Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Mahasiswa Unjuk Rasa Protes Pencemaran Limbah Peternakan Greenfield, PMII di Depan DPRD Kab. Blitar Bawa Kotoran Sapi

Mahasiswa Unjuk Rasa Protes Pencemaran Limbah Peternakan Greenfield, PMII di Depan DPRD Kab. Blitar Bawa Kotoran Sapi

Written By BBG Publizer on Kamis, 27 Februari 2020 | 19.53

Puluhan wartawan ( PMII ) Blitar gelar aksi pencemaran lingkungan di depan kantor DPRD Blitar , Kamis 27/02/2020
Blitar, OposisiNews.co.id --  mahasiswa yang tergabung dalam  Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blitar raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (27/2/2020).

Aksi unjuk rasa ini menyusul keresahan pencemaran lingkungan imbas dari limbah kotoran sapi peternakan milik PT Greenfield di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar yang kurang maksimal dikelola pihak PT dan kesan Pemerintah Daerah tutup mata.

Aksi treatikal PMII
Dalam aksinya mereka  membawa susu dan kotoran sapi, sebagai simbol limbah yang mencemari lingkungan di sekitar lokasi peternakan. Mereka juga melakukan aksi teatrikal tepat di depan gedung DPRD Kabupaten Blitar,  ada lima tuntutan yang disampaikan massa aksi.

Pertama meminta hasil audiensi Komisi III DPRD Kabupaten Blitar dengan pihak peternakan, mengembalikan hak-hak penggunaan sungai warga yang tercemar limbah, mengoptimalkan peran Komisi III DPRD Kabupaten Blitar dalam pembenahan Amdal, segera memberi sanksi kepada peternakan jika tidak bisa menyelesaikan masalah limbah dan harus ada sidak rutin di lokasi pencemaran.

"Tujuan kami menuntut Komisi III DPRD Kabupaten Blitar agar segera menyelesaikan masalah limbah peternakan sapi PT Greenfield. Karena kita tahu mereka sepertinya kurang bisa diajak komunikasi sehingga kalau bisa justru segera diberi sanksi. Sebelum aksi ini kami sudah ke lapangan. Kami menemukan sungai   masih tercemar kotoran sapi seperti tidak ada solusi.  Bahkan ada sungai yang lokasi pencemaran di sekitar SD jadi sangat mengganggu proses belajar mengajar.

Sekertaris komisi III
DPRD Blitar , Panoto
Disaat menemui para
Pengunjuk rasa
Sementara Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Panoto mengatakan, pihaknya sepakat dengan massa aksi dan akan segera menindak lanjuti untuk menjadi materi di sidang dewan.

Sebagai wakil rakyat pihaknya mendukung adanya investasi di Kabupaten Blitar namun investasi yang tidak merugikan kepentingan masyarakat.

"Kami sepakat dengan aksi mahasiswa hari ini. Kami sebagai wakil rakyat membela kepentingan rakyat. Kita memang butuh investasi tapi investasi yang tidak merugikan kepentingan masyarakat seperti ini," tegas Panoto.

Lebih lanjut Panoto mengatakan, pihaknya akan terus mengawal rekomendsi Bupati Blitar terkait peternakan tersebut. Dalam rekomendasi tersebut, Pemkab Blitar memberi waktu tujuh hari kepada pihak peternakan untuk segera menyelesaikan masalah limbah. Namun hingga kini ternyata belum ada tindakan pasti dari pihak peternakan.

"Sekarang kita menuju tahapan paksaan kepada PT Greenfield karena masa kesepakatan tujuh hari berakhir. Apabila tidak ada progres maka akan ada proses peninjauan perizinan perusahaaan. Kita akan segera rapat dengan tim percepatan investasi baru kemudian akan ada tindakan.

Kita tidak mau masalah ini berlarut larut. Nanti dinas terkait akan memberi deadline sampai ada tindakan tegas," pungkasnya.    ( Bas )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon