Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Antisipasi Banjir, Pemerintah Desa Tulung Kec.Saradan Kab.Madiun Prioritaskan Bangun Saluran Drainase

Antisipasi Banjir, Pemerintah Desa Tulung Kec.Saradan Kab.Madiun Prioritaskan Bangun Saluran Drainase

Written By BBG Publizer on Kamis, 12 Maret 2020 | 14.42

Sukarno , Kades Tulung ,
Kec.Saradan Kab.Madiun
Madiun,OposisiNews.co.id -  Pembangunan drainase di desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun merupak kebutuhan yang sangat diharapkan bagi masyarakat desa . Dengan mengunakan anggaran alokasi Dana Desa tahun 2020 tahap 1, Sukarno Kepala Desa Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun merespon keinginan warga supaya pembangunan drainase menjadi skala prioritas Infrastruktur tahun ini ( 2020 red )

Samidyanto selaku ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) membenarkan , " Tahun ini kita ( ds Tulung,red ) perioritaskan pembangunan pada saluran dreinase, sebab di lokasi Rt 32 dan Rt 33 sangat memerlukan pembenahan terkait saluran yang perlu mendapat atensi secepatnya.

Dibangungnya 2 titik drainase dilokasi yang bersebelahan, panjangnya mencapai 318 meter sebelah kanan Rt 32 menghabiskan danaRp 42.443.000 juta Rupiah. Sementara di Rt 33 teranggarkan anggaran dana desa sebesar Rp 44.407.000 juta rupiah untuk 324 meter. Dengan masing - masing kedalaman 35 centimeter dan lebar 1/2 meter. Dengan mengunakan bahan bis beton  ,material batu dan semen yang berkualitas," terang ketua TPK Samidyanto.

Sunato warga rt 33 sangat bersyukur dengan dibangunya drainase,kondisi selokan sekarang sudah bagus dan terlihat rapi serta asri. Air sudah tidak lagi menggenang dan aman dari sarang nyakmuk yang bisa menimbulkan demam berdarah," tuturnya ke OposisiNews.co.id

Sukarno Kepala Desa Tulung   mejelaskan, Setelah dibangunya drainase tersebut air di RT 32 dan 33  mengalir lancar , " Saya berharap warga bisa menjaga kebersihan dan jangan lagi ada air yang mengenang karena akan berdampak buruk pada kesehatan warga ".

Dari keterangan yang dihimpun awak media OposisiNews penyebab terjadinya genangan air dilingkup RT 32 dan 33 disebabkan tinggi rendah posisi dan lokasi selokan lama yang tidak beraturan akibatnya banyak air tergenang dan menjadi surganya nyamuk penyeber Virus DBD berkembang.

"Setelah saluran drainase di benahi dari alokasi Dana Desa tahap 1, saluran air  yang berada di Rt 32/33 , sesuai perencanaan sudah lancar dan tidak ada genangan sama sekali. Dan air tidak lagi meluber ke jalan di saat hujan turun," terang Sukarno Kepala Desa Tulung Saradan Madiun. (AGS)
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon