Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » PT. Ciwi Kimia Bagikan Ratusan Sembako kepada Masyarakat Terdampak Corona

PT. Ciwi Kimia Bagikan Ratusan Sembako kepada Masyarakat Terdampak Corona

Written By BBG Publizer on Selasa, 30 Juni 2020 | 18.32

Sidoarjo,OposisiƑews.co.id -Sebagai bentuk kepedulian ke masyarakat terdampak COVID-19 di Kabupaten Sidoarjo, PT. Ciwi Kimia bagikan 500 paket sembako, Selasa 30/06/2020.

Paket sembako diberikan secara simbolis ke Forkopimka Kec Balongbendo, Perwakilan Kades dan didampingi Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Purwanto.

Dikatakan Pimpinan PT. Ciwi Kimia , jumlah paket sembako yang akan dibagikan yakni 500 paket, nantinya akan dibagikan untuk  20 (dua puluh) desa kepada masyarakat yang terdampak Covid- 19.

"Dengan saling membantu masyarakat terdampak COVID 19, maka banyak masyarakat kita terbantu. Jelasnya kita melihat semua pihak harus saling membantu, sehingga masyarakat bisa terbantu di kondisi saat ini banyak yang membutuhkan terutama sembako." Imbuhnya ( Bg )
Home » » Danrem 141/Toddopuli Saksikan Penandatanganan dan Penyerahan MoU TMMD Ke-108

Danrem 141/Toddopuli Saksikan Penandatanganan dan Penyerahan MoU TMMD Ke-108

Jeneponto.OposisiNews.Co.Id-Kodim 1425/Jeneponto segera akan melaksanakan kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-108 Tahun Anggaran 2020. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan desa.

Sebelum memberangkatkan personilnya ke lokasi sasaran TMMD, Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir, S.E., selaku Dansatgas melaksanakan penandatanganan dan penyerahan MoU (Memeorandum of Understanding) TMMD bersama Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si., selaku Bupati Jeneponto. Penandatanganan dan penyerahan MOU tersebut disaksikan langsung oleh Bapak Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E., M.M., selaku Danrem 141/Toddopuli, Selasa (30/6/2020).

Acara Penandatanganan tersebut berlangsung di ruang Aula Kantor Bupati Jeneponto, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Turut hadir dalam acara ini antara lain Wakil Bupati; Kapolres; Kejari; Ketua Pengadilan Negeri; Ketua DPRD; Sekda; Para Pasi Kodim; Para Danramil; Para OPD; beserta tamu undangan lainnya.

Kegiatan TMMD akan dilaksanakan di Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang. Menurut Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Irfan Amir, ia mengatakan: "Program TMMD merupakan salah satu wujud operasi Bhakti TNI dan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya."

Lebih lanjut, Dandim Irfan Amir menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan fisik maupun non fisik. "Juga, kegiatan ini untuk memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang juang, alat juang serta kondisi juang yang tangguh," ujar Irfan Amir.

Adapun sasaran pembangunan fisik yang dilaksanakan yaitu perintisan jalan sepanjang 1.480 mtr x 6 mtr, pembuatan talud/drainase 950 mtr, pembangunan jembatan 10 mtr x 6 mtr sebanyak 1 buah, serta pembuatan plat decker 2 buah ukuran 1,5 mtr x 6 mtr.

Sedangkan untuk pembangunan non fisik, terdiri atas kegiatan penyuluhan pertanian, penyuluhan hukum, dan sosialisasi penyalahgunaan narkoba. "Adapun kegiatan tambahan yang dilaksanakan oleh Kodim 1425/Jeneponto yaitu pembagian masker, rapid tes, penyemprotan disinfektan serta pembagian bantuan sembako," pungkas Irfan. (IRA/Red)
Home » » Kejari Ngawi , Ketua DPRD Ngawi Dan Obusmen Jawa Timur Diduga Endus Bau Bangkai PPDB 2020 Kabupaten Ngawi

Kejari Ngawi , Ketua DPRD Ngawi Dan Obusmen Jawa Timur Diduga Endus Bau Bangkai PPDB 2020 Kabupaten Ngawi

Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Bau bangkai penerimaan siswa baru ' PPDB' di kabupaten Ngawi , Jawa Timur disinyalir syarat dimainkan oleh oknum desa & kelurahan dengan skenario dikeluarkannya Surat Keterangan Domisili (SKD) dan Piagam prestasi yang tidak linier. Diduga Panitia PPDB , Kepala Sekolah dan Korwil dindik Ngawi mengetahui dan membiarkan praktek semua itu .

Harapan terbongkar dan tersikapinya kasus kejahatan pendidikan di kabupaten Ngawi terkaid PPDB 2020 oleh lembaga Nasua ( Kejari Ngawi dan Obusmen Jatim ) yang disinyalir telah mengendus bau bangkai PPDB menjadi tumpuan  warga Ngawi dan Alumni SMP/SMA vaforit dalam mempertahankan dan menjaga Marwah prestasi sekolah ditingkat nasional , Jawa Timur pada khususnya.

Benarkah kedua lembaga Nasua ' Kejari Ngawi dan Obusmen Jawa Timur ada kesungguhan menangani kasus PPDB kab Ngawi yang kian santer diperbincangkan masyarakat Ngawi ?

Praktek jual beli Surat Keterangan Domisili ' Aspal ' siswa untuk syarat mengikuti jalur zonasi jarak menjadi peluang disaat-saat terpuruknya pendapatan dan ekonomi nasional dampak Covid 19 dilakukan oknum desa / kelurahan serta oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan jual beli piagam prestasi yang tidak linier bahkan tindak menutup kemungkinan melibatkan oknum awak media dan panitia penerima siswa baru .

Dalam isi Pokok Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 yang mengatur tentang Petunjuk Teknis atau Juknis PPDB TK SD SMP SMA SMK Tahun Pelajaran 2020/2021, berisi ketentuan yang mengatur hal sebagai berikut:
1. PPDB dilaksanakan berdasarkan prinsip nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
2. PPDB bertujuan untuk mendorong peningkatan akses layanan pendidikan dan digunakan sebagai pedoman bagi kepala daerah dalam membuat kebijakan teknis pelaksanaan PPDB dan kepala sekolah dalam melaksanakan PPDB.
3. Pelaksanaan PPDB dimulai dari tahap pengumuman pendaftaran, pendaftaran, seleksi sesuai dengan jalur pendaftaran, pengumuman penetapan peserta didik baru, daftar ulang.
4. Jalur pendaftaran PPDB yang meliputi:

a. zonasi dengan kuota paling sedikit 50% dari daya tampung sekolah;
b. afirmasi dengan kuota paling sedikit 15% dari daya tampung sekolah;
c. perpindahan tugas orang tua/wali dengan kuota paling banyak 5% dari daya tampung sekolah; dan
d. prestasi apabila  masih terdapat sisa kuota dari pelaksanaan jalur zonasi, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali.
5. Larangan dalam pelaksanaan PPDB.
6. Perpindahan peserta didik.
7. Pelaporan dan pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah.
8. Ketentuan sanksi bagi yang melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Menteri ini.

Tidak dipatuhinya bahkan sengaja dimanfaatkannya kelemahan item Permendikbud Nomor 44 tahun 2019 oleh Panitia PPDB dan dibiarkanya praktek nakal itu oleh Dindik Ngawi dan Korwil SMA/SMK Kabupaten Ngawi mengakibatkan carut marut PPDB kabupaten Ngawi dengan dampak Psyko pada anak didik ( siswa baru ).

Pada berita OposisiNews , Ketua DPRD Ngawi .Riyanto Jatmiko yang terus memantau PPDB Ngawi angkat bicara ." Sangat disayangkan jika jalur Zonasi jarak dan Prestasi dipakai sarana melegalkan siswa diluar Zonasi untuk merampas hak siswa yang berhak di Zonasinya dengan hanya berbekal Surat Domisili Aspal ".

Tudingan keterlibatan panitia PPDB , KS dan Korwil dindik bukan tanpa alasan , berbekal pemahaman untuk Zonasi Jarak dengan pemanfaatan SKD tidak perlu adanya verifikasi SKD semua pihak yang terlibat dalam mafia PPDB bakal terancam saksi hukum karena telah dengan sengaja membiarkan terjadinya penipuan dan terlibat dalam pemalsuan SKD secara bersama-sama. Dalam Permendik 44 ayat 1 jelas disebutkan ' PPDB dilaksanakan berdasarkan prinsip nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan'.

"Domisili Siswa ini memang sangat mudah dan memungkinkan siswa masuk di sekolah yang bukan masuk Zonasi jarak siswa tinggal sebenarnya , tentunya ketika siswa mengunakan surat domisili harus mendasar KK orang tua atau Surat kepindahan orang tua minimal 1 tahun seperti diatur di Permendik no 44 ", jelas Ketua DPRD Ngawi .

" Bahkan secara pribad,i saya sempat menayakan pada salah satu panitia PPDB SMAN 2 terkaid SKD , salah satu panitia mengatakan semua mengacu Permendik dan Korwil Jawa Timur jika SKD tidak perlu diadakan verifikasi ", ungkapnya

Bahkan bau bangkai PPDB disejumlah SMP vaforit di Ngawi ( SMPN 1 dan 2 ) , SMAN vaforit ( SMAN 1 dan 2 ) telah terendus Kejari Ngawi dan Obusmen Jawa Timur.

" Praktek jual beli dan pemalsuan data dimisili ASPAL ' Asli Tapi Palsu ' anak ( calon peserta didik tingkat SLTP dan SLTA ), sebagian data sudah kami kantongi termasuk desa / kelurahan yang secara aktif ikut berperan dalam tindak pidana pemalsuan identitas / domisili , tunggu kami tetap akan menindak untuk sementara masih mendalami kasus ini " , ujar salah satu oknum Kejari Ngawi yang enggan namanya dikorankan pada berita OposisiNews.

Saat dihubungi By telp. terkaid PPDB Ngawi yang syarat kecurangan diduga dilakukan Desa/Kelurahan dan pihak Panitia penerima PPDB , Obusmen Jawa Timur melalui pesan singkatnya ( WhatsApp ) menjelaskan '
   
[26/6 09.52] Obusmen Jatim:" Sesuai aturan memang KK bisa diganti dengan surat keterangan domisili yg menerangkan telah berdomisili paling singkat 1 tahun, memang diaturannya tidak ada verifikasi data secara aktual. Bila kepala desa tidak cermat dalam mengeluarkan surat domisili berpotensi terjadi kecurangan ".

[26/6 11.01] Obusmen Jatim: Memang aturannya tdk melakukan verifikasi ke lokasi hal ini bisa menjadi celah, namun hal tsb telah kami tindaklanjuti ke dinas.

Pengiat sosial Ngawi , Bambang PW Ketua LSM Kowpling ikut angkat bicara terkaid carut marut PPDB di Kabupaten Ngawi . " Sangat disayangkan jika sekolah sevaforit SMPN 1 , SMPN 2 , SMAN 1 dan SMAN 2 diduga melakukan manuver jahat dalam penerimaan siswanya . Semestinya pihak panitia membuat panitia kecil untuk meminimalisir domisili aspal siswanya karena jelas dalam Permendik 44 th 2019 menyebutkan  PPDB dilaksanakan berdasarkan prinsip nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan ". Katanya

" Ini kejadian sangat luar biasa , karena praktek tidak obyektif ini , banyak anak ( calon siswa ) yang menjadi korban . Seharusnya pihak yang berwenang ( Polri,Kejari ngawi ) turun tangan dan saya yakin aparatur hukum di kabupaten Ngawi mengetahui kejadian ini ", ungkapnya.

" Lebih ironis lagi permasalah kecurangan PPDB di Jatim sudah sangat meresahkan seperti di Jawa Tengah , maka yang dibutuhkan sikap tegas gubernur Jawa Timur seperti yang dilakukan Ganjar P .gubernur Jateng dengan membatalkan / menganulir siswa baru jalur zonasi yang mengunakan domisili aspal dan memidanakan semua yang terlibat dalam kejahatan pendidikan , mestinya melibatkan / mengandeng POLRI ", imbuhnya. ( Red )  

Home » » Dandim 1425 Jeneponto Sambut Satgas TMMD Ke-108 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Dandim 1425 Jeneponto Sambut Satgas TMMD Ke-108 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Jeneponto.OposisiNews.Co.Id - Personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-108 Kodim 1425 Jeneponto dengan tema “Pengabdian untuk Negeri” tiba di Makodim Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Lingkungan Paceko, Kelurahan Balang, Kabupaten Jeneponto. Personel Satgas TMMD tersebut disambut langsung oleh Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir, SE., Senin, 29 Juni 2020.

Para personel yang akan melaksanakan tugas TMMD Ke-108 Kodim Jeneponto yang terletak di Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, akan melaksanakan tugasnya selama 30 hari terhitung mulai tanggal 30 Juni sampai dengan 30 Juli 2020.

Sebelum melaksanakan tugas, personel yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-108 Kodim Jeneponto melaksanakan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan, diantaranya para prajurit yang baru tiba wajib menggunakan masker, pengecekan suhu badan, masuk ke bilik yang sudah dipasangi dengan alat water kuler berisikan cairan disinfektan dan pengetesan rapid test.

Semoga dalam pelaksanaan tugas ke depan, personel yang terlibat dalam Satgas TMMD Ke-108 Kodim Jeneponto dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, senantiasa diberikan kesehatan dan selalu menjaga nama baik masing-masing satuan serta dapat bersosialisasi dengan masyarakat Desa Bontorappo.

“Apa yang kita lakukan ini bersifat membantu Pemerintah Daerah untuk mempercepat laju pembangunan di daerah, khususnya di wilayah Kodim 1425 Jeneponto,” ujar Dandim Irfan Amir dalam pengarahannya.

Dandim juga berharap agar selama kegiatan, personel yang terlibat Satgas TMMD ke-108 Kodim Jeneponto tetap mengedepankan prosedur protokol kesehatan. “Ini penting sekali, sebab kita masih dalam situasi pandemi virus Covid-19,” pungkas Dandim yang lama berkarir di satuan Baret Merah itu.(IRA/Red)
Home » » LKPD 2019 Kabupaten Sidoarjo Mendapat Opini WTP

LKPD 2019 Kabupaten Sidoarjo Mendapat Opini WTP

Written By BBG Publizer on Senin, 29 Juni 2020 | 21.03

Sidoarjo,OposisiNews.co.id- Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019 Kabupaten Sidoarjo kembali diraih. Capaian tersebut diraih Kabupaten Sidoarjo selama tujuh tahun berturut-turut. Siang tadi, laporan hasil pemeriksaan BPK R.I terhadap LKPD Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Sidoarjo diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono kepada Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Senin, 29/6/2020.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono dalam sambutannya mengatakan pemeriksaan LKPD bertujuan untuk memberikan opini terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan. Namun opini WTP bukan jaminan laporan keuangan yang disajikan pemerintah terbebas dari penyimpangan/fraud. Dirinya berharap laporan yang telah diaudit dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Joko mengapresiasi kepala daerah dan jajarannya yang benar-benar serius dan konsekuen dalam menyusun laporan keuangan berbasis akrual secara tepat waktu. Ia berharap hasil pemeriksaan seperti ini dapat mendorong dan memotivasi Pemda untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada pimpinan DPRD, bupati Bangkalan, bupati Sampang dan wakil bupati Sidoarjo beserta jajarannya atas kerjasamanya yang baik, semoga LKPD dapat bermanfaat sebagai bahan evaluasi dan memperbaiki pertanggung jawaban pelaksanaan APBD,"ucapnya.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin bersyukur Kabupaten Sidoarjo dapat kembali meraih opini WTP. Prestasi tersebut  telah diraih selama 7 kali berturut-turut. Hal tersebut membuktikan pelaporan keuangan Kabupaten Sidoarjo telah berjalan baik. Namun dirinya meminta untuk tidak berpuas diri. Seluruh OPD yang ada diharapkan dapat terus meningkatkan kinerjanya.

"Alhamdulillah kita dapat WTP yang ke tujuh, tetapi kita tidak boleh merasa puas,"ucapnya.

Wabup berharap kinerja yang telah dicapai dapat terus dipertahankan. Rekomendasi BPK harus dilaksanakan segera apabila ditemukan permasalahan.

"Semua yang direkomendasikan oleh BPK harus kita laksanakan segera sesuai dengan waktu yang diberikan,"khatanya. (Bg)
Home » » Jelang Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Sidoarjo Lakukan Ziarah Makam Pahlawan

Jelang Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Sidoarjo Lakukan Ziarah Makam Pahlawan

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji melaksanakan ziarah dan tabur bunga ke Makam Pahlawan, di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Jalan Pahlawan Sidoarjo, Senin 29/6/2020.

Kegiatan ini diikuti Wakapolresta Sidoarjo, pejabat utama Polresta Sidoarjo, Kapolsek jajaran, ASN, dan anggota Polresta Sidoarjo.

Di Taman Makam Pahlawan, Kapolresta Sidoarjo memimpin penghormatan kepada arwah para pahlawan dan melakukan tabur bunga, sebagai tanda penghormatan pada jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang demi Bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kepada para Pahlawan yang telah berjasa dengan berkorban mempertaruhkan jiwa raga dan harta benda demi perjuangan Republik Indonesia,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Ia menjelaskan, dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020, ziarah ke TMP menjadi agenda rutin untuk mengingatkan kembali atas jasa-jasa pahlawan kepada seluruh anggota Polri.

Selain itu juga dengan ziarah ke makam pahlawan akan memberikan motivasi serta semangat untuk terus memajukan bangsa, memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan dalam menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Pada Hari Bhayangkara ke-74, diharapkan Polri dapat mewujudkan Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif,” pungkasnya.( Bg )
Home » » Transportasi Umum, Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Transportasi Umum, Harus Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Written By BBG Publizer on Minggu, 28 Juni 2020 | 21.01

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Gerakan untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan Virus Covid-19, terus digelorakan di Kabupaten Sidoarjo. Kali ini dilakukan Polresta Sidoarjo bersinergi bersama Pemkab Sidoarjo, TNI, dan Dinas Perhubungan, dengan lokasi di Terminal Bus Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo, Minggu 28/6/2020.

Di lokasi tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji dan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan himbauan kepada masyarakat, dalam hal ini pemilik warung di kawasan Terminal Purabaya Bungurasih, dan armada bus agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti penggunaan masker, cuci tangan, serta physical distancing.

Selain itu, di sejumlah warung Terminal Purabaya Bungurasih juga dibagikan dan ditempelkan stiker Warung Tangguh Terminal Purabaya dan pembagian 10.000 masker. Bertujuan supaya para pemilik warung dan pengunjung mematuhi peraturan pencegahan penularan Covid-19.

“Menyambut Hari Bhayangkara ke-74, Polri bersama instansi terkait peduli akan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan sarana transportasi umum di Terminal Purabaya Bungurasih. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, yakni agar ditaati berbagai protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan physical distancing,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Dengan penerapan disiplin akan peraturan protokol kesehatan pencegahan Virus Covid-19, diharapkan dapat mempercepat memutus mata rantai virus tersebut.

Sebagaimana juga disampaikan Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Bahwa kepada semua masyarakat, khususnya pengguna moda transportasi umum diharapkan senantiasa mematuhi peraturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“Menghadapi fase new normal, semua masyarakat harus disiplin patuh akan semua protokol kesehatan. Agar semuanya aman dan sehat dari penyebaran Virus Corona,” himbaunya.(Bg)
Home » » 19 Desa Mewujudkan Kampung Tangguh Semeru di Sukodono Siap Hadapi Covid -19

19 Desa Mewujudkan Kampung Tangguh Semeru di Sukodono Siap Hadapi Covid -19

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Berkomitmen untuk mewujudkan ketangguhan di tingkat desa dalam segala hal, termasuk tangguh menangkal penyebaran Covid-19 di wilayahnya, sebanyak 19 desa di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo kompak luncurkan Kampung Tangguh Semeru.

Peluncuran 19 Kampung Tangguh Semeru Kecamatan Sukodono tersebut, bertempat di Balai Desa Cangkringsari, Sukodono, Sidoarjo. Dengan dihadiri Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Forkopimka Sukodono, serta perangkat desa, tokoh masyarakat dan warga setempat.sabtu, 27/6/2020.

Ditandai dengan pemotongan pita dan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, dan jajaran Forkopimka Sukodono.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako dari Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo serta Kodim 0816 Sidoarjo. Yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ruang isolasi, ruang kesehatan, lumbung pangan, tanaman hidroponik, juga ada sentra UMKM warga.

Camat Sukodono Machmud menyampaikan bahwa sebagian besar wilayahnya berkomitmen dan bersungguh-sungguh, mewujudkan wilayah yang tangguh di berbagai sektor. Termasuk tangguh dalam upaya menekan penyebaran Covid-19

Adanya 19 desa di Kecamatan Sukodono, yang telah membentuk Kampung Tangguh Semeru diapresiasi Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. "Semua wilayah baik desa maupun perkampungan di Kabupaten Sidoarjo harus semarak dalam membentuk Kampung Tangguh. Banyak manfaat dari program ini. termasuk yang telah dilakukan warga di 19 desa Kecamatan Sukodono sini. Lingkungan jadi asri, bersih, aman, dan sehat," pesannya.

Dengan upaya tersebut, sehingga desa maupun kelurahan akan menjadi tangguh. Warganya pun tangguh, khususnya menghadapi pandemi Covid-19. Misal contoh, dengan adanya satgas-satgas yang ada di dalam Kampung Tangguh Semeru. Seperti yang dilakukan satgas kesehatan dalam menangani warga yang sakit, dan membagikan obat-obatan.

"Sebab itu, jika Kampung Tangguh Semeru ini sudah dapat dijalankan dengan tepat oleh warga. Saya berharap posko ini akan terus lestari, agar wilayah kita semakin tangguh serta kamtibmas kita tetap kondusif," lanjut Kapolresta Sidoarjo.( Bg )
Home » » RSUD Dolopo Madiun Sembuhkan 56 Kasus Covid-19

RSUD Dolopo Madiun Sembuhkan 56 Kasus Covid-19

Madiun,OposisiNews.co.id -  Motivasi terus berjuang untuk kemanusiaan oleh Para Medis di Rumah Sakit Umum ( RSUD ) Delopo Kabupaten Madiun dalam penanganan dan penyembuhan penderita Covid 19 layak mendapat Apresiasi dan menyandang ' Pahlawan Kesehatan ' oleh Masyarakat dan Pemerintah khususnya Pemkab Madiun.

dr. Fadlia Yulistiana. SpP., Mkes Ketua Tim Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Dolopo Madiun mengatakan." Sudah merupakan kewajiban para medis untuk mengabdikan diri untuk masyarakat Kabupaten Madiun , mesti berat banyak menyita energi , pikiran dan kecemasan akan terpapar Covid 19 semua harus iklas dan dikerjakan ".  Jum'at 26/06/2020.

dr. Fadlia Yulistiana. SpP., Mkes
 Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19
RSUD Dolopo
Diruangan kantor Poli Paru dr. Fadlia Yulistiana. SpP., Mkes mejelaskan." Diawal Pademi kita ( para medis .red ) sedikit kewalahan menghadapi pasien yang masuk yang terindikasi covid-19 ".

"Dengan dukungan 60 paramedis yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Daerah Dolopo , semaksimal mungkin  berjibaku siang - malam demi kesehatan masyarakat khususnya warga kabupaten Madiun " , tegasnya .

Dari pemantauan dan data yang terhimpun oleh awak media OposisiNews , perhari RSUD Delopo terkonfirmasi menangani 68 kasus pasien yang terindikasi Virus Corona, diantaranya Orang Dalam Pengawasan ( ODP ) sebanyak 9 kasus yang sekarang sudah dinyatan sebuh.

Semetara untuk Pasien Dalam Perawatan (PDP) berjumlah 38 kasus.  29 pasien sudah sembuh dan diperbolehkan pulang , untuk  9 pasien yang masih dalam perawatan.

"Untuk pasien yang positif terpapar Virus Corona ada 21 kasus, 18 sudah sembuh. Ada 3 pasien positif Covid-19 yang masih kita rawat diruang isoalsi RSUD Dolopo ini ", jelas  dr Fadlia.

" Kondisi ketiga pasien tersebut sangat baik dan sehat. Berharap supaya lekas sembuh dan bisa berkumpul kembali bersama keluarganya," harapnya.

Direktur Utama RSUD Dolopo Kabupaten Madiun dr. Pornomo Sidi pada awak media OposisiNews menegaskan. " Tim medis gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 RSUD Delopo dalam penanganan pasien Covid 19  sesuai Protokol kesehatan dan intruksi Bupati, Ahmad Dawami Ragil Saputo ".

"Semua para medis yang terlibat dalam melaksankan tugas untuk merawat pasien Corona dilengkapi  Alat Pelindung Diri (APD) sebagai upaya dan protokoler kesehatan guna meminimalisir para medis  tertular Covid-19 dari pasien yang ditanganinya ", imbuhnya.

" Langkah presfektif masyarakat untuk tidak terpapar / tertular virus Corona hanya satu mematuhi protokoler kesehatan  Disiplin memakai masker jika keluar, rumah, disiplin selalu mencuci tangan dengan sabun mengunakan air yang mengalir. Jangan bergerobol jaga jarak aman 1 hingga 2meter karena sampai saat ini vaksin untuk mengobati orang yang positif terkena virus corona belum ada di indonesia maupun negara -negara lainya didunia ini ", terang Dirut RSUD Delopo.
( Ags )

Reporter.Agus
Editor.Bambang

Home » » Masyarakat bersama Pemdes Ketapang Bangun BUMDes

Masyarakat bersama Pemdes Ketapang Bangun BUMDes

Written By BBG Publizer on Sabtu, 27 Juni 2020 | 17.44

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi tidak menyurutkan masyarakat Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin untuk membangun desanya. Masyarakat Desa Ketapang mendirikan wisata pemancingan. Terdapat tiga kolam pancing dilahan bekas lapangan yang luasnya kurang lebih 2 hektar tersebut. Tempat pemancingan yang berada di Selatan Balai Desa Ketapang tersebut dijadikan BUMDes Delta Mandiri.

Siang tadi, Wakil Bupati H. Nur Ahmad Syaifuddin SH melaunching BUMDes Delta Mandiri Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin tersebut, Wabup acungi jempol atas prakarsa pembentukan BUMDes seperti ini. Meski terjadi pandemi Covid-19, semangat masyarakat untuk memajukan desanya sangat luar biasa. Geliat aktivitas masyarakat Desa Ketapang masih tampak.sabtu, 27/6/2020.

Semangat yang luar biasa tersebut menurutnya benar-benar patut diacungi jempol. Pasalnya dengan penduduk Desa Ketapang yang sudah tidak utuh lagi masih bersemangat mewujudkan desa yang kuat dan perekonomian yang meningkat. Separuh lebih jiwa telah pindah tempat tinggal akibat dampak luapan lumpur Lapindo.

"Saya acungi jempol untuk masyarakat Ketapang masih bisa melaunching BUMDes dikala Covid-19,"ucapnya.

Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan membentuk BUMDes merupakan langkah yang tepat. Dirinya menginginkan ada kemandirian dari desa. Kemandirian desa harus diciptakan. Dengan begitu ekonomi masyarakatnya akan kuat.

"Apabila desa dapat mandiri, makmur dan dapat memanage potensinya dengan baik maka negara akan menjadi kuat, jadi negara itu akan kuat apabila ditopang oleh pemerintahan provinsi yang kuat, kabupaten yang kuat lalu kecamatan dan desa yang kuat khususnya Desa Ketapang Tanggulangin ini,"ucapnya.

Dikatakannya membesarkan usaha harus dimulai dari masyarakat itu sendiri. Masyarakatnya harus guyup.  Solidaritas dan gotong royong harus tampak. Disamping itu desa harus bisa memanage  dengan baik. Pengelolaannya harus profesional. Berbagai masukan masyarakat harus didengarkan. Yang terbaik untuk masyarakat harus dilakukan. Dengan Begitu dirinya yakin usaha tersebut akan berjalan dengan baik.

Camat Tanggulangin Sabino Mariano sendiri mengatakan pembentukan BUMDes Delta Mandiri murni dari prakarsa masyarakat Desa Ketapang. Secara swadaya, masyarakat berhasil mengumpulkan modal sebesar Rp. 1,7 milyar. Kemudian ditahun 2019 ada penyertaan modal dari Pemerintah Desa Ketapang kurang lebih sebesar Rp. 600 juta. Tahun 2020 ini, Pemdes Ketapang menambah modal sebesar Rp. 100 juta.  Sehingga total investasi yang telah berjalan kepada BUMDes Delta Mandiri sebesar Rp. 2,4 milyar.

Sabino berharap kedepan BUMDes Delta Mandiri dapat terus dibangun secara gotong royong oleh masyarakat Desa Ketapang. Dikatakannya semangat bersama membangun desa yang mandiri ditunjukkan oleh seluruh penduduk Desa Ketapang. Baik penduduk yang masih menempati desanya maupun yang sudah pindah.

"Masyarakat yang saat ini masih disini kurang lebih sekitar 1.500 sekian jiwa dan masih ber KTP di Ketapang dan sebagaian sudah ada diluar tetapi semangat dan jiwanya masih sama-sama untuk membangun Desa Ketapang,"ucapnya.

Sabino juga berharap semangat tersebut akan terus dibangun bersama menuju desa yang mandiri. Desa yang memiliki semangat membangun potensi yang memberikan dampak positif kepada masyarakatnya. Dikatakanya juga kedepan akan ada usaha-usaha lainnya selain wisata pemancingan. Dirinya juga berharap nantinya masyarakat Desa Ketapang juga akan membangun desanya menjadi desa yang tangguh menghadapi bencana.

"Mudah-mudahan kedepan semangat bapak ibu ini tetap sama dan kita yang di pemerintahan ini akan membantu dan mendesain,"harapnya. (Bg)
Home » » Safari Simpatik 'IKBAR' Jelang Pilkada Mojokerto 2020 , Berhasil Curi Simpati Warga Miskin dan warga Terdampak Covid-19

Safari Simpatik 'IKBAR' Jelang Pilkada Mojokerto 2020 , Berhasil Curi Simpati Warga Miskin dan warga Terdampak Covid-19

 Foto bersama Bapaslon IKBAR ( Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ikfina-Barra ) bersama warga masyarakat di Desa Gumeng Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto, usai kegiatan  Safari Simpatik pilkada Mojokerto 2020.

Mojokero,OposisiNews.co.id – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto , IKBARA  ( dr.Hj.Ikfina Fahmawati, M.Si dan Gus H. Muhammad Al-Barra, Lc, Mhum ) jelang Pilkada Mojokerto 2020 secara masif lakukan Safari Simpatik didampingi oleh Tim Suksesnya yang dipandu oleh Agus Basuki, para remaja dari Karang Taruna 'Bekisar' ( Bela Kyai dan santri ) dan Srikandi di sejumlah wilayah untuk pemenangan pilkada Mojokerto dan memberikan bantuan sosial dengan memprioritaskan warga miskin dan terdampak Covid 19 sebagai upaya menjaring aspirasi bawah dan simpati warga Mojokerto. Jum'at 26/06/2020.

Giat Safari simpatik jelang Pilkada Mojokerto 2020 dibalut kegiatan sosial , sesuai skedul bakal dilaksanakan diwilayah kecamatan Gondang , kabupaten Mojokerto di 6 titik yaitu : desa Gumeng , Pugeran , Pohjejer , Pamotan , Kalikatir dan Kebuntunggul  dibuka oleh Ikfina - Gus Barra selain memperkenalkan dan memohon dukungan untuk bertarung di Pilkada Mojokerto 2020-2025 yang bakal digelar tahun ini ( 2020.red )

Usai acara ramah tamah pada warga , rombongan safari politik Bacalon Wabup/Wacabup memberikan bantuan secara langsung berupa sembako dan dana dengan harapan mampu membantu meringankan beban ekonomi pada warga miskin dan terdampak Covid 19 secara dor to dor.

Di desa Gumeng rombongan Ikfina- Gus Barra disambut warga yang mayoritas ibu-ibu di rumah salah seorang petinggi desa Gumeng. Ikfina yang kebetulan berprofesi dokter sempat memberikan arahan tentang protokol kesehatan memutus mata rantai Covid-19 dengan metode two way traffic atau dialog sehingga suasana benar-benar cair, familier, bersahabat untuk membangun kemistri dari hati-kehati dalam rangka pemenangan pilkada Mojokerto 2020.

Usai acara dialog , rombongan Ikfina-Gus Barra ' IKBAR' dan warga foto bersama didepan Monumen Tugu Perjuangan Peristiwa Pertempuran antara Tentara Indonesia melawan Belanda yang dipimpin oleh Ki. Soenarjo dari Yon Bambang Joewono.

Di Desa Pugeran , rombongan IKBAR diterima dan menempati rumah warga dusun pugeran berinisial Maksum dan di desa Pohjejer tepatnya dirumah warga dusun Juwetrejo berinisial Slamet , rombongan safari simpatik  memberikan bantuan sejumlah 50 paket sembako untuk masing-masing desa. (lyn).
Home » » Sambut Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Sidoarjo Sebar Bhabinkamtibmas Bagikan Paket Sembako

Sambut Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Sidoarjo Sebar Bhabinkamtibmas Bagikan Paket Sembako

Written By BBG Publizer on Jumat, 26 Juni 2020 | 15.50

 Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Kembali Polresta Sidoarjo melakukan bhakti sosial dengan berbagi Sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Kegiatan berbagi ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 74 pada 1 Juli 2020 mendatang.

"Penyerahan bantuan ini bertujuan sebagai wujud kepedulian Polri dengan berbagi kepada sesama atau warga yang membutuhkan," terang Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Jumat 26/06/2020.

Apel pendistribusian sembako secara simbolis dilakukan Wakapolresta Sidoarjo serta pejabat utama dan Kapolsek jajaran, diberikan kepada Bhabinkamtibmas Polsek jajaran. Yakni dengan memberikan bantuan 62 paket sembako berisi 5 kilogram beras, 5 bungkus mie dan 2 sarden untuk dibagikan kepada masyarakat Sidoarjo di beberapa titik di wilayahnya masing-masing.

"Kami berharap dengan kegiatan Bakti Sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-74 ini, anggota Polri terutama Bhabinkamtibmas terus meningkatkan kerja dan lebih dekat dengan masyarakat," imbuhnya Wakapolresta Sidoarjo.( Bg )
Home » » Pavingisasi Jalin Dusun Ngapon RT 01-03 RW 05 Rampung Dikerjakan , DD Tahap II

Pavingisasi Jalin Dusun Ngapon RT 01-03 RW 05 Rampung Dikerjakan , DD Tahap II

Pengerjaan pavingisasi jalin ds.Karangbanyu oleh warga sekitar
Ngawi, OposisiNews.Co.Id - Memasuki tahap ke dua pencairan anggaran desa ( DD ) tahun anggaran 2020 , desa Karangbanyu Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi kerjakan program infrastruktur jalin ( pavingisasi ) di dusun Ngampon RT 003 RW 005 dan RT 001 RW 005 dengan besaran anggaran Rp Rp 142.700.000 ( DD ) , volume pekerjaan 260x3 m dan 100x2,5 m  .

Pengerjaan jalan lingkungan ( jalin ) melibatkan unsur warga lokal dengan skema Padat Karya Tunai ( PKT ) dengan harapan mampu mengkafer perekenomian warga sebagai pekerja dan secara tidak langsung menjaga kwalitas bangunan karena melibatkan penguna infrastruktur ( warga desa ).

" Untuk pengerjaan infrastruktur desa ditengah merebaknya ancaman virus Corona diakui memang terjadi pengurangan jumlah pekerja namun justru memerlukan biaya dan perhatian yang khusus/lebih " , ujar Heppy Hartono ketua TPK.

" Pengurangan jumlah tenaga pekerja sendiri tidak menjadikan problem di tengah masyarakat karena masyarakat paham protokoler akan bahaya Corona dan aturan pencegahan penularan virus dengan Psykal dan sosial Distencing yang harus diterapkan pada warga desa , selain pengurangan tenaga pekerja desa menambah alokasi dana sebagai imbas Corona dengan menyediakan APD pekerja berupa masker dan tempat cuci tangan saat istirahat selain penyediaan konsumsi sehat pada pekerja proyek desa " , imbuhnya.

Sementara Sumanto , kades Karangbanyu ditemui OposisiNews terpisah mengatakan , sementara untuk pekerjaan / program desa yang mengalami pergeseran Penerangan jalan dan Bumdes rencana akan kembali direncanakan tahun depan ( 2021.red ).

" Semua pergeseran anggaran akibat Covid 19 telah melalui proses musyawarah desa ' Musdes ' , dua titik rencana kegiatan mesti ditunda dengan pertimbangan tidak terlalu vatal untuk masyarakat , terkaid infrastruktur ( fisik ) pemerintah desa akan berusaha konsisten semua infrastruktur desa mulai dari TPT , Pengerasan jalan , Pavingisasi dan rabat beton dapat terealisasi seperti kerangka rencana kerja desa jangka panjang ", tutup Sumanto ( Red.Rif )    

Home » » 600 test PCR untuk Masyarakat Sidoarjo dari BNI Berbagi

600 test PCR untuk Masyarakat Sidoarjo dari BNI Berbagi

Written By BBG Publizer on Rabu, 24 Juni 2020 | 18.35

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu target program BNI berbagi Bersama Membangun Negeri. Tim BNI Berbagi menyerahkan bantuan 600 alat test Polymerase Chain Reaction (PCR) yang digunakan untuk swab test covid 19 untuk masyarakat Sidoarjo.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid 19 Kabupaten Sidoarjo yang menerima langsung bantuan tersebut, yang menyerahkan Pimpinan Bisnis Banking, Sumadi di Pendopo Delta Wibawa.Rabu, 24/6/2020.

“Bantuan dari BNI ini yang bekerjasama dengan gugus tugas se-Jawa Timur, hari ini penyerahannya ada di Kabupaten Sidoarjo, kami berterima kasih kepada BNI yang telah berkontribusi dan bersinergi dengan gugus tugas untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19,” jelas Nur Ahmad Syaifuddin, Wakil Bupati Sidoarjo yang sekaligus Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo. 

Bantuan ini sangat bagus apalagi BNI juga sudah bekerja sama dengan rumah sakit. Jadi PCR dari BNI ini setelah swab dibawa BNI sendiri ke rumah sakit yang  sudah ada kerjasama dengan BNI, hasilnya diteruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.

“Kami dari BNI untuk Provinsi ada bantuan untuk sumbangan swab sebanyak 2000 di beberapa Kabupaten/ kota, untuk sidoarjo ada 600 test PCR, kalau untuk seluruh Indonesia kami menyumbang 30.000 test PCR,” jelas Sumadi, Pimpinan Bisnis Banking BNI.

Dan sebelumnya kita juga ada bantuan untuk penanganan  covid ini senilai Rp 130, 2 milyar, selain itu dari serikat pekerja kita juga melakukan swadaya untuk bantuan covid,” sambungnya. (Bg)
Home » » Desa Sekaralas Tunda Permodalan BUMDes Imbas Covid 19

Desa Sekaralas Tunda Permodalan BUMDes Imbas Covid 19

Kantor desa Sekaralas Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Imbas pedemik Covid 19 menjadi topik hangat di semua pemberitaan mulai dari Media Cetak , Online , Elektronik , Media Sosial ' Mensos ' sampai pemerintah mencanangkan status baru TATANAN BARU ' New Normal '.

Masalah pelik dari permasalahan Ekonomi , Kesehatan , Pendidikan , Pembangunan infrastruktur semua tidak lepas dari dampak Covid 19 yang beimbas pada pergeseran sistem rencana kerja pemerintahan
mulai dari tingkat Pemintah Desa , Kabupaten , Propensi dan Pusat. Seperti halnya imbas yang terjadi di desa Sekaralas , kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi.

Sejak mewabahnya Covid 19 diwilayah budaya religi ' Kebo Ketan ' pemerintah  desa Sekaralas , Sihmanto ( Kepala desa ) dengan melibatkan semua elemen pemerintah dan tokoh masyarakat melakukan rembug bareng ' Musyawarah ' guna menentukan pilihan pergeseran anggaran desa ( DD ) untuk pencegahan , pemutusan mata rantai Covid 19 dan Bantuan Langsung Tunai ( BLT-DD ) sebagai langkah meminimalisir gejolak masyarakat dan rencana pembangunan infrastruktur desa tidak bergeser jauh dari APBDes Sekaralas 2020.

Sihmanto , kades sekaralas
" Hasil dari musyawarah perubahan dan pergeseran APBDes , untuk penanganan , pencegahan dan BLT-DD .rencana kerja desa megalami perubahan mulai dari pengurangan volume pekerjaan talud jalan protokol desa dan membatalkan permodalan BUMDes sebesar Rp 150 juta yang rencana akan kembali direncanakan ditahun anggaran desa tahun 2021 " , ujar Sihmanto.

" Upaya pemdes ditengah mewabahnya Covid 19 sesuai prosedural peng-anggaran dan protokoler kesehatan , pemdes telah mengalokasikan dana awal pencegahan dari sumber dana desa sebesar Rp 20 juta guna pembelian masker warga , pengadaan tempat cuci tangan dititik kumpul warga dan penyemprotan disinfektan di tiap lingkungan " , jelasnya.

" Terkaid Bantuan Langsung Tunai ( BLT-DD ) pemdes Sekaralas telah mengalokasikan anggaran Rp 90 juta untuk diterimakan pada 50 KK selama 3 bulan yang terdampak Covid dan belum terkafer dana sosial lainnya seperti PKH dan sejenisnya , untuk TPK penanganan Covid 19 pemdes menunjuk Mundit ( kasi perencanaan desa ) " , terang kades.

" Sementara untuk kegiatan Infrastruktur dan Padat Karya Tunai ( PKT ) yang direncanakan dilaksanakan di dusun watu rumpuk dengan besaran anggaran Rp 24.7 juta dari DD  Pemdes Sekaralas mempercayakan TPK pada Suparjo ( Kasi Kesejahteraan Desa ) ", imbuhnya.      

Dilokasi yang berbeda Suparjo ( TPK ) pada Berita OposisiNews mengatkan , " Mesti terjadi pergeseran anggaran secara signifikan tidak begitu terimbas pada rencana kegiatan infrastruktur desa sekaralas dan semua kegiatan bisa diselesaikan seperti rencana awal mesti harus menyisakan PR merampungkan Talud akibat pengurangan volume pekerjaan untuk Covid 19 ".

" Mendasar kesepakatan musyawarah , pengurangan volume akan kembali dianggarkan pada tahun depan ( 2021 ) karena hampir semua infrastruktur desa sekaralas rampung terkafer anggaran desa , hibah dan sumber anggaran lain , sebagai catatan selain dilaksanakannya PKT desa juga memproyeksikan semua kegiatan dilakukan dan dikerjakan oleh warga lokal " , tegas TPK ( Red ) 
Home » » Enam Sembuh dari 9 Kasus Positif Covid-19, Wabup Dorong Jabon Jadi Zona Hijau

Enam Sembuh dari 9 Kasus Positif Covid-19, Wabup Dorong Jabon Jadi Zona Hijau

Written By BBG Publizer on Selasa, 23 Juni 2020 | 18.30

Sidoarjo ,OposisiNews.co.id -  Jumlah kasus positif Covid-19 di kecamatan Jabon beberapa hari terakhir ini menurun setelah enam orang dari Sembilan kasus positif sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mendorong wilayah kecamatan Jabon berubah jadi zona hijau. Pernyataan tersebut disampaikan Nur Ahmad Syaifuddin usai meresmikan Kampung  Tangguh Desa Permisan, Jabon. Selasa 23/6/2020.

Selain desa Permisan ada lima desa lain di Jabon yang mendirikan kampung tangguh yang secara bersamaan ikut diresmikan Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin dan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, yakni desa Dukuhsari, Kedungcangkring, Panggreh, Kupang dan desa Keboguyang.

Enam kampung tangguh yang ada di Jabon tingkat penyebaran Covid-19 sangat rendah sekali. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mempersilahkan kepada Forkopimka untuk menunjuk satu kampung tangguh yang akan dijadikan percontohan.

“Silahkan Forkopimka menunjuk satu dari enam kampung tangguh di Jabon untuk dijadikan percontohan. Tingkat penyebaran Covid-19 di enam desa ini sangat rendah sekali bahkan mau mendekati hijau”, kata Sumardji. 

Jika dalam waktu dekat kasus positif di Jabon tidak ada penambahan dan tiga orang yang saat ini sedang dalam perawatan isolasi diharapkan segera sembuh maka Jabon menjadi satu-satunya kecamatan yang berwarna hijau atau bebas dari Covid-19.

Artinya, Jabon akan menjadi percontohan bagi kecamatan lainnya dalam menjalankan protokol kesehatan. Sebab tanpa adanya kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin maka akan sulit mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita melaunching 6 desa di kecamatan Jabon, kita juga mengapresiasi kecamatan Jabon karena kasus positif tidak banyak dari 9 kasus yang sembuh ada 6 orang. Kampung tangguh penting sekali karena kampung tangguh itu bukan hanya menjaga yang merah agar bisa menjadi kuning dan hijau tetapi menjaga hijau agar tetap hijau”, kata Nur Ahmad Syaifuddin yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sidoarjo.

Jabon dibanding dengan kecamatan lain masih tergolong ringan. Penyebaran tidak begitu luas dibanding kecamatan lain seperti kecamatan Waru. Kasus di kecamatan Waru masih tinggi ada satu RW dengan 25 kasus positif Covid-19.

“Maka prestasi Jabon ini harus dijaga, cara menjaganya adalah kebersamaan menerapkan protokol kesehatan dan salah satunya adalah dengan mendirikan kampung tangguh ini”, ujar Nur Ahmad. (Bg)
Home » » Di Usia Tua,Mama Hortensia Tetap Berjuang Untuk Hidupi 2 Anaknya Yang Menderita Gangguan Jiwa

Di Usia Tua,Mama Hortensia Tetap Berjuang Untuk Hidupi 2 Anaknya Yang Menderita Gangguan Jiwa

Written By BBG Publizer on Senin, 22 Juni 2020 | 22.30

Sikka,OposisiNews.co.id-Kehidupan mama Hortensia (63th)  warga Rt 17, Rw 06, Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok,Kabupaten Sikka,Nusa Tenggara Timur yang tinggal bersama dua anaknya yang tergolong ODGJ ( Orang Dalam Gangguan Jiwa ) kondisinya sungguh memprihatinkan.

Saat ditemui wartawan OposisiNews mama Hortensia mengisahkan bahwa,suaminya sudah lama meninggal, sudah 50 tahun yang lalu dan dia memiliki tiga orang anak,anaknya yang pertama bernama Theresia Yosefa, kedua bernama Nong Yesi dan yang terakhir bernama Nong Yeri. Sabtu 20/06/2020

Saat ini dia tinggal bersama  dua orang anaknya yaitu anak pertama dan anak kedua yang tergolong ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) sedangkan anaknya yang terakhir,tidak tinggal bersama dirinya.Selama ini,dia sendiri berusaha keras untuk menghidupi dan menyembuhkan kedua orang anaknya .

Sudah lama dua anak saya menderita gangguan jiwa,anak pertama sudah 11 tahun,dan anak kedua sudah 5 tahun,  yang pertama sering bicara sendiri dan yang kedua, ada saat-saat tertentu dimana dia marah kemudian berontak, saya sudah berusaha bawa kemana-mana tapi tidak ada perubahan,Ujar Hortensia.

Untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari saya bekerja menenun sarung milik orang lain.Selama satu bulan saya biasanya  menenun dua sarung,satu sarung dibayar dengan harga Rp,150.000 dan sejak ada virus covid-19 tidak ada yang meminta saya untuk membantu menenun sarung dan saya sangat kesusahan, " Kami susah sekali, sudah dua hari ini kami tidak ada beras untuk dimasak,dan sampai saat ini,kami belum mendaptkan bantuan BLT,"lanjut Hortensia.

Saya berharap kepada pemerintah untuk memberikan kami bantuan berupa sembako,perbaiki rumah dan berikan kami kasur untuk tidur,ungkap Hortensia.

Di temui ditempat yang berbeda, Ivon Salon selaku tetangga terdekat,dia membenarkan kisah dari mama hortensia dan dia juga merasa sangat  prihatin dengan kehidupan  mama hortensi,"kami yang lain tidak dapat bantuanpun tidak menjadi masalah, tolong utamakan mama hortensia,"ungkap Ivon.

Dalam pantauan wartawan OposisiNews, Hortensia bersama kedua anaknya tinggal dirumah  yang bisa dikatakan tidak layak untuk dihuni. Rumah tanpa jendela dengan pintu seadanya, untuk tidurpun beralaskan lantai dingin,walaupun sudah termakan usia beliau tetap semangat untuk menghidupi dua anaknya dan saat berceritapun tetap terpancar senyuman  dari bibirnya,sungguh perjuangan seorang ibu yang sangat luar biasa. ( EY )


Reporter. Ernensia Yunita
Editor.Bambang PW
Home » » Warga dan Karangtaruna Tuntut Copot Carik Banjarejo

Warga dan Karangtaruna Tuntut Copot Carik Banjarejo

Magetan,OposisiNews.co.id-  Pemuda Desa (Karangtaruna) dan Warga Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan datangi kantor desa, tuntut Carik berkasus hukum di copot.Senin ,22/06/2020.

Tuntutan warga dan karangtaruna desa  kepada pemerintah desa untuk segera copot oknum sekretaris desa(Carik) banjarejo mendasar permasalahan / kasus hukum yang menjerat Carik .

Sekertaris desa Banjarejo yang sempat viral di media sosial di wilayah hukum karisidenan Madiun dengan judul berita '' Sekertaris Desa Banjarjo Tertangkap Basah Membobol Kotak Amal Masjid " kejadian di  wilayah hukum Kabupaten Ngawi dianggap telah mencoreng wajah pemerintahan desa Banjarejo.

Nur Sarifudin, Perwakilan Karangtaruna banjarejo mengatakan , Kami menuntut PE ( sekdes ) segera dicopot dari jabatannya dan warga sangat heran , seketaris desa tersebut masih bebas berkeliaran, walau jelas - jelas melakukan hal memalukan. " Siapa aktor/oknum dibalik pembebasan Carik dari jerat Hukum ?", Sindir NF

"Pasalnya, setelah terlibat kasus Pencurian dan bukan dugaan lagi karena tertangkap basah yang bersangkutan diduga juga sudah bebas dari jeratan hukum untuk sementara pelaku PE ( sekdes Banjarejo ) terlihat tingga dirumah saudaranya  ,"Menurut Nur Sarifudin mewakili pemuda Desa Banjarejo,

Warga dan Karangtaruna desa sempat mempertanyakan proses hukumnya dan menuntut memberhentikan oknum perangkat Desanya tersebut secara tidak hormat." Jika memang tidak terbukti melakukan pidana ( bobol kotak amal ) seharusnya ada klarifikasi dari media yang sudah memberitakan karena ini menyangkut Marwah dan harga diri Desa dan Pemerintah desa " , ujar NS

Kepala Desa Banjarejo, Jumiran bersama para perangkat Desa Banjarejo menerima baik kedatangan warganya dan pihaknya secepatnya akan mengkordinasikan pada pemerintah daerah akan Konsekwensi atas  perbuatan seketaris desanya

"Terima kasih atas sarannya warga, karangtaruna.Setelah mendengarkan keluhan warga, saya akan mengajukan pemberhentian secara total terhadap oknum perangkat Desanya tersebut " , ucap Kades.

Jumiran juga menyampaikan, selam ini ia telah melayangkan surat peringatan sebanyak 2 kali kepada sekdes atas tindakanya yang jarang masuk kerja diluar kasus hukum yang menjeratnya. ( US )

Reporter .Umar.S
Editor. Bambang PW
Home » » Cegah Covid-19, Polresta Sidoarjo Bagikan 3.000 Masker Peringati Hari Bhayangkara Ke-74

Cegah Covid-19, Polresta Sidoarjo Bagikan 3.000 Masker Peringati Hari Bhayangkara Ke-74

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Kepedulian Polri terhadap pencegahan penularan Virus Covid-19 terhadap masyarakat dilakukan Polresta Sidoarjo, dengan membagikan 3.000 masker kepada para pengendara yang melintas di depan Mapolresta Sidoarjo Jalan Cemengkalang, Sidoarjo. Senen, 22/6/2020.

Pembagian masker ini juga dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji bersama Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana dan pejabat utama Polresta Sidoarjo, juga turut membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan.

Menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020, Polresta Sidoarjo membagikan 3.000 masker di tiga titik. Antara lain di depan Mapolresta Sidoarjo, Bundaran Taman Pinang Indah, dan Alun-alun Sidoarjo.

"Memperingati Hari Bhayangkara ke-74, Polri peduli kepada masyarakat dengan membagikan masker. Agar para pengendara selalu mengenakan masker, sebagai upaya pencegahan penularan Virus Covid-19," ujar Kombes Pol. Sumardji.

Dalam kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo menegaskan sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19, penggunaan masker wajib dilaksanakan masyarakat. Ia juga mengajak instansi terkait lainnya, supaya segera menegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, salah satunya adalah penggunaan masker bagi masyarakat. Khususnya para pengendara.(Bg)
Home » » Satreskrim Sidoarjo Grebek Judi Sambung Ayam Di Wonoayu

Satreskrim Sidoarjo Grebek Judi Sambung Ayam Di Wonoayu

Satreskrim Polres Sidoarjo glandang 4 terduga pelaku judi sambung ayam wonoayu
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Arena sabung ayam yang kerap sebagai ajang taruhan dan meresahkan masyarakat  Wonoayu Kabupaten Sidoarjo digrebek satuan Reskrim Polres Sidoarjo .

Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penangkapan para pelaku sabung ayam serta mengamankan sejumlah ayam aduan dilokasi ' Judi Sambung Ayam ' sebagai barang bukti ( BB ) , tepatnya di pekarangan belakang rumah saudara S alias Cipluk yang juga bersebelahan dengan Mushola, Desa Wonokalang, Wonoayu, Kab. Sidoarjo,minggu,21/6/2020.

Satuan Reskrim Polres Sidoarjo melakukan giat pemberantasan penyakit masyarakat ditengah merebaknya Covid 19 mendasar laporan dan keresahan warga . Sebagai tindak lanjut Duman adanya praktek judi sambung ayam , Kasat Reskrim langsung memimpin penyidikan kebenaran dilokasi Judi Sambung Ayam .

"Ternyata informasi itu benar dan akurat, kami langsung lakukan penggerebekan terhadap terduga para  perjudian sabung ayam dilokasi kejadian serta mengamankan barang bukti berupa sangar dan ayam yang diduga mau diadu ," jelas Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha.

" Untuk sementara kita amankan empat terduga pelaku judi sambung ayam beserta barang bukti guna penyidikan lebih lanjut , ke 4 terduga berinisial S (49), JEM (34), DRA (34), serta H alias Domben (37) jika terbukti dan memenuhi unsur pidana ke empat terduga akan dijerat pasal 303 KUHP SUBS pasal 303 (BIS) KUHP diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 10 (sepuluh) tahun " terang Kapolres.

Untuk barang bukti yang diamankan yakni uang tunai sebesar Rp 300.000, satu buah jam dinding, satu buah alas karpet, dua ekor ayam, dua buah sangkar ayam, satu buah spon, dan matras hitam.( Bg )
Home » » Sebanyak 16 Desa di Sedati Luncurkan Kampung Tangguh Semeru

Sebanyak 16 Desa di Sedati Luncurkan Kampung Tangguh Semeru

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Berkomitmen untuk mewujudkan ketangguhan di tingkat desa dalam segala hal, termasuk tangguh menangkal penyebaran Covid-19 di wilayahnya, sebanyak 16 desa di Kecamatan Sedati, Sidoarjo kompak luncurkan Kampung Tangguh Semeru.

Peluncuran 16 Kampung Tangguh Semeru Kecamatan Sedati tersebut, berlangsung  bertempat di Perumahan Griya Candramas, Pepe, Sedati, Sidoarjo. Dengan dihadiri Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Forkopimka Sedati, serta perangkat desa dan warga setempat.minggu, 21/6/2020.

Ditandai dengan pemotongan pemukulan gong oleh Asisten I Pemkab Sidoarjo Ainurrohman, didampingi Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Pasiter Kodim 0816 Kapten Inf. M. Said, Camat Sedati Abu Dardak, dan jajaran Forkopimka Sedati.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako dari Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo serta Kodim 0816 Sidoarjo. Yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ruang isolasi, ruang kesehatan, lumbung pangan, tanaman hidroponik, juga ada sentra UMKM warga.

Camat Sedati Abu Dardak menyampaikan bahwa sebagian besar wilayahnya berkomitmen dan bersungguh-sungguh, mewujudkan wilayah yang tangguh di berbagai sektor. Termasuk tangguh dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. "Selain itu, adanya Kampung Tangguh ini menjadikan lingkungan di wilayah kami lebih cinta kebersihan, aman dari tindakan kriminal, serta membuat hubungan antar warga saling peduli," tambahnya.

Adanya 16 desa di Kecamatan Sedati, yang telah membentuk Kampung Tangguh Semeru diapresiasi Asisten I Pemkab Sidoarjo Ainurrohman. "Semua wilayah baik desa maupun perkampungan di Kabupaten Sidoarjo harus semarak dalam membentuk Kampung Tangguh Semeru. Banyak manfaat dari ada program ini. termasuk yang telah dilakukan warga di 16 desa Kecamatan Sedati sini. Lingkungan jadi asri, bersih, aman, dan sehat," pesannya.

Melalui kekuatan Kampung Tangguh Semeru, Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, memotivasi warga agar saling gotong royong dan menguatkan dalam penerapan segala protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dengan upaya tersebut, sehingga desa maupun kelurahan akan menjadi tangguh. Warganya pun tangguh, khususnya menghadapi pandemi Covid-19. Misal contoh, dengan adanya satgas-satgas yang ada di dalam Kampung Tangguh Semeru. Seperti yang dilakukan dalam simulasi penanganan korban Covid-19, dan penerapan protokol kesehatan di pos check point saat memeriksa orang luar masuk ke wilayah kita.

"Sebab itu, jika Kampung Tangguh Semeru ini sudah dapat dijalankan dengan tepat oleh warga. Saya berharap posko ini akan terus lestari, agar wilayah kita semakin tangguh serta kamtibmas kita tetap kondusif," lanjut Wakapolresta Sidoarjo.(bg)
Home » » Berburu Hidup Sehat Ditengah Tekanan Pademik Covid 19 , Komunitas Gowes Mayang 1

Berburu Hidup Sehat Ditengah Tekanan Pademik Covid 19 , Komunitas Gowes Mayang 1

Written By BBG Publizer on Minggu, 21 Juni 2020 | 17.01

Komunitas Gowes Mayang 1 ( Ngali kaos merah )
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Memasuki masa New Normal ( Tatanan Baru ) setelah rakyat memasuki tahap-tahap mencemaskan akan teror Covid 19 yang sampai sekarang telah merenggut ribuan nyawa melayang dan puluhan ribu rakyat terpapar positif dan sedang memasuki  masa-masa penyembuhan ( karantina ) di rumah sakit swasta dan pemerintah yang telah ditunjuk sebagai RS rujukan Covid 19.

Adanya Covid 19 secara tidak disadari telah memaksa masyarakat secara luas untuk merubah gaya hidupnya  mengejar ' Hidup Sehat ' dengan harapan meminimalisir terpapar Covid 19 , dengan kondisi itu bukan menjadi pemandangan baru ramainya masyarakat secara luas mulai dari anak-anak sampai dewasa memadati jalan-jalan protokol dan desa dihari-hari libur  untuk melakukan olah raga gowes ( bersepeda ).

Fenomena gowes selain sebagai ajang olah raga dan silaturohim tidak dipungkiri juga sarana adu gengsi tunggangan ( speda ) dan styel oleh club-club dan Komunitas gowes yang menjamur bak bunga cendawan . Puluhan sepeda dari segala merek yang merogoh kocek puluhan Jutaan rupiah samapai Ratusan Juta dengan styel pengayuhnya menjadi hal wajar disaat ini , bahkan tidak sedikit masyarakat kontra peradaban sehat yang mencibirkan kata ' Gowes itu hanya ajang pamer kaum berjuis tanpa melihat kondisi rakyat yang sekarang sengsara '.

Makan bareng di etape 1
Tampak Ngali ( Kaos merah )
Cibiran dan kalimat-kalimat sinis itu terbantahkan ketika melihat komunitas gowe Mayang 1 yang rutin melakukan kegiatan gowes tiap hari Minggu , Komunitas Gowes Mayang 1 yang dimotori Gunari ( oknum guru ) dan Susanto ( oknum polisi ).  " Secara finasial semua anggota gowes mampu bersaing dalam pengadaan tunggangan ( speda ) namun Komunitas Gowes Mayang 1 lebih mengutamakan refreshing , kesehatan dan kebersamaan ", ungkap Yoyok ( Oknum PN ) anggota komunitas.

Melepas lelah dan ft bareng
Di depan gabura desa Karang
Geneng Kec Pitu
" Jika komunitas dan club' gowes melongok anggota komunitas yang rata-rata berusia 50 tahun ke atas dan masih energik melakukan gowes dengan speda ontel ( MTB ) yang hampir semua mengalami reparasi karena usang , maka tidak ada lagi alasan dicibir ", imbuhnya.

Dari reportase awak media OposisiNews yang mencoba mengikuti gowes komunitas Mayang 1 pada hari Minggu 21/06/2020 , sempat terkesima dengan salah satu anggota komunitas yang diperkirakan berusia lebih 80 tahun dengan santainya mengowes spedanya naik turun rute gowes yang diperkirakan 40 km membelah hutan jati perhutani di wilayah kecamatan Pitu.

Ngali ( 82 th )
Pada berita OposisiNews , Ngali menuturkan " Selama ada acara/kegiatan gowes rutin tiap Minggu oleh warga Mayang 1 , saya aktif ikut bahkan waktu itu sempat puasa , Alhamdulillah tidak ada hal buruk pada saya , usia saya saat ini baru 82 tahun yang mana dulu saya adalah purna TNI AD Armed 12 tahun 1986 ".

" Secara pribadi saya sangat setuju dan mendukung adanya kegiatan gowes bareng ini banyak manfaatnya daripada mudarotnya , soal adu gengsi dan saling cibir itu hal lumprah , semua kita kembalikan pada person-nya " , tutupnya. ( Red )
Home » » Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Sosial Tunai Untuk 135 Ribu KK

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Sosial Tunai Untuk 135 Ribu KK

Written By BBG Publizer on Sabtu, 20 Juni 2020 | 21.41

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Pemerintah kabupaten Sidoarjo kembali menyalurkan bantuan sosial kepada 135 warga kurang mampu. Bantuan berupa uang tunai Rp.200.000 merupakan dana yang berasal dari APBD Pemkab Sidoarjo tahun 2020. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin secara simbolis menyerahkan bantuan kepada keluarga kurang mampu di wilayah kecamatan Tarik. Sabtu 20/6/2020.

Nur Ahmad menyampaikan sebelumnya ditahap pertama pemkab Sidoarjo menyalurkan bantuan sosial berupa sembako. Sedangkan pada tahap kedua ini bantuan yang disalurkan beruap uang tunai.

“Tahap pertama kita salurkan berupa paket sembako senilai 150 ribu rupiah sedangkan tahap kedua ini kita tingkatkan nilainya jadi 200 ribu rupiah berupa uang tunai untuk setiap kepala keluarga”, kata Nur Ahmad.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini juga menyampaikan bahwa bantuan sosial tunai diambilkan dari APBD Sidoarjo tahun anggaran 2020.

“Yang kami beri ada 135 ribu KK kurang mampu yang terdampak Covid-19, mudah – mudahan bantuan senilai 200 ribu ini akan sedikit bisa meringankan masyarakat. Saya berharap agar masyarakat tenang kalau ada masalah diselesaikan dengan baik karena mereka itu punya peluang mendapat anggaran dari pemerintah pusat, propinsi dan pemerintah daerah”, ujarnya.

Bantuan dari berbagai sumber ini nantinya masyarakat yang terdampak Covid-19 harapan Wabup Nur Ahmad semuanya bisa tersentuh untuk mendapatkan bantuan dan bisa meringankan beban hidup kebutuhan sehari-hari.

“Penyaluran ini berjalan serentak di seluruh desa. Bulan Juni ini targetnya selesai. Untuk kedepan nanti akan kita pikirkan, kalau perlu kita berikan bantuan lagi maka akan kita pikirkan bersama”,khatanya. (Bg)
Home » » Jelang Hari Bhayangkara 74, Polresta Sidoarjo Anjangsana ke Purnawirawan Polri

Jelang Hari Bhayangkara 74, Polresta Sidoarjo Anjangsana ke Purnawirawan Polri

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-74, Polresta Sidoarjo melakukan giat anjangsana ke sejumlah Purnawirawan Polri dan Dian Kemala di Kabupaten Sidoarjo, Sabtu 20/6/2020.

Beberapa purnawirawan Polri yang dikunjungi keluarga besar Polresta Sidoarjo, antara lain Kombes Pol. Rahardjo, AKBP Madiran, dan Kompol Suparmanto.

Kombes Pol. (Purn) Rahardjo, mengucapkan terima kasih atas jalinan silaturahmi yang selalu tersambung baik dengan keluarga besar Polresta Sidoarjo. "Semoga Polresta Sidoarjo semakin maju, dan sukses menangani Covid-19," ucapnya.

Terkait kegiatan anjangsana Polresta Sidoarjo ini, Kabagsumda Polresta Sidoarjo Kompol Edi Santoso menjelaskan, jika kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74 masih terus berlanjut.

"Ada banyak rangkaian kegiatan memperingati Hari Bhayangkara ke-74. Salah satunya adalah anjangsana ke purnawirawan Polri dan dian kemala, sebagai jalin silaturahmi dan tali asih kami kepada mereka yang senantiasa memberikan motivasi dan dukugan perjalanan Polresta Sidoarjo," jelasnya.(Bg )
Home » » Adanya Kampung Tangguh, Forkopimda Sidoarjo Harapkan Gotong Royong

Adanya Kampung Tangguh, Forkopimda Sidoarjo Harapkan Gotong Royong

Written By BBG Publizer on Jumat, 19 Juni 2020 | 09.28

Sidoarjo ,OposisiNews.co.id -Upaya gotong rotong warga dalam menciptakan ketangguhan wilayahnya melawan Virus Covid-19 patut diapresiasi. Dari beberapa Kampung Tangguh yang sudah terbentuk, terbukti ampuh menangkal penyebaran virus tersebut.

Seperti halnya yang tergambar saat Forkopimda Sidoarjo hadir dalam peluncuran Kampung Tangguh Desa Bendotretek dan Jati Alun-alun, Prambon, Sidoarjo, Kamis 18/6/2020 malam.

Wakil Bupati Sidoarjo bersama Kapolresta Sidoarjo dan Dandim 0816 Sidoarjo, melihat langsung bagaimana upaya warga setempat dalam membentuk ketangguhan melawan Covid-19. Yakni dengan adanya Poskesdes (Pos Kesehatan Desa), koperasi desa, lumbung pangan, panel data dampak Covid-19, pos ceck point, hingga adanya satgas-satgas Kampung Tangguh.

Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan, bahwa pemerintah bersama TNI-Polri sangat mendukung upaya warga dalam membentuk Kampung Tangguh. Tujuannya adalah wilayah kita semakin kuat, semakin tangguh, serta guyub dalam gotong royong di tengah pandemi Covid-19.

“Karenanya kami mengajak masyarakat agar satu persepsi, meneruskan kampung tangguh ini meskipun nanti sudah tidak adanya Covid-19. Karena kegotongroyongan itu sangat penting dijaga baik di wilayah desa dan perkotaan,” himbau Cak Nur.

Hal senada juga disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Kampung Tangguh Semeru baginya adalah program sangat bagus untuk mewujudkan ketangguhan segala aspek. Tidak hanya tangguh kesehatan, keamanan, pangan, namun juga banyak ketangguhan yang dapat diciptakan dari adanya kampung tangguh ini.

Begitu pula Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Muhammad Iswan Nusi, satu hal yang membanggakan dalam Kampung Tangguh di desa-desa ini adalah kegotongroyongan serta keguyuban warga dalam menjaga wilayahnya. Inilah yang harus terus lestari agar tetap ada, jadi tidak hanya ada saat pandemi Covid-19 saja.(bg)
Home » » Sektor Industri di Sidoarjo Mulai Canangkan Ketangguhan Tangkal Covid-19

Sektor Industri di Sidoarjo Mulai Canangkan Ketangguhan Tangkal Covid-19

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Upaya memutus mata rantai Virus Corona tidak hanya di wilayah pedesaan maupun perkampungan saja. Di sektor industri penerapan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, juga mulai diterapkan dengan konsep Industri Tangguh.

Seperti yang dilakukan PT Mega Surya Mas, Waru, Sidoarjo. industri tangguh lawan Covid-19 yang diterapkan oleh manajemen perusahaan tersebut di launching. Hadir dalam acara ini, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo dan Forkopimka Waru.kamis, 18/6/2020.

Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang diterapkan dalam industri tangguh PT Mega Surya Mas. Antara lain, penngukuran suhu tubuh orang yang masuk, tersedianya bilik disinfektan, membiasakan cuci tangan, jaga jarak interaksi sosial, menghindari keramaian, pola hidup sehat dan asupan makanan bergizi bagi karyawannya, menghindari kunjungan wilayah atau negara yang terinfeksi Covid-19, dan beberapa SOP ketat lainnya.

Dengan pencanangan PT Mega Surya Mas sebagai industri tangguh ini, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin berharap bisa di contoh perusahaan lain yang ada di Sidoarjo, dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Ini hal yang sangat bagus, perusahaan turut serta menjalankan protokol kesehatan di kawasannya. Saya rasa perusahaan lain juga bisa melakukan hal yang sama,” kata Nur Ahmad Syaifuddin.

Sedangkan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengapresiasi makin banyak industri yang menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerjanya, sehingga dapat mempersempit ruang gerak penyebaran Virus Corona.

“Ini akan menambah jumlah industri tangguh dalam menekan penyebaran Covid-19 dan kami berharap seluruh industri di Sidoarjo harus menjadi industri tangguh dalam melawan Covid-19,” tegas Kapolresta Kombes Pol Sumardji.

Pencanangan PT Mega Surya Mas sebagai industri tangguh ini, ditandai dengan pemotongan pita oleh Forkopimda, setelah sebelumnya dilakukan paparan dari pihak perusahaan yang dilakukan Manager SDM Ponco Agung Wibowo. "Di tengah pandemi Covid-19, kami telah berupaya meningkatkan protokol kesehatan di lokasi kerja, demi menjamin kesehatan dan keselamatan kerja bagi seluruh karyawan," ujarnya.( Bg )
Home » » Pasar Ngemplak Tulungagung Sebagai Role Model Pasar Tangguh Semeru

Pasar Ngemplak Tulungagung Sebagai Role Model Pasar Tangguh Semeru

Written By BBG Publizer on Kamis, 18 Juni 2020 | 21.49

Add. Bupati Tulungagung Saat Meresmikan Pasar Ngemplak Menjadi Pasar Tangguh Semeru
Tulungagung .OposisiNews.co.id-Dalam rangka menuju New Normal, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., meresmikan Pasar Ngemplak Tulungagung sebagai role model Pasar Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib dan Rukun). Kamis (18/6/2020).

Dalam acara yang dihadiri Kapolres Tulungagung, AKBP. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., Kasdim 0807 Mayor INF. Muji Wahono, dan Forkopimda, Bupati mengatakan bahwa, Pasar Tangguh Semeru merupakan skenario percepatan penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, dengan tetap mengedepankan disiplin diri serta mematuhi protokol kesehatan.

 Bupati Tulungagung
 Saat Mengunjungi Pedagang
 Di Pasar Ngemplak Tulungagung
"pasar tangguh adalah pasar yang sudah terbentuk dengan memiliki kesiap siagaan dan kemandirian menghadapi bencana alam maupun non alam, termasuk pandemi Covid-19" ucapnya.

Di jelaskan oleh Bupati bahwa,Pasar merupakan tempat publik yang diperuntukkan transaksi jual beli kebutuhan pokok maupun non pokok, serta merupakan roda perputaran ekonomi masyarakat.

“Dengan akan diberlakukannya masa new normal ditengah Pandemi Covid-19, maka seluruh sektor dalam kehidupan harus kembali dioptimalkan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Lebih lanjut di sampaikan Maryoto bahwa, selain pendidikan, pariwisata, pertanian dan pangan, bidang ekonomi di pasar, saatnya untuk difungsikan kembali seperti sebelumnya. Agar masyarakat lebih leluasa dalam bertransaksi jual beli dan roda perekonomian.

“Kita tidak ingin kondisi pasar seperti saat ini, masyarakat yang datang ke pasar seperti takut akibat Covid-19, jika kondisi ini masih berlarut-larut dikhawatirkan bisa berpengaruh negatif terhadap kegiatan roda perekonomian masyarakat,” tuturnyanya.

Dalam kesempatannya, Orang nomor satu di Tulungagung tersebut juga mengungkapkan bahwa, Virus Corona ini tidak akan hilang. Siap tidak siap, mau tidak mau, harus menyiapkan beberapa alternatif protokol kesehatan, agar aktivitas ekonomi dan sosial khususnya roda perekonomian harus tetap berjalan.

“Pasar Ngemplak kita jadikan sebagai role model pencegahan Covid-19 berbasis pasar," jelas Maryoto

Bupati berharap, dengan di resmikannya Pasar Ngemplak menjadi Pasar Tangguh Semeru, akan menjadi kuat dalam menghadapi Covid-19, dan harus siap menghadapi New Normal, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan, jaga kebersihan, jaga jarak aman, dan tetap pakai masker.

"Berdirinya pasar tangguh ini merupakan langkah yang maju di masa new normal. Ini upaya untuk membangun kembali kekuatan pangan ekonomi, sosial, dan budaya menjadi lebih baik," pungkasnya. ( Ag.P )

Pewarta : A.purnomo.

Home » » Salam.Tempel Oknum Kades Wonojoyo Upaya Kriminalisasi Pers

Salam.Tempel Oknum Kades Wonojoyo Upaya Kriminalisasi Pers

Kediri,OposisiNews.Co.Id - Budaya salam tempel oknum pemerintah pada aktifis dan intelektual ( LSM dan Wartawan ) sudah bukan menjadi hal baru , namun sangat disayangkan jika kemitraan antara oknum pemangku kebijakan dan LSM & Wartawan sering dijadikan tolak ukur dan upaya masif oknum pemangku kebijakan untuk melakukan kriminalisasi pers dalam upaya mengali informasi yang dibutuhkan masyarakat dan hukum oleh awak media .

Hal senada sempat dialamai awak media OposisiNews bersama rekan media Kediri yang mencoba mengklarifikasi informasi masyarakat yang dialamatkan pada pemerintah desa Wonojoyo , Kec.Ngurah ,Kab.Kediri.

Kedatangan ketiga awak media ke kantor desa dijam kerja ( pelayanan ) dirasakan kurang mendapat respon dari aparatur desa bahkan terkesan tidak ber-etika . Dengan bahasa sumbang salah satu perangkat ( sekertaris desa ) sempat menayakan dengan nada keras maksud kedatangan ketiga awak media tanpa beranjak dari duduknya yang membelakangi ke tiga awak media.Rabu , 17/06/2020

Setelah memberitahukan maksud kedatangan ketiga awak media yang ingin mengklarifikasi informasi pada Kepala Desa , tidak berselang lama ketiga awak media diterima diruang kerja Kepala Desa.

Di ruang kerja Kades ketiga awak media coba meng-klarifikasi terkaid pembangunan infrastruktur desa yang belum rampung dikerjakan , sangat disayangkan Kades hanya basa basi tanpa memberi kejelasan dari pokok masalah , kepala desa justru ngloyor keluar ruangan dan kembali dengan membawa dan menyodorkan salam.tempel ' Amplob ' sambil mengatakan, ini buat bertiga tak jadikan Satu , kita Sudah biasa Kok mas Klo ada temen media pasti kita kasih amplop, ucap kades .

" Maaf saya akan ada acara di kecamatan ", imbuhnya . Dengan menjujung kode etik ketiga awak media dengan tidak menerima apa yang dikonfirmasikan ketiganya meninggalkan ruangan kepala desa.

Kurang koperatifnya pemerintah desa Wonojoyo pada awak media meninggalkan banyak tanya . ADA APA ? Karena mendasar informasi yang terkumpul dari masyarakat desa Wonojoyo banyak hal tidak wajar dipelaksanaan pemerintah desa , seperti yang baru-baru ini terjadi

Dugaan terjadinya kesalahan teknis pihak desa terkaid penanganan dan pencegahan merebaknya Covid 19 , hal senada diungkapkan oleh salah satu warga wonojoyo yang enggan namanya dimediakan,  penanganan Covid 19 di desa wonojoyo sangat lambat dan diduga sering pelaksanaanya jauh dari arahan dari pihak kecamatan , seperti  warga butuh bantuan  angaran dana untuk pembelian masker warga di karenakan ada lock down tidak direspon cepat bahkan terkesan diabaikan pihak desa .

" Sampai saat ini masih banyak barang barang seperti masker , disenitezee  yang sudah di beli dan di anggarkan dari DD belum di distribusikan ke warga yang membutuhka  " ,terang warga Wonojoyo.

Karena banyak hal yang belum terkonfirmasi , salah satu awak media yang sempat menemui kepala desa mencoba mengklarifikasi melalui WhatsApp telpon seluler kades wonojoyo.

Melalui WhatsApp-nya Kades Wonojoyo memgarahkan awak media untuk mengklarifikasikan pada Penasehat Hukum ( PH ) yang ditunjuk desa dengan menuliskan , Jangan hubungi WA aku lagi . ( WN )

Home » » Mesin PCR akan ada di Sidoarjo Hingga Covid 19 Tuntas

Mesin PCR akan ada di Sidoarjo Hingga Covid 19 Tuntas

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Masyarakat Sidoarjo kini tidak perlu resah jika ingin melakukan rapid test dan pengambilan Swab, karena Pemkab Sidoarjo menyediakannya secara gratis.
Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo me-launching Polymerase Chain Reaction (PCR) mobile, di Parkir Barat GOR Delta Sidoarjo.kamis, 18/6/2020.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Syaf Satriawan, mengungkapkan bahwa alat PCR ini sudah datang 13 hari yang lalu kiriman dari BPBD Provinsi Jawa Timur atas gagasan dari Kapolresta Sidoarjo.
Mesin PCR yang datang dalam bentuk 3 buah container, dan kami memilih tempat yang leluasa yaitu di GOR ini.
Untuk operasionalisasinya semua ditanggung oleh vendor, jadi Pemkab tidak mengeluarkan biaya apa pun, dan untuk tim dokter yang menangani juga sudah terbentuk mulai besok sudah bisa melaksanakan tes swab dan hasilnya pun tidak menunggu lama,” jelasnya.

Masih menurut dr. syaf, saat ini ada sekitar 438 orang yang posisinya menunggu tes swab, 215 orang menunggu tes swab 1 dan 2, serta 223 orang menunggu tes swab 3 dan 4, ini yang kita utamakan dulu.
Dengan adanya mesin PCR di GOR ini dan nanti juga akan dibantu mesin PCR juga dari RSUD Sidoarjo, kedepan masyarakat sidoarjo tidak perlu dirapid test tapi bisa langsung di swab dan tidak ada lagi keluh kesah dari masyarakat,” sambungnya.
Swab dengan alat ini hasilnya lebih kurang 2 hari, dan alat ini berada disini sampai tuntas covid di sidoarjo.

“Jadi dengan alat ini kami ingin mengukur tingkat kesembuhan, dan saya yakin dengan tes swab ini angka kesembuhan akan meningkat tajam walaupun pada akhirnya yang confirm akan sedikit bertambah,” harapnya.
Sementara Ketua Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengutarakan, dengan adanya alat ini hasil tes swabnya semakin cepat, secara otomatis penanganan setelah swab ini juga harus tertangani dengan cepat. Untuk itu langkah kuratif harus lebih kita kuatkan lagi.
Ini akan sedikit menyelesaikan permasalahan yang ada selama ini swab menunggu selama lebih dari 1 minggu, namun kalau swab ini cepat maka langkah penanganannya juga lebih cepat lagi,” jelasnya.

Fenomena ini seperti gunung es, jika kita melakukan swab secara masif, jumlah confirm akan semakin naik, dan kalau kita ketahui jumlah sebaran sebenarnya maka penanganannya akan  lebih cepat.  (Bg)
Home » » Desa Sumbersari Prioritaskan Kesehatan Lansia dan Balita Ditengah Pademik Covid 19

Desa Sumbersari Prioritaskan Kesehatan Lansia dan Balita Ditengah Pademik Covid 19

Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) pada Balita oleh Pokbang 
Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Pemerintah desa Sumber sari Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi dimasa pademi Covid fokuskan pada kesehatan warga khususnya Ibu dan Anak dengan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) dan Stuting.

Kds Sumbersari. Wenly
Masalah kesehatan warga terkaid dengan PMT sendiri Dimata Wenly, Kepala desa menjadikan prioritas seperti yang dikatanya , masalah gizi dapat terjadi setiap siklus kehidupan , dimulai sejak janin hingga menjadi bayi , anak , dewasa samapai usia lanjut. Saat ini kita menghadapi masalah gizi kurang dalam.bentuk kurang energi protein ,Kurang vitamin A , anemia dan ganguan akibat kurang iodium dan gizi lebih berkaitan dengan timbulnya penyakit degeneratif seperti Diabetes Melitus , Jantung , Hipertensi dan semua akan menjadi fatal ketika terjangkit hal diatas terpapar virus Corona ( Covid 19 ).

Pemerintah desa Sumber sari sangat serius dalam mensikapi masalah tentang kesehatan warga khususnya Ibu / Lansia dan Bayi / Balita , melalui dana desa pemdes Sumbersari mengalokasikan anggaran 1 tahun untuk  PMT Balita dengan anggaran Rp 4.5 juta ke Pokbang Melati dusun Panjen diketuai Heny Setyowati , Rp 2.250 juta ke Potbang Anggrek dusun Tenden diketuai Erna Wahyuni , Rp 5,4 juta ke Pokbang Mawar dusun Bulakrejo diketuai Y.Marminingsih dan Rp 5,4 juta ke Pokbang Kenangan dusun Sarimulyo yang diketuai Reni Pujiati.

Untuk PMT Lansia pemerintah desa Sumbersari menganggarkan untuk  Pokbang Melati Rp 1.350.000 , Pokbang Anggrek Rp. 900.000, Pokbang Mawar Rp 2.700.000 dan Pokbang Kenanga Rp 1.350.000.

" Selain mengalokasikan anggaran PMT pemdes Sumbersari juga mengalokasikan anggaran Pos Gizi Rp. 2.400.000 dan Bantuan Gizi Balita stunting Rp 3.000.000 ", terang kades

" Langkah presuasif pemdes Sumbersari dalam meningkatkan gizi Lansia dan Balita sebagai bentuk komitmen penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19 di wilayah desa Sumbersari ", imbuhnya . ( Ptk , Adv )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon