Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Peradilan Di Ngawi Dimainkan Ala DACON

Peradilan Di Ngawi Dimainkan Ala DACON

Written By BBG Publizer on Senin, 24 Februari 2020 | 18.01

Perwakilan aksi orasi diterima oleh Kepala PN Ngawi
Ngawi,OposisiNews.co.id - Berderet kasus demi kasus yang melibatkan ASN dan Pejabat Birokrasi di Kabupaten Ngawi dimainkan ala DACON diperadilan Ngawi , bahkan dalam buku catatan jurnalis Ngawi terangkum dalam agenda hitam proses hukum di Ngawi.

Mulai dari Kasus bantuan Puso ( gagal panen) yang menyeret dua oknum dinas Pertanian , rekrutmen PNS yang menyeret oknum dinas Perkim dan sekarang dugaan pungli pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan yang menyeret oknum dinas Pendidikan , seperti kasus-kasus sebelumnya Pemkab Ngawi selalu tampil sebagai pahlawan bertopeng ( Zorro ) dengan dugaan menghentikan sementara proses hukum dan melakukan proses Purna tugas ( pensiun dini ) pada para pesakitan.

Bahkan tidak jarang pelaku lepas dari jerat hukuman karena kegigihan dan kepiawaian lowyer yang mendampingi pelaku/tersangka ,tentunya mengeruk anggaran yang cukup dalam pelaku bahkan semua tidak lepas dari adilnya pemkab Ngawi dalam menjaga marwah ASN lepas dari jerat hukum seperti kasus asusila .

Dilembaran penegakan hukum di Ngawi tahun 2020 para awak media Ngawi berharap Media , LSM ,Polri dan Kejaksaan semakin bersinergi dalam pemberantasan korupsi , seperti halnya kasus yang sekarang ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat dan lembaga independen Ngawi , kasus dugaan pungli pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan Kab.Ngawi tahun 2017 yang terpantau pemerintah dirugikan 1.154 milyar hasil audit BPKP Jatim.

" Mudah-mudahan Akir dari penyikapan hukum dugaan pungli tanah SMPN 1 Mantingan tidak berakhir dengan Heppy Ending , karena dalam kasus ini tersangka sudah menang secara hukum dengan status ASN ( Purna Tugas ) ", tutur Nanang salah satu peserta aksi orasi di depan PN Ngawi.

Dari hasi yang terangkum OposisiNews . Perwakilan aksi orasi diterima oleh Ketua PN Ngawi, Ricky Ferdinand yang mengatakan, sidang pra peradilan hanya menguji tentang penetapan tersangka dan bukan materi penyidikan.

Dan menjadi angin segar untuk masyarakat dan lembaga independen Ngawi khususnya media untuk bebas meliput jalannya pra-peradilan .

“Kami jamin sidangnya terbuka untuk umum dan harus diingat bahwa independensi hakim harus dihormati,” ujarnya ketua PN Ngawi yang ditirukan Aris perwakilan aksi.

Dari aksi damai yang diorasikan oleh segelintir wartawan Ngawi , Kepala PN Ngawi mengapresiasi dan mendukung lima tuntutan peserta aksi antara lain :

1.Tegakkan Hukum di Kabupaten Ngawi.
2.Usut tuntas mafia pengadaan tanah penganti SMPN 1 Mantingan.
3.Tangkap tersangka dan bongkar jaringan mafia pengadaan tanah SMPN 1 Mantingan.
4.Cegah upaya intrik hukum dan segala siasat inskonsitusi dari tersangka untuk bebas.
5. Mendukung aparat penegak hukum dalam penuntasan tindak pidana korupsi . Red**

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon