Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pemkab Blora Terkesan Tutup Mata Tingginya Laka Lantas Di Simpang 7 Cepu

Pemkab Blora Terkesan Tutup Mata Tingginya Laka Lantas Di Simpang 7 Cepu

Written By BBG Publizer on Kamis, 06 Februari 2020 | 09.11

Simpang 7 cepu
Cepu,OposisiNews.co.id -  Sering terjadinya kecelakaan di Simpang Tujuh Tuk buntung Cepu Kabupaten Blora semakin menambah deretan panjang nama korban laka lantas di simpang 7 Cepu.

Sangat disayangkan hingga saat ini Instasi Terkaid dan Pejabat yang berkompeten terkait Lalu lintas dan angkutan jalan dan Keselamatan Pengguna jalan di wilayah Cepu khususnya di Wilayah Taman Seribu Lampu ,Simpang Tujuh sebagai Central Kota Cepu belum juga memasang TRAFFIC LIGHT (Lampu Lalu Lintas) dan di  Perempatan Putuk Tangsi Turibang Cepu( Depan Bank BNI ) Karena Kedua Lokasi tersebut Rawan Terjadinya Kecelakaan dan memakan korban jiwa.

Harapan warga cepu penguna jalan, Instasi terkaid bisa mencontoh dan merespon keinginan warga seperti di Kota Blora yang beberapa waktu merespon keinginan warga penguna jalan dengan memasang traffic light di beberapa perempatan di tengah Kota blora yang dianggap rawan kecelakaan telah terealisasi.

" Sepertinya harapan warga penguna jalan di Cepu mesti sabar , mudah-mudahan daftar korban laka lantas disimpang 7 Cepu tidak bertambah akibat tidak adanya traffic light ", ungkap Dwi salah satu aktifis pengiat sosial Cepu.

Dari Pantauan dan data yang terhimpun dari Awak Media OposisiNews , tingkat kerawanan kecelakaan di Kota blora lebih kecil bila dibandingkan dengan tingkat kerawanan kecelakaan di Kota Cepu . Khususnya kawasan  simpang 7 cepu yang merupakan jalur utara jalan antar Provinsi Jawa Timur - Jawa Tengah dengan itensitas lalu lintas padat dan didominasi   kendaraan Roda Empat sampai Kendaraan Berat dengan Roda 10 besar , semestinya untuk menjaga dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan karena padatnya dan bertambahnya pengguna kendaraan serta semakin  semrawutnya lalu lintas di kawasan simpang 7 tuk buntung CEPU  pihak yang berkompeten seperti Dinas pemukiman perumahan dan perhubungan (RUMKINHUB) kabupaten blora segera   memasang rambu traffic light di Simpang 7 Tuk buntung Cepu

Semrawutnya lalu lintas menjadi hal biasa terjadi  di saat pagi hari ( jam kerja dan sekolah )  Petugas Kepolisian dan petugas perhubungan harus berjibaku menjaga , mengatur dan mengurai lalu lintas, sangat disayangkan hingga saat ini kawasan simpang 7 ini belum mendapat perhatian serius dari  pemerintah daerah kabupaten blora untuk pemasangan rambu traffic light (rambu lalu lintas) , ADA APA ?

"Semestinya para pejabat pembuat komitmen di pemerintah daerah kabupaten blora tidak menutup mata tingginya angka korban laka dan  potensi kecelakaaan yang terjadi di simpang 7 tuk buntung cepu " ujar Dwi.

Masih menurut Dwi , pengiat Lembaga Sosial Masyarakat pada OposisiNews mengatakan , " Dalam Ketentuan Perundang undangan no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan bahwa kecelakaan terjadi mengakibatkan korban luka sampai meninggal dunia dikarenakan penyelenggara jalan atau pejabat berwenang yang  tidak memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak atau belum diperbaiki ,sesuai dengan pasal 24 ayat 2 bisa diancam  dengan pidana penjara paling lama 6 bulan atau denda sebanyak banyaknya 12 juta rupiah
penjelasan terkait dengan ketentuan pidana pada UU no 22 th 2009 pada bab xx pasal 273 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap penyelenggara Negara tidak segera memperbaiki RAMBU DAN  JALAN yang rusak hingga mengakibatkan korban kecelakaan mengalami luka luka ringan dan kerusakan kendaraan dan atau barang diancam pidana paling lama 6 bulan atau denda paling banyak 12 juta rupiah dalam ayat 2 apabila korban luka berat ancaman pidana paling lama 1 tahun dan denda paling banyak 24 juta rupiah dan apabila korban meninggal dunia ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda sebanyak banyaknya 120 juta rupiah ".
(DWI/IPUNG)


Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon