenangi ratusan rumah  warga di  dua Rt diperkirakan akan surut berkisar pukul  16.00 WITA,hal ini terjadi karena permukaan air laut lebih tinggi dari pada daratan . " Saya berharap janji politik bupati sikka robertus diego  soal pembuatan turap untuk segera direalisasikan".

Kepala dinas BPBD Kabupaten sikka, Muhammad Daeng  Bakir,  ketika di konfirmasi mengatakan bahwa "sampai saat ini  pihak BPBD belum mendapatkan laporan".( EY )

Reporter.Ernesia
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon