Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pemdes Jenangan Himbau Warga Yang Merantau Menunda Mudik

Pemdes Jenangan Himbau Warga Yang Merantau Menunda Mudik

Written By BBG Publizer on Selasa, 14 April 2020 | 22.29

Ponorogo,OposisiNews.Co.Id -Tidak ingin kecurian menghadapi penyebaran edemik Virus Corona yang kian meluas pemaparannya ,jajaran pemerintahan desa Jenangan Kab.Ponorogo bersama - sama tiga pilar desa ,lembaga desa ,karang taruna dipimpin langsung oleh Kepala Desa Jenangan bahu membahu berusaha memaksimalkan memutus penyebaran penularan virus corona atau covid
19 di wilayah desa secara keseluruhan.

Sebagaimana di ketahui pandemi penyebaran penularan virus covid 19 di dunia dan di indonesia sangat cepat dan mematikan ,memerlukan penanganan yang cukup extra ,serius dari semua pihak. karena dampak yang ditimbulkan perekonomian nasional dan dunia hancur selain memakan ribuan korban jiwa di seluruh dunia .

Untuk menindak lanjuti imbauan pemerintah pusat,propensi serta pemerintah daerah kabupaten ponorogo ,  Pemdes Jenangan melaksanakan apa yang di  instruksikan kementrian pusat dengan mendirikan tim gugus percepatan penanganan virus covid 19 dengan struktur baru menteri yang sifatnya prefentip,proaktif dan reaktif.

Kades Jenangan ,Toni Ahmadi pada
 awak media oposisi menuturkan ," Tim gugus tugas penanganan virus covid 19 telah melangkah dengan  penyemprotan masal desinfektan seminggu sekali di 31 rt di seluruh wilayah desa,penempatan alat cuci tangan di tempat tempat keramaian dan di pasar desa,serta pembagian masker gratis kepada seluruh masyarakat desa yang setiap orangnya mendapatkan 2 buah masker".

"Langkah ke dua , Pemdes Jenangan mengantisipasi kehadiran pemudik walaupun tidak ada larangan tertulis dari pemerintah pusat untuk di larang mudik ,kepala desa Jenangan menghimbau masyarakat untuk menunda mudiknya sampai pandemi selesai." ujarnya.

"Sedang untuk mengatisipasi pemudik yang bandel nekat pulang dengan mengindahkan protap yang ada , tim  gugus tugas desa sudah menyiapkan 5 tempat pos untuk isolasi karantina mandiri di dekat kantor desa jenangan ", imbuhnya.

 " Kami akan menjemput paksa masyarakat pemudik yang tidak mentaati peraturan untuk karantina mandiri di rumah selama 14 hari ,dan terpantau nekat keluar rumah dan berbaur dengan masyarakat, Pemerintah desa , Babinsa , Babinkamtibmas dan Gugus Tugas  dlm hal ini kami akan melibatkan tim gugus akan melakukan penjemputan paksa di rumahnya", Tegas Kades.

 Dari data yang terkonfirmasi desa jenangan terdapat sekitar 8 ODP dan 88 ODR, maka diperlukan ketegasan , peran aktif masyarakat Jenangan mulai dari tingkat rt/rw dan tokoh masyarakat untuk melaporkan aktifitas warganya yang dicurigai berpotensi telah terpapar Covid 19.

Tidak tertinggal Pemdes Jenangan secara kontinyu setiap 3 hari sekali   menyampaian himbauan melalui mushola dan masjid , semua warga untuk selalu melaksanankan protokol pencegahan penularan virus covid 19 dengan stay at home ( diam di rumah ), Psykal Distensing menjaga jarak aman minimal 1,5 meter, Social Distensing ( menghindari kerumunan ) rajin mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker jika terpaksa harus keluar rumah . ( Ags)


 
 
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon