Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » KUNKER KE TARAKAN, BUPATI ANTON HARAP WARGA DIASPORA FLOTIM JUNJUNG TINGGI BUDAYA LAMAHOLOT

KUNKER KE TARAKAN, BUPATI ANTON HARAP WARGA DIASPORA FLOTIM JUNJUNG TINGGI BUDAYA LAMAHOLOT

Written By BBG Publizer on Sabtu, 16 November 2019 | 13.46

Pemda Flores Timur saat bertemu Walikota Tarakan

Flotim , OposisiNews.co.id - Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST melakukan kunjungan ke Tarakan, Kalimantan Utara, Jumad, 15 November 2019.

Kunjungan kerja Bupati Anton tersebut, guna bertatap muka dengan warga diaspora Flores Timur,  melihat langsung proses pelayanan administrasi kependudukan bagi warga diaspora Flores Timur yang belum memiliki dokumen  administrasi kependudukan yang ditangani langsung oleh Dispendukcapil Kabupaten Flores Timur yang sudah lebih dahulu ke Tarakan, serta membahas diaspora bersama Walikota Tarakan.

Dalam momentum tersebut, Bupati Anton berharap kepada warga diaspora Flores Timur di Tarakan untuk selalu menjunjung tinggi budaya Lamaholot yang menjadi simbol perekat persatuan dan kerukunan serta menjaga tata krama dan saling menghormati antar sesama.
"Di mana bumi di pijak, di situ langit dijunjung" ujar Bupati Anton.

Terkait dokumen administrasi kependudukan, Bupati Anton  berpesan kepada warga diaspora Flores Timur di Tarakan agar memanfaatkan pelayanan langsung dari Dispendukcapil  Flores Timur dengan sebaik-baiknya dan melengkapi semua persyaratan sehingga semua proses berjalan lancar.
Bupati Anton saat meninjau langsung proses pelayanan dokumen administrasi Dispendukcapil FLotim di Tarakan dan berdialog bersama warga diaspora. FLotim.

Proses pelayanan administrasi kependudukan yang berlangsung di rumah salah seorang warga diaspora Laurensius Buri, asal Adonara di Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Jumad, 15 Nopember 2019, Dispendukcapil Flores Timur berhasil melayani 250 warga diaspora yang belum memiliki dokumen kependudukan. Pelayanan akan dibuka kembali pada hari Sabtu, 16 Nopember 2019 mulai pulul 9 pagi.

Selain itu, Bupati Anton dalam pertemuannya dengan Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas Pemerintah Kota Tarakan yang telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat diaspora Flores Timur untuk bekerja di Tarakan walau belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

Menurut Bupati Anton Hadjon Meskipun warganya memiliki kertebatasan dokumen kependudukan untuk bekerja di Tarakan namun pemerintah setempat masih bersedia menerima yang bersangkutan untuk bekerja di daerah itu. Karenanya Ia berharap masyarakat diaspora yang belum memiliki dokumen kependudukan untuk dapat memanfaatkan kesempatan pelayanan pengurusan dokumen yang ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang melakukan pelayanan langsung di Tarakan. (AL-01)
Home » » WABUP , PUNGKASIADI PELOPORI MULOG MASUK KURIKULUM PENDIDIKAN DI MOJOKERTO

WABUP , PUNGKASIADI PELOPORI MULOG MASUK KURIKULUM PENDIDIKAN DI MOJOKERTO

Launching buku , workshop literasi ilmu dan pemberian anugrah penulis

Mojokerto.OposisiNews.co.id - Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, meminta agar semua siswa sekolah di Kabupaten Mojokerto dibekali muatan lokal (mulok), tentang akar kebudayaan Majapahit pada kurikulum pendidikannya. Harapan ini disampaikan pada kegiatan Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019, di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Mojokerto, Jum'at (15/11) pagi.

“Budaya Majapahit harus dikenalkan sedini mungkin pada anak usia sekolah. Wilayahnya juga harus ikut dikenalkan. Siswa juga bisa bercerita tentang Majapahit dalam bentuk tulisan. Saya harap ini masuk mulok di kurikulum. Nantinya juga ikut memberi dampak peningkatan wisata dan karya lokal Mojokerto,” kata wabup.

Pembelajaran dan kurikulum mulok sendiri dilaksanakan dalam rangka mengenalkan, dan mewariskan nilai karakteristik suatu daerah kepada siswa. Selain itu, mulok bermanfaat untuk mengembangkan sumber daya yang ada di suatu daerah, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah tersebut.

Jenis mulok pun bermacam-macam. Mulai bahasa daerah, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan daerah, adat istiadat, dan pengetahuan mengenai berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar, serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah bersangkutan.

Wakil bupati pada acara ini juga memberikan akses fasilitas umum berupa kendaraan bus, bagi siswa yang ingin berkeliling mengunjungi tempat-tempat wisata di Kabupaten Mojokerto.

“Kendaraan sudah difasilitasi Sekretariat Daerah. Bisa digunakan berkeliling di wisata-wisata Kabupaten Mojokerto. Sampaikan (surat ijin) ke Bagian Umum Sekreatriat Daerah. Para siswa dan para guru, bisa menjelajah berbagai destinasi seperti Petirtaan Jolotundo, pemandian air panas dan wisata lainnya,” tandas wabup.

Usai memberi arahan, wabup menengok stand-stand pameran buku, dan membubuhkan tanda tangan komitmen bersama membumikan literasi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mustain, Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan Ustadzi Rois serta OPD lainnya. ( Lyn )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon