Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » WARGA KAPUAN CEPU URUNGKAN PERGI KE JAKARTA KARENA TIDAK MEMILIKI SIKM

WARGA KAPUAN CEPU URUNGKAN PERGI KE JAKARTA KARENA TIDAK MEMILIKI SIKM

Written By BBG Publizer on Kamis, 28 Mei 2020 | 20.51

Cepu,OposisiNews.Co.Id-Warga desa Kapuan Kecamatan Cepu Kabupaten blora Suradi & keluarga kamis 28/5/2020 mesti mengurung niat untuk bepergian ke Jakarta setelah diperingatkan oleh Perangkat desa setempat karena yang bersangkutan tidak mengantongi Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta .

Suradi sebelumnya tidak mengetahui adanya aturan dari pemprov DKI bila saat ini Pengendara yang mau masuk Jakarta wajib memiliki SIKM, Selain menerapkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pemprov DKI  Jakarta juga mewajibkan adanya Kepemilikan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) bagi Pemudik yang mau masuk dan keluar Jakarta.

Karena ketatnya pemprov DKI dalam mengatasi penyebaran COVID 19,Saat ini Banyak Pengendara yang akan masuk jakarta diharuskan putar balik karena tidak memiliki SIKM,Sosialisasi  ke daerah / luar jakarta adanya SIKM Jakarta memang kurang begitu masif ,akibatnya banyak Pengendara/Pemudik yang mau ke Jakarta tidak mengetahui aturan  SIKM JAKARTA sehingga harus memutar balik setelah di larang Masuk jakarta oleh Petugas yang berjaga di Area cek point. 

Menurut sumber berita nasional , Dalam mencegah penularan Covid-19 Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan Masuk Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19. Pergub tersebut menjadi landasan hukum sekaligus acuan bagi masyarakat yang terpaksa keluar Jabodetabek pada masa pandemi.

Namun demikian, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan izin. Gubernur DKI Jakarta menyampaikan bila masyarakat di Jakarta yang ingin keluar kota atau meninggalkan Jabodetabek wajib membuat Surat Izin Keluar Masuk ( SIKM) dari Pemprov DKI. Pemudik tidak bisa kembali ke Jakarta SIKM sendiri hanya akan diberikan bagi masyarakat yang bekerja pada 11 sektor yang telah dikecualikan.

Mulai dari sektor kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar/ utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, serta kebutuhan sehari-hari.
 
Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik setelah warga merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H . Selain warga yang bekerja di 11 sektor yang diperbolehkan mengurus SIKM  masyarakat juga  bisa mengajukan SIKM untuk keperluan mendesak, seperti membutuhkan pelayanan medis, atau mengunjungi keluarga  sakit keras maupun meninggal dunia.

Dijelaskan pada Pasal 6 Bab IV, proses pengajuan SIKM dapat langsung diakses secara daring melalui situs corona. jakarta.go.id dengan melengkapi beberapa persyaratan sebagai berikut berdomisili Jakarta • Pengantar RT dan RW yang menjelaskan aktivitas perjalanan dinas • Surat Pernyataan Sehat Bermaterai • Surat Keterangan dari tempat kerja non-Jabodetabek (untuk perjalanan berulang) • Surat Keterangan Perjalanan Dinas (untuk perjalanan sekali) • Pas foto berwarna .

Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) berlaku baik bagi masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik Jakarta ataupun tidak. Sementara untuk warga yang memiliki KTP dengan domisili Jabodetabek, masih boleh melakukan pergerakan asal tak keluar dari wilayah Jabodetabek tanpa perlu mengurus SIKM tersebut.(DWI/IPUNG)
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon