Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Bupati Pantau Langsung Test SKD CPNS Kabupaten Tulungagung

Bupati Pantau Langsung Test SKD CPNS Kabupaten Tulungagung

Written By BBG Publizer on Rabu, 12 Februari 2020 | 08.03

Doc.Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M. pantau langsung Test SKD CPNS
Tulungagung.OposisiNews.co.id- Bupati Tulungagung memantau pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019 yang di laksanakan di Crown Victoria Hotel pada hari pertama. Senin (10/)2/2020).

Dalam kesempatannya Bupati mengatakan, pemerintah kabupaten Tulungagung untuk tahun 2019 mendapatkan formasi calon PNS dari kementrian PAN-RB. Sejumlah 601 terdiri dari : 237 tenaga pendidikan, 157 tenaga kesehatan dan 207 tenaga teknis lainnya.

"Marilah pada kesempatan ini kita gunakan dengan sebaik baiknya dengan Konsentrasi dan tak lupa kita berdoa kepada Allah Subhana Wa Ta'ala Tuhan yang maha kuasa Semoga dapat sukses dalam mengerjakan soal ini dan lulus menjadi CPNS",tuturnya.

Bupati menyampaikan bahwa, pihaknya juga meminta agar semua peserta tidak mempercayai isu terkait penerimaan CPNS yang tidak melalui ujian resmi.

"Semua tes CPNS berbasis Computer Asisted Test (CAT), selain itu saat ujian juga terpantau melalui CCTV. Hasil dari ujian pun bisa langsung dilihat setelah tes berakhir,” ungkapnya.

Bupati cek ruangan dan
 kesiapan test SKD CPNS
Lebih lanjut dalam paparannya Bupati Tulungagung mengatakan bahwa, pelaksanaan test dilakukan melalui 2 (dua) tahap, yang pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada tanggal 10 sampai dengan 16 Pebruari 2020 dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang pelaksanaannya di perkirakan awal April ( jadwal masih menunggu BKN).Dalam penerimaan CPNS tahun ini, Pemerintah kabupaten Tulungagung menerima 601 formasi dan diperebutkan 9.754 peserta.

"Jika mereka lolos dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ini, maka mereka bisa mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan Maret. Jadi masih ada serangkaian tes yang harus diikuti untuk bisa diterima,” terangnya.

Sementara itu Kepala BKD Tulungagung Arief Budiono mengatakan, dalam pelaksanaan Test SKD  tersebut sehari dilaksanakan sebanyak 5 sesi dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Untuk setiap sesi memerlukan waktu 90 menit dengan jeda sesi berikutnya 30 menit.

"Pada hari Pertama dilaksanakan hanya 4 sesi dimulai pada pukul 10.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB," ucapnya.

Lebih lanjut di sampaikan Arif Budiono, dalam tes SKD tersebut pihaknya menyiapkan 300 unit laptop. Selain itu pihaknya juga mempersiapkan 20 unit laptop cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

”Laptop-laptop ini juga sudah didaftarkan ke server, sehingga meminimalkan kemungkinan kecurangan adanya laptop dari luar yang bisa masuk ke system,“ paparnya.

Arief menambahkan, dalam tes tersebut seluruh peserta hanya diperbolehkan membawa KTP dan kartu ujian.

"Ini harus dipahami, lantaran sudah sesuai dengan Standart Operasional yang disyaratkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).Semua barang bawaan kecuali KTP dan kartu ujian dititipkan ke panitia. Termasuk sabuk, uang koin, atau perhiasan,” tandasnya.( AP )

Reporter : Agus.purnomo.

Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon