Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Diduga Melakukan Penipuan dan Pemalsuan Dokumen, Pasutri di Purwodadi Diamankan Polisi

Diduga Melakukan Penipuan dan Pemalsuan Dokumen, Pasutri di Purwodadi Diamankan Polisi

Written By BBG Publizer on Rabu, 22 Januari 2020 | 19.33

Doc.Pasutri Ns 44th dan
Sa 44 th diduga pelaku
Penipuan. 
Pasuruan Oposisinews.co.di - Pasangan suami istri (Pasutri) NS, (Inisial) perempuan (44th) dan SA, (Inisial) laki-laki (41th) diamankan petugas Polsek Purwodadi karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan di Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Rabu 22/01/2020.

Bermula dari laporan Ika Sartini (Korban) Warga Desa Dawuhan Sengon RT 007 RW 003 Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan yang melaporkan pasutri NS (Pelaku), warga Dusun Rejopasang, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi. dan SA (Pelaku), warga Jl. Cipto GG 2, RT 003 RW 001, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. dengan Laporan Polisi Nomor: LP/01/1/2020/JATIM/RESPAS/SEK PWD, pada tanggal 21/01/2020. Dengan modus penipuan.

NS dan SA diamankan petugas Polsek Purwodadi karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan pemalsuan surat-surat yang dilakukan sekira pada bulan mei 2018 di Dusun Rojopasang, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi.

Berawal dari NS dan SA, yang meminjam uang sebesar Rp 60.000.000.00 (enam puluh juta rupiah) kepada Ika Sartini dengan modus menjaminkan sertifikat tanah dan rumah. Selanjutnya pada waktu yang sudah ditentukan pelaku tidak mengembalikan uang milik korban. Bahkan NS dan SA yang merupakan pasangan suami istri tersebut selalu berbelit saat setiap di tagih.

Dari hasil penangkapan didapatkan barang bukti dari tangan pelaku empat buah sertifikat atas nama pelaku Nursiati, dengan nomor yang sama. Hak Milik Nomor: 14-14, Desa Gerbo, NIB: 12.06.02.12.02081. Letak tanah, tanggal Akta pendirian 15-12-1975.

Kedua pelaku tersebut tergolong sangat nekat, pasalnya, pasutri tersebut mampu membuat dokumen sertifikat tanah dan rumah asli tapi palsu (aspal) sebanyak empat dokumen serta satu buah surat akta nikah asli tapi palsu atas nama NS dan SA.

kini kedua pelaku diamankan oleh petugas Polsek Purwodadi guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku kini terancam dijerat dengan pasal 378 KUHP dan 264 KUHP atau 263 KUHP, dengan ancaman empat tahun penjara.  (SO)
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon