Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Tahun 2020 Desa Bendo Targetkan Pindahkan Pusat Pelayanan Masyarakat Di Gedung Baru

Tahun 2020 Desa Bendo Targetkan Pindahkan Pusat Pelayanan Masyarakat Di Gedung Baru

Written By BBG Publizer on Selasa, 25 Februari 2020 | 00.13

Pendopo desa Bendo yang sudah berdiri dilokasi gedung kantor desa baru 
Lokasi awal dimasa
Penguruka
Ngawi,OposisiNews.co.id ' Bak Pungguk Merindukan Bulan ' begitulah kira-kira kita menggambarkan upaya Pemerintah Desa Bendo Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi dalam merangkai mimpi merealisasikan Gedung Pemerintahan Desa yang baru di area tanah kas desa seluas 2.500.000 meter persegi yang berjarak kurang lebih 200 meter dari gedung lama.

Dengan dana Hibah dari Pemkab Ngawi sebesar Rp 350 juta , Agus Seputro mencoba merealisasikan pembangunan gedung baru dengan volume 7x16 meter persegi dengan konsep Jawa dengan latar depan pendopo Joglo ,dalam perjalanan-nya Kepala Desa yang sudah menjabat ke tiga kali sebagai Kepala Desa Bendo harus mengerutkan dahi akan anggaran untuk merampungkan / merealisasikan Gedung Pemerintahan Desa-nya.

Kerangka pendopo , uruk dan
Tanggul penahan tanah setinggi
1,2 meter mengelilingi area baru
Ktr desa telah terealisasikan
" Dana hibah dari Pemkab Ngawi tahun 2019  yang diterima melalui rekening desa untuk sementara hanya mampu untuk mengapu pengadaan pendopo desa dengan ukuran kerangka penyangga 23-an yang menyerap anggaran Rp 275 juta selebihnya untuk pengurukan lahan yang dimanfaatkan untuk balai desa yang menghabiskan tanah uruk  362 dam truk  dan membangun tanggul penahan tanah setinggi 1,2 meter mengelilingi lokasi kantor desa baru ", ucap Kades.

Konsep rencana pembangunan
Kantor desa Bendo mendasar
Gbr.Rab
" Untuk merampungkan pembangunan gedung desa , Pemerintah desa sangat berharap akan kearifan para birokrat dan politisi di Pemkab Ngawi bisa memberi sumbangsih pada desa kami untuk kemaslahatan pemerintah desa Bendo melalui BK atau sejenisnya , karena saya ( Kds.red ) memahami anggaran desa baik ADD dan DD tidak diijinkan untuk pembangunan kantor desa jika menilik aturan / permen yang ada " ,imbuhnya.

Agus juga menegaskan , " Atas kesepakatan bersama melalui musyawarah desa dengan melibatkan semua tokoh masyarakat , Perangkat , BPD dan LPMD anggaran desa melalui Dana Desa ( DD ) th 2020 dengan estimasi anggaran Rp 650 juta akan dialokasikan membangun gedung PKK dan PAUD desa dengan masing-masing gedung @seluas 7 x 12 meter yang terproyeksikan tiap gedung menjadi tiga ruang , dan pemerintah desa bendo yakin pembangunan kedua gedung tidak akan tuntas pada tahun anggaran ini ( 2020.red ) dengan asumsi anggaran yang tersedia gedung PAUD selesai 100 persen untuk gedung PKK maksimal 75 persen ".


Ktr desa dan pendopo lama
Desa Bendo
Dengan kondisi yang pelik itu , Agus pada OposisiNews mengatakan , " Untuk Pendopo bekas gedung lama tidak akan saya lelang seperti yang diusulkan sebagian tokoh masyarakat untuk meringankan anggaran pembangunan gedung baru , selaku kepala desa saya tidak akan berandai-andai karena dengan menjual atau melelang bekas pendopo lawas , yakin dikemudian hari akan menimbulkan permasalahan baru . Rencana tahun ini bekas pendopo desa yang lama akan ditempatkan di punden desa untuk menunjang kegiatan acara adat tiap tahun ( nyadran ) dan lokasi bekas kantor desa akan dibangun taman desa ".

Alasan Kepala desa bersikukuh memindahkan pusat pelayanan desa , banyak faktor seperti yang diungkapkan Agus S pada awak media OposisiNews , yang pertama Kondisi gedung lama yang dibangun tahun 1984 sudah kurang memenuhi syarat disebabkan banyak tiang yang sudah lapuk ,kedua untuk pusat pelayanan masyarakat kurang maksimal karena terlalu sempit , ketiga  memanusiawikan warga desa dan perangkat desa dalam menjalankan proses adminitrasi dan pemerintahan desa dan yang terakhir sudah saatnya desa Bendo khususnya untuk masa jabatan terakhir saya sebagai kepala desa bisa meninggalkan gedung pusat pelayanan masyarakat yang layak dan tidak tertinggal jauh kondisi gedungnya dengan pemerintah desa yang lain, dengan asumsi gedung yang baru harus berkualitas dalam bahan ( material bangunan ) , tahan lama dan tentunya megah untuk kelas gedung desa , ujarnya.

Diakir perbincanganya Agus berharap , mudah-mudahan tahun ini ( 2020 ) desa Bendo bisa mendapat BK perubahan untuk merampungkan pembangunan gedung kantor desa atau minimal tahun 2021 Pemerintah daerah dan elit Politik di Kabupaten Ngawi membantu merealisasikan mimpi pemerintah desa Bendo memiliki dan menempati gedung baru dan Pemerintah Desa telah mengajukan Permohonan ( proposal ) pada Pemkab Ngawi yang sudah teragendakan pada RPJMDes tahun ini .

"Sebagai catatan desa Bendo tidak hanya terfokus pada infrastruktur desa namun pemerintah desa berupaya memberikan yang terbaik untuk warga dalam peningkatan ekonomi dan kesehatan warga . Sejak tahun 2019 pemerintah desa dengan mengadeng / berkomitmen dengan Klinik kesehatan desa untuk membebaskan semua warga desa Bendo tanpa membedakan strata sosial untuk mendapatkan pelayanan dan pengobatan gratis di klinik desa ,khusus warga yang ber-KTP desa Bendo , tutupnya. ( ADV . BB )



Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon