Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pantai Gemah Semakin Bergeliat Mejadi Tujuan Favorit Wisatawan Di Tulungagung

Pantai Gemah Semakin Bergeliat Mejadi Tujuan Favorit Wisatawan Di Tulungagung

Written By BBG Publizer on Minggu, 12 Januari 2020 | 17.41

Wisata pantai Gemah di Akir pekan.
Tulungagung.OposisiNews.co.id-Pantai Gemah yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Tulungagung tidak pernah sepi dari pengunjung, mulai dari pelajar, mahasiswa, baik wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah, bahkan ada beberapa wisatawan asing dari negara tetangga yang juga berkunjung untuk mengisi liburannya.

Kawasan yang terletak 30 KM dari pusat kota Tulungagung, tepatnya masuk wilayah Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, dulunya tidak lebih dari sebuah daerah yang terisolasi di tengah hutan belantara di pesisir selatan bagian barat Kabupaten Tulungagung. Namun seiring dengan adanya pembangunan beberapa ruas akses JLS (Jalur Lingkar Selatan) di daerah tersebut, kini Pantai Gemah semakin bergeliat ramai dikunjungi untuk tujuan wisata.

Divisi Humas Pokdarwis
Pantai Gemah .Purnomo
Divisi Humas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Gemah, Purnomo pada OposisiNews menyampaikan bahwa, dulunya Desa Keboireng mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani hutan ( pesanggem ) untuk warga yang menemoati kawasan Pantai Gemah hanya bermatapencaharian petani/mengelola garam .

Namun seiring dibukanya akses Jalur Lintas Selatan ( JLS) yang melintasi kawasan tersebut, Pantai Gemah kini menjelma menjadi ikon baru bagi pariwisata  Tulungagung. Namanta kian tidak asing di kalangan pecinta wisata alam dan pantai , bahkan bisa dikata mendominasi wisata Pantai yang lebih dulu dikenal.

Pengunjung akan disuguhkan panorama alam yang indah,asri , natural dan dimanjakan oleh prasarana bermain seperti  ATV, perahu air dan aneka permainan out bond. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati aneka kuliner khas pesisir maupun masakan khas Tulungagung di warung-warung yang berjajar rapi di kawasan wisata tersebut.

“Pantai Gemah benar-benar mengubah Desa Keboireng dengan sangat cepat, dan mengangkat ekonomi desa, utamanya pada warga desa, yang semula hanya bertani dan mengelola garam kini bisa menambah pendapatan keluarga melalui sektor perdagangan ( warung makan & minum , aksesoris dan menjual hasil perkebunan warga ) pada pengunjung wisata pantai Gemah ," ujarnya.

Lebih lanjut di sampaikan oleh Purnomo bahwa, sulit dibayangkan terobosan yang bisa mengangkat ekonomi desa waktu itu. Pantai Gemah dianggap sebagai tempat yang terisolir, yang hanya di gunakan warga untuk mengelola garam dan bertani.

Hingga akhirnya proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) melewati wilayah Desa Keboireng, tepatnya dari jalan Kecamatan di Desa Besuki hingga Pantai Klathak yang berjarak sekitar 150 meter dari Pantai Gemah yang masih terisolasi.

"Semua berawal Sekitar tahun 2016 proses pembangunan jalan sudah sampai setengah dari bentang jalan.Saat itu banyak wisatawan yang datang ke ujung aspal JLS ini hanya untuk menikmati pemandangan dari puncak yang bisa melihat ke arah pantai, " tuturnya.

Dengan kondisi tersebut warga Desa Keboireng bertekad merubah pola kehidupan warga dengan membaca peluang dan mulai mengadakan musyawarah untuk bisa mengelola Pantai Gemah. Warga optimis pantai ini akan ramai dikunjungi wisatawan jika Jalur Lintas Selatan (JLS) terhubung ke kawasan Pantai Gemah.

"Warga mulai gotong royong membersihan kawasan Pantai Gemah serta mempersiapkan fasilitas wisata ala kadarnya, seperti, warung makan & minum, kamar kecil ( MCK ) dan tempat pakir. Kebetulan di tahun 2013 Dinas Kelautan dan Perikanan sudah merintis menanam cemara sehingga kami tinggal meneruskan ”, ungkapnya.

Purnomo juga menjelaskan, Pada pertengahan tahun 2016, pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) telah tembus hingga Pantai Klathak, sekaligus terbuka isolasi Pantai Gemah yang dilalui pembangunan tersebut.

"Warga akhirnya berkonsultasi untuk membentuk Pokdarwis ( Kelompok Sadar Wisata) yang dikuatkan dengan Peraturan desa (Perdes)", jelasnya.

Dengan keberhasilan Pokdarwis mengelola wisata Pantai Gemah, pada 1 Januari 2017 Pokdarwis melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemdes Keboireng ,Perhutani,LMDH dan Pemkab Tulungagung hanya bersifat sementara , berlaku selama 6 bulan dan tahun ini kembali mengadakan Perjanjian Kerja Sama lanjutan.

“Kami tidak menyangka bisa secepat ini. Istilahnya fasilitas yang kami sediakan masih terbatas, tapi wisatawan sudah antusias berkunjung ke pantai Gemah untuk menghabiskan waktu diakir pekan ,” tandasnya.

Purnomo juga mengakui, perkembangan wisata Pantai Gemah tidak lepas dari peran media,baik media cetak, media online,media elektronik,maupun media sosial, selain itu mereka juga sangat terbantu oleh wisatawan yang telah menginjakan kakinya di pantai Gemah ikut aktif berbagi keindahan Gemah melalui media sosial.

"Melalui media-media tersebut Pantai Gemah semakin dikenal menjadi tujuan wisata favorit di Tulungagung" pungkasnya.( PR )

Reporter : Purnomo
Editor.Bambang PW
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon