Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Geliat Wira Usaha Dan Niaga Kembali Hidup , Pasca Konser Memorial Didi Kempot

Geliat Wira Usaha Dan Niaga Kembali Hidup , Pasca Konser Memorial Didi Kempot

Written By BBG Publizer on Sabtu, 30 Mei 2020 | 15.16


Ngawi,OposisiNews.Co.ID - Pasca digelarnya konser  virtual galang donasi  Covid 19 di gedung serba guna  Eka Kapti Ngawi yang disiarkan Live oleh TV Swasta Nasional dan direli di 19 Kecamatan Se-Kabupaten Ngawi sempat membuat gaduh dan rasa pesimis warga akan bebas dari Covid 19 di Kabupaten Ngawi dalam situasi Zona merah..

Konser yang digelar berbasis digital dengan tajuk memorial alm.Didi Kempot , Maestro Campur Sari dan Bapak Donasi Covid 19 melibatkan sederetan artis dan seniman lokal dan nasional tanah air , seperti Ikif , Duo Sabun Colek , Sory , Arda , Deny Cak Nan dst sempat mengumpulkan pundi donasi Rp 132 juta.

Ide kreatif pengalangan Donasi yang digagas orang nomer satu di kabupaten Ngawi , Budi Sulistyono yang langsung melibatkan diri menjadi Host/pemandu acara banyak mendapat sindirinan , cemooh dan tudingan tidak konsisten pada kampanye-nya selama ini bahkan tidak sedikit yang menjadikan momen ini sebagai angin segar pelaku usaha dan kuliner di Ngawi .

" Dengan digelar dan diijinkan konser donasi oleh ketua Tim gugus Covid 19 Kab Ngawi yang melibatkan banyak orang , secara tidak langsung mengijinkan Wira usaha masyarakat , hajatan pernikahan dan acara-acara lain di kabupaten Ngawi tanpa adanya pembatasan sosial hanya bermodalkan mengikuti SOP Covid 19 ,  persewaan terop dan sound system yang saya geluti selama ini hampir kolep ", ujar Doni ( samaran ) pelaku usaha persewaan hajatan warga Gemarang.

Lain halnya yang diucapkan Sri ( samaran ) penjual kuliner ' nasi pecel ' asal desa Pitu , " Syukur jika pemerintah sudah mengijinkan orang kecil kembali beraktifitas semula , selama ini rakyat untuk cari makan yang halal rasanya seperti pencuri karena terus di kejar-kejar Sat Pol PP dan diancam bakal dipidana jika tidak menurut aturan Covid 19 "

Dari pantauan berita OposisiNews dilapangan , membenarkan para penjaja kuliner sudah banyak yang buka secara terang-terangan mesti masih mengenakan masker dan disediakannya air cuci tangan di depan tempat usahanya . Hanya di sayangkan di sejumlah titik akses jalan lingkungan yang sampai sekarang masih ditutup total yang menerapkan akses satu pintu di sejumlah desa yang tentunya akan menghambat pengembalian sektor ekonomi rakyat yang sempat terpuruk dampak pembatasan sosial .
( Red.bb )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon