Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Jumlah Pasien PDP Meningkat, Pemkab Sidoarjo Cari Tempat Perawatan Alternatif Selain Rumah Sakit

Jumlah Pasien PDP Meningkat, Pemkab Sidoarjo Cari Tempat Perawatan Alternatif Selain Rumah Sakit

Written By BBG Publizer on Selasa, 31 Maret 2020 | 20.13

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Bertambahnya jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini sudah mencapai 52 orang, dan orang dalam pantauan (ODP) yang sudah mencapai 178 orang dan yang positif 10 orang. Dari jumlah tersebut lima rumah sakit rujukan yang ditunjuk diantaranya RSUD Sidoarjo, RS. Siti Hajar, RS. Mitra Keluarga, RS. Khadijah dan RS. Anwar Medika tidak muat menampung.

“Rata-rata tiap rumah sakit rujukan hanya mampu menampung enam pasien. Selebihnya dilakukan isolasi mandiri bagi pasien PDP dengan kondisi kesehatan yang masih baik, sedangkan pasien PDP yang kondisinya rentan akan dirawat di rumah sakit rujukan. Termasuk 10 pasien yang positif saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit rujukan”, ujar dr. Syaf Satriawarman saat mendampingi Wabup Nur Ahmad Syaifuddin melakukan survey lokasi di Puskesmas Sidodadi Kecamatan Candi, Selasa 31/3/2020.

Pihak pemerintah daerah kabupaten Sidoarjo saat ini sedang mengupayakan tempat perawatan alternatif untuk penanganan pasien PDP yang jumlah sudah mencapai puluhan.

Ada tiga tempat yang sedang dalam pengecekan, pertama puskesmas Sidodadi kecamatan Candi. Puskesmas ini kondisinya masih baru selesai dibangun dan belum dipergunakan sama sekali. Dengan kapasitas 30 kamar yang tersedia.

Namun dari pantauan langsun dilokasi, masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi. Diantaranya belum adanya tempat pembuangan limbah maupun tempat pemandian jenazah. Selain itu, karena lokasinya yang dekat dengan rumah pemukiman penduduk, banyak warga sekitar puskesmas yang keberatan jika pemkab berencanan menjadikan tempat perawatan bagia pasien PDP covid-19.

Alternative kedua adalah gedung mal pelayanan publik, di lokasi ini juga dinilai jauh dari standar kelayakan untuk penanganan pasien covid-19. Gedung mal pelayanan publik tidak memiliki banyak ruangan fasilitas untuk istirhat pasien.

Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin bersama dengan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji dan Dandim 0816/Sidoarjo akhirnya menuju ke gedung balai latihan kerja (BLK) yang berlokasi di kecamatan Tulangan.
Di lokasi BLK ada satu gedung yang pakai untuk asrama dan baru selesai dibangun. Dengan kapasitas tempat 38 kamar tidur dan dua lantai. Tempat ini paling memungkinkan dipakai alternatif untuk penanganan pasien PDP Covid-19 di Sidoarjo.

Untuk pemakaian gedung milik kementerian tenaga kerja tersebut harus mendapat ijin langsung dari menteri tenaga kerja. Dalam waktu dekat ketua Satgas penganangan covid-19 pemkab Sidoarjo akan melakukan rapat dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti ijin pemakain gedung BLK Tulangan.

“Secepatnya kita rapatkan untuk mencari solusi tempat perawatan alternatif pasien PDP di Sidoarjo, salah satunya gedung BLK Tulangan ini. Tempatnya sangat memungkinkan, tapi harus mendapat ijin dulu dari menteri tenaga kerja”, ujar Wabup Nur Ahmad. (Bg)
Home » » Gerak Cepat Lawan Corona, Polresta Sidoarjo bersama Instansi Terkait Semprotkan Disinfektan Serentak

Gerak Cepat Lawan Corona, Polresta Sidoarjo bersama Instansi Terkait Semprotkan Disinfektan Serentak

Sidoarjo ,OposisiNews.co.id -Polresta Sidoarjo lakukan penyemprotan disinfektan massal serentak di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo, Penyemprotan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19), ini dilaksanakan secara menyeluruh bersama instansi terkait.

Sebelumnya dalam upaya memutus mata rantai penyebarluasan Virus Corona (Covid-19), Polri meneken perintah penyemprotan disinfektan secara seluruh Indonesia pada 31 Maret 2020. Perintah ini berdasarkan telegram bernomor ST/1008/III/KES.7/2020 yang isinya memerintahkan penyemprotan disinfektan secara massal.

“Sesuai yang disampaikan Wakapolri, dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat diperlukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisir tingkat penyebaran virus corona (Covid-19),” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Selasa 31/3/2020.

Perintah ini menindaklanjuti maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang antisipasi perkembangan pandemik virus corona (Covid-19).

“Bersama dan bersinergi kita minimalisir penyebaran virus Corona (Covid-19), dan dengan menggunakan seluruh kendaraan dinas Polri seperti kendaraan watercanon dan KBR, atau memanfaatkan kendaraan dinas lain seperti mobil pemadam kebakaran dan sarana pendukung lainnya,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Ada beberapa titik wilayah sesuai rayon di Kabupaten Sidoarjo yang kami semprot disinfektan. Ia juga berharap dengan upaya bersama, melalui penyemprotan massal serentak ini, penyebaran Virus Corona di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sidoarjo dapat segera teratasi.khatanya , (bg).
Home » » KADES KESER TIDAK SOPAN & ALERGI WARTAWAN

KADES KESER TIDAK SOPAN & ALERGI WARTAWAN

Balai desa Kaser 
Blora,OposisiNews.Co.Id- Masih diseputar Blora - Jawa Tengah ketimpangan publik terus ditunjukan mulai dari kasus yang masih hangat ditengah masyarakat terkaid Arogansi Wakil Rakyat saat akan diadakan pemeriksaan Covid-19 kini dilakukan pejabat publik desa ( Kepala Desa ) kembali mengisi ruang publik mesti dalam kontek yang berbeda.

Perilaku kurang terpuji ditunjukkan oleh  Oknum kades  Kaser , Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora ,  berinisial  J  bersikap kurang etis saat menemui tamu media yang terus bergerak memantau dan menginformasikan perkembangan wabah virus corona pada Senin 30/3/2020.

Kepala Desa Kaser ( J ) bersikap kurang pro-aktif memberikan informasi dan sengaja menghindar dari awak media , ”wis wis..wis enek korona kok isih mrene”Ucap oknum kades Keser sambil ngeloyor pergi menghindari .

Apa yang membuat alergi kades keser saat nemui wartawan? Apakah ada kaitannya dengan Pembangunan Balai desa Keser yang sudah dalam tahap Finishing ?

Dari informasi warga setempat yang sempat kecewa dengan Kepala Desanya sempat berucap , Pemerintah desa sekarang terkesan acuh dan tidak peduli pada kesehatan warga desa disaat penyebaran virus Corona disepenjuru tanah air , harusnya pemerintah desa mengadakan penyemprotan dan masif mendata warga yang mudik ( pulang kampung ) menjelang bulan Rohmadhon diduga semua tidak dilakukan bahkan muncul asumsi negatif dari awak media ' Kepala Desa melakukan hal menyimpang terkaid pembangunan balai desa dan ketakutan belangnya di ketahui awak media.

Atas sikap kades Kaser, awak media sempat menemui beberapa warga untuk menggali informasi bantuan apa aja yang telah di salurkan dan dari informasi yang didapatkan   di duga  terjadi Penyimpangan bantuan keuangan Provinsi terkait RTLH (Bedah rumah) tahun 2020 ini  yang besaran nilainya masih ditelusuri.

Jika terbukti  kepala desa kasen Sebagai Pengguna anggaran serta melakukan penyimpangan keuangan desa yang sumbernya dari APBD dan APBN serta merugikan keuangan negara yang diinformasikan warga , maka kades harus mempertanggung jawabkan perbuatannya  di pengadilan tindak pidana korupsi “Pengadilan Tipikor”.

Kurang pro-aktifnya dan menghalangi kerja awak media , kades kaser sudah memenuhi tidak pidana pada pers yang diatur di UU RI NO 40 TH 1999 pada BAB 8  pasal 18 AYAT 1  ada ketentuan pidana yang berbunyi SETIAP ORANG YANG SECARA MELAWAN HUKUM DENGAN SENGAJA MELAKUKAN TINDAKAN YANG MENGHAMBAT ATAU MENGHALANGI KEMRDEKAAN PERS DALAM MENCARI DAN MEMPEROLEH MENYEBARKAN LUASKAN GAGASAN SERTA INFORMASI DIANCAM DENGAN PIDANA  PENJARA PALING LAMA 2 TAHUN ATAU DENDA SEBESAR 500.000.000(lima ratus juta rupiah).

Lebih mengejutkan dari informasi yang digali awak media di wilayah Blora , sikap tertutup dan arogansi kades Kaser tidak hanya pada awak media namun juga pada tugas Lembaga Swadaya Masyarakat yang sudah jelas dipayungi dengan UU RI No 14 th 2008 di wilayah kerjanya untuk mengetahui transparasi APBDes Kaser .
(DW.P )
Home » » Terkepung 4 Wilayah Zona Merah , Gagas Millineal Mojokerto Desak Pemkab Berlakukan Karantina Wilayah

Terkepung 4 Wilayah Zona Merah , Gagas Millineal Mojokerto Desak Pemkab Berlakukan Karantina Wilayah

Written By BBG Publizer on Minggu, 29 Maret 2020 | 21.15

Mojokerto,OposisiNews.Co.Id- Penyebaran virus corona ( Covid19 ) semakin hari semakin naik angkanya, baik di tingkat nasional, regional maupun lokal. Data yang disajikan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui http://covid19.mojokertokab.go.id/ pada tanggal 29 Maret 2019, pukul 16.00, untuk tingkat nasional sudah terdapat 1155 kasus positif, 701 dirawat, 59 sembuh dan 102 meninggal dunia. Sedangkan untuk tingkat lokal, sudah terdapat 143 ODP dan 22 PDP.  Angka ini akan semakin naik kalau tidak ada penyikapan yang serius dari pihak-pihak terkait. Apalagi, kondisi Kabupaten Mojokerto sudah dikepung oleh kabupaten/kota yang termasuk kategori zona merah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Malang Raya.

Melihat kondisi yang demikian, Gagas Millennial mendesak Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk melakukan karantina wilayah terbatas. Setiap lalu lintas keluar masuk wilayah Kabupaten Mojokerto harus dijaga ekstra ketat. Setiap orang yang masuk wilayah Kabupaten Mojokerto harus dilakukan pemeriksaan baik kepentingannya dan juga kondisi kesehatannya. Selain itu juga perlu diperhatikan lebih terkait kondisi buruh-buruh pabrik yang setiap harinya pasti bertemu dan berkumpul dengan banyak orang.

“Jika tidak, ini bisa berbahaya. Karena virus ini tidak terlihat. Bahkan, orang yang terjangkit virus ini bisa tidak merasakan apa-apa, namun dia sebagai pembawa virus ini kepada orang di sekitarnya,” tegas Aqib Ma’rufin, Koordinator Gagas Millenial Mojokerto.

Jika karantina wilayah ini tidak dilakukan, bukan tidak mungkin virus ini akan masuk ke wilayah Kabupaten Mojokerto dan justru akan membuat panik masyarakat. Sebelum itu terjadi, seyogyanya karantina wilayah dilakukan sambil memberi pemahaman yang masif di masyarakat, agar masyarakat juga paham pentingnya pembatasan ini sehingga virus tidak menyebar lebih luas.

Pemerintah juga harus segera mengalokasikan anggaran untuk penanggulangan virus ini. Mulai dari penyiapan APD untuk tim medis di rumah sakit rujukan serta seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Mojokerto, menyediakan perlengkapan bagi masyarakat seperti masker atau minimal menjamin ketersediaannya agar terjangkau bagi masyarakat serta sosialisasi menyeluruh tentang pentingnya pola hidup bersih.

Ditekankan lebih konkrit lagi kepada masyarakat bahwa sudahi keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.  taati aturan pemerintah sebaik mungkin. Pembatasan bukan Soal formalitas belaka, tapi memang benar-benar kondisi yang mengharuskan kita untuk tak berinteraksi langsung. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) harus diterapkan dengan disiplin di manapun dan kapanpun.

Terakhir adalah menjamin ketesediaan sembako murah dan atau terjangkau, agar jangan sampai kondisi seperti ini dimanfaatkan orang yang ingin mengeruk keuntungan dengan menaikkan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok meroket, sebagaimana telah terjadi pada harga masker dan sejumlah bahan lain diakibatkan virus corona ini. ( Ly***)
Home » » Physical Distancing Berlaku di Kawasan Gading Fajar Sidoarjo

Physical Distancing Berlaku di Kawasan Gading Fajar Sidoarjo

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Pemandangan berbeda di sepanjang jalan Taman Pinang Indah, Gading Fajar hingga simpang tiga Sumokali, Sidoarjo, pada Minggu  pedagang kaki lima (PKL) dan warga yang biasanya berjubel di kawasan tersebut mulai berangsur sepi.minggu, 29/3/2020.

“Kami mohon bapak dan ibu untuk segera kembali ke rumah masing-masing. Karena wilayah ini termasuk kawasan physical distancing, guna mempercepat putus mata rantai penularan Virus Corona,” pesan Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito di lokasi.

Sejak tiga hari ini, Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait menerapkan kawasan physical distancing di berbagai kawasan Kabupaten Sidoarjo. Begitu pula yang diberlakukan di kawasan Taman Pinang, Gading Fajar dan Sumokali yang biasanya ramai PKL dan lalu lalang warga.

Bahkan Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Satpol PP, serta instansi terkait lain tidak hanya mengimbau para PKL dan warga agar segera pulang dan membubarkan diri. Personel gabungan ini juga melakukan penyemprotan disinfektan ke lapak-lapak dagangan, jalan raya serta fasum yang ada.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar mengatakan, ini merupakan langkah sinergitas TNI, Polri bersama instansi terkait lainnya dan juga kerjasama dengan warga, guna memutus mata rantai penyebarluasan Covid-19 di wilayah zona merah Sidoarjo Kota. “Semoga langkah bersama ini dapat segera menangkal penyebaran virus corona. Mari komitmen bersama guna mensukseskan kawasan physical distancing berjalan maksimal,” khatanya.(bg)
Home » » Sidoarjo Semakin Banyak Perumahan Tetapkan Sebagai Kawasan Physical Distancing

Sidoarjo Semakin Banyak Perumahan Tetapkan Sebagai Kawasan Physical Distancing

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Kawasan Physical Distancing di perumahan Sidoarjo terus bertambah, giliran Perumahan Pesona Sekar Gading RW 07, Sekardangan, Sidoarjo dan Perumahan Mutiara Regency Sidoarjo, mendeklarasikan sebagai kawasan physical distancing.

Sebagai kawasan physical distancing guna mencegah penyebarluasan Virus Corona (Covid-19), warga di Perumahan Pesona Sekar Gading, Sekardangan, menerapkan SOP ketat terhadap warga yang keluar masuk ke wilayah perumahan ini.

”Antara lain, SOP yang kami terapkan guna sterilisasi dari bahaya Covid-19, warga yang masuk kami periksa suhu tubuh, cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer , dan kami semprot dengan cairan disinfektan,” jelas Ketua RW 07 Sulardi, Sabtu 28/3/2020.

Terkait penerapan kawasan perumahan physical distancing bagi warga di Perumahan Pesona Sekar Gading, menurut Ketua RT 23 Edi Priyanto, pihaknya telah berkomitmen bersama sebagai upaya menangkal penularan Virus Corona. Sehingga tidak ada hambatan dalam penerapan kawasan physical distancing.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji yang mengecek kawasan physical distancing di Perumahan Pesona Sekar Gading, Sekardangan, Sidoarjo dan Perumahan Mutiara Regency Sidoarjo, serta sebelumnya ada di Perumahan Puri Surya Jaya, Gedangan dan Perumahan Griya Sedati Indah. Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang begitu tinggi akan upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Sidoarjo.

“Penerapan kawasan physical distancing ini, juga sebagai imbauan kepada masyarakat agar sadar tetap berada di rumah. Tidak perlu keluar rumah, kecuali ada keperluan mendesak. Dan nantinya penerapannya dapat dilakukan di wilayah lainnya di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Selain kawasan perumahan, Polresta Sidoarjo juga memberlakukan kawasan physical distancing di sejumlah jalan protokol. Harapan dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji penerapan kawasan physical distancing ini, dapat segera menggugah kesadaran masyarakat terkait betapa pentingnya tindakan menangkal covid-19 agar tidak semakin meluas.khatanya ( bg )
Home » » KEMANA PARA WAKIL RAYAT?

KEMANA PARA WAKIL RAYAT?

Catatan hati:
 Budi Hantara
Oposisinews.Co.Id- Mengatasi wabah virus covid 19 adalah tanggung jawab kita bersama, tanpa kecuali. Karantina wilayah perlu dilaksanakan secara serentak dan tegas untuk mencegah penyebaran virus covid 19 ke wilayah yang semakin luas.

Penghargaan setinggi-tingginya layak kita berikan kepada para dokter, perawat dan relawan yang berjuang siang malam mempertaruhkan nyawa demi kemanusiaan. Mereka harus didukung dengan segala daya dan upaya agar perjuangan mereka tidak sia-sia.

Saat ini rakyat sudah merasakan dampak penyebaran virus corona/covid 19. Dampak secara sosial dan ekonomi sangat dirasakan golongan masyarakat bawah. Seharusnya para wakil rakyat (DPR) segera tanggap dan bertindak. Pro aktif seperti ketika dulu membutuhkan suara rakyat demi kursi jabatan. Sekarang kursi jabatan sebagai anggota DPR itu sudah mereka duduki dengan nyaman. Jangan terlena di kursi empuk apalagi bersembunyi dan pura-pura tuli. Wakil rakyat yang terhormat harus buka mata dan buka telinga supaya mengerti kebutuhan rakyat. Tunjukkan secara nyata peran sebagai wakil rakyat. Misalnya dengan menyisihkan  sebagian tunjangan atau gaji yang begitu besar untuk membantu mengatasi persoalan ekonomi yang melilit rakyat sebagai dampak wabah corona. Iklaskah Bapak Ibu wakil rakyat yang terhormat? Walaupun dengan berat hati, sekarang tunjukkan janji Bapak Ibu kepada rakyat yang telah memilihmu atau terpaksa memilihmu.

Kita sebagai rakyat berharap cobaan yang terjadi di negeri ini cepat teratasi. Maka marilah kita mengambil peran secara positip untuk mencegah penyebaran virus covid 19. Taati aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah. Jangan membuat masalah di tengah kondisi yang tidak kondudif. Kita harus bersatu dan bersama-sama melawan covid 19. Kita pasti bisa.***

Ngawi, 29 Maret 2020
Home » » Pemkab Sidoarjo Mulai Gunakan Drone Semprot Disinfectan

Pemkab Sidoarjo Mulai Gunakan Drone Semprot Disinfectan

Written By BBG Publizer on Sabtu, 28 Maret 2020 | 17.53

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Penyemprotan disinfectan menggunakan alat drone juga dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo. Hari ini, beberapa tempat fasilitas publik seperti di alun – alun dan Rumah Dinas Bupati Sidoarjo Pendopo Delta Wibawa mulai di semprot dengan drone.Sabtu ,28/3/2020.

Rencananya penyemprotan dengan menggunakan drone  akan diagendakan dibeberapati titik yang masuk kategori zona merah, seperti di wilayah kecamatan Candi, kecamatan Sidoarjo, Kecamatan Sedati dan kecamatan Taman.

“Adanya drone ini kita terbantu sekali melakukan penyemprotan terutama area yang sulit terjangkau, nanti kita akan rencanakan penyemprotan di area merah”, terang Wabup Nur Ahmad Syaifuddin saat ikut penyemprotan di Pendopo Delta Wibawa.

Peralatan drone, tambah Wabup Sidoarjo merupakan bantuan swadaya dari pihak swasta yang ingin membantu pemkab Sidoarjo dalam menangani pencegahan covid-19.

“Alhamdulillah penyemprotan pakai drone ini kita dibantu oleh PT. Daya Santosa Rekayasa”, pungkasnya. ( bg )
Home » » Terus Bergerak Tangkal Corona, Semprotkan Disinfektan dan Bubarkan Kerumunan Massa di Sidoarjo

Terus Bergerak Tangkal Corona, Semprotkan Disinfektan dan Bubarkan Kerumunan Massa di Sidoarjo

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Langkah pencegahan penyebarluasan Virus Corona (Covid-19) terhadap masyarakat, terus dilakukan Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait.
Sabtu 28/3/2020.

penyemprotan disinfektan di ruas jalan protokol kembali dilakukan. Kali ini di wilayah Sidoarjo Kota, Buduran, Gedangan, dan Sukodono.

Dua truk pemadam kebakaran Kabupaten Sidoarjo dan empat mobil polisi, melintas berbagai ruas di wilayah tersebut. Truk damkar menyemprotkan cairan disinfektan, serta mobil polisi menyampaikan beberapa imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan penularan Covid-19.

Tidak hanya penyemprotan disinfektan. Petugas gabungan ini juga melakukan pengobrakan tempat-tempat yang masih ditemui adanya kerumunan massa.

“Kami minta segera bubar dan kembali ke rumah. Kita tidak tahu di antara kita siapa yang tertular. Karenanya mari kita cegah bersama dengan meninggalkan kerumunan di tempat ini,” pinta Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito kepada pengunjung sebuah warung kopi di wilayah Gedangan.

Ia menjelaskan jika upaya ini adalah guna menangkal penyebarluasan Virus Corona, dan menyampaikan kepada masyarakat sebagai langkah physical distance. Agar masyarakat lebih baiknya berada di rumah saja.( bg )
Home » » Kawasan Physical Distancing Mulai Diterapkan di Sidoarjo

Kawasan Physical Distancing Mulai Diterapkan di Sidoarjo

Sidoarjo,OposisiNews.co.id - Sebagai upaya memutus mata rantai penyebarluasan penularan Virus Corona (Covid-19), menerapkan kawasan Physical Distancing di sejumlah ruas jalan protokol Sidoarjo Kota.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Eko Iskandar menjelaskan aturan penerapan kawasan physical distancing diberlakukan mulai hari ini, Jumat 27/3/2020.

"Ya Jumat malam ini kita berlakukan pembatasan warga untuk lalu lalang melintas di sejumlah jalan protokol di Sidoarjo. Jalan  yang dibatasi adalah jalan yang melintas di seputaran Alun-alun Sidoarjo. Diantaranya di Jalan Raya A Yani, Jalan Sultan Agung, Jalan Gubernur Suryo, dan Jalan Cokronegoro," paparnya.

Rincian pembatasan jam tersebut, adalah pada hari Jumat, pembatasan berlaku pukul 19.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB. Sedangkan pada hari Sabtu pada pukul 10.00 WIB sampai 14.00 WIB dan pukul 19.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Sementara di hari Minggu, kawasan tersebut bebas dari kendaraan bermotor pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Mengenai alasan penerapan kawasan physical distancing di Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan membatasi masyarakat keluar rumah jika tanpa keperluan mendesak.

“Penerapan kawasan physical distancing ini, juga sebagai imbauan kepada masyarakat agar sadar tetap berada di rumah. Tidak perlu keluar rumah, kecuali ada keperluan mendesak. Dan nantinya penerapannya dapat dilakukan di wilayah lainnya di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Penerapan kawasan physical distancing di Sidoarjo tidak hanya di sejumlah jalan protokol. Ada pula kawasan perumahan yang ikut menerapkan pola ini, salah satunya yakni Perumahan Puri Surya Jaya Sidoarjo.

Di komplek perumahan ini, diterapkan SOP menggunakan one gate system yang di akses pintu masuk clusternya lalu lalang orang dan kendaraan di semprot cairan disinfektan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona. Serta warga yang keluar rumah harus sesuai keperluan, dengan seijin petugas keamanan setempat.

Harapan dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji penerapan kawasan physical distancing ini, dapat segera menggugah kesadaran masyarakat terkait betapa pentingnya tindakan menangkal covid-19 agar tidak semakin meluas.(bg)
Home » » Desa Mengger Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

Desa Mengger Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

Sosialisasi pencegahan Virus Corona oleh UPT Puskesmas Karanganyar bersama Pemdes Mengger , Selasa 23/03/2020
Ngawi , OposisiNews . Co.Id - Menempati Pendopo desa Mengger , UPT Puskesmas Karanganyar bersinergi dengan Pemerintah Desa Mengger , Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi laksanakan giat sosialisasi Pencegahan dan Penularan Virus Corona .Selasa, 23/03/2020.

Sosialisasi Pencegahan dan Penularan Virus Corona dihadiri Muspika Karanganyar , Polsek ( Babinkamtibmas ) , Koramil ( Babinsa ), Semua Perangkat Desa , BPD , LPMD , Tokoh Masyarakat / Agama dan melibatkan semua RT / RW Se-Desa Mengger dengan narasumber Jaka Yuwono ( Kepala Puskesmas Karanganyar ).

Melonjaknya Pasien COVID-19 akibat terjangkit virus Corona di Indonesia terus bertambah. Kondisi ini membuat seluruh masyarakat di Tanah Air wajib waspada tidak terkecuali Desa Mengger dan Kecamatan Karanganyar yang dimungkinkan kedepan rawan karena banyaknya warga desa di Kecamatan Karanganyar yang bekerja di luar daerah dan Luar Negri sebagi TKI/TKW.

Jaka Waloyo
Dalam Pemaparan
Covid 19
Dalam sosialisasi itu , Kepala UPT Puskesmas Karanganyar , Jaka Yuwono memaparkan hal-hal yang urgen untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 yaitu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan sehingga.

Hal itu terkait sifat virus Corona yang menular antarmanusia. Penularan bisa terjadi melalui percikan saat bercakap-cakap , bersin ( batuk )

"Itulah mengapa diharapkan warga menjaga jarak fisik dengan sesamanya untuk meminimalisasi risiko terkena percikan (droplet), atau menyentuh benda yang sebelumnya terkena droplet ", ucap Kapus.

"virus Corona dapat tetap hidup di permukaan benda mati selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Jadi, sangat penting cara mengetahui bagaimana cara mencegah penyebaran virus Corona",imbuhnya.

Jaka Yuwono juga memberikan, kiat-kiat  praktis yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona:

1. Sering-Sering Mencuci Tangan
hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, bakteri, dan virus, termasuk virus Corona.

2. Hindari Menyentuh Area Wajah segitiga wajah, seperti mata, mulut, dan hidung.

3. Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan.
4. Jangan Berbagi Barang Pribadi seperti berbagi peralatan makan, sedotan, handphone, dan sisir. Gunakan peralatan sendiri demi kesehatan dan mencegah terinfeksi virus Corona.

5. Etika ketika Bersin dan Batuk gunakan tisu ketika menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk.

6. Bersihkan Perabotan di Rumah,Gunakan disinfektan untuk membersih perabotan yang ada di rumah.

7. Jaga Jarak Sosial melakukan jaga jarak fisik atau physical distancing.

8. Hindari Berkumpul dalam Jumlah Banyak
,untuk saat ini, dianjurkan lebih baik melakukan aktivitas di rumah agar pandemi virus Corona cepat berlalu.

9. Mencuci Bahan Makanan larutan yang bersifat antibakteri ,simpan di kulkas atau lemari es agar bahan makanan tetap segar ketika ingin dikonsumsi.

Sosialisasi covid-19 desa
Mengger
Pada kesempatan itu , Kadi Widodo Kades Mengger pada OposisiNews mengatakan , " Dalam penanggulangan virus Corona khususnya di wilayah Desa Mengger , Pemerintah akan selalu berkordinasi dengan lembaga penanganan covid-19 yang berada di Kecamatan Karanganyar dan membuat satgas Corona dengan melibatkan semua elemen pemerintah desa ( perangkat , BPD,LPMD,Pemuda dan RT/RW ) ".

" Karena kondisi sekarang bersifat urgen , sebagai kepala desa jelas saya akan bertanggung jawab menganggarkan semua kegiatan siaga covid-19 dengan dana pribadi , insyallah dipencairan tahap ke 2 dana desa bisa diganti karena sesuai musyawarah bersama dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan pemerintah , Pemdes Mengger tetap akan menganggarkan dana dalam kasus covid-19 ini di Dana Desa tahap 2 ", ujarnya.

" Untuk sementara dalam penanggulangan merebaknya virus Corona dibawah kendali saya secara langsung semua satgas yang terbentuk bertugas melakukan monitoring pendatang maupun warga desa yang baru pulang dari perantauan dan melakukan sosialisasi pada masyarakat yang akan melaksanakan hajatan sesuai protap yang telah dianjurkan pemerintah ", imbuhnya.
( BB.Adv )





Home » » Polres Tulungagung Lakukan Rekayasa Lalu lintas Di Kawasan Wisata Kuliner PINKA

Polres Tulungagung Lakukan Rekayasa Lalu lintas Di Kawasan Wisata Kuliner PINKA

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP. Aristianto Sutrisno Budi, S.I.K., S.H., M.H., beserta jajaran saat di lokasi wisata kuliner PINKA
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Menindak lanjuti maklumat Kapolri, dalam rangka memutus rantai penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Satlantas Polres Tulungagung memberlakukan Physsical Distancing, Bebas dari segala bentuk aktifitas orang dan kendaraan di kawasan wisata kuliner PINKA Lembu Peteng, Tulungagung. Jum'at, (27/03/2020).

Setelah menggelar razia gabungan bersama TNI dan Satpol PP selama 3 hari berturut-turut di titik keramaian, Satlantas Polres Tulungagung secara resmi menerapkan jam buka-tutup jalur lalulintas di kawasan wisata kuliner Pinka, mulai Jalan Mayjend Sungkono hingga Jembatan Lembu Peteng.

Kapolres Tulungagung, AKBP. Eva Guna Pandia,S.I.K., M.M., M.H., melalui Kasat lantas AKP. Aristianto Sutrisno Budi,S.I.K., S.H., M.H.,mengatakan, kebijakan ini diambil berdasarkan pantauan pihak kepolisian yang selama ini mendapati lokasi di sepanjang Pinka sering digunakan oleh masyarakat untuk nongkrong menikmati udara malam. Walaupun hanya sekadar duduk di pinggir kali dan menikmati dagangan dari sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL).

"Rekayasa buka-tutup jalur lalu lintas di kawasan Pinka dilakukan pada hari ini, Jumat, 27 Maret 2020 mulai pukul 18.00 hingga pukul 21.00 WIB. Aturan ini diberlakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan," ucapnya.

Lebih lanjut di sampaikan Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP. Aristianto Sutrisno Budi, S.I.K., S.H., M.H.,bahwa dalam pelaksanaan rekayasa buka-tutup jalur lalu lintas di kawasan Pinka tersebut, pihaknya akan memasang portal dan himbauan tentang rekayasa arus lalu lintas, sehingga sepanjang jalur Pinka tidak dijadikan lokasi berkumpulnya masyarakat selama masa pandemi Corona ini berlangsung.

“Nanti akan kita pasang portal di pintu masuk sekaligus kita berikan himbauan kepada masyarakat. Peraturan ini harus dilakukan guna mendukung himbauan pemerintah selama masa pandemi Corona, sekaligus meminimalkan potensi terjadinya penyebaran Corona yang semakin hari semakin massive," jelasnya.

Aris berharap, masyarakat bisa menerima dan memahami atas segala peraturan dan kebijakan pemerinrah dalam menanggulangi penyebaran virus covid-19 demi kebaikan bersama.

“Kami berharap peraturan ini bisa diterima oleh masyarakat. Dengan di berlakukan Physcal Distancing ini penyebaran virus covid-19 bisa ditekan sehingga penulrannya juga bisa dicegah,” tandasnya.( AG.P)

Reporter : A.purnomo/ NN95
Home » » DESA DUMPLENGAN, EVALUASI DAN PEMBINAAN GERAKAN SAYANG IBU

DESA DUMPLENGAN, EVALUASI DAN PEMBINAAN GERAKAN SAYANG IBU

Written By BBG Publizer on Jumat, 27 Maret 2020 | 19.42

Ngawi,OposisiNews.Co.Id-Dihadiri oleh seluruh formika Kecamatan Pitu dan kepala desa se-Kecamatan Pitu  , Gerakan Sayang Ibu  (GSI) yang dihadiri  Hj. Antik Budi Sulistyono selaku pembina PKK Kabuapten Ngawi didampingi istri Riyanto Dwi Jatmiko , ketua DPRD Kabupaten Ngawi , terasa hambar ditengah merebaknya virus Corona dan anjuran pemerintah untuk tetap menjaga jarak fisik (Physical Distancing).

Kegiatan Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat Kabupaten Ngawi, yang digelar pada hari senin 16/03/2020,  bertempat di kantor desa Dumplengan , ditengah kecemasan Covid-19 terselip hal yang tidak biasa dikegiatan GSI sebelumnya  adanya sajian jamu Gendhong  mendapat perhatian yang hadir dan diserbu oleh peserta yang sudah direncanakan panitia kegiatan untuk  diberikan secara gratis bagi siapa saja yang menginginkan, “ olahan produk warga setempat, “ ujar Suwarno, kepala desa Dumplengan.

Menurut Hj  Antik Budi Sulistyono, kegiatan GSI ini dititk beratkan pada kesehatan  Ibu Hamil, dengan mengurangi angka kematian Bayi, yang kedua di dalam GSI ini, disaat ibu sedang hamil diharap peran serta keluarga, masyarakat sekitar dengan istilah ' Siaga 4 ' , Ayah Siaga, Tetangga Siaga, mobil siaga dan Medis Siaga artinya dimana seorang ibu akan melahirkan semua harus siap, baik keluarga , tetangga,mobilisasi para medisnya harus siaga sehingga kelahiran si bayi langsung mendapat penanganan dan pertolongan medis secepatnya.

Dalam sambutannya Hj Antik Budi Sulistyono,juga menekankan pada percepatan penurun angka kematian ibu dan si bayi yang dilaksanakan bersama-sama antar pemerintah dan masyarakat, “ ini wujud sinergitas  untuk lebih meningkatkan pengetahuan,kesadaran dan kepedulian dimana kesehatan ibu disaat hamil sangat crusial“.

" Saya berharap agar ibu hamil  aktif dalam interaksi sosial,seperti  memeriksakan diri dan berkonsultasi di posyandu atau dibidan desa ", imbuhnya.

Diakir sambutanya Hj Atik memberi pesan moral pada semua yang hadir terkaid maraknya penyebaran Virus Corona yang telah mendunia dan mulai melanda Indonesia .

" Mohon untuk merebaknya Virus Corona kita tidak cemas tetap harus berpikir realistis tanpa harus mengesampingkan ajakan pemerintah untuk sering cuci tangan dengan sabun serta air mengalir setelah melakukan kegiatan diluar rumah , Jaga makan ( makan yang sehat ) , Lakukan kegiatan di dalam rumah jika dimungkinkan dilakukan di dalam rumah , jaga jarak jika bertemu dengan siapapun dan kenakan pelindung mulut/hidung ( masker ) jika memang perlu dilakukan " , pesan Hj Atik.

Ditengah kegiatan pembinaan Gerakan Sayang Ibu, Kepala desa Dumplengan pada OposisiNews mengatakan , " Saya sangat mendukung sekali dengan adanya GSI tersebut yang jelas ada pelajaran yang sangat berguna bagi seluruh warga desa, untuk selalu membiasakan pola kehidupan yang sehat,biasanya kita sering ceroboh dan menunda hal yang dianggap sepele yang akirnya berdampak besar dan baru disesali,” ungkapnya.

Dengan adanya pencerahan dari  Tim penggerak PKK Kabupaten, ia berharap betul-betul timbul kesadaran dan tanggung jawab akan kesehatan bagi dirinya, keluarga dan masyarakat bukan hanya dimomen maraknya virus Corona tapi bisa diterapkan selamanya , Tutup Istri kades Dumplengan . ( YYK )

Home » » Cegah Virus Corona, Truk Damkar Semprot Disinfektan Mako Polresta Sidoarjo

Cegah Virus Corona, Truk Damkar Semprot Disinfektan Mako Polresta Sidoarjo

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Langkah antisipasi mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di lingkup Mako Polresta Sidoarjo terus dilakukan. satu unit truk damkar memasuki gerbang mako hingga ke seluruh sisi luar menyemprotkan cairan disinfektan.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan, jika ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Mako Polresta Sidoarjo Jl. RA Kartini dan Kantor Samsat Sidoarjo. Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sidoarjo, dilakukan penyemprotan disinfektan.jumat 27/3/2020.

Tidak hanya bangunan mako saja yang disemprot, Masjid As Siddiq, kendaraan yang ada di mako, bahkan masyarakat yang datang juga tak luput dari penyemprotan disinfektan.

Lebih lanjut Kapolresta Sidoarjo, menambahkan selain dilakukan penyemprotan disinfektan menggunakan truk damkar, di Mako Polresta Sidoarjo Juga telah tersedia botol hand sanitizer di setiap pintu ruang dan pengukur suhu tubuh, serta kini di gerbang masuk Mako Polresta Sidoarjo telah terpasang tenda sterilisasi dari bahaya Covid-19.

Setiap orang yang masuk ke Mako Polresta Sidoarjo, setelah diukur suhu tubuhnya selanjutnya diharuskan melewati tenda sterilisasi yang akan menyemprotkan cairan disinfektan ke anggota badan selama 15 detik.

“Pemasangan tenda sterilisasi ini merupakan upaya pencegahan kami, guna meminimalisir penularan Virus Corona di lingkup Polresta Sidoarjo,” ujarnya.

Penyemprotan cairan disinfektan dalam tenda sterilisasi yang tertutup plastik tersebut, dilakukan terhadap seluruh anggota, pimpinan, pejabat utama, hingga masyarakat yang masuk ke Mapolresta Sidoarjo.

“Bagus sekali upaya sterilisasi pencegahan penularan virus corona yang dilakukan Polres Sidoarjo di kantornya. Kami masuk harus di sterilisasi lebih dulu. Pencegahan penyebarluasan covid-19 memang harus kita lakukan bersama,” ungkap Wahyu Triatmojo, pengunjung Mapolresta Sidoarjo asal Waru.(bg)
Home » » Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

Jakarta,OposisiNews.Co.Id - Pimpinan Komite I DPD RI, H Fachrul Razi, MIP, mendesak penegak hukum agar membasmi habis para mafia proyek yang diduga terlibat dalam monopoli tender proyek di Aceh. Desas desus mengenai mafia proyek di Aceh sudah beredar luas di Pusat.

"Sebagai orang Aceh, terus terang saya malu karena Aceh masih berada di bawah garis kemiskinan. Padahal Pemerintah Pusat setiap tahun mengucurkan belasan triliun untuk membangun Aceh pasca konflik dan tsunami," kata Fachrul Razi kepada media ini, Kamis, 26 Maret 2020.

Tapi sayang beribu sayang, kata dia, harapan ingin mensejahterakan rakyat Aceh justru tidak tercapai meski sudah 15 tahun pasca damai. Keberadaan mafia proyek yang memonopoli proyek di ULP Aceh dianggap menjadi salah satu kendala pemerataan ekonomi. Untuk itu, Fachrul Razi juga meminta dinas-dinas tidak bermain dengan “mafia proyek”, karena menurutnya Aceh butuh kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

"Kenapa hari ini Aceh masih miskin? Saya rasa, salah satu sebabnya karena banyaknya mafia proyek di Aceh. Dan itu bukan rahasia lagi, yang mengatur semua pemenangan tender proyek seperti desas-desus yang selama ini beredar. Karena itu, kita minta penegak hukum membasmi mafia proyek tersebut agar ada pemerataan ekonomi di Aceh," ungkap Fachrul.

Menurut Senator Fachrul Razi, penegakan hukum bisa mencegah mafia-mafia tersebut berhenti memonopoli pemenangan proyek. Dengan begitu, ujarnya, tidak ada lagi perputaran uang hanya di kalangan satu kelompok saja.

"Bayangkan jika hanya satu kelompok saja yang bermain proyek, maka yang lain gigit jari. Proses peredaran uang terhambat, sehingga masyarakat susah terus, karena uang APBA dan Otsus tidak beredar di masyarakat," ungkapnya.

Fachrul Razi juga menolak pernyataan yang mengatakan bahwa yang menikmati Dana Otsus selalu dituduhkan kepada mantan kombatan GAM dan korban konflik, padahal mereka masih hidup di bawah garis kemiskinan. *Sementara, mafia proyek masih terus menikmati hasil atas perjuangan mereka,” kecamnya.

"Karena itu, sekali lagi kami minta kepada penegak hukum di Aceh, khususnya Kepolisian dan Kejaksaan, jangan takut, basmi semua mafia proyek tersebut walaupun mereka orang dekat dengan Plt Gubernur Aceh," tegas Fachrul.

Senator DPD RI asal Aceh ini juga meminta kepada masyarakat sipil dan media untuk mengawasi proyek dan penggunaan anggaran di Aceh. “Kami sudah komunikasikan dengan KPK RI untuk mengawasi masalah ini, dan Aceh masih dalam pantauan ketat KPK RI,” tutupnya. (FRZ/Red)
Home » » Tahap 1 Pencairan Dana Desa , Desa Sriwedari Selesaikan Finising Gedung Serba Guna Desa

Tahap 1 Pencairan Dana Desa , Desa Sriwedari Selesaikan Finising Gedung Serba Guna Desa

Written By BBG Publizer on Kamis, 26 Maret 2020 | 20.24

Lokasi kegiatan ' Gedung Serba Guna Desa Sriwedari ' kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi
Ngawi,OposisiNews.co.id - Tahap pencairan 40 persen Dana Desa 2020 menginisasi desa yang telah mencairkan untuk segera mengaplikasikan kegiatan mendasar rencana desa sesuai APBDes.

Kantor desa Sriwedari
Desa Sriwedari , Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi salah satu desa di kecamatan Karanganyar yang telah mengalokasikan pencairan anggaran tahap 1 dana desa (DD)  untuk menyelesaikan pembangunan gedung serba guna desa yang telah terprogram selama 3 tahun anggaran.

" Untuk tahap 1 pencairan Dana Desa , pemerintah desa mengalokasikan untuk menyelesaikan ( finising ) gedung serba guna desa yang rencananya akan digunakan untuk kegiatan 10 program pokok PKK tahun ini ( 2020 ) yang bakal dilaksanakan di desa Sriwedari " , kata Tony.Kepala Desa Sriwedari.

Tony ( Kds Sriwedari ) dan
Heri . Kasi Kesejahteraan
( Ketua TPK )
" Terkaid maraknya virus Corona yang menghantui masyarakat dan mematuhi aturan / ajakan pemerintah untuk memerangi / siaga covid-19 , pemerintah desa Sriwedari sudah merencanakan menganggarkan melalui perubahan ABPDes yang dimungkinkan pada tahap 2 . Sementara ini desa harus menalangi untuk kegiatan siaga covid-19 karena jika menganggarkan di tahap 1 rasanya sulit karena sudah terapgred melalui seskudes ", imbuhnya.

Dari pantauan OposisiNews pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung serba guna desa Sriwedari sudah 90 persen selesai dan dikerjakan oleh warga sekitar yang jumlahnya tidak begitu banyak.

" Pekerja pembangunan ( finising ) gedung hanya melibatkan 12 orang ( warga sekitar ) seperti yang dianjurkan pemerintah untuk menjaga dan memutus penularan Corona , selaku TPK saya awasi betul aktifitas tenaga dalam pengerjaan seperti menjaga jarak dan kebersihan .khususnya untuk makan / istirahat sesuai kesepakatan semua yang bekerja pulang dirumah masing-masing yang kebetulan berdomisili dekat dengan lokasi kegiatan " Ucap Heri.Kasi Kesejahteraan ( Ketua TPK )

" Untuk anggaran pekerjaan finising gedung serba guna dianggarkan Rp 84,4 juta dari Dana Desa ", imbuhnya. (AJB) 
Home » » Pilkades Serentak Di Sidoarjo Ditunda

Pilkades Serentak Di Sidoarjo Ditunda

Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Menyikapi surat dari Menteri Dalam Negeri terkait saran dan himbauan penundaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 19 april mendatang oleh pemkab Sidoarjo akhirnya ditunda.

Rapat dilakukan jajaran Forkopimda kabupaten Sidoarjo diantaranya Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Usman, Kapolesta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Kajari Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono, perwakilan Kodim 0816/Sidoarjo dan Sekda A. Zaini. Rapat memutuskan pilkades serentak 19 april ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan. Kamis 26/3/2020

Meski dilakukan penundaan, tahapan-tahapan pilkades yang tidak melibatkan banyak orang tetap berjalan dan di selesaikan.

Penundaan tersebut berdasarkan rujukan surat dari BNPB yang menetapkan kondisi darurat nasional karena pandemi Covid-19 baru berakhir tanggal 29 mei 2020.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa Kabupaten Sidoarjo Heru Sultan menerima apa yang sudah menjadi keputusan bersama. Heru minta agar pihak pemkab segera membuat surat penundaan dan segera dikirim ke desa-desa.

"Kami sepenuhnya menerima keputusan dari pemerintah, jika memang pilihan yang terbaik adalah ditunda maka kita ikuti, kami minta pemkab segera membuat surat secara resmi dan dikirim ke desa-desa", kata Heru.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menekankan penundaan pilkades didasarkan pada maklumat Kapolri. Dalam maklumat tersebut salah satu isinya adalah membubarkan jika ada warga yang berkerumun. Pilkades serentak sangat berpotensi tempat berkumpulnya masyarakat, dikhawatirkan akan berpotensi penyebaran covid-19.

"Kami dari kepolisian menyarankan pilkades serentak di Sidoarjo lebih baik ditunda sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kondisi aman oleh pemerintah pusat", ujar Sumardji.

Saran yang sama juga disampaikan Kajari Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono. Menurut Kajari keputusan pemerintah pusat dalam ini menteri dalam negeri yang menyarankan pilkades Sidoarjo ditunda sudah melalui perhitungan yang matang dan memikirkan kebaikan yang lebih besar.

"Saran kami kita ikuti saja surat dari menteri dalam negeri yaitu ditunda dulu, situasi sekarang masih darurat nasional lebih baik kita fokus bersama menangani pandemi covid-19 di Sidoarjo", ujar Budi.

Budi juga menyarankan agar membuat kembali surat keputusan perubahan pelaksanaan pilkades.

Rapat yang akhirnya diputuskan Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin dilakukan penundaan, namun kalau bisa penundaan tidak lama.

"Kita yang hadir rapat ini semua sepakat pilkades serentak ditunda, namun kita juga sepakat penundaan juga tidak lama-lama, jika situasi sudah membaik maka kita segera bisa laksanakan", kata Wabup Nur Ahmad. (Bg).
Home » » Ancaman Corona , Desa Sekarjati Berencana Alihkan Pekerjaan Fisik Desa Untuk Kemanusiaan

Ancaman Corona , Desa Sekarjati Berencana Alihkan Pekerjaan Fisik Desa Untuk Kemanusiaan

Musyawarah semua tokoh desa Sekarjati di Pendopo Desa, Kamis 26/03/2020
Ngawi , OposisiNews .Co.Id - Semakin masifnya penyebaran Covid 19 berimbas pada realisasi pembangunan infrastruktur yang dibiayai Alokasi Dana Desa ( ADD - DD ) TA.2020 di berbagai desa.

Belum adanya obat yang pasti untuk mengobati korban yang terjangkit virus Covid 19 , banyak Kepala desa yang berani tegas dalam memutuskan kebijakan pengunaan Dana Desa demi kemanusiaan dan kelangsungan hidup warganya.

Sugeng Purnomo
Kades Sekarjati
" Sebagai kepala desa saya dituntut untuk berani mengambil sikap tegas terkaid keselamatan warga saya ditengah maraknya virus Corona , saya siap salah dan bertanggung jawab dengan sikap yang saya ambil ", ucap Sugeng Purnomo Kepala Desa  Sekarjati , Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi.

" Jika memang akan ada LockDown semua dana desa akan kami belikan bahan pakan warga selama dilakukan lockdown",imbuhnya.

" Untuk sementara data yang masuk desa dan terdata di Puskesmas Karanganyar , selama maraknya virus Corona , kurang lebih 50 orang /warga kami yang berada di perantauan sudah kembali ke desa dan sudah melakukan cek-up dipuskesmas serta melakukan isolasi mandiri ," papar Kades.

" Kejadian yang akan datang (musim mudik th 2020 ) memasuki pertengahan bulan puasa - lebaran seperti tahun sebelumnya jumlah pertambahan warga desa Sekarjati berkisar 300-400 warga yang ber-kerja di ( kota- luar pulau dan LN ) , hal ini mendasari pemerintah desa Sekarjati extra memerangi merebaknya virus Corona demi keselamatan dan kesehatan warga di desa Sekarjati " , cerita Sugeng.

Langkah apa yang telah diambil Pemerintah desa Sekarjati dengan kondisi sekarang ? Dengan kepulangan 50 warganya dari rantau ?

Sejak maraknya penyebaran virus Corona dan sebelum pemerintah mengumumkan bisa memanfaatkan dana desa untuk penanggulangan virus Corona , pemerintah desa sudah membentuk Tim satgas Corona desa yang berawak-kan Perangkat Desa , BPD , LPMD , Tokoh Masyarakat / Agama , RT- RW dan Pemuda bahu membahu dalam memberikan informasi dan pengawasan pada warga yang mengadakan isolasi mandiri .

Kds Sekarjati beri
Arahan pada peserta
Musyawarah covid-19
"Seperti saat ini , Kamis 26/03/2020 dengan adanya kebijakan / SE pemerintah semua yang terlibat dalam Satgas Corona mengadakan pertemuan untuk memfokuskan pembagian tugas dan melakukan evaluasi perubahan pemanfaatan dana desa ", ujarnya.

Apakah benar desa Sekarjati akan mengalihkan bahkan meniadakan kegiatan infrastruktur desa yang sudah disepakati sesuai APBDes 2020 ?

" Benar , jika kondisi mencekam ini tidak beransur baik bahkan semakin buruk .Pemerintah desa akan mengalihkan kegiatan infrastruktur dari Dana Desa untuk Kegiatan Kemanusiaan / kelangsungan hidup warga desa karena di Pemendes Nomor 11 tahun 2019 sudah diatur apalagi diperkuat dengan instruksi presiden RI ",ujarnya.

" Jika memang harus terjadi dan menjadi temuan BPK saya selaku kepala desa Sekarjati siap mempertanggung jawabkan , buat apa infrastruktur desa Sekarjati bagus jika rakyatnya harus menderita tanpa ada solusi Kemanusiaan dari pemerintah desa dan sampai hari ini pemerintah desa belum mencairkan dana desa melihat kondisi sekarang ", Tutup Sugeng P ( Rif.Adv )
Home » » PCNU Kabupaten Mojokerto optimis lawan COVID-19

PCNU Kabupaten Mojokerto optimis lawan COVID-19

Mojokerto,OposisiNews.Co.Id-  Merebaknya Virus Corona di Indonesia, ditanggapi serius PCNU Kabupaten Mojokerto. Organisasi yang berkantor di Jalan RA Basuni Sooko Mojokerto ini, menghentikan seluruh kegiatan yang mengumpulkan massa. Padahal, sebenarnya di bulan Maret-April ini banyak kegiatan puncak dalam rangka peringatan hari lahir NU.

Sekretaris PCNU Kabupaten Mojokerto, Taufik mengatakan, sesuai arahan dari pemerintah serta intruksi dari PBNU dan PWNU Jawa Timur PCNU Kabupaten Mojokerto menghentikan seluruh kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. “Kegiatan tersebut, akhirnya kami ganti dengan penyemprotan desinfektan ke masjid dan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mojokerto,” jelas Taufik.

PCNU Kabupaten Mojokerto juga membentuk Gugus Tugas Covid 19 yang akan bertugas melakukan penyemprotan desinfektan ini di 100 masjid yang ada di Kabupaten Mojokerto. Tak hanya itu, tim Gugus Tugas Covid 19 PCNU Kabupaten Mojokerto yang berisi sejumlah lembaga seperti Lembaga penanggulangan bencana NU (LPBINU), Lembaga takmir masjid NU (LTMNU) serta Lembaga Kesehatan NU (LKNU) juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan social distancing untuk menghalau penyebaran wabah yang saat ini juga telah menjangkiti ratusan Negara di dunia.

“Awalnya kita mengalami kesulitan pendanaan juga perlengkapan. Akhirnya Kepala Desa Pesanggrahan Kutorejo Moh. Afif, memberikan support berupa dana serta sejumlah peralatan, seperti alat semprot serta cairan desinfektan,” terang salah satu pengasuh Pondok pesantren An-nahdliyah Sooko ini.

Berawal dari inisiasi yang dilakukan oleh kepala desa Pesanggrahan tersebut, akhirnya sejumlah lembaga di internal PCNU akhirnya ikut support dan PCNU juga ikut memberikan dukungan penuh.

Terpisah, Moh. Afif mengatakan, inisiasi yang dilakukannya dalam gugus tugas covid 19 tersebut salah satunya adalah untuk membangun rasa optimisme bagi aktifis NU khususnya dan warga Mojokerto pada umumnya, tidak perlu takut apalagi panik. Rasa tenang dan mengedepankan akal sehat, serta rasa optimisme justru akan menjauhkan virus tersebut berkembang di Kabupaten Mojokerto.

“Saya juga prihatin, karena begitu corona merebak, banyak barang menghilang di pasaran. Seperti masker, hand sanitizer, desinfektan dan lain-lain. Dengan gerakan ini, juga kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa barang-barang tersebut bisa kita produksi sendiri. Menggunakan sejumlah bahan yang ada,” kata Moh. Afif.

Hari pertama kegiatan penyemprotan desinfektan serta sosialisasi yang dilakukan Gugus tugas covid 19 PCNU Kabupaten Mojokerto ini, dilakukan di sejumlah masjid yang ada di Kecamatan Mojosari. Selanjutnya, akan digilir masjid-masjid yang berada di pinggir jalan raya yang ada di Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Sooko, serta sejumlah pesantren.

“Intinya kita ingin membantu pemerintah untuk memberikan pemahaman bahaya virus ini, serta membangun optimisme di masyarakat, agar tidak panik untuk mengusir virus ini dari Kabupaten Mojokerto,” tutup Taufik.( Ly )
Home » » Terkait Penanganan Jenazah Korban Corona, Wapres Minta MUI Terbitkan Fatwa

Terkait Penanganan Jenazah Korban Corona, Wapres Minta MUI Terbitkan Fatwa

Written By BBG Publizer on Rabu, 25 Maret 2020 | 16.08

Jakarta,OposisiNews.Co.Id - Wakil Presiden RI, Prof. KH. Ma'ruf Amin, kembali meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa seputar jenazah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) yang meninggal dunia.

Permintaan itu disampaikan Ma'ruf saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin, 23 Maret 2020.

 "Ke depan saya minta MUI dan ormas Islam keluarkan fatwa kalau terjadi kesulitan mengurusi jenazah penderita korona," kata Wapres yang pernah memimpin MUI ini saat memerikan keterangan pers usai kunjungan ke BNPB itu.

Ma'ruf mengatakan, permintaan itu disampaikan jika terjadi kondisi di beberapa rumah sakit yang petugas medisnya kurang atau sesuatu yang tidak memungkinkan terjadi. "Kemungkinan untuk tidak memandikan. Meminta MUI dan ormas untuk itu," ujar mantan Rais Aam PBNU ini.

Fatwa yang dikeluarkan MUI terkait salat tidak berjamaah, Ma'ruf mengaku juga atas permintaannya. Ma'ruf juga meminta MUI mengeluarkan fatwa terkait syarat melaksanakan ibadah petugas medis yang menangani pasien Virus Corona (Covid-19). Fatwa tersebut, menurut dia, diperlukan untuk memberikan kepastian bagi para tenaga medis. Misalnya, tentang bagaimana aturan berwudu bagi umat Islam yang mengenakan baju pelindung diri penanganan pasien corona.

 "Ketika para petugas medis menggunakan alat pelindung diri sehingga pakainnya tidak boleh dibuka sampai 8 jam, kemungkinan dia tidak bisa wudu tayamum, saya mohon ada fatwa," ujar Ma'ruf.

Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan mengenai pentingnya peran tenaga medis dalam penanganan pasien corona. Selama ini, mereka bekerja maksimal dalam merawat pasien tersebut. "Ini menjadi penting sehingga para petugas tenang walaupun ini sudah terjadi. Jadi harus ada fatwanya," katanya.

Sebelumnya, MUI telah mengeluarkan fatwa seputar salat di rumah. Salat itu termasuk salat Jumat yang digantikan dengan salat Zuhur. (ARM/Red)
Home » » Nyepi 2020, TNI, Polri dan Puskesmas Krembung Bersinergi Cegah Penyebaran Virus Corona

Nyepi 2020, TNI, Polri dan Puskesmas Krembung Bersinergi Cegah Penyebaran Virus Corona

Sidoarjo,OposisiNews.co.id- Di tengah merebaknya Virus Corona (Covid-19), jelang perayaan Hari Raya Nyepi di Pura Margo Wening, Desa Balonggarut, Krembung, Sidoarjo, Selasa 24/3/2020.

Polisi, TNI dan petugas kesehatan dari Puskesmas di wilayah tersebut melakukan pengamanan, terutama melakukan pengecekan suhu tubuh umat dan dihimbau untuk cuci tangan menggunakan hand sanitizer.

Di lokasi pura tidak terlalu banyak aktifitas kegiatan. Hanya ada sekitar 15 orang yang datang sehari jelang Hari Raya Nyepi. Hal ini sesuai dengan himbauan dari pemerintah bahwa untuk sementara ini segala bentuk acara yang dihadiri massa dalam jumlah agar ditiadakan dulu.

“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimka Krembung, dan pengurus pura bahwa guna mencegah penyebaran Covid-19. Agar kegiatan ibadah menyambut Nyepi yang dihadiri jumlah banyak orang, agar ditunda dahulu,” ujar Kapolsek Krembung AKP Purwanto,

Namun, guna memberikan kelancaran dan menjaga kondusifitas kamtibmas di Hari Raya Nyepi, personel Polsek Krembung bersama Koramil Krembung telah disiagakan di lokasi sejak sehari jelang Nyepi.

“Termasuk pemeriksaan kesehatan umat Hindu yang datang ke pura, serta memberikan sosialisasi pencegahan penularan Virus Corona,” imbuhnya.(bg)
Home » » OKNUM ANGGOTA DPRD BLORA TELAH LANGGAR FAKTA INTEGRITAS YANG DIBACA SAAT DEMO 25/2/2020

OKNUM ANGGOTA DPRD BLORA TELAH LANGGAR FAKTA INTEGRITAS YANG DIBACA SAAT DEMO 25/2/2020

Anggota DPRD Blora di Terminal Padangan Saat Pulang Dari Kunjungan Kerja Di Lombok . NTT
Blora,OposisiNews.Co.Id- Perilaku kurang pantas ditunjukkan oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah  saat hendak diperiksa kesehatannya oleh tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Blora sepulang dari kunjungan kerja dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Peristiwa itu terjadi di Terminal Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (19/3/2020) malam dari 45 anggota DPRD kabupaten blora ada 37 anggota bersama anak dan istri saat kepulangan kunjungan kerja.

Kejadian yang sempat tersiar meluas melalui media online , cetak ,Tv dan You Tube yang tersiarkan secara masif menjadikan lembaran hitam Arogansi Wakil Rakyat dan mempercikan rasa tidak percaya dan malu warga Blora akan sikap yang dipertontonkan wakil rakyatnya.

Bahkan salah satu aktifis Blora yang enggan namanya diberitakan bersikap keras dan pedas akan kejadian itu , " Saya sangat malu melihat sikap dan kata-kata WS yang mengarah merendahkan  TKW dan kesombongannya akan kesetaraan dengan Bupati , Harusnya WS sebelum berucap itu berkaca , dia itu siapa ? Dan harusnya sadar dia pernah terjerat kasus dugaan Korupsi saat menjabat di DPRD dulu yang sempat melarikan diri dan diduga tertangkap di Jiwan .Jawa Timur ".

Upaya Tim medis Dinkes Kabupaten Blora menyambut kedatangan para wakil rakyat dengan berupaya melakukan medical check- up untuk mengantisipasi tertularnya Covid-19 para wakil rakyatnya berbuah pait.

Bukannya merespons dengan baik, beberapa anggota Dewan tersebut justru menolak untuk dicek kesehatannya. insiden yang dilakukan oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Blora berinisial WS, Marah-marah di hadapan tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Blora .hanya mempermasalahkan SOP dikondisi darurat Corona.

Kejadian memalukan itu sempat viral di Medsos serta menjadi Konsumsi berita Media Cetak & Elekronik Nasioanal ,Kurang etisnya seorang Pejabat publik sebagai Cermin buruk jangan sampai ditiru oleh Pejabat lain,Dengan sikap sombong Dan Arogannya menunjuk nunjuk sambil membentak bentak petugas dinas kesehatan blora.

Bahkan masyarakat hingga sekarang masih hafal apa yang diucapkan WS dan fasih menirukan kata-kata yang ditunjukan pada petugas medis Corona Blora , "Kamu pejabat enggak? SOP-nya mana? Surat tugasnya mana? Kita DPR, bukan anak gembala. Pakai aturan. Pakai undang-undang," ujarnya dengan nada tinggi.

 "Perintah dari mana, Pak?" sahut anggota DPRD Blora yang lain. Tak berhenti di situ, WS terus saja meninggi omongannya di hadapan tim medis Dinkes Kabupaten Blora. "Ada undang-undangnya. Kita tugas dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan TKW kita. Mana surat tugasnya. Kita DPR kunjungan ada undang-undangnya.  Sekali lagi, WS tak mau diperiksa kesehatannya dan mempersilakan pemeriksaan kesehatan dilakukan di rumah sakit.

 "Kita siap diperiksa di mana saja. Enggak ada surat tugasnya, ayo ke rumah sakit," bentaknya. "Iya, Pak," tutur salah seorang tim medis Dinkes Kabupaten Blora... Belum sampai melangkah, seorang anggota DPRD Kabupaten Blora yang lain menyahut dengan lantang.

 "Njajal Bupatine sesuk prikso (Coba Bupatinya besok periksa)," teriaknya. Mendengar hal itu, WS pun kembali memanas di hadapan tim medis Dinkes Kabupaten Blora. "Oh iya, saya tanya, jikalau masyarakat dari luar kota masuk ke Blora diperiksa, berarti setiap malam kamu memberhentikan bus luar kota ya? Terus Bupati sekeluarga ke Yogyakarta kamu periksa enggak? Terus Wakil Bupati sekeluarga ke Jakarta kamu periksa enggak?" ujar WS lagi. Tiru warga seperti di YouTube pada awak media OposisiNews.

Sekali lagi, tim medis Dinkes Kabupaten Blora merasa bingung untuk menjawab dan hanya menundukkan kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, para anggota DPRD Kabupaten Blora meminta pindah lokasi ke RSUD Cepu. Namun, ketika rombongan tim medis Dinkes Kabupaten Blora menunggu di halaman depan RSUD Cepu, bus pengangkut anggota Dewan tidak kunjung datang. "Meski demikian, kami sudah memeriksa 14 orang yang datang dari Lombok. Hasilnya aman, suhu tubuh normal. Untuk yang belum diperiksa, kami akan datangi ke rumahnya masing-masing," kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman (P3PLP) Dinkes Blora, Edi Sucipto.

Dari Peristiwa tersebut diduga telah terjadi PNGABAIAN SEKALIGUS  PELANGGARAN FAKTA INTEGRITAS yang telah di bacakan Ketua DPRD Blora /mewakili Anggota DPRD Blora Periode Tahun 2019 - 2024  saat berhadapan dengan Pendemo  dari Koalisi Forum Blora Selatan (FBS) dan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI)  pada Selasa 25/2/2020 .

8 point FAKTA INTEGRITAS DPRD BLORA Periode Th 2019 –  2024 Yang mereka baca antara lain   :

1.Berkomitmen dalam Pemberantasan Korupsi ,Kolusi dan Nepotisme serta menghindari perbuatan tercela
2.Tidak Menerima Suap ,Gratifikasi atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku
3.Bersikap Jujur,Transparan dan Akuntabel dalam menjalankan tugas 
4.Mendukung penegakkan Supremasi Hukum
5.Menghindari pertentangan kepentingan Public of interest dalam pelaksanaan tugas
6.Menegakkan Hak Azasi Manusia sesuai peraturan perundang undangan
7.Menumbuh kembangkan keterbukaan kejujuran dan  memperlancar pelaksanaan tugas yang efektif,efisien dan akuntabel
8.Mewujudkan Pemerintahan BLORA yang maju mandiri bertanggung jawab dan bermartabat dengan dilandasi nilai nilai luhur budaya bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 45 .

Ada beberapa point FAKTA INTEGRITAS yang telah diabaikan juga dilanggar dan sangat jelas pada poin 7 yaitu “Menumbuh kembangkan keterbukaan kejujuran dan memperlancar pelaksanaan tugas yang efektif ,efisien dan akuntabel, bahkan Ketua DPRD Blora Dasum sempat menyampaikan janji Bilamana Melanggar Fakta Integritas siap mempertanggung jawabkan sesuai Perundang undangan dan Hukum yang berlaku.

Bagaimana dengan Reaksi dan tindakan Mahkamah Kehormatan dewan dengan kode Etik dewan Kabupaten blora dengan kejadian tersebut sampai sekarang  belum terlihat, layak menyandang kata ' SETALI TIGA UANG '.

Apalagi dengan adanya PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota,Peraturan Pemerintah tersebut sampai sekarang seperti mandul (Belum bisa memberikan aturan hukum yang jelas) terkait pemberian sangsi pada anggota dewan yang melanggar kode etik karena belum ada Hukum acaranya.

Saat awak media OposisiNews bertemu dan berbincang dengan penggiat sosial cepu terkait dengan insiden yang terjadi di padangan yang dilakukan oleh oknum  Anggota dewan Kabupaten Blora dengan optimis mengatakan ,  “Biarlah nanti masyarakat yang menilai sekaligus beri Sangsi sosial dengan Anggota Dewan tersebut” Ujar Penggiat Sosial Cepu (DW)

Reporter.Dwi P
Editor.Bambang PW
Home » » Mapolres Mojokerto Antisipasi Covid 19 , Pemasangan Lorong Yang Dilengkapi Penyemprotan Hensainitrezer dan Scan Suhu Di Pintu Masuk Mapolres

Mapolres Mojokerto Antisipasi Covid 19 , Pemasangan Lorong Yang Dilengkapi Penyemprotan Hensainitrezer dan Scan Suhu Di Pintu Masuk Mapolres

Antisipasi merebaknya Covid 19 Polres Mojokerto siaga sediakan alat pendeteksi ( scener dan penyemprotan handsainitezer ) aktifitas masuk dan keluar di Polresta
Mojokerto,OposisiNews.Co.Id- Antisipasi semakin meluasnya penyebaran virus Corona dan tingginya ancaman pademi  bahaya Covid-19 (Corona virus disease 2019/penyakit virus korona tahun 2019) yang kian menghantui  .

Polres Mojokerto telah mengambil langkah strategis guna mencegah penyebaran virus Corona dan bahaya Covid-19 disekitar lingkungan Polres Mojokerto pada umumnya dan di dalam Markas Polres Mojokerto dengan membangun Bilik Disinfektan di depan pintu masuk utama Polres Mojokerto.

Bilik ( lorong ) masuk dilengkapi
Penyemprotan hansainitrezer
Setiap tamu atau pengunjung maupun anggota Polisi yang hendak masuk ke Polres Mojokerto wajib melalui bilik disinfektan tersebut terlebih dahulu. Didalam bilik disinfektan itu setiap orang menjalani pemeriksaan kesehatan melalui beberapa tahapan, pengukuran suhu badan, dan cuci tangan dengan antis baru kemudian dipersilahkan  masuk ke dalam kantor Polres Mojokerto.

Bilik disinfektan mulai dibangun hari  Selasa, 24/03/2020 dan di letakkan tepat di depan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Mojokerto. Dengan dibangunnya bilik disinfektan ini memastikan bahwa kedepannya Kantor Polres Mojokerto benar-benar steril dari virus Corona.

Kapolres Mojokerto
Cek kesiapan alat antisipasi
Covid 19 dipintu masuk
Mapolres Mojokerto
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, pembangunan bilik disinfektan, pengukuran suhu tubuh hingga cuci tangan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah masuknya virus Corona ke dalam lingkungan Polres Mojokerto.

“Pembangunan bilik disinfektan ini adalah sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan kantor Polres Mojokerto. Selain juga ada upaya pemeriksaan awal bagi personil, tamu dan pengunjung yang datang ke Polres Mojokerto menggunakan pengukur suhu dan cuci tangan,” ungkapnya.

Menurutnya, sarana ini lebih awal disediakan oleh Polres Mojokerto. Kapolres menambahkan, jika hal tersebut sebagai upaya maksimal yang bisa dilakukan Polres Mojokerto untuk menjaga personil, tamu dan pengunjung yang datang ke Mapolres Mojokerto.

“Tujuannya agar tidak terkena virus Corona, ikhtiar adalah hal yang bisa kita lakukan secara maksimal selebihnya adalah doa kita bersama semoga Allah Subhanahu Wata’ala selalu melindungi kita semua,” pungkasnya. ( Ly )

Reporter .Lyna
Editor .Bambang PW

Home » » Dukung Pemerintah Cegah COVID-19, Etnis Boru Gelar Ritual Hapun Angin

Dukung Pemerintah Cegah COVID-19, Etnis Boru Gelar Ritual Hapun Angin

Written By BBG Publizer on Selasa, 24 Maret 2020 | 22.06

FLOTIM, OPOSISINEWS.CO.ID- Komunitas Etnis Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur mendukung Pemerintah dalam upaya menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang kini sedang mewabah di alam jagat raya. Dukungan tersebut dilakukan dengan cara menggelar ritual tolak bala yang disebut Hapun Angin, Minggu (22/3/2020).

Kepala Desa Boru, Benediktus Baran Liwu, mengatakan Ritual Hapun Angin merupakan ritual turunan komunitas adat Boru yang mempunyai nilai pendekatan spiritual antara manusia dengan Sang Pencipta serta manusia yang hidup dengan leluhur dan diyakini dapat mengusir segala sesuatu yang sifatnya mengancam keselamatan manusia, seperti wabah penyakit, dan hama pada tanaman.

"Secara budaya Boru, ritual ini dinamakan ritual Hapun Angin, diyakini dapat menghilangkan segala penyakit yang datang. Dengan ritual ini segala penyakit dapat di bawah kembali oleh air dan angin" tutur Benediktus.

Kendati telah dilakukan ritual tersebut, Benediktus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mentaati himbauan Pemerintah dengan menerapkan pola hidup sehat, kurangi aktivitas di luar rumah, menjauhkan diri dari kerumunan massa, tidak bepergian ke luar daerah serta tidak menyebarkan berita hoax terkait COVID-19.

"Walaupun kita sudah berdoa, sudah buat adat, tetapi kita pribadi tidak menjaga kesehatan ya sama saja", ujarnya.

Disaksikan Oposisi News,  pelaksanaan ritual tersebut berawal di rumah adat, dihadiri oleh para sesepuh dan semua laki-laki dewasa. Ujud doa dan mantrapun dilantunkan oleh para sesepuh. Selanjutnya berpindah lokasi pada daerah perbatasan yang mempunyai aliran sungai.

Dipilihnya lokasi tersebut, kata Dominikus yang adalah seorang sesepuh, daerah tersebut merupakan pintu masuk Kabupaten Flores Timur,  selain itu untuk daerah aliran sungai diyakini dapat membawa semua wabah penyakit yang ada di wilayah tersebut.

Selanjutnya, para sesepuh bersama rombongan mengarak menuju empat penjuru wilayah desa untuk melakukan ritual pagar kampung. Ritual tersebut diyakini dapat menghadirkan leluhur  untuk menjaga dan melindungi wilayah tersebut dari segala bentuk serangan. (AL)
Home » » KSP Sandominggo Berkontribusi Nyata Dalam Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

KSP Sandominggo Berkontribusi Nyata Dalam Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

FLOTIM, OPOSISINEWS.CO.ID
 - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) San Dominggo telah mengakar dalam kehidupan masyarakat dengan pertumbuhannya yang cukup signifikan. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari dukungan dari anggota dengan memberikan kontribusi bagi perkembangan Koperasi San Dominggo.

Koperasi yang telah menyabet predikat 'cukup sehat' yang ditetapkan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
tersebut telah banyak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di bidang ekonomi, pembangunan, pendidikan dan pertanian.

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Flores Timur, Achmad R. Dulu, SE, dalam sambutannya pada kegiatan rapat akhir tahunan (RAT) Koperasi San Dominggo ke XXIX di aula Seminari San Dominggo Hokeng, belum lama ini menuturkan, untuk mencapai predikat tersebut tentunya telah melewati beberapa aspek kajian dan penilaian terhadap kesehatan koperasi yakni, aspek permodalan, aspek kualitas aktiva produktif, aspek manajemen, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan jati diri koperasi.

Lanjutnya, secara pasti koperasi memiliki potensi strategis yang mengandung nilai-nilai menolong diri sendiri, bertanggung jawab kepada diri sendiri, demokrasi keadilan, solidaritas, merancang serta membangun koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan melalui upaya kolektif yang bersifat produktif, efektif, efisien dan berkelanjutan.

"Berpikir mengenai koperasi tidak hanya hari ini tetapi berpikir bagaimana visi kedepan kita berbuat apa untuk koperasi yang kita cintai ini. Kita harus lebih komitmen dan berjiwa besar dan jangan puas dengan yang ada sekarang. Mari kita membangun koperasi", tutur Achmad.

Sementara itu, Ketua umum koperasi San Dominggo, Stafanus Ratu Puka, menambahkan selain peran strategis, prinsip gotong royong serta didukung dengan manajemen dan loyalitas kepengurusan yang baik juga menjadi hal penting dalam berkoperasi. Hal tersebut telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan KSP San Domingo.

Stefanus mengatakan, perkembangan sebuah koperasi simpan pinjam dapat dilihat dari Rapat Anggota Tahunan yang dilaksanakan oleh pengurus koperasi setiap tahunnya. Untuk itu Ia berharap kepada anggota agar meningkatkan simpan pinjam sembari tidak mengabaikan kewajiban dalam mengangsurnya.

Sebagaimana diketahui, KSP San Dominggo terbentuk dari sebuah kelompok kecil yang bernama Kelompok Studi Tabungan (KST), digagas Pater Alfons Hayon, SVD, didirikan pada tanggal 28/11/1990 dan beranggotakan karyawan seminari. Dengan semangat kebersamaan anggota, akhirnya pada tanggal 22 Januari 1994 KST tersebut beralih menjadi koperasi simpan pinjam dan berbadan hukum yang kini disebut Koperasi Simpan Pinjam San Dominggo Hokeng.

Hingga akhir Desember 2020, KSP San Dominggo telah merangkul 2970 orang untuk bergabung bersamanya. Kini KSP San Dominggo memiliki aset sebesar Rp 38.862.558.232, simpanan saham sebesar Rp 17.553.711.914, simpan non saham sebesar Rp 13.120.350.204 dan telah memberikan pinjaman kepada anggotanya sebesar Rp 27.004.443.441 dengan benefit yang menarik. (AL)
Home » » Popes Alqomariah Bekasi Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Penduduk Bekasi,

Popes Alqomariah Bekasi Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Penduduk Bekasi,

 Pengasuh Ponpes Alqomaria Kranggan Bekasi KH Abdullah Musfik didampingi para santri, relawan penyemprotan disinfektan
Bekasi,OposisiNews.co.id- Inisiatif warga masyarakat membantu upaya pemerintah memerangi penyebaran virus Covid 19 di Indonesia mulai berlangsung di mana-mana. Salah satunya dilakukan oleh para pengurus dan santri di Pondok Pesantren Alqomariah Kranggan Jatisampurna Bekasi. Penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh ruangan pondok pesantren dan masjid, serta di sejumlah rumah-rumah penduduk sekitar Ponpes Alqomariah.

Aksi ini dilakukan untuk menyikapi semakin meluasnya dampak dari penyebaran virus corona yang sangat meresahkan masyarakat. Pengasuh Ponpes KH Abdullah Musfik mengatakan, kegiatan sosial penyemprotan disinfektan secara masal ini dilaksanakan pada fasilitas umum seperti Masjid, sekolah, dan perumahan penduduk di wilayah yang memungkinkan di jangkau oleh tim relawan yang di bentuk oleh pihak pasantren.

  “Aksi ini dilakukan agar masyarakat sekitar bisa aman dari virus Covid 19,” ungkap Pengasuh Ponpes yang akrab disapa Kiai Abi, di sela kegiatan penyemprotan disinfektan di rumah salah seorang warga, Selasa (24/03/2020).

Pengasuh pondok pasantren yang sudah banyak menghasilkan penghafal Alquran ini juga mengatakan,  aksi ini dilaksanakan berkat inisiatif  dari salah satu jamaah Pasantren Alqomariah H. Eidy Sutrisno S Hadji Djafar, S.Sos, ST, MM.Tr  yang  selama ini sering ikut berperan aktif bersama Ponpes untuk membantu warga setempat.

Menurut Kiai Abi, kegiatan ini akan terus dilakukan walaupun untuk mendapatkan cairan desinfektan saat ini sangat sulit dan mahal.

Udin, warga setempat, mengaku senang dan berterima kasih kepada Ponspes Alqomariah dan para santri yang sudah mejadi relawan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga dan sejumlah fasilitas publik.  “Semoga kegiatan ini bisa terus berlangsung sampai wabah virus corona ini berakhir,” harap Dedi warga lainnya yang rumahnya ikut disemprot disinfektan.

Sementara itu pemrakarsa kegiatan ini, H. Eidy Sutrisno Hadji Djafar yang bisa disapa Bang Hadji  mengaku senang warga setempat merespon positif kegiatan sosial yang dilaksanakan Ponpes Alqomaria.
“Kegiatan ini dilakukan  semata-mata merupakan kepedulian sebagai warga negara untuk turut membantu pemerintah secara proporsional melalui penyemprotan desinfektan  secara gratis  kepada masyarakat sekaligus membantu mengkampanyekan hidup sehat, tidak keluar rumah dan berkerumun, serta menjaga jarak dengan orang lain agar tidak tertular virus.” terangnya.

Bang Haji juga berharap, warga masyarakat  tidak panik dan lebih siap menghadapi suasana yang cukup meresahkan saat ini. Tidak lupa pula Bang Haji mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rejeki untuk ikut membantu pemerintah secara proporsional. “Yang paling dibutuhkan rakyat saat ini yaitu pembagian gratis cairan antiseptik pembersih tangan untuk mencegah penyebaran virus corona,” ujar Bang Haji yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala  Kantor Pelabuhan Kintap di Kalimantan Selatan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI. ( Red*** )
Home » » Desa Kepel Sinergikan Pembangunan Fisik Dan Kesehatan Warga Di Tengah Maraknya Wabah Virus Corona

Desa Kepel Sinergikan Pembangunan Fisik Dan Kesehatan Warga Di Tengah Maraknya Wabah Virus Corona

Lokasi kegiatan pavingisasi desa Kepel
Madiun,OposisiNews.co.id -  Pembangunan infrastruktur Jalan penghubung antar dusun dan desa menjadikan kebutuhan yang sangat urgen untuk mendukung meningatkan roda perekonomian dan daya beli masyarakat baik di kota maupun di pedesaan.

Desa Kepel Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, dengan Dana Desa (DD) yang di gelontorkan pemerintah pusat. Dimanfatkan oleh Sungkono Kepala Desa Kepel untuk Pavingisasi jalan dan pembamgunan Tanggul Penahan Tanah (TPT).

Suwarto Warga setempat merasa lega dengan program pavingisasi di lingkunganya , jalan lingkungan yang biasanya susah dilalui waktu musim penghujan ( becek ) sekarang masalah itu sudah terlewatkan dan terlihat bersih , rapi.

Desa Kepel yang terletak di pengunungan Wilis kecamatan Kare, merupakan salah satu desa penghasil tanaman porang terbesar dikabupaten madiun.

Dan baru-baru tahun ini ( 2020 .red ) Desa Kepel Kecamatan Kare mewakili Kabupaten Madiun meraih penghargaan 10 Program Pokok PKK yang penilainnya dilaksankan pada tahun 2019 kemarin. penghargaan diserahkan pada saat memperingati HUT HKG PKK ke-48 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa di kantor Gubernuran kepada Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Penta Lianawati, Maret 2020.

"Sungkono Kades Kepel menuturkan, karena daerah kita merupakan pegunungan. Disamping pavingisasi jalan, kita juga membikin Tebing Penahan Tanah supaya tidak terjadi longsor," jelasnya.

"Pekerjaan pavingisasi di RT 1 menuju ke RT 3 mencapai panjang 267 Meter dan  lebar 2,5 Meter menghabiskan dana RP. 94.338.000 . Sementara untuk
Pekerjaan (TPT) Tebing Penahan Tanah di RT 4 sampai RT 5 dengan volume 1,5 x 0,3 x70 meter menelan dana 40.907.000 rupiah," terang Kades.

Sungkono menjelaskan semua pekerjaan dikerjakan tenaga lokal desa . Kita perdayakan masyarakat supaya juga bisa mendapat nafkah dari dari program Dana Desa. Sementara pekerjaan ini bukan semata-mata keinginan pemerintah desa atau kepala desa, melainkan usulan dari masyarakat lewat dusun ( musdus ).

Posko kendali covid-19
Desa Kepel
Menindak lanjuti intruksi dari Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro, untuk menjadi desa siaga terkait wabah virus Corona. Kades Sungkono membikin posko kesehatan yang berada didekat Balai Desa.

"24 jam kita siagakan lengkap dengan peralatan medis dan petugas medisnya. Kita sosialisasikan kepada masyarakat supaya jangan panaik, jaga pola hidup sehat, jaga jarak 1 meter dengan orang lain jika sedang melakukan aktifitas kerja maupun tidak. Serta rajin cuci tangan mengunakan sabun dengan air yang mengalir," jelas kedes kepel sungkono. (AGS-ADV DS.Kepel)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon