Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » ENAM PENCURI MOTOR DI SIDOARJO BERHASIL DITANGKAP, POLISI TEMBAK KAKI PELAKU

ENAM PENCURI MOTOR DI SIDOARJO BERHASIL DITANGKAP, POLISI TEMBAK KAKI PELAKU

Written By BBG Publizer on Minggu, 17 November 2019 | 18.17



Dalam sepekan polresta sidoarjo menangkap 6 curanmur

Sidoarjo , OposisiNews.co.id - Dalam sepekan ada lima laporan warga kehilangan sepeda motor ke Polresta Sidoarjo. Polisi pun bertindak dengan cepat. Hingga berhasil menangkap enam orang tersangka.

Kapolresta sidoarjo relis tentang curanmur yang ditangkap enam pelaku
"Empat orang merupakan komplotan dari Grati, Pasuruan dan dua orang pelaku di wilayah Waru dan Sidoarjo," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho pada wartawan di Mapolresta Sidoarjo, Sabtu 16/11/2019.

Keempat pelaku komplotan Grati, Pasuruan ini terungkap dari rekaman CCTV saat beraksi di sebuah perumahan di wilayah Candi, Sidoarjo. Untuk kemudian tim Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan pengejaran serta penangkapan saat mereka akan beraksi di sebuah tempat kos di Jalan Raya Kraton, Pasuruan.

Saat penangkapan keempatnya melawan polisi dengan melempar bom bondet, sehingga personel melakukan tindak tegas dan terukur dengan menembak kaki keempat pelaku, yakni Mukhlis, Kriswanto, M. Taufik, serta Budi Prasetyo.

"Dalam aksinya, komplotan ini memakai mobil. Selanjutnya mereka merusak kunci pagar dan kunci motor, kemudian membawa motor hasil curian. Apabila korban mengetahui, maka para pelaku tidak segan melempar bom bondet," jelas Lulusan Akpol 1997.

Dari pemeriksaan terungkap bila motor hasil curian para pelaku tersebut dijual kepada Udin. Tim Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penggeledahan di rumah Udin, tetapi sang penadah itu terlebih dahulu kabur. "Dimanapun penadah ini berada akan terus kami kejar, karenanya kami menghimbau untuk segera menyerahkan diri ke polisi," imbuhnya.

Dari penangkapan ke enam tersangka tersebut, diperoleh satu unit mobil sewaan Daihatsu Xenia bernopol N 1453 WJ, dua unit sepeda motor hasil curian, 15 anak kunci T, 1 kunci L, 4 shock kunci T, 1 tang, 1 obeng, 1 kunci shock, 2 unci pas serta 6 buah bondet. Sedangkan barang bukti yang disita dari rumah penadah Udin, berupa 5 bondet, 7 anak kunci T, plat nomor dan 11 butir amunisi kaliber 22 mm.katanya .(bag).
Home » » MERAJUT MIMPI DAN KEAJAIBAN

MERAJUT MIMPI DAN KEAJAIBAN


Cangkrukan dan Ngopi bareng Kowpling dan Bakal calon Bupati Ngawi ( 2020-2025 ) di Pedopo Dalem . Minggu 16/11/2019

NGAWI, OposisiNews .co.id  - Pesta Demokrasi pemilihan Bupati / Wakil Bupati yang bakal di gelar pada tahun 2020 di sejumlah wilayah di Indonesia menjadi topik hangat perbincangan di tempat-tempat umum seperti di cafe , bar bahkan warung kopi pinggiran di sejumlah wilayah yang bakal menggelar pilkada 2020.

Eforia cangkrukan dan ngopi bareng yang dilakukan oleh bakal calon Bupati/ Wakil Bupati menjadi menjadi trending politik untuk mempresentasikan rencana keberangkatannya menjadi orang nomor satu di Kabupaten / Kota.

Jumirin , Bakal Calon Bupati Ngawi 2020-2025
Jumirin pengusaha muda yang sukses di bidang real estate , penyedia alat berat , armada dan material  contruksi serta pengusaha dawet yang sudah tersohor di bumi orek-orek , menjelang di gelarnya pilkada 2020  menjadi topik perbincangan sebagai kandidat bakal Calon Bupati Ngawi ( 2020 -2025 ) di Pilkada 2020 .

Rencana keberangkatan Jumirin di kali kedua Pilkada Ngawi tahun ( 2014 dan 2019 ) banyak menimbulkan predeksi negatif dan positif di kalangan masyarakat ngawi , anggapan calon bayangan , boneka kerap ditunjukan oleh sebagian masyarakat pada pencalonan Jumirin pada tahun ini.

Untuk menampik dan meluruskan anggapan itu , Jumirin melaui grub washapp Kowpling mengundang semua anggota grub yang mayoritas Jurnalis untuk cangkrukan dan Ngopi bareng di Pedopo Dalem milik Jumirin. Dengan tema bahasan ‘ Nyali Wani Sinau Bareng Demokrasi Itu Suci Demokrasi Itu Bermartabat Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat ‘ . Minggu ( 16/11/2019 )  

Acara Cangkrukan dan Ngopi bareng yang di hadiri 20 jurnalis ngawi yang rencana di hadiri 32 mendasar list hadir di grub Washapp Kowpling di mulai setelah shoalat isyak. Di kesempatan itu Jumirin menegaskan bahwa di belum bisa dikatakan calon di pikada Ngawi 2020 karena banyak faktor dan kendala .

“ Saya tegaskan , saya belum bisa dikatan calon di pilkada Ngawi 2020 mungkin jika dikatakan bakal calon bisa , karena rencana pencalonan saya di pilkada tidak semudah yang mungkin masyarakat bayangkan . banyak faktor yang harus dipenuhi seperti partai pengusung karena selama ini masih tahap negopolitik , pengembalian formulir dukungan dengan partai politik “, Ujar Jumirin

Dan hal itu dipertegas dan benarkan oleh ketua tim sukses Jumirin , Iwan “ Benar yang di katakan Jumirin bahkan sampai sekarang untuk mencari dukungan dari partai politik pengusung cukup susah dan alot karena latar belakang jumirin bukan kader politik hanya berlatar belakang pengusaha yang berbekal tekad memajukan Ngawi ke depan sebagai kabupaten gerbang niaga dan wirausaha 2020 melalui konsep-konsepnya , rasanya untuk pencalonan Jumirin seperti merajut mimpi dan keajaiban , namun kami tim sukses akan selalu memperjuangkan “ Tegas Iwan.

Disindir misi visi jika bisa menjadi calon dan memenangkan pilkada Ngawi serta calon wakilnya ( Cawabup ) , Tim sukses Jumirin membagikan slebaran yang berisikan biodata dan misi visi Jumirin yang sudah di siapkan sebelumnya pada jurnalis Ngawi yang hadir.

“ Secara garis besar visi misi Ngawi akan saya bawa ke Kabupaten yang memiliki tempat-tempat usaha pabrik dengan sekala sedang dan besar dengan harapan meningkatkan daya beli masyarakat dan meminimalisir urbanisasi tenaga kerja produktif di kabupaten Ngawi , memaksimalkan peran dan fungsi Perusahaan Daerah ( PD ) untuk mengkafer permodalan ketersedian pupuk petani , salah satunya . Untuk Pariwisata yang utama akan kami konsep obyek wisata satu terhubung dengan wisata ke 2-3 di wilayah Ngawi Utara akan di fasilitasi oleh transportasi air dan membuat dermaga kecil di tiap-tiap spot wisata , ini belum ada di wilayah manapun “ paparnya.

“ Untuk calon wakil bupati masih kami rahasiakan , kalau saya buka semua hari ini namanya bukan kejutan “ imbuhnya sambil tersenyum.

Disingung Politik suci , Jumirin mengatakan “ Politik itu suci yang tidak suci itu oknumnya seperti yang kita rasakan dan lihat sekarang ini hal-hal yang tidak biasa menjadi biasa , asn menjadi kepanjangan tangan dari kekuasaan , ini semua dampak dari politik ketakutan yang telah mengakar, isu kondusif sering kali membelenggu lembaga kontrol independen yang muaranya meng-uangkan atau istilahnya 86 untuk menciptakan kondusif dan membiarkan hal yang tidak benar langgeng “ .

Di akhir acara Cangkrukan dan Ngopi bareng , ketika disinggung terkaid penegakan hukum pilkada yang bakal digelar 2020 . Iwan Tim sukses Jumirin menegaskan , “ Jika kita bisa menjadi calon di acara ngopi jilid dua , sudah dapat kita pastikan adanya tim advokasi yang bakal meluruskan hal tidak biasa menjadi biasa “   ( Red ** )  
Home » » KETUA LSM ‘ KOMUNITAS WARGA PEDULI NGAWI ’ TUDING DISPARIAPORA NGAWI LALAI SELAMATKAN CAGAR BUDAYA

KETUA LSM ‘ KOMUNITAS WARGA PEDULI NGAWI ’ TUDING DISPARIAPORA NGAWI LALAI SELAMATKAN CAGAR BUDAYA

Situs Reco Banteng 'Nandiswara di desa Wonorejo Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi
Ngawi.OposisiNews .co.id – Maraknya pemberitaan media sosial akhir-akhir ini yang menginformasikan situs-situs budaya di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi yang bernasib Tragis . mengisyaratkan kegagalan dan ketidak mampuan Dispariapora Ngawi menjalankan fungsinya sebagai lembaga budaya.

Kabupaten Ngawi sebagai pintu gerbang barat Propensi Jawa Timur diyakini sebagai lau lintas / persinggahan budaya di masa lampau .Dengan bukti peninggalan situs budaya Jawa lama dan penemuan fosil manusia purba , sudah selayaknya Pemerintah daerah Ngawi melalui Dinas yang membidangi lebih konsen penyelamatan cagar budaya ( situs ) yang ada.

Tidak sedikit situs budaya di Kabupaten Ngawi yang kondisinya tragis bahkan hilang dari lokasi cagar budaya , seperti situs candi di wilayah Kecamatan Karanganyar tepatnya di desa Pandean yang dikenal ‘ SITUS SENDANG PUTRI ‘.

Parno mantan Kepala Desa Pandean Kecamatan Karanganyar pada OposisiNews menuturkan , “ Dulu dimasa kecil saya banyak terdapat patung / arca dan bekas reruntuhan candi di lokasi Sedang Putri wilayah desa Pandean , karena tidak adanya pengawasan dan etikad dinas pariwisata nguri-nguri . semua arca/ patung hilang dari tempatnya . Mungkin jika Dinas terkaid melakukan investigasi dan observasi masih dimukinkan menemukan benda-benda situs yang masih tertutup/tertimbun tanah “.

“ Dulu sebelum menjadi Kecamatan Karanganyar sekitar tahun 2000 masih banyak pesiarah supranatural dari wilayah Jawa Tengah ( Solo, Sragen, Jogja dst ) tiap menjelang tahun baru islam ( Sura ) dan awal bulan Puasa yang melakukan rangkain spiritual di lokasi Sedang Putri wilayah situs , namun sekarang sudah tidak terlihat “, Imbuh Parno.

Dari Pantauan OposisiNews , masih banyak situs budaya yang mesti perlu mendapat perhatian dan keseriusan dari pemerintah daerah , seperti situs candi , arca di wilayah KPH Banyu Biru Kecamatan Widodaren yang bakal bernasib sama dengan situs Sendang Putri di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi jika dibiarkan berlarut – larut .

 Bahkan akir-akir ini masyarakat ngawi di hebohkan dengan pemberitaan kominitas ICN yang diposting melalui media sosial , terkaid situs Reco Banteng yang berada di desa Wonorejo Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi yang bernasib tragis. Puluhan arca dan tugu prasasti yang diduga peninggalan kerajaan Hindu Budha terakir di era kejayaan Kerajaan Majapahit dibawah Raja Hayam Wuruk ( 1350-1389 masehi ) yang mengalami keruntuhan di abad 15 masehi , berupa arca Nandiswara ( Banteng ) Wahana Bhatara Siwa , Brahma dan Wisnu yang syarat Mitologi Hindu , 4 buah Yoni , Tugu Prasasti dan masih banyah arca yang tidak bisa dikenal dengan kondisi memprihatinkan dan sebagian arca banyak yang sudah rusak / patah karena tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah .

Menurut Salah satu warga yang tinggal di dekat situs , Narto ( samaran ) mengatakan “ Dulu semasa saya kecil arca / patung di lokasi situs banyak , sekarang ini tinggal sisanya karena sudah banyak yang hilang dan rusak / patah dan banyak yang dicorat coret oleh pengunjung “

Bambang , ketua LSM Kowpling
Di lokasi situs Reco Banteng Desa Wonorejo pada OposisiNews , Ketua LSM KOWPLING .Bambang mengatakan “ Sudah lengkaplah kecerobohan Pemkab Ngawi melaui Disparpora yang tidak becus ( tidak mampu ) menyelamatkan aset budaya yang bernilai fantastis untuk kemaslahatan warganya di masa sekarang dan mendatang melaui wisata budaya “

“ Sudah saatnya Disparpora Ngawi sejak ramainya situs reco banteng di aploud di media sosial untuk berbenah , menfokuskan penyelamatan aset budaya , situs / cagar budaya di Kabupaten Ngawi . jangan sampai nasib tragis seperti situs Sendang Putri terjadi pada situs Reco Banteng jika tidak mampu sedah seharusnya mengadeng dinas purbakala Trowulan “ , UngkapNya..

 “ Selama ini dari amatan kami , Kabupaten Ngawi melaui Disparpora hanya terbuai melakukan seremonial budaya mengada – ada seperti pasar jadul dan pembangunan gedung / infrastruktur obyek wisata baru yang edingnya hanya menghaburkan uang rakyat dan bagi-bagi fey dikalangan birokrat , sudah saatnya para birokrat ngawi yang mebidangi budaya bangun dari kilafnya karena seperti pepatah BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG BISA MENGHORMATI DAN MEMELIHARA BUDAYA-NYA “ , Imbuh Bambang ( Red** )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon