Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Pakai Jaket Ojol, Residivis Dihajar Massa Saat Hendak Mencuri Motor

Pakai Jaket Ojol, Residivis Dihajar Massa Saat Hendak Mencuri Motor

Written By BBG Publizer on Kamis, 12 Desember 2019 | 22.29

Malang OposisiNews.co.id – Residivis kasus narkoba berinisial PP (37), babak belur dihajar warga. di Jalan Terusan Kembang Turi, Kota Malang ketika hendak menjalankan aksinya mencuri Sepeda motor 12/12/2019

Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata, S.Sos.,S.IK, M.H. menceritakan, pelaku PP tidak sendirian dalam menjalankan aksinya. Ia bersama satu orang temannya yang kini buron. Mereka Berbagi tugas, rekan PP yang kini buron bersiaga diatas motor. Sementara PP menggasak motor yang tengah diparkir menggunakan kunci T.

"Awalnya mereka berkeliling, mencari sasaran. Setelah dapat motor yang diincar, PP bertugas mencuri dengan menggunakan kunci T. Saat beraksi, tersangka mengenakan jaket ojol untuk mengelabuhi warga," ujar AKBP Leonardus saat konferensi pers di Mapolresta, Kamis 12/12/2019.

"Sial bagi PP, ketika mendorong motor meninggalkan lokasi parkir dipergoki oleh warga. Seketika itu, tersangka menjadi bulan bulanan masa dilokasi kejadian ( TKP ) . Sementara rekannya berhasil kabur," tambahnya.

PP yang baru keluar belum genap satu bulan karna menjalani hukuman atas kasus narkoba tersebut mengaku nekat mencuri motor karna tidak punya uang. Dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan anak istrinya dirumah.

"Saya baru keluar pada 15 November kemarin. Karena butuh uang saya mencuri motor. Saya baru sekali mencuri motor, kalau jaket ojol, itu milik adik saya," ungkap PP saat diinterogasi Leonardus dihadapan awak media.

Dari Hasil pemeriksaan dipastikan, jika PP bukan merupakan driver ojek online. "Kami memastikan tersangka bukan driver resmi ojol," tandas Leonardus. (SO)

Reporter.Soleh
Editor. Bambang PW
Home » , » RAKOR LINTAS SEKTORAL OPS LILIN SEMERU 2019 POLRESTA SIDOARJO SIAP, AMANKAN NATAL 2019 DAN TAHUN BARU 2020

RAKOR LINTAS SEKTORAL OPS LILIN SEMERU 2019 POLRESTA SIDOARJO SIAP, AMANKAN NATAL 2019 DAN TAHUN BARU 2020

Sidoarjo - OposisiNews.co.id -Jelang perayaan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Polresta Sidoarjo mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin Semeru 2019, di Aula Bharadaksa Polresta Sidoarjo, Kamis, 12/12/2019 .

Rakor ini dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho bertujuan menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman di Hari Raya Natal 2019 dan perayaan Tahun Baru 2020.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo menyatakan pihaknya siap mengamankan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Serta mengajak semua pihak dan masyarakat untuk turut bersama-sama menjaga situasi kamtibmas Kabupaten Sidoarjo agar tetap aman dan kondusif.

“Di penghujung 2019 ini, ada dua agenda besar yang harus kita jaga yakni Hari Raya Natal 2019 dan perayaan Tahun Baru 2020. Situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo sampai saat ini telah aman dan kondusif, karenanya mari kita tetap jaga dari berbagai gangguan supaya perayaan kedua agenda tersebut berlangsung aman, masyarakat pun dapat merayakan dengan tenang,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Sidoarjo KH. Muhammad Kirom mengajak semua elemen masyarakat untuk menguatkan persatuan dan perdamaian, demi terwujudnya kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo dalam perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Hadir dalam rakor lintas sektoral Ops Lilin Semeru 2019 di Mapolresta Sidoarjo, pejabat utama dan kapolsek jajaran Polres Sidoarjo, jajaran TNI di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, RSUD Kabupaten Sidoarjo, BPBD, PMK Kabupaten Sidoarjo, UPTD Terminal Purabaya Bungurasih, PT Angkasa Pura, PT KAI Daops 8 Sidoarjo, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sidoarjo, MUI Kabupaten Sidoarjo, FKUB Kabupaten Sidoarjo, pengurus gereja di wilayah Kabupaten Sidoarjo, dan perwakilan ormas. (bag).

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » GOR DITETAPKAN JADI KAWASAN OLAHRAGA, DPRD DORONG OPTIMALKAN PEMANFAATKAN DANA CSR

GOR DITETAPKAN JADI KAWASAN OLAHRAGA, DPRD DORONG OPTIMALKAN PEMANFAATKAN DANA CSR


Sidoarjo - OposisiNews.co.id - Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sidoarjo Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan disosialisasikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Pengurus Cabang Olahraga, kepala sekolah dan Pengurus KONI Sidoarjo. Di Luminor Hotel, Kamis, 12/12/2019.

Ketua Panitia, Bashori Alwi mengatakan, kegiatan sosialisasi yang melibatkan 210 peserta dari berbagai instansi ini tujuannya agar Perda nomor 9 tahun 2019 tentang penyelenggaraan keolahragaan bisa dipahami bersama.

"Diselenggarakannya sosialisasi perda ini agar dipahami bersama, karena banyak informasi dan aturan baru menyangkut penyelenggaraan keolahragaan", kata Bashori Alwi yang juga menjabat Kabid Olahraga Disporapar Sidoarjo.

Ada dua narasumber yang dihadirkan, pertama dari Anggota Komisi D, Bangun Winarso yang juga Ketua Pansus Perda Penyelenggaraan Keolahragaan dan Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Joko Supriyadi.

Dalam perda nomor 9 tahun 2019, ada empat poin pembinaan dan pengembangan keolahragaan, pertama pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan, kemudian olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan olahraga berkebutuhan khusus.

Perda nomor 9 tahun 2019 merupakan perda inisiatif dari DPRD Kabupaten Sidoarjo. Bangun Winarso merupakan salah satu inisiator terbitnya perda penyelenggaraan keolahragaan.

Menurut Bangun, sudah 14 tahun baru dibuatkan perda penyelenggaraan keolahragaan. Meski sudah terlalu lama, namun tidak ada kata terlambat. Tujuan dibuatnya Perda, kata anggota Komisi D ini adalah untuk meningkatkan aktivitas masyarakat gemar dan aktif berolahraga, serta prestasi dalam olahraga.

" Di Sidoarjo ini terdapat ribuan perusahaan, dengan banyaknya perusahaan tersebut harapannya muncul kepedulian peningkatan keolahragaan melalui pemanfaatan dana CSR (Corporate Social Responsibility)", kata Bangun.

Menurut Bangun, pemanfaatan dana CSR untuk mendukung keolahragaan di Kabupaten Sidoarjo selama ini masih belum maksimal.

"Untuk menunjang keolahragaan tidak lepas dari pembangunan sarana dan prasarana area olah  raga yang memadai, sumber dananya bisa melalui pemanfaatan dana CSR",ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Joko Supriyadi mengatakan, pihaknya akan membangun fasilitas lapangan cabang olahraga sepatu roda. Mengingat, Sidoarjo sering menjadi juara umum, namun lapangan yang saat ini dipakai latihan tidak memenuhi standar.
Dalam waktu dekat ini, Disporapar akan membangun arena ( sircuit ) sepatu roda di jalan lingkar timur, kata Joko.

Joko berharap, tahun 2020 Kabupaten Sidoarjo punya kelas olahraga tingkat SMP/Tsanawiyah, SMK/SMA/Aliyah. Sementara ini baru ada dua sekolahan yang sudah memiliki kelas olahraga, SMA Antartika kelas Voli dan SMAN 4 kelas Basket.

"Pasal 20 ini menyangkut pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan, hendaknya perangkat daerah melakukan koordinasi dengan komite olahraga daerah terkait ijin atlet siswa/siswi pada waktu latihan atau bertanding", kata Joko.

Joko juga menambahkan, cabang atletik oleh Disporapar dijadikan program olahraga unggulan.
Dalam perda ini juga mengatur sanksi administrasi bagi atlet yang pindah daerah yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku. Persyaratan tersebut diatur dalam pasal 36 dan 37.

Sedangkan sanksi administratif  diatur dalam pasal 91, mulai dari peringatan, teguran tertulis hingga kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.

"Yang saya senang sekali dengan perda ini adalah GOR ditetapkan menjadi kawasan olahraga. Sedangkan para pedagang di dalamnya akan ditata kembali",katanya. (Bag).

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW
Home » » Desa Kwadungan Kebut Pembangunan Jembatan Antar Dusun

Desa Kwadungan Kebut Pembangunan Jembatan Antar Dusun


Lokasi pembangunan jembatan RT 03 RW II Desa Kwadungan Kec.Kwadungan Kab.Ngawi
Ngawi.OposisiNews.co.id - Jelang intensitas hujan yang mulai meningkat , Desa Kwadungan yang merupakan salah satu dari desa pelanggan banjir di Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi , antisipasi dengan pembersihan saluran dan pembenahan gorong-gorong dan jembatan yang masuk kondisi rawan .

Langkah prefektif dalam mengantisipasi banjir tahunan selalu menjadi pembahasan semua elemen desa berjenjang dari pemerintah desa , BPD,LPMD , Tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda , mulai pembahasan ditingkat Musyawarah dusun , Musyawarah desa ,Musyawarah di tingkat Kecamatan hingga tingkat Kabupaten .

Lambannya pencairan Dana Desa 2019 tahap ke III sempat membuat panik pemerintahan desa Kwadungan , kekwatiran pelaksanaan kegiatan akibat ancaman luapan sungai Madiun dan sejumlah anak sungai akan menghambat pembangunan skala prioritas desa , akhirnya terjawab.


"Dengan ter-cairkannya Dana Desa tahap III , selaku ketua kegiatan ( TPK ) pembangunan jembatan di RT 03 RW II bersama masyarakat langsung kebut pengerjaan jembatan " , ungkap Basuni .Kasi Kesejahteraan desa Kwadungan.






" Mesti dana 20 juta yang bersumber dari Dana Desa ( DD ) itu masih belum dicairkan masih direkening pemerintah desa Untuk sekarang pengerjaan sudah 50 persen dan tanpa kendala yang berarti ", imbuhnya bangga. ( ADV.DESA KWADUNGAN )

Home » » BUPATI RESMIKAN KIOS BUMDes HASTA KRIDA JEDONGCANGKRING

BUPATI RESMIKAN KIOS BUMDes HASTA KRIDA JEDONGCANGKRING

Bupati Sidoarjo resmikan BUMD Hasta Krida desa Jedongcangkring, rabu 11/12/2019
Sidoarjo -OposisiNews.co.id - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah meresmikan 10 unit kios ( Toko Kelontong ) aset BUMDes Hasta Krida di Jalan Waringin Desa Jedongcangkring, Kecamatan Prambon, Sidoarjo.

Ke-sepuluh kios BUMDes Jedongcangkring berdiri  dengan menempati lahan Tanah Kas Desa seluas 1.600 meter persegi.

Dengan bertambahnya aset ( 10 kios )  BUMDes diharapkan akan menambah pendapatan asli desa ( PAD ) Jedongcangkring.

Rencananya setiap unit kios disewakan kepada pedagang dengan harga Rp 7 juta per tahun. Sedangkan halaman depan akan dimanfaatkan untuk Pujasera.

"Bagi masyarakat Jedongcangkring yang ingin mengembangkan usahanya bisa mengajukan pinjaman ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo untuk pinjaman dana bergulirnya," terang Bupati rabu ,11/12/2019.

Abah Ipul,panggilan akrab bupati menjelaskan dengan pinjaman dana bergulir sebesar Rp 5 juta tanpa agunan dengan bunga rendah pertahun 6 persen. Sangat ideal untuk modal usaha.

"Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo melayani pinjaman dengan bunga ringan dan tanpa agunan untuk pengembangan usaha kecil menengah," tegasnya.

Sementara itu, Saiful Ilah menilai desa adalah penggerak ekonomi. Baginya pendirian BUMDes tujuannya menunjang pendapatan ekonomi masyarakat desa. Baginya jika setiap desa memiliki BUMDes maka akan sangat membantu pembangunan desa dan masyarakatnya ikut sejahtera.

"Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting bagi keberlangsungan usaha itu. Termasuk mendirikan dan mengelola BUMDes," pungkasnya.( Bag ).

Reporter.Subagyo
Editor.Bambang PW

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon