Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » PROYEK PEMERINTAH DI DUGA SILUAMAN BERTEBARAN

PROYEK PEMERINTAH DI DUGA SILUAMAN BERTEBARAN

Written By BBG Publizer on Kamis, 14 November 2019 | 23.42

Proyek drainase Jati Gembol ( Kedunggalar ) - Dawung ( Jogorogo ) tanpa papan nama dan K3

Ngawi,OposisiNews.co.id – Pengerjaan proyek infrastruktur pemerintah daerah yang dikerjakan oleh rekanan tanpa identitas di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi , bertebaran .
Bahkan menimbulkan cibiran negatif yang dialamatkan pada pejabat pemerintah dengan asumsi proyek titipan / atas nama

Prosedur dan ketetapan yang telah diatur pemerintah hanya isapan jempol ‘Peraturan di Buat untuk Dilanggar ‘ tanpa sangsi dan tindakan hukum yang riel dari Dinas terkaid ,Aparatur atau lembaga hukum .

Mulai hal terkecil aturan-aturan terkaid pengerjaan proyek pemerintah seperti pemasangan papan informasi dan K3 ( Keselamatan Kerja Kontruksi ) sering kali diabaikan bahkan tidak sedikit papan informasi baru terpasang ketika pekerjaan telah selesai.

Secara umum , pemasangan papan nama proyek ada sejumlah peraturan perundang-udangan yang menjadi rujukan . seperti permen PU 29/2006 . ditegaskan proyek pembangunan sistem drainase , pemasangan papan nama proyek termasuk pekerjaan awal / persiapan ( Pre – Contruction ) selain mencederai implementasi azas transparasi publik  .

proyek tanggul dan drainase nglondan - karanganyar tanpa K3
Salah satu kegiatan proyek pemerintah daerah kabupaten Ngawi yang mengindahkan aturan K3  pengerjaan proyek tanggul dan drainase  Nglondan – Karanganyar dan bahkan lebih parah pengerjaan proyek saluran / drainase Kedunggalar – Jogorogo tepatnya di dusun kaliwowo tidak satupun pekerja mengenakan K3 dan tidak adanya papan informasi yang terpasang.

Terkaid K3 Sudah dituangkan dalam UU No 1 tahun 1970  dan No.23 /1992 tentang keselamatan dan kesehatan kerja .

Dampak carut marutnya pengerjaan proyek pemerintah mengakibatkan korban lalu lintas seperti yang di alami salah satu pemuda desa Jati gembol yang harus tersungkur menabrak material proyek ( Batu ) yang berserakan di tengah jalan utama tanpa terpasangnya rambu-rambu dan penerangan jalan .

“ Anak saya jadi korban kecerobohan rekanan saat droping material proyek ( batu.red ) yang di letak-kan di tengah jalan , karena kondisinya malam anak saya sepulang melatih silat harus jatuh tersungkur dari kendaraan karena menabrak material itu , akibatnya anak saya memar dan pelek roda kendaraan bengkong “ Ujar Budi.


“ Bahkan sudah jelas diterbitkannya UU no 38 tahun 2004 tentang jalan sudah dijelaskan , Pasal 12 (1) Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan tergangunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan , dipertegas  pasal 64 ( 1 ) Setiap orang karena kelaliannya mengakibatkan tergangunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan , sebagai mana yang dimaksud dalam pasal 12 ayat ( 1 ) , dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 ( tiga ) bulan atau denda paling banyak Rp 300.000.000 ( Tiga Ratus Juta )  .


Hingga saat ini dari dinas PUPR yang membidangi belum ada tanggapan , saat di konfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif ( Red** )
Home » » Duduknya Calon Incamben di Pilkades Duyung Trawas

Duduknya Calon Incamben di Pilkades Duyung Trawas

j.Bambang Siswanto kds terpilih ds Duyung ( 2019-2025 )

Mojokerto - OposisiNews.co.id - Pertarungan sengit kompetitor cakades dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Mojokerto yang digelar 23 Oktober 2019 telah berakhir.

Banyak wajah baru muncul diantara cakades petahana yang masih dipercaya mendapat simpatisan / mandat warga desa. Jurianto Bambang Siswantoro salah satu wajah lama di kontestasi pilkades yang masih dipercaya mengemban amanah menjadi Kepala Desa Duyung Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto , Jawa Timur yang ke tiga Kali .

Diakhir penghitungan suara dan ditengah kerumunan militanya, Bambang panggilan akrab kades Duyung  terpilih mengatakan “Kemenangan dalam Pilkades merupakan kemenangan masyarakat. cakades tidak akan bisa apa - apa tanpa  dukungan dan amanah dari masyarakat.

Ketika disinggung kesusksesanya mencuri hati warga , dengan senyum khasnya Bambang mengatakan “ Kepala Desa harus pandai membaca potensi yang ada di desa seperti memaksimalkan obyek wisata di desa , memelopori dunia wisata di masyarakat seperti budidaya Jamur Tiram dan Durian yang sangat potensi di kembangkan di desa Duyung “.

“Selain itu membangun rasa saling memiliki dan menfasilitasi melalui program-program sosial seperti Program Keluarga Prasejahtera, Rumah sehat meliputi jambanisasi , pemasangan listrik baru dan penganan lingkungan yang bersih dan sehat melaui pengelolaan sampah organik dan non-organik yang pemanfaatanya kembali ke warga “, imbuhnya.

Diakhir perbincangannya denga OposisiNews, Kades Duyung terpilih di depan warga-nya berpesan. “Pilkades sudah selesai , semua tim pedukung tanpa perkecualian harus kembali menjadi satu , guyup rukun membangun desa Duyung ke depan lebih baik dari kemarin , jangan sampai ada perpecahan diantara warga hanya gara-gara beda pendapat dan beda pilihan , kita harus semakin dewasa dalam memaknai demokrasi ‘ PILKADES ‘ ( EFD )

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon