Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Diduga JN oknum Dewan Menjadi Aktor Dibalik Pembuangan Limbah Bahan Berbahaya ' B3 ' Di Dusun Kecapangan

Diduga JN oknum Dewan Menjadi Aktor Dibalik Pembuangan Limbah Bahan Berbahaya ' B3 ' Di Dusun Kecapangan

Written By BBG Publizer on Selasa, 17 Desember 2019 | 22.45

Tiga truk dam pengangkut limbah berbahaya ' B3' yang diamankan di polres Mojokerto
 MojokertoMojokerto , OposisiNews.co.id -  Polsek Kecapangan berhasil kandangkan 3 Truk yang disinyalir melakukan  aktifitas pengangkutan dan pembuangan limbah bahan berbahaya beracun (B3) hasil penangkapan warga  desa Ngoro dan LSM Laskar Merah Putih Kota Mojokerto .selasa (17/12/1983)

Tiga dam truk yang di duga milik Pt.MJS yang membuang limbah berbahaya B3 dari Ringin anom gresik diduga tidak mengantongi manifest. limbah tersebut di buang di dsn Kecapangan ds Ngoro sementara sisa limbah dilokasi hingga saat ini belum dibersihkan dan ke 3 truk masih diamankan di polres Mojokerto guna penyelidikan lebih lanjut.

Agus Pujianto
 Ketua LSM
 Laskar Merah Putih
Kota Mojokerto
Salah satu pimpinan LSM laskar merah putih Agus pujianto st,ketua markas cabang Kota Mojokerto ,yang sejak 4 hari melakukan pengintaian aktifitas pembuangan limbah beracun mengatakan , " Bahwa sudah lama warga melaporkan atifitas pembuangan limbah berbahaya ( B3 ) yang seolah menghiraukan warga dan perangkat desa yang ada di wilayah dsn Kecapangan ds ngoro , diduga pelaku yang bertanggung jawab mantan Dewan berinisial JN yang mendapatkan limbah dari perusahaan di Ringin Anom , Gresik ".

Ketua Laskar Merah Putih memastikan hasil leb limbah B3 berasal dari limbah alumunium dan kertas dari perusahaan di Gresik. Dan masih menurutnya  dari hasil mediasi antara masyarakat dan polres Mojokerto yang diwakili Kanit Reskrim , Sukoco, warga menutut dua hal yaitu Pembersihan cliner lokasi pembuangan dari limbah B3 dan denda penangkapan ( bukti warga sudah mengeluarkan dana untuk menghentikan aktifitas pembuangan limbah B3 ) ".

" Disinyalir limbah B3 merupakan pindahan dari pembuangan limbah B3 di Meduro yang diusir oleh warga menduro dan sempat berpindah-pindah tapi entah apa alasanya salah satu anggota Dewan berinisial JN memberikan rekom dan yang bertanggung jawab pembuang limbah B3 di dusun  Kecapangan" imbuhnya

" Dalam Kasus ini Laskar Merah Putih akan mengawal dan mendampingi kasus hukum nya " tegas Ketua LSM Laskar Merah Putih Mojokerto. ( Lyn )

Reporter.Erlina
Editor.Bambang.PW
Home » » TIGA JENAZAH SISWA DIKCABA BRIMOB DISERAHKAN KE KELUARGA

TIGA JENAZAH SISWA DIKCABA BRIMOB DISERAHKAN KE KELUARGA

Upacara penyerahan 3 jenasah siswa Dikcapa Brimob yang tersambar petir,di Mako Brimob Medaeng , Selasa 17/12/2019
Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Tiga jenazah siswa pendidikan  pengembangan spesial Brigade Mobil (dikbangspes brigade mobil) dari Pusdik Brimob Watukosek, yang meninggal dunia akibat tersambar petir saat mengikuti latihan di puncak Gunung Ringgit, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin siang, 16 Desember 2019 diserahterimakan ke keluarga.

Upacara serah terima ketiga jenazah tersebut, dilakukan pagi di Mako Brimob Medaeng, Sidoarjo. Dihadiri Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Anang Revandoko, pejabat utama Polda Jatim, Brimob Polda Jatim, Kapolresta Sidoarjo.selasa, 17/12/2019.

Kejadian itu diketahui terjadi di puncak Gunung Ringgit  yang sedang cuaca buruk saat kejadian. Berawal dari salah satu kelompok peserta didik yang menamakan diri Batalyon A Dasba berangkat dari Desa Talunongko, Kecamatan Pasuruan dengan rute Gunung Ringgit dan Gunung Welirang.

Peserta berangkat pukul 06.00 WIB. Cuaca di puncak gunung dan sekitar wilayah Gunung Ringgit tiba-tiba dilanda hujan deras disertai petir sekitar pukul 13.00 WIB.

Hujan deras dengan petir menyambar delapan siswa Discapa yang sedang mengikuti latihan, mengakibatkan lima siswa mengalami luka dan tiga siswa meninggal dunia. Yakni Ketiga siswa Brimob yakni Wisnu Mukti S nomor siswa 048 Salrim Da Jateng; Fredy Kusdianto nosis 182 Salrim Da Jatim dan Rizky Setiawan Pratama nosis 244 Salrim Da DIY.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho mengucapkan turut berduka cita atas meninggal dunia ketiga siswa tersebut. "Semoga husnul khotimah, keluarga diberi kesabaran. Dan berharap kelima siswa yang luka segera diberi kesembuhan," harapnya.(bag).

Reporter , Subagyo
Editor.Bambang Pw
Home » , » BUPATI INGATKAN BAHAYA NARKOBA DI SEKOLAH

BUPATI INGATKAN BAHAYA NARKOBA DI SEKOLAH

Sosialisasi bahaya narkoba di SDN Jumputrejo oleh Bupati Sidoarjo , Kepala BNN Sidoarjo dan Kepala Bappeda Sidoarjo,Selasa 17/12/2019
Sidoarjo-OposisiNews.co.id. Presiden Joko Widodo menetapkan penanggulangan bahaya Narkoba. Pasalnya semakin marak penyalagunaan Narkoba tanpa memandang status gender dan usia.

Kasus penyalagunaan Narkoba yang akir-akir ini melibatkan anak-anak di usia Sekolah Dasar/SD membuat miris banyak kalangan aktifis pegiat anti narkoba dan pemerintah.

Hal tersebut dikemukaan Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH.,M.Hum saat menghadiri sosialisasi bahaya narkoba yang dikemas dalam program Tilik SD se Kabupaten Sidoarjo bersama BNN Kabupaten Sidoarjo yang digelar di SDN Jumput Rejo Kecamatan Sukodono, Selasa, 17/12/2019.

Bupati melanjutkan peredaran Narkoba dilingkungan sekolah semakin bertambah banyak. Motif seperti itu sengaja dilakukan bandar Narkoba sebagai jalan aman agar tidak terjerat hukum. Oleh karena itu semua pihak diharapkan dapat berperan aktif mencegahnya bahaya narkoba dan memposisikan narkoba sebagai musuh bersama . Seperti halnya yang dilakukan BNN Kabupaten Sidoarjo melalui sosialisasi seperti ini.

H. Saiful Ilah mengatakan upaya deteksi dini penyalagunaan Narkoba dapat dimulai dari keluarga. Orang tua hendaknya dapat mengawasi tingkah laku putra putrinya. Selanjutnya dimulai dari lingkungan sekitarnya. Termasuk di lingkungan sekolah. Sosialisasi  bahaya peredaran Narkoba ditempat-tempat pendidikan seperti ini perlu terus dilakukan. Dengan begitu upaya pemberantasan peredaran gelap Narkoba dapat terus dilakukan.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo untuk ikut serta secara aktif dalam upaya pemberantasan peredaran gelap Narkoba dengan dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita,”ajaknya.

Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo AKBP Toni Sugiyanto mengatakan kegiatan Tilik SD se Kabupaten Sidoarjo merupakan inovasi BNN Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya untuk membekali pengetahuan bahaya Narkoba kepada anak-anak sekolah.

Melalui sosialisasi seperti ini diharapkan murid-murid SD dapat menolak ,  memahami bahaya sejak dini jika terjadi peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

Diungkapkannya data dari BNN pusat menyebutkan kasus penyalagunaan Narkoba pada pelajar hampir 2 juta anak di seluruh Indonesia. Sedangkan usia penyalagunaan Narkoba yang terjadi antara 10-59 tahun.

" Karenanya sosialisasi dilingkungan pendidikan seperti ini penting dilakukan untuk menangkal penyalagunaan Narkoba sejak dini " , kata ketua BNN Sidoarjo.

“Kami punya program namanya Tilik SD, kita mulai bulan Maret sampai sekarang yang  bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo,”imbuhnya.

AKBP Toni Sugiyanto berharap melalui program seperti ini akan mampu menangkal penyalagunaan Narkoba dilingkungan sekolah. Dengan begitu jumlah kasus penyalagunaan Narkoba dilingkungan sekolah bisa ditekan dan berkurang syukur-syukur bisa dihindari. Sejak sosialisi program Tilik SD se -Kabupaten Sidoarjo digelar ada lebih kurang 54 ribu siswa yang disambangi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah/Bappeda Kabupaten Sidoarjo Dr. Heri Soesanto, SH, MH yang hadir mendamping bupati mengatakan Pemkab Sidoarjo menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penanggulangan bahaya Narkoba. Salah satunya dengan dibentuknya Perda Kabupaten Sidoarjo Nomer 3 tahun 2018 tentang Fasilitasi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Tahun 2020 nanti Pemkab Sidoarjo akan melakukan program fasilitasi P4GN di tingkat RT (Rukun Tetangga). Anggaran hampir Rp. 3 Milyar yang akan dibagi keseluruh RT  di Kabupaten Sidoarjo.

" Program-program seperti ini secara simultan akan terus dilakukan antara BNN Kabupaten Sidoarjo dengan OPD Kabupaten Sidoarjo. Dengan begitu upaya penanggulangan bahaya Narkoba di Kabupaten Sidoarjo dapat terus dilakukan ", ungkap Kepala Bappeda Sidoarjo. (Bag).

Reporter. Subagyo
Editor.Bambang Pw
Home » , » TPID Situbondo Identifikasi Wisata Caffee Sawah Pujon Kidul

TPID Situbondo Identifikasi Wisata Caffee Sawah Pujon Kidul

TPID Situbondo study tiru ke  wisata caffe sawah di desa Pujon
Malang OposisiNews - Tim Program Inovasi Desa (TPID) tingkat Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo melakukan study tiru ke Wisata Taman Wisata Caffee Sawah, yang merupakan Inovasi wisata unggulan Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang pada hari Selasa 17/12/2019 .

Kunjungan Tim ini bertujuan menggali / meniru gagasan dan ide untuk  Desa Se-Kecamatan Situbondo dalam mengembangkan, mendorong pendapatan ekonomi masyarakat melalui obyek wisata yang bisa ditiru dan dikembangkan dimasing-masing desa di Situbondo.

Dalam kujungan ke obyek wisata caffe sawah Pujon,  TPID Situbondo didampingi oleh TPID Kecamatan Pujon dan Pendamping Desa Kecamatan Pujon untuk melihat kondisi obyek wisata Inovasi Desa Pujon.

Ahmad Dimyati salah satu Ketua TPID Kecamatan Pujon  mengatakan bahwasanya PID merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas desa diberbagai sektor dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas.

"Program ini tentunya untuk memancing ,merangsang kreatifitas desa dalam menyelesaikan tantangan dan masalah yang dihadapi desa , sekaligus mengangkat berbagai inovasi desa ketingkat yang lebih tinggi dengan baik." Ujar Dimyati.

"Dalam Kegiatan Bursa Inovasi Desa ini nantinya semua Desa akan dikumpulkan dalam satu Kecamatan atau antar Kecamatan untuk masing-masing Desa melihat/meniru inovasi yang tepat diterapkan di desa sendiri ataupun inovasi cocok  dengan karakter di desanya," tambahnya.

"Wisata Caffee Sawah Pujon merupakan Wisata Alam yang memanfaatkan Ladang atau persawahan yang bisa digunakan untuk wisata edukasi untuk masyarakat terutama anak-anak di masa sekarang tentang adanya Pertanian atau Warisan Sejarah nantinya," bebernya.

Tim PID setelah melihat inovasi tersebut diharapkan bisa menjadi dasar pembanding atau pertukaran inovasi yang dapat di tiru atau di replikasi di masing - masing desa dan dimasukan dalam APBDes.

Tim TPID yang beranggotakan 10 (sepuluh) anggota Suparjo, selaku koordinator Ketua TPID Situbondo menyampaikan bahwa maksud dan tujuan Tim TPID melakukan identifikasi di obyek wisata taman Cafe Sawah adalah untuk menggali atau meniru Inovasi yang ada di desa Pujon yang nantinya akan ditulis dalam sebuah dokumen pembelajaran dan kemudian dikemas dalam sebuah kegiatan yang bernama Bursa Inovasi desa.

"Program Inovasi Desa (PID) sesuai amanat UU nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, harus digali gagasannya agar mampu mengangkat  potensi yang ada di desa. Tim Program Inovasi Desa ini berharap untuk bisa  mengangkat potensi – potensi desa yang selama ini kurang diperhatikan, sehingga pengembangan usaha warga dapat lebih ditingkatkan," ujarnya

Hasil identifikasi dari Tim Pelaksana Inovasi Desa Kecamatan Situbondo yang di sampaikan oleh Bapak Suparjo mengatakan "bahwa Taman Wisata Caffee Sawah sudah cukup baik dan bisa ditiru / replekasi menjadi potensi unggulan inovasi desa di Kecamatan Situbondo," kata Suparjo ( So)

Reporter.Soleh
Editor.Bambang
Home » » AWPI Malang Raya Hadiri Pisah Sambut Dandenpom Divif 2 Kostrad

AWPI Malang Raya Hadiri Pisah Sambut Dandenpom Divif 2 Kostrad

S.A Mahendra, Ketua AWPI Malang Raya ( 1 dari kiri ) dan Imanuel Darmawan, Dirut PJTKI Flamboyan ( 2 dari kiri )
Malang OposisiNews.co.id - Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Malang Raya menghadiri acara pisah sambut Dandempom Divif 2 Kostrad yang digelar di Wira Bumi Heritage Garden Madenpom Divif 2 Kostrad, Senin 16/12/2019.

Denpom Divisi 2 Kostrad menggelar acara pisah sambut bersama Dandempom yang baru, Mayor Cpm Sundoro, yang menggantikan Mayor Cpm Hanri Wira Kusuma yang akan berpindah tugas menjabat Dandenpom Bandar Lampung.

Dalam kesempatan acara tersebut selaku Ketua AWPI Malang Raya, S.A Mahendra mengucapkan selamat datang kepada Mayor Cpm Sundoro di Malang, dan selamat berpindah tugas di tempat yang baru kepada Mayor CPM Hanri Wira Kusuma. Sembari berharap hubungan TNI dan insan pers akan tetap terjalin dengan baik.

"kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Komandan Wira Kusuma, semoga tetap menjadi Komandan yang dicintai masyarakat. Serta selamat datang kepada Komandan Sundoro di malang, semoga beliau dapat melaksanakan tugasnya disini dengan baik," ujarnya.

"kami akan terus menjaga dan melanjutkan silaturahmi yang telah terjalin baik. Karena selama Pak Wira berada di Malang, selalu dekat dengan publik, masyarakat juga menerima dengan baik, bahkan beliau juga merangkul insan pers dengan sangat baik. Untuk itu kami mewakili AWPI Malang Raya mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru, semoga Jaya selalu,” Hendra menambahkan.

Di tempat yang sama, Dirut PJTKI PT. Flamboyan, Imanuel Darmawan, yang  sekaligus sebagai Bendahara AWPI kepada awak media menyampaikan, bahwa selama Mayor CPM Hanri Wira Kusuma bertugas bisa menjalin silaturahmi dengan semua lapisan termasuk ormas dan media, serta berwibawa dan dicintai masyarakat.

"beliau Mayor Cpm  Hanri Wira Kusuma selama bertugas disini sangat baik, berbaur dengan masyarakat, bisa menjalin hubungan silaturahmi dengan semua lapisan, termasuk Ormas maupun Media, beliau berwibawa dan dicintai masyarakat," bebernya.

“Saya ucapkan selamat kepada beliau berdua di tempat tugas barunya. Semoga tetap Jaya, dan TNI tetap selalu menjadi kebanggaan seluruh Bangsa Indonesia,” tutupnya.

Untuk diketahui bahwa, Mayor Cpm sundoro tercatat satu letting dengan Mayor Cpm Henri Wira Kusuma. Selain itu, sebelum menjabat Dandenpom Divif 2 Kostrad, ia pernah bertugas di Aceh selama sekitar 10 tahun. (SO)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon