Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Bupati Tulungagung Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu Dan Peringatan Hari Nusantara 2019

Bupati Tulungagung Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu Dan Peringatan Hari Nusantara 2019

Written By BBG Publizer on Senin, 23 Desember 2019 | 23.31

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M., saat pimpin upacara peringatan Hari Ibu Dan Peringatan Hari Nusantara 2019 
TULUNGAGUNG.OposisiNews.co.id -Pemerintah Kabupaten Tulungagung melaksanakan Upacara dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-91 dan Hari Nusantara Tahun 2019, di Halaman Kantor Bupati Tulungagung. Senin,(23/12/2019).

Bupati Tulungagung,
membacakan sambutanya
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa, hakikat Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya adalah untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa. Penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut di sampaikan Bupati bahwa, Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang dituntut untuk sadar dan aktif meraih akses dan kesempatan yang sama dengan laki-laki kesetaraan gender dalam berbagai bidang pembangunan. Oleh karenanya, Peringatan Hari Ibu diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar.

"Bahwa perempuan, akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agen perubahan /agent of change," ujarnya.

Orang nomor satu di Tulungagung tersebut juga menyampaikan bahwa, Peringatan Hari Ibu ke-91 Tahun 2019 adalah titik awal gerakan percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan, dan memberikan perlindungan bagi perempuan, sehingga tema utama yang diangkat dalam Peringatan Hari Ibu ini adalah "Perempuan Berdaya Indonesia Maju".

"Saya ingin mengajak semua perempuan untuk terus maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan tentunya akan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju," harapnya.

Selain dari pada itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo juga menyampaikan bahwa, Peringatan Hari Nusantara mempunyai makna yang sangat penting. Hari Nusantara mengingatkan pada semua mengenai konsep Wawasan Nusantara.

"Pada peringatan ini kita sekali lagi meneguhkan tekad bahwa Republik Indonesia adalah sebuah negara kesatuan yang tidak terpisahkan," ucapnya.

Dalam paparannya, Maryoto menyampaikan bahwa,Kendati secara geografis negara kita terdiri atas lebih dari 17.000 pulau, itu karena antara lain berkat jasa Ir. H. Djuanda, yang mencetuskan konsep archipelagic states.

"Ir. H. Djuanda, Perdana Menteri kita pada waktu itu, dengan berani mengumumkan Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957 kepada dunia. Deklarasi ini menegaskan Republik Indonesia mempunyai kedaulatan penuh terhadap perairan antar-pulau," jelasnya.

Peringatan Hari Nusantara Tahun 2019 mengambil tema "Nusantaraku Berdaulat Indonesiaku Maju".

Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua Bangsa Indonesia sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia yang bercirikan nusantara.

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Tulungagung untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, bersatu untuk mendukung program - program pemerintah serta bekerja keras meningkatkan kemampuan dan kualitas diri agar mampu mewujudkan kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik," pungkasnya.( Ga )



Home » » BUPATI KUKUHKAN KOMITE IRIGASI KABUPATEN SIDOARJO

BUPATI KUKUHKAN KOMITE IRIGASI KABUPATEN SIDOARJO

Doc.sosialisasi kewenangan Kabupaten Dalam Pembangunan Infrastruktur di Ballroom Sum City Plaza .Senin 23/12/2019
SIDOARJO - OposoNews.co.id - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kewenangan dalam pembangunan infrastruktur dan pengukuhan komisi irigasi di Kabupaten Sidoarjo, di Ballroom Sun City Plaza . Senin 23/12/2019.

Kepala Bappeda Kabupaten Sidoarjo Heri susanto menyampaikan bahwa Pengembangan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo menghadapi tantangan karena Kabupaten Sidoarjo berbatasan langsung dengan Surabaya dan disamping itu juga sebagai bagian dari kawasan strategis nasional yang membawa pada konsekuensi pada percepatan pertumbuhan perkembangan infrastruktur. Dan perkembangan infrastruktur yang berkelanjutan memerlukan anggaran yang tidak sedikit Oleh karena itu dibutuhkan keterpaduan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui APBN, Pemerintah provinsi melalui APBD Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Daerah melalui APBD Kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Desa

"Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menata infrastruktur khususnya di bidang sumber daya air adalah dengan pembentukan komisi irigasi yang pada pagi hari ini akan dikukuhkan secara langsung oleh Bupati Sidoarjo" katanya

Kepala Dinas PU Binamarga dan SDA Kabupaten Ir.Sunarti Setyaningsih, M.M sebagai Ketua Harian Komisi Irigasi, dengan dibentuknya kelompok ini diharapkan mampu mengatasi masalah dalam pengelolaan irigasi yang bertujuan untuk pengembangan dan pengelolaan irigasi yang demokratis, transparan, bertanggung jawab dan mengutamakan kepentingan petani, selain itu untuk menjadi wadah untuk koordinasi dan komunikasi dengan pihak yang berkepentingan

Selain mengukuhkan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH. M.Hum juga membuka secara langsung kegiatan ini. Bupati mengharapkan agar pengembangan dan pembangunan sistem utilitas seperti jaringan air bersih, listrik gas serta sistem informasi dan komunikasi setidaknya dilakukan secara terpadu merata dan terstruktur berdasarkan pada rencana pengembangan wilayah dan lokasi pusat pertumbuhan yang ditekankan pada upaya peningkatan pelayanan penambahan kapasitas dan jangkauan pelayanan.

 Dan langkah-langkah tersebut juga harus didukung dengan penyusunan master plan pengelolaan sampah dan  limbah sebagai pedoman pengembangan infrastruktur sektor sanitasi, selain itu di bidang sumber daya air juga harus membuat  masterplan drainase serta dibentuknya komisi irigasi.

Dengan dibentuknya komisi ini nantinya akan membantu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menata infrastruktur di bidang sumber daya air guna mewujudkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan tersebut diperlukan anggaran yang memadai melalui keterpaduan pembiayaan antara pemerintah pusat pemerintah provinsi Pemerintah Kabupaten dan pemerintah Desa sesuai dengan kewenangan masing-masing.

"Akhirnya saya berharap agar acara sosialisasi ini dapat menghasilkan solusi-solusi kreatif di dalam pengembangan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo ini melalui sinkronisasi program kegiatan antar pemangku kepentingan di dalam mewujudkan target Kabupaten Sidoarjo khususnya di bidang infrastruktur" tambahnya . (Bg).
Home » » POLRESTA SIDOARJO DIRIKAN POS PELAYANAN OPS LILIN SEMERU 2019, KONSEP GO GREEN

POLRESTA SIDOARJO DIRIKAN POS PELAYANAN OPS LILIN SEMERU 2019, KONSEP GO GREEN

Doc.Pos Lilin jelang Natal dan Tahun Baru 2020 , bernuasa Go Green ala Polresta Sidoarjo 
Sidoarjo - OposisiNews.co.id 'Kembali ke alam. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Belum lagi kita akan disapa aneka macam tanaman tampak menghijaukan pandang. Di sudut lain kita jumpai kendi berisikan air segar untuk membasuh dahaga. Ada juga pigura dengan logo Go Green.

Begitulah sensasi yang dapat kita rasakan saat mendatangi Pos Pelayanan Operasi Lilin Semeru 2019 Polresta Sidoarjo yang berdiri di sudut Bundaran Taman Pinang Indah (TPI) Sidoarjo. Selama pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, mulai 23 Desember 2019 sampai dengan 1 Januari 2020 pos tersebut dapat kita kunjungi.

Pos Pelayanan Operasi Lilin Semeru 2019 Polresta Sidoarjo di Bundaran TPI tersebut, berkonsep Go Green. Kepedulian lingkungan begitu ditonjolkan. Bahkan di pos ini, masyarakat dapat menukarkan 10 botol plastik bekas dengan 1 tumbler baru gratis dari Polresta Sidoarjo.

Selain menawarkan konsep Go Green, fasilitas lain yang ada di pos pelayanan ini, yakni tempat istirahat, cek kesehatan, kursi pijat, Wifi, tempat bermain anak, info lalu lintas, dan fasilitas semua tersedia gratis.

"Pos pelayanan ini mengusung konsep Go Green. Kami mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan menghindari penggunaan botol plastik. Selain itu, kami juga memberikan kenyamanan dalam melayani masyarakat semaksimal mungkin selama perayaan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, Senin 23/12/2019.

Polresta Sidoarjo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, selama 10 hari gelaran Operasi Lilin Semeru 2019 pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Menghadirkan pos pengamanan di lima titik yakni di Balongbendo, Pasar Krian, Taman, Gereja Santa Paulus, Simpang empat Bufat depan Alun-alun Sidoarjo.

Serta dua pos pelayanan di Bundaran Taman Pinang Indah dan Terminal Purabaya Bungurasih, Waru. Juga ada dua Pos Terpadu yang bekerjasama dengan Angkasa Pura serta Lanudal Juanda, yakni di Bandara Juanda T2 dan Bandara Juanda T1.Khatanya , ( bg).
Home » » Pemkab Mojokerto Distribusikan BAZNAS dari Propensi Jawa Timur , 572,9 Juta

Pemkab Mojokerto Distribusikan BAZNAS dari Propensi Jawa Timur , 572,9 Juta

Doc.Pendistribusian BAZNAS di Pendopo Graha Maja Tama Kab.Mojokerto , Senin 23/12/2019
Mojokerto.OposisiNews.co.id -  Baznas(Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Mojokerto mendustribusikan bantuan dana dari Baznas Provinsi  Jawa Timur sebesar RP. 572,9 Juta.

Penyerahan BAZNAS
Secara simbolis oleh
Plt.Bupati Mojokerto
Bantuan diserahkan secara Simbolis oleh  Plt.Bupati Mojokerto Pungkasiadi Senin (23/12), di Pendopo Graha Maja Tama, untuk Modal Mitra Kerja UMKM sejumlah Rp. 297 juta, sebesar Rp. 230 Juta untuk bantuan bedah Rumah, Rp. 25 juta untuk khidmat dan Rp. 20,9 juta biaya hidup fakir dhuafa.

Doc.Mustahik
Penerima Zakat
Acara di hadiri Pot.Bupati Mojokerto, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto,  Kepala OPD di Lingkungan Pemkab. Mojokerto, Ketua Baznas Provinsi Jatim, Ketua serta Relawan Baznas Kabupaten, juga para Mustahik (Penerima Zakat).

Plt.Bupati Mojokerto mengatakan bahwa  penyaluran zakat oleh Baznas Kabupaten Mojokerto sangat menunjang program Pemerintah Kabupaten Mojokerto terutama dalam meningkatkan Kesejahteraan  masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada Ketua dan segenap Pengurus Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Mojokerto yang telah melakukan berbagai upaya dalam rangka ikut meningkatkan kesejahteraan  masyarakat seperti pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan.” Ungkap Plt.Bupati

Pungkasiadi juga menghimbau kepada seluruh kepala OPD dan badan usaha Lainnya untuk menyalurkan Zakat, Infak Dan Sedekahnya Ke Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Mojokerto, Karena Atas Zakat, Infaq Dan Sedekah Yang Disalurkan Nantinya Dapat Disalurkan Kepada Mustahik yang membutuhkan.

Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto H.Solihin mengatakan kegiatan ini  merupakan langkah awal untuk menginformasikan para ASN dan masyarakat di Kabupaten Mojokerto akan pentingnya zakat demi kesejahteraan masyarakat Mojokerto.

“Kami  berharap Baznas Kabupaten Mojokerto selama ini telah mengkoordinir melalui pengumpulan UPZ (Unit pengumpulan Zakat) dan  Muzakki- Muzakki pribadi dapat diikuti oleh para ASN dan masyarakat di Kabupaten Mojokerto akan pentingnya zakat demi kesejahteraan masyarakat Mojokerto.
” kata Ketua Baznas. (Lyn)

Reporter.Erlina
Editor .Bambang Pw

Home » » Tumbuhkan Kesadaran Hidup Sehat , Pemdes Sooko Deklarasi ODF ' Open Defecation Free

Tumbuhkan Kesadaran Hidup Sehat , Pemdes Sooko Deklarasi ODF ' Open Defecation Free

Doc.Deklarasi ODF oleh Plt.Bupati Mojokerto bersama Kepala Desa Sooko kec.sooko Kab.Mojokerto ,Senin 23/12/2019
Mojokerto.OposisiNews.co.id -Desa Sooko Kecamatan Sooko melakukan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) atau Open Defecation Free (ODF) 2019. Deklarasi dihadiri langsung Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Senin (23/12) pagi di Balai Desa Kecamatan Sooko.

“Selain faktor kesadaran masyarakatnya, mewujudkan ODF itu sangat berkaitan dengan ketersediaan air bersih. Selain Sooko, ada beberapa kecamatan lain yang sudah mendeklarasikan ODF yakni Dawarblandong dan Dlanggu. Namun kita sudah komitmen untuk mencapai hal itu di semua wilayah Kabupaten Mojokerto,” kata Plt Bupati Pungkasiadi.

Selain itu, Plt Bupati Pungkasiadi juga menjelaskan bahwa strategi pembangunan kesehatan di Indonesia dibangun dengan 3 pilar. Yakni paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dari 3 paradigma tersebut, tertuang dalam RPJMD serta visi misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Pada akses pelayanan kesehatan, 25 puskesmas di Kabupaten Mojokerto sudah akan mendapat akreditasi dari Komisi Akreditasi Kementrian Kesehatan RI. Diperkirakan sampai dengan akhir 2019, seluruh puskesmas (27 puskesmas) di Kabupaten Mojokerto bisa terakreditasi. Selain itu, beberapa puskesmas di Kabupaten Mojokerto juga telah mengantongi beberapa prestasi membanggakan.

Antara lain Puskesmas Bangsal dengan inovasi Gemar Bertasbi yang masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018, Budidaya Lele Penanggulangan Gizi Buruk (Bule Gazibu) milik Puskesmas Puri yang masuk inovasi Jawa Pos Award 2018, juga ada Kelompok Budaya Kerja Sehati Puskesmas Dawarblandong yang berhasil masuk seleksi tingkat provinsi. Terbaru, inovasi Nenek Cantik Pejuang ASI (NENCI) UPT Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar, berhasil masuk dalam Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se-Jawa Timur pada 3 Desember 2019 lalu.

“Prestasi-prestasi di atas adalah salah satu wujud upaya promotif dan preventif, untuk mewujdukan Kabupaten Mojokerto yang sehat. Kegiatan kita pada pagi ini, semoga menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kabupaten Mojokerto untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) salah satunya dengan tidak BAB sembarangan,” tandasnya.

Kepala Desa Sooko Heppy Iswahyudi, pada laporan sambutannya berharap agar kecamatan lain dapat mengikuti deklarasi yang sama ke depannya.

“Desa Sooko sudah berkomitmen untuk STOP BABS, dan mendukung kegiatan deklarasi ODF agar dapat dicontoh dengan desa lainnya, serta dapat memaksimalkan APBDES. Terima kasih kepada Plt Bupati Pungkasiadi yang menyempatkan waktunya untuk datang dalam kegiatan Deklarasi ODF,” ujar Heppy.

Doc.santunan pada lansia dan
Anak Yatim oleh Plt.Bupati
Mojokerto.
Deklarasi ODF Kecamatan Sooko ditandai dengan pembacaan deklarasi ODF dan penandatanganan komiten oleh Kepala Dusun Mengelo Khalul Fidiyan diikuti sepuluh RW, dilanjutkan penyerahan serfitikat ODF kepada para kepala desa. Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada Lansia dan anak yatim. Kegiatan turut dihadiri Camat Sooko, Kepala desa se-Kecamatan Sooko, Fatayat, dan Muslimat, serta OPD terkait.( Lyn )

Reporter . Erlina
Editor.Bambang Pw
Home » » KPBU SPAM UMBULAN DIRESMIKAN, BUPATI SIDOARJO

KPBU SPAM UMBULAN DIRESMIKAN, BUPATI SIDOARJO

Soft Louncing Proyek KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) dan SPAM (Sistem penyediaan Air Minum) oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa di Rumah Meter Porong PDAM ,Minggu 22/12/2019
Sidoarjo- OposisiNews.co.id -Proyek KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) SPAM (Sistem penyediaan Air Minum) Umbulan di soft launching Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa di Rumah Meter Porong PDAM yang berada di sisi Barat jalan Arteri Porong Kabupaten Sidoarjo.

Hadir dalam  Soft Louncing Forpimda Jawa Timur  seperti Pangdam V Brawijaya, Kajati Jawa Timur serta Wakapolda Jawa Timur .

Terlihat diantara undangan yang hadir  Watimpres RI Dr. H. Soekarwo dan Deputi Pengembangan Infrastruktur Kementerian Perekonomian RI Dr. Wahyu Utomo serta Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR RI Dr. Eko D Heripoerwanto.

Turut diundang dalam Soft Louncing 5 kepala daerah yang wilayahnya mendapatkan distribusi air KPBU SPAM. Diantaranya bupati Sidoarjo, bupati dan walikota Pasuruan serta walikota Surabaya dan bupati Gresik.minggu, 22/12/2019.

Gubernur mengatakan KPBU SPAM Umbulan diharapkan akan memenuhi kebutuhan air minum di 5 kabupaten/kota di Jawa Timur. Antara lain Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan serta Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik dengan total jiwa kurang lebih 1,3 juta warga yang tersebar  di 5 kabupaten/kota tersebut akan mendapatkan air yang layak minum.

Gubernur juga mengatakan kapasitas SPAM Umbulan mencapai 4 ribu liter perdetik. Jaringan pipa air  yang tersambung sepanjang 93 Kilometer.

Dari 93 Kilometer tersebut hanya tersisa 1,9 Kilometer yang belum tersambung. Dia berharap Januari tahun depan proses pipanisasi dapat terselesaikan seluruhnya.

“Januari yang akan datang, kami berharap seluruh proses distribusi air dari SPAM Umbulan dengan skema pembiayaan KPBU ini bisa terdistribusi secara maksimal,”harapnya.

Sekdaprov Jawa Timur Dr. Ir. Heru Tjahjono memaparkan progres fisik pelaksanaan KPBU SPAM Umbulan telah mencapai 95,2%. Akhir Januari 2020 direncanakan pemanfaatan KPBU SPAM Umbulan telah mencapai Surabaya dan terserap sampai 1.000 liter perdetik. Penyerapan kapasitas air tersebut secara bertahap akan meningkat sampai 4.000 liter perdetik.

Dikatakannya soft launching KPBU SPAM Umbulan kali ini telah mencapai off take Porong Sidoarjo yang mencakup 8 offtake dari keseluruhan 18 offtake. Diantaranya Winongan, Pohjentrek, Pleret, Bangil, Gempol, Porong, Porong  Sidoarjo.

Off  take  Porong Sidoarjo direncanakan untuk  melayani kebutuhan air minum wilayah Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo.

Sementara itu Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.,M.Hum menyambut baik progres KPBU SPAM Umbulan.  Diharapkannya masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik air SPAM Umbulan tersebut.

Dikatakan Kabupaten Sidoarjo mendapatkan distribusi air SPAM Umbulan yang terbanyak. Oleh karenanya masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dengan baik air minum tersebut.

“Air SPAM Umbulan ini bukan air mandi, ini air minum, harus betul-betul kita manfaatkan, jangan dibuang sia-sia,”pintanya. (Bg).
Home » » BUPATI AJAK MASYARAKAT JAGA KEBERSIHAN SUNGAI

BUPATI AJAK MASYARAKAT JAGA KEBERSIHAN SUNGAI

Doc.Bersih-bersih sungai dikawasan segodobancang kec.Tarik kab.sidoarjo oleh Pemkab Sidoarjo dan masyarakat
Sidoarjo,OposisiNews.co.id -Upaya pencegahan banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Masyarakat diajak secara langsung menjaga kebersihan sungai.

Masyarakat juga diajak ikut serta membersihkan sungai dari sampah. Seperti halnya yang dilakukan pada kegiatan bersih-bersih sungai yang dilakukan masyarakat Desa Segodobancang Kecamatan Tarik, Kegiatan bersih-bersih sungai tersebut merupakan program Sidoarjo Peduli Sungai yang tahun ini kembali digelar.minggu , 22/12/2019.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.,M.Hum hadir dalam kegiatan tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Ir. Sigit Setyawan serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo (DPUBM-SDA) Sunarti Setyaningsih juga hadir.

Selain itu seluruh elemen masyarakat Desa Segodobancang dilibatkan dalam program Sidoarjo Peduli Sungai tersebut. Sungai Kedunguling yang dipenuhi tumbuhan enceng gondok menjadi sasaran kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya bupati mengajak masyarakat peduli akan kebersihan sungainya. Pasalnya sungai merupakan faktor pencegah banjir. Sungai yang bersih dari sampah akan berfungsi sebagaimana mestinya. Aliran air hujan yang turun akan dapat ditampung dengan baik apabila kondisi sungai bebas sampah.

Dikatakannya menurunnya daya tamping sungai menjadi permasalahan akhir-akhir ini. Penyebabnya sendimentasi lumpur serta banyaknya sampah yang memenuhi aliran sungai. Oleh karenanya dirinya meminta masyarakat sadar membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat juga diminta untuk ikut serta membersihkan sungai dari sampah dan lumpur.

“Tujuan aksi bersih-bersih sungai pada hari ini adalah menumbuhkan kepedulian warga  masyarakat terhadap kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga dan dilestarikan,”ujarnya.

Bupati berharap masyarakat dapat menjaga dan mengelola kelestarian sungai. Caranya tidak membung sampah disungai. Masyarakat dapat bekerjsama dengan pemerintah maupun pihak swasta dalam kegiatan bersih sungai secara rutin. Dengan begitu pencegahan banjir secara dini dapat dilakukan.

Kepala DPUBM-SDA Sidoarjo Sunarti Setyaningsih mengatakan Sungai Kedunguling tiap tahun selalu dibersihkan. Namun perkembangan enceng gondok begitu cepat. Tanggul sungainya pun juga mengalami kerusahan. Hal tersebut memperparah banjir yang setiap tahun terjadi pada jalan desa disekitar sungai tersebut. Selain pembersihan enceng gondok, pihaknya nanti juga akan melakukan perbaikan tanggul sungai tersebut. (Bg)
Home » » DIAKHIR TAHUN 2019 PEMKAB GELAR JUMPA PERS

DIAKHIR TAHUN 2019 PEMKAB GELAR JUMPA PERS

Doc.Jumpa Pers Akhir Tahun 2019 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Kamis 20/12/2019
Sidoarjo -OposisiNews.co.id - Dalam akhir tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menutup agenda kegiatan dengan awak media yang bertugas liputan di Kabupaten Sidoarjo dengan Jumpa Pers di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis 20/12/2019.

Kegiatan jumpa pers tersebut diikuti semua media yang ada dan sudah masuk di Data Base Diskominfo serta semua pejabat OPD, semua Camat dan para undangan.

Kepala Dinas Kominfo Setya Winarno dalam sambutannya mengatakan pers adalah sebagai pengontrol sosial, kita jalin kemitraan ini biar insan pers turut membantu kemajuan akan berkembangnya kabupaten Sidoarjo. Bagaimanpun juga kita butuh insan pers atas keberadaannya,’ katanya.

"Kita sama-sama membangun pemerintah kabupaten sidoarjo dengan tugas kita masing masing agar kabupaten sidoarjo lebih maju lagi", imbuhnya.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH., M. Hum yang didampingi Sekda, Asisten, staf ahli dan Kepala Dinas Kominfo menuturkan, saya ucapkan terima kasih kepada insan pers yang telah membantu Pemkab Sidoarjo atas karya tulisannya yang mengangkat semua apa yang dikerjakan para OPD dalam satu tahun ini. Ayo kita bersinergi untuk membangun sidoarjo lagi di tahun depan dan seterusnya,’ tuturnya.

Diakhir sambutannya, Bupati menceritakan hasil pembangunan yang belum selesai, dan bupati memastikan bahwa semua pembangunan di tahun ini akan rampung sebelum masa tahun 2019 habis,’imbuhnya (bg).
Home » » JALAN LINGKAR DI BERANGUS - PENGGUNA JALAN LAWAN ARUS ,PEMKAB BLORA DI DUGA ABAIKAN AUPB

JALAN LINGKAR DI BERANGUS - PENGGUNA JALAN LAWAN ARUS ,PEMKAB BLORA DI DUGA ABAIKAN AUPB

Doc.Pembangunan Patung Arjuna Wiwaha disimpang Blora
Blora.OposisiNews.co.id -Jalan ronggolawe Cepu yang berada di sebelah patung arjuna wiwaha,Setelah selesainya pembangunan patung arjuna wiwaha beberapa tahun lalu  meninggalkan arus lalulintas yang ruwet.

Jalan di Sekitar area patung kuda dihari-hari sibuk situasinya sangat mengkuatirkan penguna jalan terutama  bagi pengguna jalan yang dari arah selatan ( DEPAN KANTOR BRI CABANG CEPU)

Jalan simpang blora
Para pengguna jalan dari arah tersebut bila mau kearah jalan depan kantor kecamatan Cepu/ ketapang sebagaian besar melawan arus dengan belok ke kanan yang sebenarnya sudah ada tanda rambu larangan belok ke kanan dan tidak mau belok ke kiri dengan memutar kearah simpang 7 terlebih dahulu.

Doc Penguna jalan
Belok kanan jalan terus
Dari pantauan  awak media OposisiNews yang sempat menanyakan pada salah satu penguna jalan yang melintas dari arah selatan yang sengaja melanggar arus , menjawab dengan simple   “kalau memutar ke simpang 7  terlalu jauh” .

Apabila situasi ini terus dibiarkan berdampak buruk pada  yang penguna jalan dan tingginya tingkat kecelakaan di area tersebut terus terulang.

Ketegasan dan tindakan refrensif  polisi lalu lintas yang bertugas disimpang patung Arjuna Wiwaha sangat menentukan marak tidaknya pelanggaran arus yang terkesan dibiarkan tanpa ada tindakan petugas dari pantauan awak media OposisiNews dilokasi simpang Kuda.

Tudingan miring banyak ditunjukan pada  Pejabat pembuat komitmen (PPKOM) oleh komunitas peduli Blora yang beranggapan pembangunan patung arjuna wiwaha  hanya mengedepankan  estetika keindahan taman mengindahkan hal urgen lainnya yaitu keselamatan penguna jalan.

Saat masih berdiri patung ronggolawe terdapat jalan lingkar sebagai jalan putar balik  bagi pengguna jalan yang dari arah selatan (Depan kantor BRI Cepu) yang akan menuju ke timur tetapi sekarang setelah adanya patung arjuna wiwaha jalan lingkar tersebut di tutup menjadi taman.

Ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh pejabat yang berwenang, mengacu UU NO 22 TAHUN 2009 Bab xx Pasal 273 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.dalam undang - undang tersebut dipaparkan.

"  Pengguna jalan yang memanfatkan akses jalan nasional,jalan provinsi dan jalan kabupaten bisa melakukan penuntutan dan minta ganti rugi pada pemerintah,  sebagai bentuk pelajaran pada pejabat pemerintah agar lebih bertanggung jawab dengan sarana dan prasarana jalan yang lebih aman dan nyaman " .

Dalam pembukaan  UU NO 22 TAHUN 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.dicantumkan dalam kalimat huruf b menyebutkan bahwa lalu lintas dan angkutan jalan sebagai bagian system transportasi nasional yang harus dikembangkan potensi dan perannya  demi mewujudkank ketertiban,
keselamatan dan kelancaran  dalam lalu lintas , pertanggung jawaban kecelakaan dan kerugian pengguna jalan menjadi tanggung jawab pejabat gubernur walikota dan bupati.

Penjelasan terkait dengan ketentuan pidana pada uu no 22 th 2009 pada bab xx pasal 273 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap penyelenggara Negara tidak segera memperbaiki jalan yang rusak dan kurang benar hingga mengakibatkan korban kecelakaan mengalami luka- luka ringan dan kerusakan kendaraan dan atau barang, diancam pidana paling lama 6 bulan atau denda paling banyak 12 juta rupiah dalam ayat 2 apabila korban luka berat ancaman pidana paling lama 1 tahun dan denda paling banyak 24 juta rupiah dan apabila korban meninggal dunia ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 36 juta rupiah.

Dalam proyek penutupan jalan lingkar menjadi Taman perlu dipertanyakan azas efektif dan efisiennya ,karena jalan lingkar tersebut sudah tidak ada lagi hingga akses pengguna jalan dalam mendapatkan kemudahan hilang,
Pemerintah Daerah Kabupaten Blora di duga telah Mengabaikan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan Nomor 30 tahun 2014,  dalam Pasal 20 ayat (1) yang berbunyi:

“Penyelenggaraan pemerintahan berpedoman pada Asas Umum Penyelenggaraan Negara yang terdiri atas: asas kepastian hukum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalitas, asas akuntabilitas, asas efisiensi dan asas efektivitas ".

ASAS-ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK (AUPB) tersebut dijadikan asas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah serta dimaksudkan untuk menciptakan hukum, mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang, menjamin akuntabilitas badan dan Pejabat Pemerintah, memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat dan aparatur pemerintah serta menerapkan asas-asas umum pemerintahan yang baik.(DW)

Reporter.Dwi P
Editor .Bambang PW

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon