Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Merusak Rumah Warga Desa Lambangan

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Merusak Rumah Warga Desa Lambangan

Written By BBG Publizer on Kamis, 09 Januari 2020 | 20.52

Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Bencana yang melanda Kec Wonoayu Kabupaten Sidoarjo belum juga usai. Kali ini Dusun Kemulan Desa Lambangan Rt 03 dan 04 Rw 03  Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo diporak porandakan hujan deras disertai angin kencang hingga menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan parah ,Kamis 9/1/2020.

Berdasarkan pemantauan OposisiNews  , data pemilik rumah yang mengalami kerusakan antara lain :

1. Ibu Sukarmi kerusakan warung kopi, rusak dusun Kemulan RT 03 RW 03 desa Lambangan kec.Wonoayu
2. Pak Tamari kerusakan bengkel atap asbes lepas
3. H. Hadi Suyanto kerusakan tutup kanopi lepas.

- Di Rt 04 Rw 03 Dusun Kemulan , desa Lambangan kec.Wonoayu
1. Pak Joyowiyoto kerusakan genteng
2. Aris kerusakan atap asbes teras dan genteng rumah bagian depan
3. Sukri kerusakan atap galvalum lepas
4. Khoiruman kerusakan atap galvalum teras lepas dan genteng rumah depan rusak
5. Heri kerusakan genteng rumah samping
6. Bu Anisa kerusakan genteng rumah
7. Surono kerusakan genteng rumah

Menurut Kapolsek Wonoayu, AKP A. Agung GPW, SH, bahwa kerusakan akibat angin kencang dan hujan deras terjadi bukan hanya di Dusun Kemulan saja, di Dusun Duran Desa Karangpuri juga mengakibatkan pohon mangga tumbang dan pohon keres tumbang melintang ke jalan raya.

"Berkat gotong royong bersama warga, semua bisa teratasi sehingga tidak menyebabkan kemacetan," terang Kapolsek.

Tambahnya, hingga saat ini, kami bersama Koramil Wonoayu dan Satpol-PP Kecamatan Wonoayu masih membantu warga dan mengawasi apabila ada aliran listrik dan kabel listrik yang masih mengaliri dirumah atau di lokasi, agar situasi tetap aman kondusif.

"Untuk kerugian akibat bencana tersebut, genteng rusak sekitar 700 biji, asbes pecah 20 biji dan 2 kanopi terbang kira-kira senilai Rp 9 juta," ujarnya.

Kami juga sudah menghubungi pihak BPBD dan PLN untuk dapat membantu yang kemungkinan ada kabel berserakan yang mungkin masih ada aliran listriknya, katanya,  Kapolsek. (bg).
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon