Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Dinas Pariwisata dan Kebudayaan membatalkan Labuhan Sarangan 2020

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan membatalkan Labuhan Sarangan 2020

Written By BBG Publizer on Rabu, 22 April 2020 | 18.04

Pemkab Magetan batalkan acara tahunan wisata telaga sarangan ' Gebyar Labuhan ' dampak Corona
Magetan,OposisiNews.co.id – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) meniadakan acara tahunan Gebyar Labuhan Sarangan 2020.

Gebyar Labuhan Sarangan 2 yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada 19 April 2020 di kawasan wisata Telaga Sarangan, dibatalkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setelah dilakukannya rapat bersama, oleh Pemerintah Kabupaten Magetan beserta seluruh jajaran OPD, TNI, Polri, dan Pemerintah Kelurahan Sarangan.

“Kami dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan meminta maaf pada masyarakat karena Gebyar Labuhan Sarangan 2020 kami tiadakan,” ujar Kepala Disparbud Kabupaten Magetan Venly Thomy Nicholas. Selasa, (14/04/2020), diruang kerjanya kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan Jalan Tripandita, No. 1, Magetan.

Venly menuturkan, pembatalan Gebyar Labuhan Sarangan 2020 disebabkan oleh mewabahnya pandemi Virus Corona serta menindaklanjuti himbauan dari Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sehingga diputuskan untuk meniadakan acara Gebyar Labuhan Sarangan 2020.

“Untuk menindaklanjuti himbauan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terkait adanya pandemi Virus Corona maka kami memutuskan untuk membatalkan acara tahunan Gebyar Labuhan Sarangan 2020,” tandasnya.

Meski begitu, acara adat bersih desa Kelurahan Sarangan akan tetap dilaksanakan oleh masyarakat setempat dengan tidak melibatkan banyak orang.

“Meskipun Gebyar Labuhan Sarangan 2020 ditiadakan, namun acara adat bersih desa Kelurahan Sarangan akan tetap dilaksanakan dengan tidak melibatkan banyak orang,” tegas Venly.

Masih kata Venly, meski acara adat bersih desa Kelurahan Sarangan tetap dilaksanakan ia menghimbaukan agar masyarakat dapat mematuhi anjuran pemerintah dengan menerapkan Physical Distancing.

“Meskipun bersih desa Kelurahan Sarangan tetap digelar, saya meminta agar masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk menerapkan Physical Distancing, selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya. (Adv.US)
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon