Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Upaya Warga Kelola Dapur Umum Peduli Dampak Covid-19

Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Upaya Warga Kelola Dapur Umum Peduli Dampak Covid-19

Written By BBG Publizer on Minggu, 31 Mei 2020 | 17.44

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Salah satu kunci keberhasilan Kampung Tangguh Semeru dalam menekan penyebaran Covid-19, adalah ketahanan pangan. Tidak hanya tersedianya lumbung pangan, melainkan juga bagaimana peran gotong royong warga dalam mengelola kebutuhan makanan bagi warga terdampak.

Seperti halnya di RW 02, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Guna mendukung Kampung Tangguh Semeru, di desa ini telah didirikan Dapur Umum dengan cara swadaya, yang satu-satunya di Kabupaten Sidoarjo. Berdirinya dapur umum tersebut, untuk membantu kebutuhan pangan bagi warga setempat yang terdampak Covid-19.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengapresiasi keberadaan dapur umum di RW 02, Desa Buduran. ia mengunjungi dapur umum desa ini dan disambut baik di RW 02 Desa Buduran oleh Koordinator Kampung Tangguh RW 02 Desa Buduran, Tri Agustiono dan Koordinator Dapur Umum Ny. Ningsih serta relawan dan ibu-ibu PKK yang terlibat langsung ikut memasak di dapur umum.minggu , 31/5/2020.

“Saya sangat bangga, karena ini merupakan bentuk kepedulian warga dalam membantu pemerintah untuk memerangi penyebaran covid-19. Saya berpesan yang sehat harus tetap sehat, sedangkan yang sakit harus bisa sembuh," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Ia juga menambahkan bahwa dapur umum yang ada di kawasan RW 02, Desa Buduran, bisa menjadi contoh untuk desa lainnya, selain menerapkan isolasi mandiri bagi warga yang tidak mentaati protokol kesehatan, kampung ini juga mendirikan posko konsultasi Covid-19, yang berguna bagi masyarakat yang kurang memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan, serta cara memutus mata rantai Virus Corona, serta mengedukasi masyarakat tentang penularannya antar manusia.

Sementara itu, Ketua Koordinator Kampung Tangguh Semeru RW 02 Desa Buduran, Tri Agustiono menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Kapolresta Sidoarjo beserta staf dan jajarannya mengunjungi dapur umum di wilayahnya.

Kegiatan ini dilakukan secara swadaya, sekitar 300 nasi bungkus tiap harinya untuk didistribusikan pada warga yang membutuhkan. Diantaranya warga kosan/pendatang yang tidak bisa pulang, warga lansia dan warga setempat, yang berprofesi supir taksi, pengemudi ojek online (ojol) dan karyawan yang sudah tidak bekerja lagi (dirumahkan), dengan harapan dapat meringankan beban warga yang sedang terdampak Covid-19.( Bg )
Home » » Plt Bupati Bagikan 300 Nasi Bungkus Setiap Hari Dari Dapur Umum Kampung Tangguh di Buduran

Plt Bupati Bagikan 300 Nasi Bungkus Setiap Hari Dari Dapur Umum Kampung Tangguh di Buduran

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Kepedulian warga Desa Buduran RW. 2, RT. 4 dan RT. 5 membagikan 300 nasi bungkus setiap hari kepada warga yang terdampak Covid-19  mendapat perhatian dari Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin. Pembagian nasi bungkus sudah berjalan satu minggu. Dapur umum PSBB tahap tiga yang didirikan atas inisiatif warga ini memperioritaskan pada warga pendatang yang kontrak atau kos. Sabtu, 30/5/2020.

Inisiator sekaligus koordinator Kampung Tangguh Tri Agustiono mengatakan meski statusnya warga pendatang yang kontrak atau kos mereka tidak bisa pulang kampung. Ditambah lagi karena mayoritas ditempat kerjanya di rumahkan akibat dampak Covid-19. Pembagian nasi bungkus juga diperioritaskan untuk para lansia.

Kekompakan warga desa Buduran tersebut bukan hanya dilakukan oleh bapak-bapak, seperti di dapur umum Ibu-ibu kompak setiap pagi menyiapkan bahan untuk dimasak dan dibagikan pada siang hari.

“Selain mendirikan dapaur umum, kita juga membuatkan tempat isolasi madiri khusus. Meski tidak ada warga yang berstatus positif covid-19 maupun status Pasien Dalam Pengawasan pendirian tempat ini untuk antisipasi, meski saat ini ada 8 warga yang melakukan isolasi mandiri karena mereka melanggar dengan melakukan mudik le Madura saat lebaran kemarin". kata Agus yang juga menjadi wakil ketua RW. 2.

Apresiasi diberikan Cak Nur panggilan akrab Wakil Bupati Sidoarjo sekaligus Ketua Gugus Tugas Penangangan Covid-19 yang datang langsung memberikan semangat kepada warga sekitar terutama para tokoh masyarakat yang telah dengan sukarela membantu warga.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah digagas oleh warga sini, ini akan menjadi contoh bagi desa lain dengan inisiatif sendiri warga kompak mendirikan dapur umum dan tempat isolasi mandiri untuk membantu warga sekitar”, ujar Cak Nur.

Selain memberikan semangat dan apresiasi, Cak Nur juga memberikan bantuan beras dan mie instans untuk bisa dimanfaat di dapur umum desa selama masa pandemic Covid-19.

“Harapan kami setiap desa juga bisa melakukan hal yang sama seperti desa Buduran ini, mendirikan kampung tanggu untuk mencegah penyebaran Covid-19. PSBB tahap ketiga ini berbasis optimalisasi desa dengan saling gotong royong membantu sesama warga. Ini bagus sekali”, pungkasnya. (Bg)
Home » » Menuju New Normal, Satpol PP Kabupaten Sikka Tingkatkan Pengawasan Aktivitas Pasar

Menuju New Normal, Satpol PP Kabupaten Sikka Tingkatkan Pengawasan Aktivitas Pasar

Sikka, Oposisinews.Co.Id - Dalam rangka menjaga keberlangsungan new normal di Kabupaten Sikka, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Kabupaten terus melakukan pengawasan rutin terhadap aktivitas masyarakat pada sejumlah tempat umum. Lokasi yang menjadi fokus pengawasan, yakni sejumlah pasar yang berada di wilayah Kabupaten Sikka.

Hal itu disampaikan Sekertaris Dinas Satuan Pol PP dan Pemadaman Kebakaran Kabupaten Sikka, Alfons Naga kepada Oposisinews di Posko Central Satgas, Maumere, 30/5/2020.

Dikatakannya, langkah pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, dalam Surat Instruksi Bupati Sikka tertanggal 28/5/2020,  Nomor : Gugus Tugas.95/C-19/V/2020.

Ia menjelaskan pengawasan yang dimaksut adalah melakukan upaya-upaya preventif pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memberikan sosialisasi serta himbauan-himbauan kepada masyarakat terkait protap Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

"Hari ini kami lakukan pengawasan di Pasar Alok Maumere. Besok dan seterusnya kami akan lakukan juga di pasar-pasar yang lain maupun di tempat umum lainnya, sehingga pada saat masa new normal di tangga 15 Juni nanti, masyarakat  sudah siap," tutur Alfons.

Lanjut dia, saat ini aktifitas masyarakat di Kabupaten Sikka sudah mulai berjalan normal, namun penting bagi masyarakat untuk tetap memperhatikan dan mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah. ( EN )

Reporter : Ernensia
Home » » Dana Baznas Jatim Nyangkut Di Kades Banjarejo. 2.5%

Dana Baznas Jatim Nyangkut Di Kades Banjarejo. 2.5%

Written By BBG Publizer on Sabtu, 30 Mei 2020 | 19.46

Magetan, OposisiNews.co.id - Bantuan dana Bedah Rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 10 Juta per keluarga miskin yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Suprawoto Desember 2019, hingga kini belum dapat dinikmati sepenuhnya oleh beberapa penerimanya di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo.

Dari 10 kepala keluarga (KK) miskin yang berhak merasakan kucuran dana umat itu, menyisakan 3 keluarga yang belum menerima bantuan secara penuh guna bedah rumah.

Mendengar kabar itu, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Magetan segera turun ke lapangan guna mengecek pencairan dana umat sebesar Rp 100 juta dari orang Islam mampu se-Jawa Timur itu. "Kami sudah cek dan benar masih 3 keluarga yang belum menerima bantuan itu secara penuh" ujar Samadi Ketua III Baznas Kabupaten Magetan. Jumat (29/05)

Kds.Banjarjo , Magetan
Dari penelusuran Baznas Kabupaten Magetan, 3 KK itu baru diberikan sebesar Rp 2 juta baik berupa uang tunai atau telah diwujudkan material bangunan, sedangkan sisanya masih "nyangkut" di Kepala Desa Banjarejo dan belum diberikan kepada 3 keluarga miskin penerima bantuan dana umat itu.

"Kita sudah tegur kades berkali-kali (agar segera diberikan kepada penerima), tapi katanya uang itu masih dipakai salah satu perangkat desa." terang Samadi.

Ketika wartawan mengunjungi Kasmi, salah satu penerima manfaat dana umat yang belum diberikan sepenuhnya haknya, dia setali tiga uang dengan apa yang diungkapkan oleh Samadi itu, sejak dicairkan oleh Kepala Desa Banjarejo dirinya baru menerima sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan sedikit material bangunan yang belum dimanfaatkan untuk bedah rumah.

"Saya baru mendapat reng bambu 300 biji dan batu bata merah 500 buah, kalau saya tanyakan ya total sekitar Rp 1 juta", ujar warga RT 11 RW 02 itu. "Saya belum tahu kapan sisanya akan kami rasakan." imbuhnya menanggapi uangnya yang masih "nyangkut" di salah satu pejabat desa.

Perlu diketahui, di penghujung tahun 2019 lalu, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur menyalurkan dana umat kepada 35 warga kurang mampu di Kabupaten Magetan, dengan rincian 10 orang mendapat bantuan bedah kamar dan 25 orang lainnya merasakan dana umat itu untuk bedah rumah. Bagi warga yang mendapat bantuan bedah kamar itu merasakan dana umat masing-masing sebesar Rp 5 juta dan untuk bedah rumah masing-masing Rp 10 juta. (red/mgt1)
Home » » Wakil Bupati Gelontor Dana Oprasional PSBB Tahap Tiga Tiap RW Tiga Juta Rupiah

Wakil Bupati Gelontor Dana Oprasional PSBB Tahap Tiga Tiap RW Tiga Juta Rupiah

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Sebanyak 2.073 RW dalam waktu dekat akan menerima dana operasional PSBB tahap ketiga sebesar tiga juta rupiah. Dana tersebut dimaksudkan untuk keperluan operasional PSBB di setiap RW sampai dengan masa PSBB ketiga berakhir tanggal 8 Juni 2020 mendatang.

Wakil Bupati Sidoarjo sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan dalam waktu dekat dana tiga juta rupiah akan diterima ditiap RW. Saat ini masih belum bisa dilakukan  transfer karena masih dalam proses veriifikasi. Sabtu, 30/5/2020.

Wabup Nur Ahmad berharap dengan adanya dana operasional yang diberikan oleh Pemkab Sidoarjo melalui APBD tersebut bisa membantu kelancaran program salah satunya mendirikan Kampung Tangguh di tiap masing-masing desa dan RW.

“Akan kami transfer mungkin lewat kecamatan-kecamatan nanti akan membagikan ke setiap RW 3 juta rupiah, kalau kita hitung jumlah RW se Kabupaten Sidoarjo ada 2073. Itu akan kami berikan semuanya ya begitu pula dengan kebutuhan-kebutuhan yang lain mudah-mudahan dengan bantuan dari Pemda ini sedikit bisa meringankan”, ujar Cak Nur.

Cak Nur mendorong setip desa mendirikan kampung tangguh meski PSBB tahap ketiga telah berakhir. Selain dana dari APBD dan APBDes sumbangan masyarakat jadi swadaya yang bisa dioptimalkan.

“Dari sumbangan masyarakat jadi swadaya masyarakat ini juga harus kita pupuk agar siswa dan masyarakat ini berjalan dengan baik sehingga Desa mempunyai kemampuan bukan hanya sebagai posko relawan saja pada akhirnya nanti bisa membuat Kampung tangguh”, katanya.

Saat ini di Sidoarjo sudah ada 67 Kampung tanggu, beberapa kegiatan promotif bahkan sampai juga mengarah ke kuratif, dengan banyaknya kampung tangguh akan memberikan dampak sosial yang positif dan ini oleh Cak Nur nanti didorong untuk diikuti kampung lainnya juga.

“Kalau bisa desa-desa yang lain bahkan seluruhnya bisa membentuk Kampung tangguh jadi kita saling membantu”, pungkasnya. (Bg)
Home » » GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung Terima Bantuan Pinjaman Mobil Combat Covid-19 Dari BNPB Pusat

GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung Terima Bantuan Pinjaman Mobil Combat Covid-19 Dari BNPB Pusat

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Drs.Maryoto Birowo, M.M., Saat Menerima Bantuan Pinjaman Mobil Combat Covid-19. Di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso
Tulungagung .OposisiNews.co.id-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tulungagung menerima pinjaman mobil combat covid 19 dari BNPB Pusat. Kedatangan mobil PCR diterima oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Jum'at,(29/05/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., mengatakan, Mobil ini akan digunakan untuk mengetes PCR covid -19 dengan tingkat keakuratan yang tinggi serta hanya membutuhkan waktu 40 menit saja hasilnya sudah diketahui terkonfirmasi positif atau tidaknya.

Maryoto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada BNPB Pusat dan Gubernur Jawa Timur yang telah memfasilitasi dalam percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Tulungagung dengan meminjamkan mobile combat covid-19 ini kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Mobil Combat Covid-19
"Dengan adanya mobile combat covid 19 ini bisa untuk digunakan dalam melaksanakan tes PCR dengan target 200 orang dalam sehari," ungkapnya.

Lebih lanjut di sampaikan Maryoto bahwa, mobile combat covid 19 ini akan di fungsikan ke Rusunawa dan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk melaksanakan tes PCR kepada yang terindikasi covid 19 dan hasil tracing tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tulungagung. ( AG.P )

Pewarta : A.purnomo

Home » » Efektif Tangani Penyebaran Covid-19, Kabaharkam Polri Kunjungi Kampung Tangguh Semeru Desa Waru

Efektif Tangani Penyebaran Covid-19, Kabaharkam Polri Kunjungi Kampung Tangguh Semeru Desa Waru

SIDOARJO,OposisiNews.co.id - Keberadaan Kampung Tangguh Semeru tidak hanya berperan penting guna menekan penyebaran Virus Covid-19, melainkan juga menguatkan masyarakat di wilayah pedesaan dalam hal pemberdayaan masyarakat di tengah pandemi Virus Covid-19 saat ini.

Peran penting Kampung Tangguh Semeru di beberapa wilayah Jawa Timur, salah satunya di RW 12 Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, mendapatkan apresiasi dari Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto saat mengunjungi sejumlah Kampung Tangguh Semeru, Sabtu 30/5/2020.

“Ada lima Kampung Tangguh Semeru di Jawa Timur yang kami kunjungi. Apresiasi setinggi-tingginya, atas peran serta warga, perangkat desa, para relawan dan berbagai instansi yang terlibat. Bahwa terbukti keberadaan Kampung Tangguh ini mampu menguatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto di Kampung Tangguh Semeru Desa Waru, Sidoarjo.

Menurut Kabaharkam Polri, konsep Kampung Tangguh Semeru mencakup segala aspek ketahanan. Antara lain, membuat masyarakat kita tangguh kesehatan, SDM, keamanan, informasi, budaya dan tangguh logistik. Seperti disampaikan dari badan ketahanan pangan dunia FAO (Food and Agriculture Organization). Karena 108 lebih negara akan mengalami krisis ketahanan pangan akibat pandemi Covid-19.

“Semoga dengan adanya Kampung Tangguh Semeru inilah dapat menjadi role model bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia. Nanti juga akan kami sampaikan kepada Kapolri terkait konsep Kampung Tangguh Semeru yang begitu tepat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini pula, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto menyalurkan bantuan dari Kapolri kepada warga terdampak Covid-19 di RW 12 Desa Waru, Sidoarjo. Berupa 250 kilogram beras, 20 kardus mie instan, dan 60 liter minyak goreng.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menyampaikan di Kabupaten Sidoarjo akan ada sekitar 183 Kampung Tangguh Semeru, yang 67 merupakan Pilot Project yang nantinya dapat dijadikan contoh bagi desa lainnya. Khususnya desa yang ada di kecamatan zona merah.

Untuk keberadaan Kampung Tangguh Semeru di RW 12 Desa Waru, juga telah terbukti dampk positifnya guna memerangi Penyebaran Covid-19. Sehari sebelumnya, terdapat dua warga positif yang berhasil sembuh. Karenanya ia berharap masyarakat dapat patuh pada peraturan pemerintah, termasuk menggiatkan keberadaan kampung-kampung tangguh Semeru di Kabupaten Sidoarjo.

Menerima kunjungan kerja Kabaharkam Polri, Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengucapkan terima kasih atas perhatian Polri yang turut aktif bersama TNI, dan juga instansi terkait dalam menangkal penyebaran Covid-19. Termasuk melalui membuat adanya konsep Kampung Tangguh Semeru ini.( Bg )
Home » » Geliat Wira Usaha Dan Niaga Kembali Hidup , Pasca Konser Memorial Didi Kempot

Geliat Wira Usaha Dan Niaga Kembali Hidup , Pasca Konser Memorial Didi Kempot


Ngawi,OposisiNews.Co.ID - Pasca digelarnya konser  virtual galang donasi  Covid 19 di gedung serba guna  Eka Kapti Ngawi yang disiarkan Live oleh TV Swasta Nasional dan direli di 19 Kecamatan Se-Kabupaten Ngawi sempat membuat gaduh dan rasa pesimis warga akan bebas dari Covid 19 di Kabupaten Ngawi dalam situasi Zona merah..

Konser yang digelar berbasis digital dengan tajuk memorial alm.Didi Kempot , Maestro Campur Sari dan Bapak Donasi Covid 19 melibatkan sederetan artis dan seniman lokal dan nasional tanah air , seperti Ikif , Duo Sabun Colek , Sory , Arda , Deny Cak Nan dst sempat mengumpulkan pundi donasi Rp 132 juta.

Ide kreatif pengalangan Donasi yang digagas orang nomer satu di kabupaten Ngawi , Budi Sulistyono yang langsung melibatkan diri menjadi Host/pemandu acara banyak mendapat sindirinan , cemooh dan tudingan tidak konsisten pada kampanye-nya selama ini bahkan tidak sedikit yang menjadikan momen ini sebagai angin segar pelaku usaha dan kuliner di Ngawi .

" Dengan digelar dan diijinkan konser donasi oleh ketua Tim gugus Covid 19 Kab Ngawi yang melibatkan banyak orang , secara tidak langsung mengijinkan Wira usaha masyarakat , hajatan pernikahan dan acara-acara lain di kabupaten Ngawi tanpa adanya pembatasan sosial hanya bermodalkan mengikuti SOP Covid 19 ,  persewaan terop dan sound system yang saya geluti selama ini hampir kolep ", ujar Doni ( samaran ) pelaku usaha persewaan hajatan warga Gemarang.

Lain halnya yang diucapkan Sri ( samaran ) penjual kuliner ' nasi pecel ' asal desa Pitu , " Syukur jika pemerintah sudah mengijinkan orang kecil kembali beraktifitas semula , selama ini rakyat untuk cari makan yang halal rasanya seperti pencuri karena terus di kejar-kejar Sat Pol PP dan diancam bakal dipidana jika tidak menurut aturan Covid 19 "

Dari pantauan berita OposisiNews dilapangan , membenarkan para penjaja kuliner sudah banyak yang buka secara terang-terangan mesti masih mengenakan masker dan disediakannya air cuci tangan di depan tempat usahanya . Hanya di sayangkan di sejumlah titik akses jalan lingkungan yang sampai sekarang masih ditutup total yang menerapkan akses satu pintu di sejumlah desa yang tentunya akan menghambat pengembalian sektor ekonomi rakyat yang sempat terpuruk dampak pembatasan sosial .
( Red.bb )
Home » » Perangkat Desa Pogon Ketahuan Terima BST, Kepala Desa Arahkan Kembalikan Uang

Perangkat Desa Pogon Ketahuan Terima BST, Kepala Desa Arahkan Kembalikan Uang

Sikka, Oposisinews.co.id - Warga Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, menyoalkan penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial RI kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pada Jumat (29/5/2020), sejumlah warga Desa Pogon mendatangi Kantor Desa Pogon, guna meminta penjelasan Pemerintah Desa Pogon terkait pendataan penerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST). Warga Desa Pogon menilai penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara sepihak dan tidak tepat sasaran, pasalnya beberapa nama perangkat desa dan anggota BPD terdaftar dalam data penerima bantuan tersebut.

"Kami sesalkan ini karena ada perangkat desa yang terima bantuan. Masyarakat juga masih membutuhkan bantuan. Ini pendataan model apa ini. Ini sudah keluar dari aturan. Kami berharap Pemerintah Desa bisa melihatnya kembali," ungkap seorang warga kepada Oposisinews yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

Dihadapan masyarakat Pogon,  Pj.Kepala Desa Pogon, Videlis Sindel mengakui setelah dirinya menginventarisir data,  ternyata ada nama perangkat desanya yang terdaftar dalam data penerima manfaat, yakni Bendahara Desa Pogon, 2 orang Kaur Desa, Istri Ketua BPD dan 1 orang anggota BPD Desa Pogon. Namun, lanjut dia, yang sudah menerima hanya Bendahara Desa dan 1 orang Kaur Desa pogon pada tanggal 6 Mei yang lalu, sebesar Rp 600.000.

Memperhatikan dari sisi aturan serta meminimalisir terjadinya polimik yang berkelanjutan, Videlis Sindel memerintahkan kepada perangkatnya untuk mengembalikan uang BST tersebut, serta akan dilakukan verifikasi kembali data penerima manfaat itu.

"Saya sudah koordinasikan dengan camat Waigete dan diarahakan untuk dikembalikan uang BST sebesar Rp.600.000 tersebut,” tegas Videlis.

Situasi berangsur tenang, setelah dilakukan kesepakatan bersama antara Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Pogon, bahwa uang yang sudah terima Perangkat Desa Pogon akan dikembalikan dan disertakan dengan berita acara serah terima pengembalian uang. (EN)

Reporter : Ernensia
Home » » Terbukti, Kampung Tangguh Semeru Solusi Tekan Penyebaran Covid-19

Terbukti, Kampung Tangguh Semeru Solusi Tekan Penyebaran Covid-19

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Keberadaan Kampung Tangguh Semeru di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya di kawasan zona merah terbukti efektif guna menekan penyebaran Covid-19. Bahkan di Kampung Tangguh Semeru RW 12, Desa Waru, Kabupaten Sidoarjo, terdapat dua warga terjangkit Covid-19 berhasil sembuh.

Seperti diutarakan Wagianto dan Yasminah warga setempat. Keduanya mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang terlibat dalam Kampung Tangguh Semeru di Desa Waru. Bersama warga setempat saling mendukung dan mendapatkan perhatian khusus. Sehingga mereka bisa sembuh.

“Saya berharap warga yang sedang menjalani perawatan ataupun isolasi untuk menurut dengan tim medis maupun peraturan pemerintah,” ujar Wagianto.

Sedangkan Yasminah, ia berterima kasih kepada pihak terkait yang telah mendukung kesembuhannya. Kalau kita menurut selama menjalani perawatan, maka akan bisa sembuh. "Pokok jangan stres, dan makan yang bergizi, minum vitamin serta hidup sehat, Insya Allah dapat segera sembuh," ucapnya.

Ditanya soal keberadaan Kampung Tangguh di desanya. Yasminah mengatakan sangat bermanfaat sekali di situasi pandemi covid-19. Jadi waktu dia menjalani perawatan, dia tidak memikirkan keluarga karena bahan makan serta asupan gizi sudah disediakan oleh desa, serta instansi terkait dalam hal ini TNI-Polri juga Pemkab Sidoarjo.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, saat mengunjungi Kampung Tangguh Semeru, mengapresiasi tentang keberadaan Kampung Tangguh Semeru di RW 12 Desa Waru ini sangat membantu masyarakat, baik yang menjalani isolasi mandiri di rumah maupun di rumah sakit. Karena yang sakit merasa tidak terbebani sebab kebutuhannya sudah dibantu oleh para relawan, perangkat desa dan seluruh komponen terkait. Bahkan semua satgas berjalan sesuai tupoksinya. Seperti satgas pangan, satgas kuratif, satgas keamanan, dan satgas lainnya.jumat , 29/5/2010.

“Jadi keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini saya mengapresiasi. Karena terbukti menekan penyebaran Covid-19. Pasien yang terjangkit Covid-19 pun Alhamdulillah dapat sembuh,” tegas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Berikutnya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan akan ada sekitar 183 Kampung Tangguh Semeru di Kabupaten Sidoarjo, yang 67 merupakan Pilot Project yang nantinya dapat dijadikan contoh bagi desa lainnya. Khususnya desa yang ada di kecamatan zona merah.

Nantinya juga, Kampung Tangguh Semeru ini akan dilombakan, yang inti kriterianya adalah yang sehat jangan sampai sakit dan yang sakit jangan sampai meninggal dunia, dan harus sembuh.

"Untuk memenuhi kebutuhan di Kampung Tangguh ini yaitu bagi yang termasuk dalam satu wilayah ada pengusaha/pabrik atau orang yang mampu harus membantu keberadaan kampung tangguh atau memenuhi kebutuhan yang terdapat didalam kampung tangguh tersebut," tuturnya.

“Sehingga nantinya keberadaan Kampung Tangguh tersebut diharapkan akan lebih kuat dalam mendukung memutus mata rantai covid-19,” pungkas Kombes Pol. Sumardji.(Bg)
Home » » PT Pertamina Donasikan 1300 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

PT Pertamina Donasikan 1300 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

Written By BBG Publizer on Jumat, 29 Mei 2020 | 23.52

Sikka, Oposisinews.co.id - PT Pertamina berkomitmen mendukung Pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 dengan memberikan donasi berupa Alat Pelindung Diri (APD) maupun paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia.

Kali ini, PT Pertamina kembali memberikan donasi berupa 1300 paket sembako kepada masyarakat Kabupaten Sikka, Provinsi NTT yang terdampak Covid-19. Sebelumnya, pada tanggal 30 Maret yang lalu,  PT Pertamina telah mendonasikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada RSUD TC Hillers Maumere.

Paket sembako tersebut diserahkan melalui Tim Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka yang diterima oleh Penjabat Sekda Sikka, Wilhelmus Sirilus dan Dandim 1603 Sikka, Zulnalendra di Posko Satgas Covid-19 Maumere, Jumat (29/5/2020).

Fuel Terminal Manager Pertamina Maumere, Adi Rachman, mengatakan bantuan 1300 paket sembako itu merupakan bentuk peduli Pertamina terhadap warga Kabupaten Sikka yang terdampak Covid-19, yang akan disalurkan ke 21 Kecamatan se Kabupaten Sikka.

Lebih lanjut, Rachman mengatakan guna memperlancar proses penyaluran bantuan dan memastikan bantuan tersebut sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan, pihaknya akan dibantu oleh Kodim 1603 Sikka.

"Dalam penyalurannya kami akan dibantu oleh rekan-rekan dari Kodim agar bantuan ini betul-betul sampai pada masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan, dan tentunya terdampak langsung dengan Covid-19 ini," kata Rachman.

Rachman berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Penjabat Sekda Sikka, Wilhelmus Sirilus pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PT Pertamina yang telah mendukung Pemerintah Kabupaten Sikka dalam upaya penanganan Covid-19 melalui aksi solidaritas tersebut.

"Mudah-mudahan paket bantuan ini akan bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi masyarakat-masyarakat miskin yang belum mendapatkan bagian," kata Wilhelmus. (EN)

Reporter : Ernensia
Penulis : Marten
Home » » Mulai Besok Aktivitas Masyarakat Di Sikka Berjalan Normal dan Terbatas

Mulai Besok Aktivitas Masyarakat Di Sikka Berjalan Normal dan Terbatas

Sikka, Oposisinews.co.id - Dalam rangka memulihkan aktivitas masyarakat Kabupaten Sikka serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang sempat lumpuh akibat pandemi Covid-19, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, menerbitkan Surat Instruksi Bupati Sikka tertanggal 28/5/2020,  Nomor : Gugus Tugas.95/C-19/V/2020.

Adapun sejumlah poin-poin instruksi yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Mulai besok, hari Jumat tanggal 29 Mei 2020, seluruh aktivitas masyarakat dibuka kembali secara normal dan terbatas sampai pukul 21.00 dan di atas jam 09.00 malam sudah kembali ke rumah atau tempat tinggal masing-masing.

2. Semua pelaku usaha, pengurus tempat ibadah, pengelola terminal penumpang, pengelola tempat hiburan, pengelola pasar, penjaga perbatasan dan pengamanan pelabuhan tetap memperhatikan dan melaksanakanya sesuai ketentuan atau protokoler kesehatan.

3. Bagi pelaku usaha, pengurus tempat ibadah, pengelola terminal penumpang, pengelola tempat wisata dan tempat hiburan, pengelola pasar, yang melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap ketentuan atau protokoler kesehatan, akan diberikan teguran, pembinaan dan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bagi warga masyarakat baik secara pribadi dan atau komunitas yang melakukan pelanggaran-pelanggaran (tidak disiplin, tidak tertib dan tidak taat) terhadap ketentuan atau protokoler kesehatan akan diberikan teguran, pembinaan dan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Seluruh aktivitas belajar mengajar pada semua jenjang pendidikan, aka mulai dilaksanakan sesuai kalender pendidikan yang berlaku ( bulan Juli 2020).

6. Petugas pengamanan dan kesehatan di wilayah perbatasan, terminal, bandara dan pelabuhan laut tetap memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan sesuai prosedur yang ditetapkan.

7. Petugas pengamanan dari Polres Sikka, Kodim 1603 Sikka, Lanal Maumere, Brimob Maumere dan Pol PP Sikka, tetap menjaga dan memberikan pengarahan serta pembinaan terhadap masyarakat dan melakukan pengamanan pada tempat-tempat keramaian masyarakat seperti Pasar, Toko, Rumah Makan, Warung Makan, Terminal, tempat hiburan dan tempat ibadah serta sekolah-sekolah dan tempat kerja dan bagi anggota masyarakat atau komunitas yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan atau protokoler kesehatan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

8. Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19) dalam wilayah Nian Tana Sikka, saya Bupati Sikka dan Wakil Bupati Sikka, mengajak untuk kita semua selalu patuh, taat dan disiplin terhadap anjuran dan himbauan pemerintah agar kita semua aman dan selamat dari Virus Corona yaitu :
Gunakan masker penutup mulut badan hidung setiap saat, sering mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir, Jaga jarak baik di rumah, tempat umum, tempat ibadah dan lain-lain,
siapkan hansanitizer atau tempat cuci tangan pada tempat tinggal, tempat ibadah ibadah, perkantoran, tempat usaha, tempat wisata, tempat hiburan dan terminal penumpang dan lain-lain, hindari kerumunan dan sebaiknya di rumah saja, serta tetap tenang dan jangan panik.

Instruksi tersebut ditujukan kepada para Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Sikka, Camat, Kepala Desa, Lurah se kabupaten Sikka, Pimpinan Instansi/Dinas/Badan Vertikal di Kabupaten Sikka, Pimpinan/Tokoh Agama se kabupaten Sikka, pelaku usaha se Kabupaten Sikka dan para Pimpinan Lembaga Pendidikan se Kabupaten Sikka. (EN/Rilis)
Home » » WARGA KAPUAN CEPU URUNGKAN PERGI KE JAKARTA KARENA TIDAK MEMILIKI SIKM

WARGA KAPUAN CEPU URUNGKAN PERGI KE JAKARTA KARENA TIDAK MEMILIKI SIKM

Written By BBG Publizer on Kamis, 28 Mei 2020 | 20.51

Cepu,OposisiNews.Co.Id-Warga desa Kapuan Kecamatan Cepu Kabupaten blora Suradi & keluarga kamis 28/5/2020 mesti mengurung niat untuk bepergian ke Jakarta setelah diperingatkan oleh Perangkat desa setempat karena yang bersangkutan tidak mengantongi Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta .

Suradi sebelumnya tidak mengetahui adanya aturan dari pemprov DKI bila saat ini Pengendara yang mau masuk Jakarta wajib memiliki SIKM, Selain menerapkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pemprov DKI  Jakarta juga mewajibkan adanya Kepemilikan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) bagi Pemudik yang mau masuk dan keluar Jakarta.

Karena ketatnya pemprov DKI dalam mengatasi penyebaran COVID 19,Saat ini Banyak Pengendara yang akan masuk jakarta diharuskan putar balik karena tidak memiliki SIKM,Sosialisasi  ke daerah / luar jakarta adanya SIKM Jakarta memang kurang begitu masif ,akibatnya banyak Pengendara/Pemudik yang mau ke Jakarta tidak mengetahui aturan  SIKM JAKARTA sehingga harus memutar balik setelah di larang Masuk jakarta oleh Petugas yang berjaga di Area cek point. 

Menurut sumber berita nasional , Dalam mencegah penularan Covid-19 Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan Masuk Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19. Pergub tersebut menjadi landasan hukum sekaligus acuan bagi masyarakat yang terpaksa keluar Jabodetabek pada masa pandemi.

Namun demikian, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan izin. Gubernur DKI Jakarta menyampaikan bila masyarakat di Jakarta yang ingin keluar kota atau meninggalkan Jabodetabek wajib membuat Surat Izin Keluar Masuk ( SIKM) dari Pemprov DKI. Pemudik tidak bisa kembali ke Jakarta SIKM sendiri hanya akan diberikan bagi masyarakat yang bekerja pada 11 sektor yang telah dikecualikan.

Mulai dari sektor kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar/ utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, serta kebutuhan sehari-hari.
 
Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik setelah warga merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H . Selain warga yang bekerja di 11 sektor yang diperbolehkan mengurus SIKM  masyarakat juga  bisa mengajukan SIKM untuk keperluan mendesak, seperti membutuhkan pelayanan medis, atau mengunjungi keluarga  sakit keras maupun meninggal dunia.

Dijelaskan pada Pasal 6 Bab IV, proses pengajuan SIKM dapat langsung diakses secara daring melalui situs corona. jakarta.go.id dengan melengkapi beberapa persyaratan sebagai berikut berdomisili Jakarta • Pengantar RT dan RW yang menjelaskan aktivitas perjalanan dinas • Surat Pernyataan Sehat Bermaterai • Surat Keterangan dari tempat kerja non-Jabodetabek (untuk perjalanan berulang) • Surat Keterangan Perjalanan Dinas (untuk perjalanan sekali) • Pas foto berwarna .

Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) berlaku baik bagi masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik Jakarta ataupun tidak. Sementara untuk warga yang memiliki KTP dengan domisili Jabodetabek, masih boleh melakukan pergerakan asal tak keluar dari wilayah Jabodetabek tanpa perlu mengurus SIKM tersebut.(DWI/IPUNG)
Home » » Pro-kontra Pengalangan Donasi Covid 19 Di Depan Gerbang Tahun Politik Pilkada Ngawi

Pro-kontra Pengalangan Donasi Covid 19 Di Depan Gerbang Tahun Politik Pilkada Ngawi

Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Pengalangan Donasi Covid 19 melalui digital terkumpul  Rp 132 juta yang disiarkan live di 19 kecamatan di kabupaten Ngawi mendapat kritikan tajam dari segala lapisan unsur pengiat sosial Ngawi bahkan mendapat kritikan tajam oleh politikus gaek Ngawi  melalui jejaring sosialnya ' FB ' .

Selain Pengalangan Donasi Covid 19 , even yang digelar dan disiarkan live di 19 Kecamatan se-kabupaten Ngawi sebagai wujud kepedulian dan mengenang berpulangnya maestro campur sari asal Ngawi  ' Didi Kempot ' yang berjuluk Bapak Donasi Covid19 yang telah mampu mengumpulkan pundi donasi 7,6 milyar untuk peduli covid 19 .

Pada berita OposisiNews ,Pegi Camat Kasreman yang merupakan kordinator even konser live di kecamatan Se-Kabupaten Ngawi mengatakan , semua kegiatan donasi pengalangan dana Covid19 di 19 Kecamatan terkumpul Rp 132 juta dan telah saya serahkan pada Pemkab Ngawi .

" Mesti dalam tajuk konser live pihak penyelenggara ( kecamatan ) juga melakukan pembatasan undangan yang hadir  dan tidak lepas mengikuti SOP protokoler Covid 19 ", imbuhnya.

Namun apa yang dikatakan camat Kasreman tidak berbanding lurus ( sepaham ) dengan kaca mata pandang politikus Ngawi dan Masyarakat setempat ( Kasreman ) berakibat munculnya pro-kontra yang sempat ramai diperbincangkan dihalaman media sosial ( FB ) di Kabupaten Ngawi.

" Saya dan warga sempat kaget dan tidak percaya ketika ada keramaian dipendopo kecamatan Kasreman yang mengundang penyayi electon ditengah pembatasan sosial yang dikoar-korkan pemerintah melalui kampanye memerangi wabah corona ", ujar Mugi warga Kasreman.

" Saat digelarnya acara live electon dan banyak udangan yang berjoget ria , warga sini hanya lalu lalang dijalan depan kecamatan dan melihat dari jauh serta merekam dengan telpon selulernya kegiatan karena untuk mendekat masih takut dengan wabah Corona yang ternyata hanya dibesar-besarkan ", imbuhnya.

Lain halnya yang dituliskan diberada FB-nya tokoh politik Ngawi yang bertuliskan ' Bagaimana pendapat anda , padahal izin keramaian ditutup , katanya tidak boleh berkerumun lebih dari 5 orang ..alasannya ini untuk menggalang dana Covid 19 , apakah bisa dibenarkan ya ? Dan apakah ada undang2 yang memperbolehkan kalau konser untuk menggalang dana Covid 19 diperbolehkan ?

Pro-Kontra cara pandang dalam Pengalangan dana Covid19 ditengah pembatasan sosial ditengah masyarakat juga sempat menjadi sorotan pengliat sosial LSM Komunitas Warga Peduli Ngawi , Arif.

" Pro-kontra cara pandang itu hal wajar jika dihubungkan dengan pembatasan sosial dan tahun politik jelang Pilkada Ngawi , tinggal bagai mana kita membijaki dan mengikuti cara padangnya ", ujar Arif.

" Jika dihubungkan dengan aspek pandang pembatasan sosial jelas pemengku kebijakan khususnya birokrat Ngawi salah kaprah karena tidak mampu memberi tauladan apa yang dianjurkan dan dikampanyekan Sosial & Pysikal Distencing , Stay at Home maka jangan salahkan pola pandang sederhana masyarakat bahkan cemooh pedas yang dialamatkan pada pemerintah , ibarat kata ' Ra Isa Digugu Lan Ditiru ( Tidak bisa dipegang kata-katanya dan dicontoh ) ", katanya.

" Lain halnya ketika pemangku kebijakan mengkampanyekan New Normal ( Tatanan Baru ) mensikapi belum surutnya ancaman Corona ditengah sikap dan langkah yang mesti dipatuhi masyarakat untuk bisa melakukan aktifitas wajar seperti semula tanpa harus meninggalkan SOP Protokoler Covid 19 " , imbuh Arif.

" Lebih extrim lagi jika kejadian konser donasi pengalangan dana Covid19 diseret pada pola pandang politik , pasti runyam apalagi Kabupaten Ngawi dalam waktu dekat akan menggelar pesta demokrasi ' Pilkada ' , bahkan perlu menjadi catatan para pemangku kebijakan di Ngawi . New Normal baru wacana dan tidak kalah serius hasil dari Pengalangan dana harus ada transparasi untuk meminimalisir anggapan ' Corona adalah proyek besar ' jelas dampaknya rakyat akan semakin tidak percaya pada para pemimpinya ", ujar Arif mengakhiri perbincanganya denga OposisiNews. ( red.bb ) 



Home » » Tim PPID dan Humas BBVet Wates Yogyakarta Mengikuti DJO-PR

Tim PPID dan Humas BBVet Wates Yogyakarta Mengikuti DJO-PR

Yogyakarta,OposisiNews.Co.Id – Sebelas orang anggota Tim PPID dan Humas Balai Besar Veteriner Wates (BBVet Wates) Yogyakarta mengikuti Diklat Jurnalistik Online Pasca Ramadhan (DJO-PR), Rabu, 25 Mei 2020, melalui fasilitas jaringan WhatsApp Group. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit PPID dan Humas BBVet Wates bekerjasama dengan PPWI Nasional. Diklat jurnalistik online dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini hingga Jumat, 28 Mei 2020 mendatang, dari pukul 09.30 samapi 12.30 WIB setiap harinya.

Sebagai pemateri pada diklat kali ini, penyelenggara menghadirkan narasumber dari PPWI, yakni Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Materi diklat terdiri dari 4 materi pokok, yakni Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara Praktis Membuat Artikel/Berita, Editing atau Penyuntingan Artikel, dan Cara Praktis Mengunggah Berita di Media Online.

Menurut pemrakarsa acara diklat, drh. Basuki Rochmat Suryanto, tujuan utama dari pelaksanaan diklat jurnalistik ini adalah agar peserta dari Tim PPID dan Humas BBVet Wates mampu menulis berita dan membuat press release. “Kita berharap melalui kegiatan diklat jurnalistik online ini para peserta bisa meningkatkan kemampuannya dalam menulis berita dan membuat press release,” jelas Basuki yang merupakan Ketua Tim PPID dan Humas BBVet Wates.

Basuki juga menambahkan bahwa dengan adanya diklat ini diharapkan setiap personil PPID dan Humas BBVet Wates dapat berkontribusi aktif terhadap penulisan berita. “Saya berharap melalui diklat ini setiap personil nantinya dapat berkontribusi aktif menulis berita yang akan disampaikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Di hari pertama diklat, para peserta dibimbing untuk memahami dan mampu membuat kalimat-kalimat berita menggunakan pola kalimat yang benar sesuai kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar. “Setiap kalimat dalam sebuah berita harus ditulis dengan pola kalimat SPOK (Subyek + Predikat + Obyek + Keterangan – red). Judul berita dan seluruh paragraf tulisan kita, pola kalimatnya harus jelas subyeknya, predikatnya, obyek, keterangan dan seterusnya,” terang Wilson yang sudah melatih ribuan warga masyarakat non-wartawan itu.

Jika pola kalimat yang dibuat dalam sebuat tulisan, kata Wilson, tidak jelas struktur SPOK-nya, maka pesan yang ingin disampaikan ke masyarakat tidak akan tersampaikan dengan baik dan tepat. “Pola kalimat dengan rumus SPOK ini sangat penting dan wajib dipatuhi agar pesan yang ingin disampaikan jelas maknanya, pembaca dapat dengan mudah memahami apa yang ingin kita sampaikan kepada mereka,” tambah alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Basuki sebagai salah satu peserta diklat mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bangga mengikuti pelatihan ini. "Saya sangat bangga mengikuti Diklat Jurnalis Online ini dan saya juga berharap agar teman-teman mengikuti diklat ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas dirinya dalam hal reportase dan pembuatan berita secara tepat, cepat dan benar," ucap Basuki kepada media seusai pembelajaran hari ini.

Senada dengan Basuki, peserta diklat lainnya, Hapsari, menyatakan bahwa dirinya amat bersemangat mengikuti DJO-PR ini. “Sangat menarik dan saya sangat bersemangat mengikutinya. Semoga pelatihan ini bisa menambah ilmu kita dalam menulis berita yang baik dan benar serta membawa kemajuan bagi Humas dan PPID BBVet Wates khususnya,” ujar Hapsari.

Tim Humas Balai Besar Veteriner Wates mempunyai agenda rutin berupa peningkatan kualitas personal yang diadakan secara berkala setiap tahun. Tahun ini program tersebut direncanakan bersinergi dengan program Diklat Jurnalistik Online Ramadhan dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di bulan Ramadhan 1441 H lalu. Namun, karena berbagai hambatan akhirnya diundur ke hari ini, Rabu, 27 Mei sampai dengan Jum`at, tanggal 29 Mei 2020.

Kegiatan diklat ini kemudian diberi nama DJO-PR (Diklat Jurnalistik Online Pasca Ramadhan – red), yang diikuti oleh 11 (sebelas ) peserta dengan berbagai latar belakang tugas di BBVet Wates. Peserta antara lain merupakan Staff Laboratorium, Sekretaris, Medik Madya, Staff Logistik Balai, Petugas Keamanan, Staff Tata Usaha, Petugas Perpustakaan dan Paramedik Veteriner, yang kesemuanya tergabung dalam Tim Humas BBVet Wates.

Diklat di hari berikutnya, dengan materi Editing atau Penyuntingan Artikel, direncanakan akan dilaksanakan menggunakan aplikasi Zoom. Pasti lebih seru dan menarik. (BAS/Red)
Home » » Terkait Polemik Deddy Corbuzier Vs Kemenkumham, Ini Komentar Praktisi Hukum Dolfie Rompas

Terkait Polemik Deddy Corbuzier Vs Kemenkumham, Ini Komentar Praktisi Hukum Dolfie Rompas

Jakarta,OposisiNews.Co.Id - Kemenkumhan tidak dapat menyalahkan Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari pada hari Rabu, tanggal 20-5-2020 lalu, dengan alas an tidak meminta izin terlebih dahulu untuk melakukan wawancara. Hal ini ditegaskan praktisi hukum Dolfie Romas, S.Sos, SH, MH, ketika dimintai komentarnya terkait polemik yang belakangan ini antara Deddy Corbuzier dengan Kementerian Hukum dan HAM.

Sebagaimana diketahui bahwa Deddy, nama panggilan Deddy Corbuzier, baru-baru ini melakukan wawancara ekslusif dengan Siti Fadilah Supari, mantan Menteri Kesehatan RI di era pemerintahan Presiden SBY. Materi wawancara berkisar pada isu Virus Corona atau Covid-19 yang disinyalir merupakan pandemi dengan melibatkan kepentingan kelompok tertentu. Video hasil wawancara tersebut kemudian diunggah di media virtual Youtube.

Video itu akhirnya menuai tanggapan keras dari Kemenkumham karena narasumber Deddy masih merupakan tahanan Rutan Pondok Bambu, yang kebetulan saat wawancara itu sedang opname di RSPAD. Kemenkumham beralasan bahwa Deddy harus memiliki izin dari Kemenkumham untuk melakukan waawancara dengan Siti Fadilah yang masih berstatus tahanan. Siti Fadilah Supari selama ini ditahan di Rutan Pondok Bambu karena kasus dugaan korupsi yang oleh Siti Fadilah tidak pernah dapat dibuktikan.

“Pada saat itu Deddy Corbuzier sedang menjalankan fungsi pers, dengan melakukan kegiatan jurnalistik dimana Deddy Corbuzier memiliki kemerdekaan yang dilindungi oleh undang-undang sebagaimana diatur pada pasal 28 UUD 1945, merdeka dalam mengeluarkan pendapat dan pikirin. Deddy Corbuzier memiliki hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi,” jelas Rompas yang belasan tahun sebagai wartawan sebelum beralih profesi sebagai praktisi hukum atau pengacara..

Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers, lanjut Rompas, bahkan menegaskan bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis. “Bahkan, dalam Pasal 4 ayat 1 berbunyi ‘Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara’ dan ayat 2, ‘Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran’,” sebut Rompas.

Apa yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier dalam mewawancarai seseorang, siapa pun itu dan dimanapun orang itu berada, tidak ada yang salah, karena mewawancarai seseorang tidak perlu meminta izin kepada pihak lain, selain kepada orang yang akan diwawancarai karena menyangkut hak asasi. Undang-Undang Pers bahkan ditegaskan barang siapa yang secara melawan hukum menghalang-halangi, menghambat atau menghalangi kemerdekaan pers yaitu untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dapat dikenai pidana paling lama 2 tahun atau denda paling banyak 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

“Seharusnya Kemenkumham tidak perlu mempermasalahkan kegiatan jurnalistik yang dilakukan Mas Deddy karena itu sudah diatur dalam undang undang tentang kemerdekaan pers. Yang perlu dipermasalahkan adalah konten atau isi dari wawancaranya, apakah ada yang tidak sesuai fakta,” tegas Rompas.

Perlu diingatkan juga untuk bahwa kemerdekaan pers sangatlah penting. Kemerdekaan menyatakan pikirin dan pendapat sesuai hati nurani dan hak memperoleh informasi, merupakan hak asasi manusia yang sangat hakiki, yang diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan Bangsa. (DRS/Red)
Home » » Desa Sumber Maksimalkan 9 Proyek Infrastruktur Desa Di Tengah Pergeseran Anggaran Infrastruktur Rp 70.4 juta

Desa Sumber Maksimalkan 9 Proyek Infrastruktur Desa Di Tengah Pergeseran Anggaran Infrastruktur Rp 70.4 juta

Kantor desa sumber , Kec.Pangkur , Kab.Ngawi
Ngawi, OposisiNews.Co.Id - Geliat pembangunan infrastruktur desa Sumber Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi ditengah pademi Covid 19 sebagian kegiatan mengalami pergeseran anggaran yang mengakibatkan menurunnya volume pekerjaan.

Terjadinya pergeseran anggaran bukan tanpa sebab , karena pemerintah melalui Permendes telah menginstruksikan semua desa se-Indonesia untuk mengalokasikan anggaran Bantuan Langsung Tunai ( BLT-DDS ) pada warga terdampak berkisar 25%-30% sampai 35% ( batas maksimal ) yang diambilkan dari sumber anggaran Dana Desa ( DD ) 2020 namun semua terpentalkan dengan disusulnya SE Bupati Ngawi yang mengintruksikan desa menganggarkan 5% ( awal ) dari Dana Desa yang sebelumnya desa telah diintruksikan mengalokasikan dana 20 juta guna penanganan penanggulangan wabah Corona dimasyarakat untuk penyemprotan Disefeksitan tiap dusun secara kontinyu dan pembagian masker pada warga.

" Untuk Bantuan Langsung Tunai ' BLT-DDS , pemerintah desa sumber mengalokasikan anggaran Rp 50.400 juta untuk 28 KK warga terdampak yang tidak terakses oleh program sosial yang lain , ini semua sebagai wujud kepatuhan Kepala Desa akan komando dari Pemkab Ngawi  ", ucap Kades Sumber,Yasir

" Total anggaran Dana Desa yang dialokasikan untuk wabah Corona sebesar Rp 70.400 juta , otomatis desa melakukan pergeseran sebagian pagu anggaran infrastruktur yang dibiayai Dana Desa 2020 karena untuk menghilangkan salah satu kegiatan infrastruktur sangat tidak mungkin ", tegasnya.

" Memang khususnya BLT-DDS yang diambilkan dari Dana Desa sempat menjadi polemik ditengah masyarakat karena tidak mungkin semua warga yang terdampak bisa menerima BLT-DDS karena adanya larangan dobel penerimaan bantuan bagi warga penerima  program sosial yang lain seperti PKH dan hal itu sering kali tidak dimengerti oleh warga , namun dengan pendekatan secara presuasif semua bisa teratasi ", imbuhnya.

Drainase Dusun sumber III
Sementara dari 10 kegiatan pembangunan infrastruktur desa Sumber salah satu kegiatan dibiayai oleh PAD sebesar Rp 8.750 juta guna perawatan jalan desa sedang 9 kegiatan infrastruktur dibiayai Dana Desa 2020 , untuk infrastruktur yang terencana dianggarkan pada tahap I DD telah kelar dilaksanakan dibawah TPK Sudiyono ( Kasun Sumber II ) berupa Drainase di dusun Sumber III dengan volume 170 'M besar anggaran Rp 135 juta dari Dana Desa 'DD'.

" Untuk kegiatan infrastruktur yang dibiayai Dana desa tahap I sudah rampung yang dikerjakan oleh warga sekitar dan tetap mematuhi ajuran pemerintah dengan menerapkan protokoler Covid 19 ( jaga jarak , Ber-masker dan cuci tangan ) ", ujar Ketua TPK.

Papan informasi
Transparasi APBDes
Sumber 2020
10 kegiatan infrastruktur desa Sumber yang dibiayai Dana Desa 2020 sebesar Rp  1.016.194.000 , berupa 1. Normalisasi dusun sumber III RT 01/RW 01 Rp 17.715.000 ( DD ) 2. Perawatan jalan desa sumber Rp 8.750.000 ( Pad ) 3.PKT Normalisasi jalan sawah desa Sumber 1 Rp.9.730.000 ( DD ) 4.Drainase dusun sumber III RT06/RW 03 Rp 41.770.000 ( DD ) 5.Drainase dusun sumber III RT06/RW 03 Rp 135.000 ( DD ) 6. Drainase Dusun sumber III RT06/RW 03 Rp 179.600 ( DD ) 7.TPT RT 01 RW 01- RT 03 RW 02 Rp 189.190 ( DD ) 8.Drainase Dusun Sumber I RT 01 rw 01 Rp 90.600 ( DD )9.Pembangunan Plat jembatan dusun sumber 1 RT 01 RW 01 Rp.8.229 ( DD ) dan 10..Paving RT 01 RW 01 SD RT 03 RW 02 Rp 164.300 ( DD ) .Arf-Adv Sumber


Home » » Hasil Tes Swab 25 Sampel Asal Kabupaten Sikka Dinyatakan Negatif

Hasil Tes Swab 25 Sampel Asal Kabupaten Sikka Dinyatakan Negatif

Sikka,OposisiNews.co.id -  Hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dari Laboratorium RSUD W.Z. Yohanes Kupang terhadap 25 sampel swab asal Kabupaten Sikka yang dikirim pada Rabu, 20/5/2020 yang lalu dinyatakan negatif.

Hal itu, disampaikan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Helermus dalam konferensi pers, bertempat di Posko Covid-19,  Kantor Dinas Kesehatan di Maumere, 28/5/2020.

Dijelaskannya, 25 sampel tersebut merupakan mereka yang telah melakukan kontak dengan 27 pasien positif covid-19 menurut hasil tracking dari tim identifikasi Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka.

"Untuk itu bisa disimpulkan senentara bahwa tahap awal belum terjadi transmisi lokal. Kita lagi tunggu sampel kedua yang kita kirim untuk kontak erat yang lain. Kalau ada swab yang positif berarti kita masuk transmisi lokal," jelas Helermus.

Tambah Helermus, penanganan terhadap 25 pasien tersebut masih dilakukan sesuai protokoler, menunggu petunjuk dari Kupang sehingga yang dikarantina bisa dipulangkan.

Lebih lanjut Ia mengatakan, hari ini dilakukan uji laboratorium lanjutan terhadap 27 pasien positif Covid-19 guna memastikan apakah masih tetap positif atau negatif.

"Jika terkonfirmasi negatif, kita bisa pulangkan yang diisolasi di rumah sakit," kata Helermus. ( EN )

Reporter : Ernensia
Home » » Kejari Magetan Apresiasi Wadah Insan Pers ' IJM '

Kejari Magetan Apresiasi Wadah Insan Pers ' IJM '

Magetan.OposisiNews.co.id -  Kejaksaan Negeri magetan sambut kedatangan insan pers dari wadah organisasi wartawan di magetan Yang tergabung di ikatan jurnalis magetan(IJM).(27/05/2020)

M. Rizal SumadiPutra kepala kejaksaan magetan mengungkapkan terima kasih atas kedatangan teman - teman wartawan.
Kajari tidak bisa bekerja sendiri untuk mencapai segala tujuan yang diharapkan tanpa ada peran wartawan di belakangnya. Karena wartawan dan medianya berperan sangat sentral dalam mendukung pembangunan di segala sektor termasuk dengan Kejaksaan.

“Wartawan merupakan mitra dalam tugas. Kalau tidak ada wartawan maka kami juga tidak akan berhasil mencapai tujuan yang diharapkan, karena pada prinsipnya wartawan adalah penyampai informasi kepada masyarakat. Orang yang selalu berada di lapangan serta sebagai kontrol sosial yang aktif menjalankan tugasnya, tanpa wartawan yang meliput segala kegiatan kami, maka apa yang kami kerjakan akan menjadi sia-sia karena tidak ada orang yang mengetahuinya,” ujar Kajari

Kajari meminta wartawan kooperatif, dapat memberikan saran, kritikan dan informasi namun yang bersifat membangun.Hal itu diperlukan sebagai bahan untuk perbaikan fungsi dan tugas Kajari ke depannya.

Di kesempatan yang sama Ketua Ikatan jurnalis magetan (IJM) Agus Suyanto mengatakan kedepannya kita bisa sinergi dan babu membahu dalam pemberitaan ataupun yang terjadi di magetan
" saat ini saya mengajak rekan - rekan pers yang bergabung di IJM ke kejaksaan negeri .magetan(Kajari). Untuk silaturahmi dan memperkenalkan teman-teman wartawan IJM pada kejaksaan" tutur ketua IJM

Agus juga berharap kedepannya teman-teman insan pers IJM bisa  bersinergi dan bekerja sama dalam pemberitaan ataupun hal yang ada demi kemajuan magetan.

" Saya berharap bersama-sama teman Ijm kedepannya nanti bisa saling bersinergi dalam pemberitaan , bahu membahu dan berkesinambungan untuk magetan bersama kejaksaan , tentunya para insan pers khususnya yang tergabung dalam IJM akan lebih profesional dalam pemberitaan serta menjaga kebersamaan dalam segala hal terkaid kejurnalistikan , ucap Ketua IJM.

Pada kesempatan Silaturohim itu ,  Ketua IJM mengapresiasi tanggapan kepala kejaksaan negeri magetan akan sikap pro-aktif dan ajakan mensinergikan kerja sama yang apik  dalam hal yang bersifat membangun magetan" tegas Agus

Silaturohim insan pers ke kantor kejaksaan negeri magetan diakiri dengan pemberian tumpeng dari ketua IJM pada Kepala Kejari Magetan sebagai simbolis perkenalan Wadah wartawan IJM ke Kajari magetan.( UM )
Reporter.Umar S
Home » » 30 Relawan Covid 19 Sidoarjo dapat Kartu BPJS Ketenagakerjaan Gratis

30 Relawan Covid 19 Sidoarjo dapat Kartu BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Written By BBG Publizer on Rabu, 27 Mei 2020 | 23.33

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenaga kerjaan Sidoarjo, Muhyidin SE, MM. memberikan kartu jaminan perlindungan kecelakaan kerja dan jaminan kematian gratis kepada relawan covid 19 di kabupaten sidoarjo, penyerahan bantuan ini diserahkan di Posko Informasi Covid-19 Kabupaten Sidoarjo yang berada di Pendopo Delta Wibawa, Rabu 27/5.

Muhyidin menjelaskan, jika perlindungan tersebut meliputi segala kecelakaan yang berhubungan dengan kegiatan relawan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Contohnya, ketika terjadi kecelakaan saat berangkat bekerja (menjadi relawan), maka hal tersebut akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan selama 3 bulan secara gratis.

Pada tahap awal dari program ini dilakukan di tingkat pusat, dimana sudah diserahkan sebanyak 8000 kartu kepada relawan covid 19 secara nasional.

Dengan adanya program dari pusat ini kemudian kami menyisir lagi ke daerah dan ternyata di Kabupaten Sidoarjo banyak ditemukan relawan yang belum punya perlindungan sama sekali bila terjadi resiko kecelakaan, dsamping itu mereka juga beresiko terjangkit atau terjadi penularan bahkan sampai meninggal dunia, untuk itu kami berusaha berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dengan meminta data para relawan yang selanjutnya diproses hingga pada hari ini kami diserahkan secara simbolis, dan ini masih tahap awal dan selanjutnya terus kamu gali data-data relawan agar tujuan kami memberikan perlindungan kepada seluruh relawan dapat terwujud". Tambahnya

Wakil Bupati H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH sangat berterima kasih atas peran serta BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo dengan memberikan Kartu Jaminan Kesehatan bagi 30 orang petugas relawan covid 19 di Sidoarjo, dimana kegiatan ini merupakan himbauan dari pusat sampai ke bawah yaitu ke daerah, BPJS memberikan jaminan, berupa jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan dan jaminan kematian, selama 3 bulan kedepan, pihak BPJS akan menjamin bantuan kesehatan seperti jika terjadi kecelakaan BPJS akan mengcover sampai sembuh, dan apabila terjadi peristiwa yang menyebabkan meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar 42 juta.

"Ini merupakan sumbangsih yang luar biasa karena merupakan kerjasama dan kolaborasi yang bagus yang bisa dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo dan hal ini bisa memberikan semangat yang lebih baik lagi untuk para relawan covid 19 karena relawanlah yang rentan terhadap kecelakaan dan rentan terhadap permasalahan karena mereka berhubungan langsung dengan masyarakat terdampak, sehingga meraka harus dilindungi dengan memberikan jaminan kecelakaan, sakit dan juga kematian. (Bg).
Home » » Mantan Narapidana Kembali Berbuat Ulah

Mantan Narapidana Kembali Berbuat Ulah

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Petrus Salam Passy(54 th) mantan narapidana asimilasi asal Surabaya, kembali berbuat kriminal dengan melakukan aksi Jatanras ( penjabretan dengan kekerasan )

Kejadian penjabretan dialami  Indrawati (34th) warga asal Kecamatan Sumberjambe Jember yang diungkap oleh Kapolsek Sedati AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa, awal kejadian pada tanggal 15 Mei 2020 lalu, bermula saat korban bermaksud akan kembali ke tempat kost nya di Desa Pabean Kecamatan Sedati usai dari Pasar Wisata di Desa Pabean pada pukul 06.30 Wib dengan menggunakan sepeda pancal.Rabu, 27/5/2020.

"Dari arah belakang, tiba-tiba korban disalib oleh pelaku, dan tidak lama kemudian pelaku lalu balik arah dan mendekati korban (situasi sepi) dan secara tiba-tiba pelaku lalu menarik paksa  kalung milik korban mengakibatkan  korban terjatuh dan sepontan berteriak minta tolong," terang Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, berdasarkan keterangan saksi SP dan TH, lantaran kalungnya dijambret, korban berteriak dan didengar oleh warga sekitar, namun pelaku sempat kabur. Tapi belum jauh, sepeda pelaku menabrak kayu bambu dan kayu bangunan yang ada dipinggir jalan hingga terjatuh dan akan masuk parit.

"Pada saat pelaku akan berusaha kabur lagi, tiba-tiba banyak warga yang berdatangan dan langsung mengamankan pelaku berikut dengan barang bukti," ujarnya.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Sedati bersama Barang Bukti(BB) antara lain satu buah kalung emas dan liontin emas bentuk kupu-kupu milik korban serta satu buah sepeda motor pelaku Honda Scoopy warna merah hitam No. Pol. W-6502-AX untuk dilakukan proses penyelidikan.( Bg ).
Home » » Ambulance Ditahan 1 Jam, Kades Hikong "ItuTidak Benar"

Ambulance Ditahan 1 Jam, Kades Hikong "ItuTidak Benar"

Sikka, Oposisinews.co.id- Aksi pemblokiran jalan negara pada Sabtu, 23/05/2020, di Desa Hikong, yang dilakukan oleh Kepala Desa Hikong, Agustinus Adeodatus dan warganya berujung kematian seorang bayi, kini menjadi sorotan publik.

Dikabarkan, meninggalnya bayi tersebut disebabkan karena mobil ambulance yang membawa pasien rujukan asal Flores Timur yang hendak partus menuju RSUD Maumere ikut tertahan selama 1 jam di wilayah perbatasan tepatnya di Desa Hikong, sehingga bayi di dalam kandungan ibu itu meninggal sebelum masuk ruang UGD RSUD TC Hillers Maumere.

Kepala Desa Hikong, Agustinus Adeodatus, saat dikonfirmasi awak media OposisiNews, Senin (25/05/2020), membenarkan adanya aksi pemblokiran jalan tersebut, namun kata dia, pihaknya tidak berniat menghalangi mobil ambulance, tetapi pihaknya malah membongkar penghalang jalan serta melakukan pengaturan kendaraan yang lagi antri agar mobil ambulance dapat diberi kesempatan untuk lewat.

"Informasi ambulance ditahan satu jam itu tidak benar. Karena mobil ambulance itu berada paling belakang dari antrian panjang itu, sehingga butuh waktu 15 menit untuk bisa lewat, karena saat itu kami harus atur mobil antri agar ambulance diberikan jalan untuk lewat," bantah Kades Adeo.

Adeo menjelaskan, aksi pemblokiran jalan tersebut merupakan akibat dari kekesalan dirinya bersama warganya terhadap perlakuan Satgas Covid pada posko Kabupaten Flores Timur di Boru yang menolak masyarakat Desa Hikong yang hendak masuk ke Boru karena dianggap sebagai pembawa virus corona.

"Petugas Covid di Boru sudah membuat pengecualian. Warga saya tidak diijinkan masuk karena dianggap sebagai pembawa virus corona. Saya pun mengalami langsung perlakuan ini. Saat saya mau mengambil uang di ATM BRI di Boru, saya tidak diijinkan lewat karena tidak mengantongi surat keterangan rapid test.

Hal inilah yang menyebabkan kami melakukan aksi tersebut. Sekaligus membantu agar orang Flores Timur tidak terkena virus. Pemblokiran ini juga ada pengecualian, Mobil ambulance lewat terus. Tindakan itu tidak berniat melakukan penggalangan terhadap mobil ambulance," ujar Kades Adeo.

Kades Adeo juga menyampaikan permohonan maaf serta duka cita yang mendalam atas meninggalnya bayi tersebut.

"Saya atas nama pribadi dan pelaku perjalanan pada waktu itu menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya bayi itu," ungkapnya.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe, S.Sos, saat ditemui Oposisinews, Senin (25/5/2020) mengatakan ketika ambulance yang membawa ibu hamil itu tiba, sedang terjadi antrian panjang dan saat itu, Ia bersama petugas Dishub sedang berada di lokasi tersebut.

Dikatakannya, setelah mendapat informasi ada pasien darurat di dalam ambulance tersebut, Ia segera bergegas memerintahkan warga membuka penghalang jalan untuk dilalui ambulance, karena menurutnya kewajiban mendahulukan kendaraan ambulance sudah diatur dalam aturan Internasional maupun dalam undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan jalan raya.

Selain itu, merujuk pada PP Nomor 21 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan No 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi, jelas Verdinando, terdapat beberapa moda transportasi yang mendapatkan pengecualian dari pelarangan ini, yakni kendaraan keamanan negara, ambulance dan logistik.

"Menurut aturan, ambulance tidak bisa dihalangi sehingga saya perintahkan agar penghalang jalan dibuka agar ambulance bisa lewat. Dalam waktu sekitar 15 menit, portal berhasil dibuka. Jadi mobil ambulance tertahan sekitar 15 menit," kata Verdinando. (EN)

Reporter : Ernensia
Home » » Bupati Tulungagung Serahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II

Bupati Tulungagung Serahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II

Bupati Tulungagung, Saat memberikan BLT secara simbolis
Tulungagung .OposisiNews.co.id-Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada masyarakat Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir.Rabu,(27/05/2020)

Dalam Sambutannya, Bupati mengatakan bahwa, pemerintah sangat perhatian kepada masyarakat, terhadap dampak yang ditimbulkan virus corona.

"Dengan BLT dari dana desa yang telah diberikan kepada masyarakat sebesar 600 ribu rupiah , diharapkan dapat digunakan dengan bijak," ucapnya..

Lebih lanjut Bupati meminta, agar dalam menghadapi virus Corona tidak usah resah, tetapi tetap mematuhi himbauan pemerintah, tidak perlu berjabat tangan, tetap menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan pakai masker.

"Corona sangat rentan terhadap orang tua maka harus hati hati," tuturnya.

Dalam kesempatannya, Maryoto juga mengucapkan selamat hari raya idul Fitri1441 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin.


Sementara, Kepala Desa Karangtalun, Drs. H. Agus Imam Wijayanto, M. Si mengatakan, pengusulan data terdampak covid-19 dalam BLT yang menggunakan Dana Desa (DD) di Desa Karangtalun sebanyak 97 KK.

"Untuk penjaringan para penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menggunakan dana desa di lakukan oleh para relawan, lalu di lakukan musyawah desa dan di validasi oleh kecamatan akhirnya terjaring 97 orang," ungkapnya.( AG.P )

Pewarta : A.purnomo/hms
Home » » Gugah Disiplin Warga Tangkal Covid-19, Kapolresta Sidoarjo Sebar Sarana Public Address ke Seluruh Desa

Gugah Disiplin Warga Tangkal Covid-19, Kapolresta Sidoarjo Sebar Sarana Public Address ke Seluruh Desa

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap tiga penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, dititikberatkan pada peningkatan disiplin warga di tingkat desa. Melalui kesadaran warga untuk berperilaku disiplin diharapkan dapat segera memutus mata rantai Virus Corona yang saat ini sudah menembus angka 533 orang positif.

"Disiplin warga harus ditingkatkan. Seperti membiasakan hidup bersih, hidup sehat, serta menjaga physical distancing. Kita lihat di wilayah desa dan perkampungan yang harus kita edukasi guna kedisiplinan tersebut," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, saat memberangkatkan kendaraan public address di Mapolresta Sidoarjo, Rabu 27/5/2020.

Puluhan kendaraan public address milik Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Pemerintah Desa se-Kabupaten Sidoarjo, diberangkatkan Kapolresta Sidoarjo untuk disebar ke seluruh pelosok desa atau perkampungan.

Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar disiplin dalam mencegah penyebaran Virus Corona di wilayahnya. Edukasi public address ini berupa himbauan (woro-woro), berisi tentang bahaya penyebaran Covid-19 yang dapat ditangkal dengan membiasakan hidup bersih, sehat, menerapkan physical distancing, dan patuh pada peraturan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai Virus Corona.

Kombes Pol. Sumardji menambahkan dalam penerapan PSBB tahap tiga, desa menjadi ujung tombak. Tidak hanya perangkat desa dan warganya yang menjadi tumpuan, peran bhabinkamtibmas dan babinsa didukung sarana public address dimaksimalkan guna mempercepat pemutusan penyebaran Covid-19.

"Ada desa-desa di beberapa kecamatan zona merah yang menjadi perhatian khusus. Kedisiplinan warga juga akan diperketat, dan diterapkan secara arif dan bijaksana. Bahkan sanksi sosial pun tidak segan diberikan bagi warga yang sulit untuk diajak disiplin," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, selain memberangkat sarana public address ke seluruh desa. Kapolresta Sidoarjo juga menyalurkan bantuan sosial dari pemerintah kepada warga Kabupaten Sidoarjo terdampak Covid-19

Bantuan sosial berupa 200 kilogram beras dan 5 liter cairan hand sanitizer, 200 masker, 50 sarung tangan untuk 18 wilayah Polsek jajaran Polresta Sidoarjo.( Bg )
Home » » Pemdes Bangunrejo Lor , Rampungkan Pavingisasi Jalan Dusun Ngrandu Ditengah Pandemi Covid19

Pemdes Bangunrejo Lor , Rampungkan Pavingisasi Jalan Dusun Ngrandu Ditengah Pandemi Covid19

Aktifitas pemerintah desa Bangunrejo Lor ditengah pademik virus Corona tetap berjalan wajar
Ngawi , OposisiNews.Co.Id - Pembangunan infrastruktur desa ditengah pendemik virus Corona sempat menjadi polemik pada  rencana pembangunan yang sudah masuk dalam RPJMDes dan terkonfirmasi besaran anggaran desa dalam APBDes 2020.

Tardi , Kades Bangunrejo
Lor , kec.Pitu
Terjadinya pergeseran besaran Anggaran Dana Desa dampak anggaran tidak terduga yang diperuntukkan untuk penanggulangan , pencegahan dan Bantuan Langsung Tunai warga terdampak Covid19 dari sumber Anggaran Dana Desa sebesar 5 % awal dari pagu Anggaran Dana Desa 2020 diterimakan bertahap selama 3 bulan ( April , Mei , Juni ) @ Rp 600.000/penerima 'KK ' mendasar SE Bupati Ngawi.
Mesti terjadinya pergeseran anggaran tidak menjadikan pemerintah desa vakum dalam pembangunan desa yang telah direncanakan , seperti desa Bangunrejo Lor Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi . " Untuk tahap pertama Dana Desa ( DD ) TPK desa ( Yayak ) sudah merampungkan kegiatan fisik berupa paving dusun Ngrandu, tetap dalam skema PKT oleh warga sekitar kegiatan " , Ujar Tardi Kades Bangunrejo Lor. 

Transparasi APBDes
Bangunrejo Lor 2020
Sesuai APBDes Bangunrejo Lor 2020 , Pemerintah desa merencanakan 6 kegiatan fisik desa dengan besaran anggaran , berupa :    Pavingisasi jalaun dusun Ngrandu RT 01-03 RW 01 Rp 397.148.000 , Pavingisasi jalan dusun NgilonRt 03 Re 03 Rp 93.098.000 , Pavingisasi jalan dusun Ngasem RT 017 RW 005 Rp 95.905.000 , TPT dusun Cengklik RT 005 Re 002 Rp 42.550.000 , TPT dusun Grogol RT 003 RW 004  Rp 61.672.000 dan Drainase Dusun Ngasem RT 017 RW 005 Rp 47.021.000 yang dibiayai dari sumber anggaran Dana Desa ( DD ).

" Dengan kejadian saat ini , adanya wabah Corona , Pemerintah Desa terpaksa dan diharuskan menganggarkan dana penanggulangan wabah Rp 20 juta ( penyemprotan , masker ) dan Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) pada 21 warga terdampak Corona yang belum terkafer oleh dana bantuan sosial lain seperti PKH  sebesar Rp 37.800 yang diambilkan dari pagu Dana Desa 2020 Rp 798.450.00", terang Tardi.

" Dari kejadian wabah corona ini desa memang harus legowo ( menerima ) kondisi yang tidak pernah kita inginkan dengan melakukan pergeseran anggaran pengurangan volume kegiatan pavingisasi di dusun Ngasem dan alhamdullillah warga dusun Ngasem bisa menerima kondisi ini " , imbuhnya.

" Selain menfokuskan pada perubahan pergeseran anggaran Dana Desa ( DD ) , pembangunan fisik , desa juga menfokuskan pada pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19 di wilayah desa Bangunrejo Lor dengan melakukan penyemprotan Desinfeksitan 2 kali / Minggu ditiap-tiap dusun dan pembagian masker sejak awal merebaknya virus pada semua warga desa ", tutup Kepala Desa Bangunrejo Lor . ( Rf-Adv )   

Home » » Kapolda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Sidoarjo, Optimis Maksimal Tekan Penyebaran Covid-19

Kapolda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Sidoarjo, Optimis Maksimal Tekan Penyebaran Covid-19

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Guna memantapkan pelaksanaan “Kampung Tangguh” untuk memutus penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, Kapolda Jatim Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi kampung tangguh yang sudah terbentuk.

Kedua pimpinan TNI-Polri di Jatim tersebut mengunjungi Kampung Tangguh di Desa Waru dan Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Kedatangan rombongan disambut Plt. Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo dan Forkopimka Kecamatan Waru.selasa , 26/5/2020.

Kegiatan diawali dengan peninjauan Kampung Tangguh yang berada di Desa Waru dan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Kampung Tangguh di Desa Pepelegi. Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya sempat berdialog dengan perangkat desa setempat serta para relawan, dan tetap mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Menurut Kapolda Jatim Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran, tujuan dibentuknya Kampung Tangguh di Jawa Timur, sebagai ujung tombak dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 secara terukur dan maksimal.

“Sebab itu, RT dan RW berperan aktif ikut serta dalam percepatan penanganan Covid-19. Langkah ini diharapkan sangat efektif. Masyarakat mempunyai kemampuan, sikap disiplin dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada diwilayahnya. Yang tentunya tetap bersama Forkopimda maupun Forkopimka setempat dalam penanganan Covid-19 ini,” jelas Kapolda Jatim Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran.

Kapolda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya juga mengapresiasi peran serta warga dalam penerapan SOP di posko check point dan posko kampung tangguh di desanya. Seperti dilengkapinya camera CCTV yang terpasang di sudut-sudut jalan desa guna memonitor bila ada warga berkerumun atau keluar rumah, tersedianya sentra pangan beserta gudang penyimpanannya, ruang isolasi warga, serta tersedianya beberapa public addres hingga ambulance.

“Dengan adanya pelaksanaan kampung tangguh diharapkan perangkat desa dan warga dapat membantu percepatan upaya memutus mata rantai Covid-19. Kami juga menghimbau supaya protokol kesehatan juga secara disiplin diterapkan oleh warga,” pesan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

Sementara dengan mulai berjalannya Kampung Tangguh dalam PSBB tahap tiga di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji optimis penyebaran Covid-19 dapat segera teratasi. Menurutnya, kunci dari keberhasilan kampung tangguh sebagai ujung tombak memutus mata rantai Covid-19 adalah kedisiplinan dari masyarakat juga. “Dengan pola masyarakat yang harus disiplin, dibantu TNI-Polri beserta perangkat desa maka pelaksanaan PSBB tahap tiga yang menitikberatkan di wilayah desa dan perkampungan dapat berjalan efektif,” tegasnya.(Bg)
Home » » Wabup Halal bi Halal Secara Virtual

Wabup Halal bi Halal Secara Virtual

Written By BBG Publizer on Selasa, 26 Mei 2020 | 16.45

 Wakil Bupati Sidoarjo
 H. Nur Ahmad Syaifuddin SH
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -  Ditengah pandemi Covid19 yang masih meneror masyarakat Jawa Timur , Kab Sidoarjo kususnya dan Indonesia umumnya ,  wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, tetap menjaga Silaturohim ' Halal Bi Halal ' dengan warga Sidoarjo melalui telleconfren secara virtual melalui kanal Sidoarjo live streaming.  Selasa, 26/5/2020.

Terlihat satu persatu subscriber membalas ucapan lebaran yang disampaikan Wabup dipendopo Delta Wibawa tersebut. Terlihat dikanal live streming  Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah Sidoarjo Joko Santoso maupun Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sidarjo Feny Apridawati. Ada juga dari masyarakat umum yang ikut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. (Bg).
Home » » DISPENDUKCAPIL Tulungagung Jalankan Layanan Online

DISPENDUKCAPIL Tulungagung Jalankan Layanan Online

 Wakil Juru Bicara GTPPC Kab.Tulungagung, Galih Nusantoro
Tulungagung.OposisiNews.Co.Id-Kabupaten Tulungagung melalui Rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Tulungagung, memutuskan bahwa Pelayanan kependudukan di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung sementara di hentikan.

Wakil Juru Bicara GTPPC Kabupaten Tulungagung,Galih Nusantoro, S.STP.,M.M.,dalam video conference (vidcon) menyampaikan bahwa, Pelayanan kependudukan di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung sementara di hentikan.

"Menindaklanjuti hasil serangkaian rapid test yang di lakukan secara rondom di tempat terpilih pada 22 mei, telah di lakukan rapid test kepada seluruh karyawan dan karyawati di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung dengan hasil 2 orang dinyatakan reaktif test," terangnya.

Untuk hal ini Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Tulungagung, memberitahukan pada seluruh masyarakat  untuk pelayanan fisik sementara di hentikan, tapi untuk pelayanan online tetap berjalan seperti biasa.

"Pelayanan akan di buka normal kembali pada tanggal 2 juni 2020," ungkap Galih, senin, (25/05/2020).

Mewakili Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih  juga mengucapkan permohonan maaf atas di hentikannya pelayanan fisik di DISPENDUKCAPIL Kabupaten Tulungagung.

"Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan pelayanan di DISPENDUKCAPIL, untuk menjadikan maklum," pungkasnya.( AP )

Pewarta : A.purnomo.

Home » » Perkuat Desa, Sebagai Ujung Tombak Putus Mata Rantai Covid-19

Perkuat Desa, Sebagai Ujung Tombak Putus Mata Rantai Covid-19

SIDOARJO,OposisiNews.co.id - Berakhirnya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, dan akan dilanjutkan pada PSBB tahap tiga, berbagai persiapan dimatangkan guna menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Pada PSBB tahap tiga, salah satunya adalah difokuskan pada penguatan desa dan perkampungan sebagai ujung tombak memutus mata rantai Covid-19. Optimalisasi peran dan kewenangan kepada kepala desa, lurah, terutama RT/RW dalam memfilter orang dari luar masuk ke desa, lebih memperhatikan orang di usia 50 tahun yang mempunyai penyakit bawaan agar tidak terjangkit Covid-19, dan edukasi ke masyarakat agar tidak mengalami kejenuhan dengan pemberlakuan PSBB tersebut.

“Pada PSBB selanjutnya, akan fokus ke desa-desa dan perkampungan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Melalui optimalisasi peran posko Covid-19 dan Kampung Tangguh sebagai ujung tombak, agar dapat langsung mengawasi warga di desa,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, di posko kampung tangguh Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo.senen , 25/5/2020.

Lebih lanjut, Kapolresta Sidoarjo menjelaskan jika strategi perkuat ujung tombak di desa-desa melalui adanya posko Covid-19 dan Posko Kampung Tangguh ini akan berperan aktif membantu pemerintah dalam mengedukasi warga tentang bahaya Covid-19. Sehingga apa yang selama ini dalam PSBB sebelumnya sudah ada, akan diperkuat dengan adanya posko kampung tangguh.

Didalam program tersebut, desa-desa sudah mempunyai SOP atau protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya, termasuk penyediaan ruang isolasi bagi warga yang terjangkit. Sedangkan di Kabupaten Sidoarjo, ada beberapa kecamatan zona merah yang akan menjadi perhatian khusus, agar lebih ketat dan maksimal dalam menjalankan program kampung tangguh di PSBB tahap tiga.

“Kecamatan yang akan lebih diperkuat dengan adanya kampung tangguh, seperti Waru, Taman, Sidoarjo Kota dan menyusul adalah Jabon. Semoga berjalannya nanti dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.( Bg )
Home » » Jaga Kondusifitas Kamtibmas di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolresta Sidoarjo Turun Langsung Patroli Malam Takbiran

Jaga Kondusifitas Kamtibmas di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolresta Sidoarjo Turun Langsung Patroli Malam Takbiran

Written By BBG Publizer on Minggu, 24 Mei 2020 | 10.42

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Guna menjaga situasi kamtibmas di malam takbiran di wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap aman dan kondusif, Polresta Sidoarjo didukung instansi lain melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah lokasi.

Malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1441 H, kali ini memang berbeda. Karena di tengah pandemi Covid-19 dan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga beberapa bentuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan warga dan antisipasi mudik pun harus dihindari.

Hal tersebut, seperti yang dihimbau oleh pihak pemerintah dan kepolisian bahwa sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, masyarakat dihimbau untuk tidak mudik lebaran dan melakukan kegiatan takbiran keliling.

"Sejumlah 644 personel kami mulai sore hari ini telah disebar di berbagai titik. Guna menjaga situasi kamtibmas saat malam takbiran tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami berpatroli mengantisipasi apabila ada warga yang melakukan takbiran keliling," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Sabtu 23/5/2020 malam.

Patroli malam takbiran ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerumunan warga di tengah pandemi Covid-19. Serta pemberlakukan jam malam PSBB di Kabupaten Sidoarjo.

Saat turun langsung memimpin patroli malam takbiran, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menyayangkan masih ditemuinya toko-toko dan warkop yang masih buka di luar ketentuan pemberlakuan jam malam PSBB. "Ini miris sekali, masih banyak warga yang tidak patuh peraturan. Sementara angka pertambahan positif Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sudah bertambah 84 orang," tegasnya.

Sebab itu, Kapolresta Sidoarjo kembali mengingatkan kepada masyarakat agar turut bekerjasama dengan pemerintah, yakni ikut mentaati peraturan PSBB penanganan Covid-19.

Bahkan guna memastikan petugas dan masyarakat tidak lengah. Kombes Pol. Sumardji hingga Minggu 24/5. dini hari berkeliling melakukan pengecekan ke sejumlah kampung RT/RW Patuh dalam penerapan SOP warga yang keluar masuk, serta mengecek pos check point pencegahan Covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai antisipasi adanya masyarakat yang nekat mudik ke Kabupaten Sidoarjo.(Bg)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon