Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Harga Gabah Cenderung Turun, Saat Panen Raya Yang Bersamaan Musim Hujan

Harga Gabah Cenderung Turun, Saat Panen Raya Yang Bersamaan Musim Hujan

Written By BBG Publizer on Selasa, 10 Maret 2020 | 15.23

Kantor Pertanian Kab.Magetan
Magetan, OposisiNew.co.id - Pemerintah kabupaten Magetan melalui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Edi Suseno akirnya angkat bicara dan menjawab keluhan para petani (10/03/2020)

Edi Suseno.Kadis Tanaman
Pangan Holtikultura dan
Ketahanan Pangan
Kab.Magetan
Berbagai usaha yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten Magetan untuk meningkatkan kwalitas terbaik dalam bidang pertanian.bahkan sudah melakukan uji kompetensi,peninjauan lahan pertanian di daerah-daerah, sosialisasi dan sebagainya.

Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Edi Suseno mengatakan bahwa saat panen raya seharusnya para petani senang.namun bila harga jual gabah tidak sesuai dengan pengerjaannya membuat resah petani.

"Pihak dinas pertanian sudah lakukan koordinasi dengan pihak bulog,yang mana Bulog yang di tunjuk langsung oleh pusat untuk menampung hasil panen petani, namun harga bulog juga tidak setara / lebih murah. Bulog membeli berdasarkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP)"terang kepala dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Edi Suseno

Edi S memberikan saran pada para petani. Saat panen raya memang harga gabah di beli dengan harga rendah. Kalau bisa saat panen petani tidak menjual seluruhnya, tetapi menyisihkan sebagian hasil panennya untuk di simpan dan dilakukan proses pengeringan dan di jual setelah panen selesai. Dengan jarak sekitar 1-2 bulan penyimpanan barulah dijual" imbuhnya

Pihaknya juga sudah melakukan peninjauan,penilaian,dan penghitungan berdasarkan lahan pertanian, lahan sebidang(1hektar) menghasilkan berapa dan biaya untuk pengerjaan berapa. Oleh itu pihak pertanian hanya berikan saran pada para petani. Sebagian hasil panennya untuk di keringkan dan di jual setelah panen raya selesai. Dinas pertanian akan selalu berkoordinasi,merapatkan dengan berbagai unsur pemerintahan untuk hal tersebut", pangkasnya

Saat panen raya seperti ini merupakan harapan petani, Magetan merupakan daerah agraris denagan mata pecaharian penduduknya mayoritas petani(buruh sawah) dengan lahan pertanian yang cukup luas  juga sangat produktif dalam petani.( US )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon