Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pelarian Mohamad Iqbal M Berakhir Dengan Hadiah Timah Panas di Kedua Kakinya

Pelarian Mohamad Iqbal M Berakhir Dengan Hadiah Timah Panas di Kedua Kakinya

Written By BBG Publizer on Jumat, 27 Desember 2019 | 17.29

Doc.Konfrensi Pers ,  Penangkapan dan Barang Bukti Pelaku Pembunuhan Mayat di Kebun Jagung desa Banjarbangi kec.Pitu Kab.Ngawi oleh Kapolres Ngawi , Jum'at 27/12/2019
Ngawi . OposisiNews.co.id - Keberhasilan Satreskrim Polres Ngawi dan bekerja sama dengan Subdit Jatanras Polda Jatim berhasil membekuk MIM ( 20th ), terduga perampasan dan pembunuhan berencana pada Bella Diar Ulul Azmi (24th) warga Dusun Kalang, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi yang jasadnya dibuang di kebun jagung warga desa Banjarbangi kecamatan Pitu dengan kondisi telanjang bulat. Jajaran Reskrim Ngawi layak mendapat apresiasi dengan waktu yang singkat telah berhasil mengungkap dan menangkap pelakunya.

MIM dikursi roda bekas hadiah Timah panas petugas dan MK Penadah motor kejahatan di  Bawahkawalan pengawalan Petugas Polres Ngawi
Menurut keterangan Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto pada awak media , Muhamad Iqbal dilumpuhkan diw ilayah hukum Sidoarjo sekitar pukul 12.00 WIB , Kamis (26/12).

Reskrim polres Ngawi yang dibantu subdit Jatanras Polda Jatim terpaksa menghadiahi timah panas kaki pelaku yang dikenal licin karena sempat melarikan diri saat dalam sel Polsek Pitu ,  setelah mengetahui aparat kepolisian hendak menyergap ditempat persembunyiannya  dan pelaku berusaha kabur .

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Y  menambahkan , Untuk sekarang ini Reskrim polres Ngawi telah mengantongi barang bukti yang sempat disita dari pelaku ( MIM ) berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam milik korban , handphone 2 unit dan uang tunai Rp 210 ribu.

MIM pelaku dan
MK penadah
" Pada penyidik MIM mengakui semua perbuatanya yang dilakukan pada korban ( Bella ) yang mayatnya dibuang di kebun Jagung desa Banjarbangi kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi . Saat ini satresim Ngawi masih mengembangkan kejahatan yang dilakukan tersangka ( IMM ) dan barang bukti lainnya  secara intensif," terang Kapolres Ngawi, Jumat, (27/12).

Mohamad Iqbal M sendiri di dunia kriminalitas namanya sudah tidak asing , khususnya di desa Banjarbangi tempat tinggalnya karena di usia belasan-nya MIM sudah kerap melakukan kejahatan mulai dari pembobolan rumah warga / tetangga dan pencurian kendaraan ( curanmor ) . Bahkan MIM sudah menjadi langganan jeruji besi Polsek Pitu dan polres Ngawi akibat perbuatan jahatnya.

Sementara untuk motif pembunuhan korban Bella dilakukan tunggal oleh tersangka MIM , yang ingin menguasai barang milik korban ( sepeda Motor , uang ,HP dan perhiasan korban ) dengan cara perampasan dan kekerasan yang direncanakan mengakibatkan korban meninggal.

Dari pengakuan pelaku ( MIM ) pada penyidik , Muhamad Iqbal mengenal korban melalui jejaring sosial ( FB ) berlanjut dengan pertemuan keduanya , Temu darat di Monumen gubernur Soerya pada hari Minggu ( 22/12/2019 )sekitar pukul 16.00 wib.

Pertemuan dan jalan-jalan di seputar hutan Jati monumen Soerya berakhir menjadi hari naas Bella ( korban ) Senin ( 23/12/2019 ) tengah malam diperkirakan pukul 03.00 wib. Mohamad Iqbal menghentikan kendaraan di jalan antar desa yang lengang penguna jalannya ( bengakan hutan jati ) dan minim penerangan lampu. Pelaku ( MIM ) mencoba merampas motor korban dengan paksa dikarenakan Bella ( korban ) melawan , Pelaku memukul tengkuk dan mencekik leher korban mengakibatkan Bella ( Korban ) meninggal.

Tidak cukup hanya membunuh , pelaku ( Mohamad Iqbal M ) membuat skenario kejahatannya dengan melucuti semua yang dikenakan korban dan membuang jasad korban telentang dan telanjang bulat ditengah kebun tebu seperti bekas pemerkosaan dan pembunuhan.

Lagi-lagi sekenario yang dimainkan MIM mengelabui petugas terbantahkan ketika hasil visum dari RSU Ngawi menyatakan korban meninggal bukan karena pemerkosaan tapi meninggal akibat pukulan benda keras di belakang tengkuknya dan cekikan.

"Pelaku memukul korban dengan tangan menggegam kunci sepeda motor dan mencekik leher korban. Ketika korban tidak berdaya. Mohamad Iqbal melucuti semua yang dikenakan korban , membuang jasad korban ditengah kebun jagung sebelum kabur membawa sepeda motor korban ke Sidoarjo," jelas Dicky.

Sepeda motor hasil kejahatanya itu dijual melalui aplikasi jejaring media sosial. Kendaraan dibeli oleh MK (28) warga Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Sidoarjo dengan harga Rp 4,6 juta.

" Dari pengakuan pelaku (MIM) uang hasil penjualan sepeda motor digunakan membeli handphone dua unit dan sisanya untuk makan dalam pelarian. Saat ini MK ( Penadah ) juga kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut '', ungkap Kapolres Ngawi. ( ARF )

Reporter .Arif Aji B
Editor .Bambang PW

Home » » PEMKAB SIDOARJO PRIORITASKAN PENYEDIA BARANG DAN JASA

PEMKAB SIDOARJO PRIORITASKAN PENYEDIA BARANG DAN JASA

Doc.Bupati Sidoarjo
Sidoarjo- OposisiNews.co.id -Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.,M.Hum, mengatakan Pemkab Sidoarjo akan selalu memprioritaskan agar proyek-proyek konstruksi di Kabupaten Sidoarjo dapat dikerjakan oleh penyedia dari lokal Sidoarjo. Hal tersebut dibuktikan dengan 80% proyek-proyek konstruksi tahun 2019 ini  dimenangkan oleh penyedia dari Sidoarjo. Hal tersebut diungkapkannya dalam acara Vendor Briefing pada kegiatan Sidoarjo Procurement Expo dan Conference (SPEC) 2019 di Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Lingkar Timur Sidoarjo, Kamis, 26/12/2019.

Bupati melanjutkan rata-rata 80% proyek-proyek konstruksi terutama yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dimenangkan oleh penyedia dari Sidoarjo. Hal tersebut menurutnya harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan agar menambah nilai ekonomi dan mendukung UMKM di Sidoarjo.

Oleh karena itu Bupati berpesan kepada para pelaku penyedia barang dan jasa untuk meningkatkan profesionalitas dalam bekerja. Selain itu kualitas pekerjaan dapat dijaga dengan baik dan pekerjaan selesai tepat waktu. Begitu pula dengan penyajian administrasi yang baik  kepada pelaku pengadaan barang dan jasa yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan tersebut bupati berpesan kepada para penyedia untuk meningkatkan kekompakan , kesolitan dan profesinalisme.  Jangan sikut-sikutan pasalnya banyak paket proyek pembangunan ditahun depan.

Dari laporan yang diterimanya, tahun 2020 kurang lebih ada 414 paket pekerjaan konstruksi yang akan ditender di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu, para penyedia diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik agar mendapatkan pekerjaan dari paket tersebut.

Dalam kesempatan tersebut bupati kembali menekankan agar proyek konstruksi tidak lagi mengalami keterlambatan penyelesaiannya dan menjadi perhatian bersama, baik di OPD-nya maupun penyedianya.

Bupati kembali mengingatkan Sekda Sidoarjo H. Ahmad Zaini untuk mengawal dengan baik paket pekerjaan. Utamanya paket pekerjaan yang masuk dalam program strategis daerah. Seperti gedung serbaguna SCC sebesar Rp. 46,3 milyar, wisma atlit sebesar Rp. 28,4 Milyar, revitalisasi GOR sebesar Rp. 11,1 Milyar, pembangunan gedung-gedung Puskesmas maupun Frontage Road sebesar Rp. 90,3 Milyar.

“Maksimal 10 Januari 2020 sudah harus ada progresnya dan laporkan perkembangannya kepada saya. Saya berharap, diakhir-akhir masa jabatan saya ini, proyek-proyek tersebut dapat diselesaikan dengan baik,”pintanya kepada Sekda Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut bupati menginginkan agar paket-paket konstruksi tersebut diproses maksimal Maret 2020. Bahkan kalau perlu sebelum tahun anggaran berjalan sudah dilelang biar tidak ada yang molor lagi. Dengan begitu jika ada yang terlambat, Pemkab Sidoarjo masih memiliki opsi untuk menyelesaikannya. Entah itu diperpanjang atau diputus kontrak dan dipilih penyedia yang baru.

Diakhir sambutannya Bupati mengatakan , kepada para pelaku penyedia barang dan jasa untuk tertib administrasi, tertib hukum dan tertib fisik. Dengan begitu tidak akan ada masalah hukum  yang muncul dikemudian hari. Jika perlu untuk melibatkan tenaga ahli yang berkompeten dan pendampingan hukum dari kejaksaan maupun kepolisian.

Dalam kesempatan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sidoarjo Dr. Sanadjihitu Sangadji, S.Sos., MT menyampaikan laporan terkait persiapan pengadaan tahun anggaran 2020 serta evaluasi tender tahun anggaran 2019.

Dikatakannya tahun 2020 akan dilakukan tender untuk pengadaan jasa lainnya, barang, jasa konsultansi dan pekerjaan konstruksi. Total paket yang tersedia kurang lebih sebanyak 532 paket dengan dominasi paket tender konstruksi sebanyak ± 400 paket. Total nilai dari seluruh paket tender tersebut sebesar Rp. 816,92 Milyar.

Sanadjihitu juga menyampaikan paket konstruksi tahun 2020 di 2 OPD terbesar ada pada Dinas Perumahan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang sebanyak kurang lebih 266 paket serta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air kurang lebih 162 paket .

Dalam kesempatan tersebut sekda juga menyampaikan evaluasi pengadaan tahun 2019. Berdasarkan sampling data terhadap penawaran peserta tender paket pekerjaan konstruksi pada tahun 2019 diketahui bahwa hanya ada 48,5% penawaran yang memenuhi syarat.

Faktor ketidaklulusan peserta didominasi oleh tidak terpenuhinya persyaratan personel sebesar 51%, diikuti oleh persyaratan peralatan, metode pelaksanaan pekerjaan dan beberapa persyaratan adminitrasi lainnya. Kedepan sekda berharap agar prosentase kelulusan penawaran dapat meningkat dengan membuka program Debriefing pasca tender dan konsultansi pengadaan bagi penyedia jasa.

“Penyedia dapat menyampaikan permohonan secara tertulis ditujukan ke Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Sidoarjo dan akan kami sampaikan surat balasannya,”ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Sanadjihitu memberikan beberapa tips untuk persiapan paket tender tahun 2020 yang perlu diketahui penyedia.

Pertama usahakan agar dokumen penawaran sempurna. Diantaranya meliputi pemenuhan syarat admininistrasi, kualifikasi, teknis serta harga yang bersaing dan wajar.

Kedua  jangan sampai ada pemalsuan. Segala bentuk pemalsuan akan dirinya tidak tegas dengan masuk usulan daftar hitam.

Ketiga, laporan kinerja penyedia yang disampaikan oleh PPK keinstansinya harus baik. Baik dari hasil kerjanya sesuai spek, progressnya selalu on schedule dan tidak telat. Selain itu baik administrasinya serta pemenuhan terhadap personel dan alat semuanya sesuai dengan kontrak baik itu jenis/jabatannya, jumlah, kapasitas/kualifikasinya serta waktu penugasannya. (Bg)

Reporter. Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » Jajaran Reskrim Polres Ngawi Berhasil Mencokok Pelaku Pembunuhan dan Perampasan Kendaraan Yang Jasadnya Di buang Di Kebun Jagung

Jajaran Reskrim Polres Ngawi Berhasil Mencokok Pelaku Pembunuhan dan Perampasan Kendaraan Yang Jasadnya Di buang Di Kebun Jagung

MIM ( 20th ) Pelaku Pembunuhan dan Perampasan diapit petugas Reskrim polres Ngawi, Rabu. 25/12/2019
Ngawi.OposisiNews.co.id - Tidak perlu waktu lama ( 2 x 24 jam ) Rabu 25/12/2019 takbir pembunuhan perempuan yang jasatnya dibuang dikebun jagung di desa Banjarbanggi kec.Pitu Kabupaten Ngawi Senin 23/12/2019 berhasil dikuak oleh jajaran Reskrim Polres Ngawi .

Pencokokan terduga pelaku berinisial MIM( 20 th )  di persembunyianya wilayah hukum Sidoarjo . Jawa Timur dibenarkan " Benar pelaku pembunuhan BL tertangkap , untuk kejelasannya polres Ngawi akan reliase pada awak media secepatnya , mungkin hari sabtu- Minggu ) " , terang KBO Reskrim Polres Ngawi iptu Basuki Rahmad.

MIM yang saat ini kakinya tertembus timah panas petugas saat penangkapan dari keterangan yang dihimpun oleh media OposisiNews , MIM merupakan penjahat kambuhan berbagai kasus yang sudah malang melintang beroprasi di sejumlah wilayah mesti diusianya yang masih muda .

MIM ( 20th ) mendasar data yang terhimpun merupakan warga dusun geneng RT 01 RW II desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi yang rumah tinggalnya tidak jauh  lokasi kurang lebih 3 km dari penemuan mayat BL ( 24 th ) warga desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

Dari pantauan OposisiNews di lokasi tempat tinggal MIM yang masih jadi satu atap dengan ayah dan 1 adiknya , dirumah bangunan yang belum jadi PN ayah MIM terbaring tak berdaya terkena struk ditemani anak perempuan yang masih kecil tidak lain adik semata wayang MIM.

Kabar tertangkapnya pelaku pembunuhan yang diduga dilakukan tunggal oleh MIM santer diperbincangkan nitizen dengan postingan Vidio MIM saat diglandang petugas di media sosial  tidak menjadi heboh dan istimewa di dusun geneng , desa Banjarbanggi .Kecamatan Pitu , pasalnya warga dusun sudah hafal betul tabiat jahat MIM sejak kecil samapai masa remajanya sekarang.

Menurut keterangan perangkat desa Banjarbanggi , Budi mebeberkan sedikit perjalan kriminal warganya (MIM) . " Mungkin indikasi penangkapan MIM dalam kasus pembunuhan itu bisa benar pasalnya MIM dikenal dimasyarakat , anak muda yang hobby melakukan tidak kejahatan . Semasa kecil MIM tidak segan - segan mengambil yang bukan hak miliknya bahkan sempat tertangkap dan di bawa ke Polsek Pitu , tidak berselang lama keluar karena masih dibawah umur ".

Doc .MIM dalam
Kasus th 2018 
" Namun tabiat suka mencuri itu tidak menjadikan jera justru semakin menjadi-jadi , akhirnya tertangkap lagi oleh warga saat mencuri / membobol rumah warga. Pengakuan MIM yang sempat  di introgasi di kantor desa 5 rumah yang sudah disatroni tapi pada saya ( Budi perangkat ) MIM mengakui sudah 18 rumah yang disatroni. Pelaku MIM kembali di masukan jeruji besi Polsek Pitu , namun saat itu keluar bukan alasan usia . pelaku memang meloloskan diri dari jeruji sel Polsek Pitu ", terang Budi.

"Dalam kasus di atas ayah MIM terpukul dan jatuh sakit , Struk sampai sekarang. Tahun kemarin 2018 Warga sempat digegerkan dengan penemuan sepeda motor ditengah hutan dari hasil pengembangan Polsek ternyata sepeda motor seseorang yang meninggalkan kendaraannya saat menolong laka lantas di depan Pom bensin Wates dibawa lari MIM disembunyikan ditengah hutan , MIM menyerah dan keluar dari persembunyiannya di hutan setelah lapar yang akhirnya mengantarkannya ke rumah prodeo , LAPAS ", imbuhnya.

" Setelah kejadian itu dan keluar dari LP kelas II Ngawi pelaku MIM sudah jarang berada di desa melalang buana di luar daerah untuk melakukan kejahatan yang sempat didengar warga desa , pencurian kendaraan ( curanmor ) di solo, bahkan kurang lebih 5 hari sebelum kejadian pembunuhan dan perampokan yang dilakukan MIM sempat dicari sekelompok anak Pank dari Tangerang yang mencari pelaku di rumah MIM karena HP pimpinan anak Pank yang menampung dan menolongnya di Tangerang di ambil pelaku. Sempat anak Pank itu mau menghakimi MIM di rumahnya tahu orang tuanya sakit niat menghakimi MIM diurungkan ", tambah Budi ( Arf )

Reporter.Arif Aji B
Editor .Bambang PW







OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon