Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Rakyat Dihadapkan Dua Pilihan Ditengah Wabah Corona ' Bertahan Kelaparan Pulang Terbentur Aturan '

Rakyat Dihadapkan Dua Pilihan Ditengah Wabah Corona ' Bertahan Kelaparan Pulang Terbentur Aturan '

Written By BBG Publizer on Rabu, 22 April 2020 | 14.35

Flores Timur ,OposisiNews.Co.Id - Dua pilihan pait bak ' Pedang bermata Dua ' harus ditaati dan dijalani semua penghuni negri ini , seperti suara hati salah satu mahasiswa asal Flores mewakili semua mahasiswa Flores yang sekarang ini menuntut ilmu di luar Flores .

" Kedukaan dari kondisi sekarang ini merupakan kesukaan semua manusia dimuka bumi ini akibat wabah virus Corona ( Covid 19 ) dan saya mewakili mahasiswa Flores Timur ,NTT menyampaikan duka yang mendalam kepada seluruh rakyat Indonesia , khususnya para pejuang kesehatan yang meninggal dunia akibat serangan Covid-19 dan buat yang saat ini sedang dirawat semoga diberikan kekuatan Tuhan dan mendapatkan kesembuhan.

Semenjak mewabahnya Covid-19 membuat Pemerintah RI melahirkan kebijakan sosial distancing , Psykal Distancing dan Stay At Home berdampak pada berbagai aspek. Salah satunya dalam bidang pendidikan. Kebijakan sangat berpengaruh terhadap aktivitas kampus.

Jutaan Mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia yang masuk dimasa-masa Akir menuntaskan perkuliahan untuk menyandang gelar sarjana dihadapkan pada dilema sulit untuk menuntaskan tugasnya karena terhalang kebijakan Pembatasan Sosial yang diterapkan Pemerintah. Terputusnya akses untuk pengalian data pendukung tugas dan menipisnya logistik ( bahan pakan ) dan anggaran menjadikan kondisi semakin pelik.

" Kondisi ini memang sangat berat untuk dijalani , Akses kami terhambat karena aturan Pemerintah. Bertahan Kelaparan, pulang terbentur aturan ", ungkap salah satu Mahasiswa asal Flores Timur.

"Yang ada hanya himbauan Pemerintah, namun tidak melihat serta memastikan nasib hidup Mahasiswa di tanah study ", imbuhnya.

Tidak kalah urgen dari dampak virus dan kebijakan pemerintah saat ini , Mahasiswa Flores Timur yang sekarang menempuh pendidikan di luar NTT mayoritas dari keluarga Petani dan pada saat ini Kondisi Kaum Petani di Flores mendapat tekanan berat , harga komuditi yang jauh dari harga wajar ( turun drastis ) akibat permainan tengkulak yang sengaja bermain harga ditengah wabah ,mahasiswa Flores Timur berharap pemerintah hadir , tidak menutup mata akan kelangsungan hidup mahasiswa dan petani di Flores Timur.

 "Dalam kondisi ini , saya mewakili mahasiswa asal Flores Timur NTT yang mengantungkan pembiayaan proses menempuh pendidikan dari hasil komediti pertanian mengharap pemerintah hadir dan memberikan solusi terbaik untuk petani Flores Timur ,karena hingga saat ini belum ada perhatian serius dari pemerintah Propensi NTT dan Pusat " , harap salah satu perwakilan mahasiswa Flores Timur. ( AT )

Reporter.Anisa Tukan
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon