Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Mantan Istri Siri Di Bunuh Bule,Polresta Banyuwangi Gelar 15 Rekonstruksi

Mantan Istri Siri Di Bunuh Bule,Polresta Banyuwangi Gelar 15 Rekonstruksi

Written By BBG Publizer on Rabu, 08 Januari 2020 | 14.20

Doc.Rekuntruksi pembunuhan mantan istri siri oleh bule asal Belanda , Rabu 08/01/2020
Banyuwangi,Oposisinews.co.id –Guna mengungkap motif kasus pembunuhan dan melengkapi BAP penyidik akan kematian wanita asal Jalan Citarum Kelurahan Panderejo Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi bernama Nur Khofiani (42th), Mapolresta Banyuwangi melakukan rekontruksi /reka ulang di tpat kejadian perkara (TKP).Rabu (8/1/2020).

Sesuai berita acara perkara, tersangka, seorang bule Warga Negara (WN) Belanda bernama Hendrik Tibboel (56,th) sedikitnya melakukan 15 reka adegan.

"Rekontruksi ini adalah salah satu tehknis agar memperjelas terjadinya suatu tindak pidana yang dilakukan pelaku terhadap korbannya,” Kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin.

Kapolresta menjelaskan hal itu dilakukan untuk menyamakan fakta-fakta di TKP dengan keterangan tersangka,serta sesuai berita acara perkara hasil penyidikan yang selanjutnya diaplikasikan dalam beberapa reka adegan.

"Sehingga, apabila ada adegan yang terlewatkan bisa ditambahkan ke dalam berita acara perkara (BAP) penyidikan yang dilakukan kepolisian hingga sekarang. Sesuai berita acara, ada 15 reka adegan yang dilakukan,” Jelas Kapolres.

Dalam reka pembunuhan itu,Arman menceritakan, sebelum kejadian pelaku menelpon korban untuk datang ke rumah pelaku yang berada di Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro.

Lalu, korban bertemu dan berbicara dengan pelaku. Setelah itu korban menuju kamar dan berbaring di sebelah pelaku yang sedang menonton tayangan televisi.

Kemudian pelaku bertanya kepada korban  soal uang yang dipinjam korban, sempat terjadi perang mulut,karena pelaku tersulut emosinya dan lalu tiba tiba pelaku mengambil kabel dan menjeratnya ke korban.

“Bahkan pelaku sempat menyiram korban dengan BBM, tapi hal ini masih kita proses lebih lanjut. Yang jelas, hasil otopsi menunjukkan korban meninggal akibat terjerat kabel,” Imbuhnya lagi. (IGP)


Reporter.INDRA GP
Editor. Bambang PW
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon