Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Dari Panggung Orkesta Melayu Menuju Panggung Politik Desa

Dari Panggung Orkesta Melayu Menuju Panggung Politik Desa

Written By BBG Publizer on Jumat, 08 November 2019 | 15.21

Pealtikan 269 kades terpilih Kabupaten Lamongan oleh Bupati Lamongan .H Fadeli di Pendopo Lokatantra , kamis 07/11/2019

Oposisinew ,co,id Lamongan . Sebanyak 269 Kepala Desa (Kades) terpilih periode 2019-2025  pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang di gelar Pemkab Lamongan secara Serentak tahun 2019 ,  dikukuhkan / dilantik oleh Bupati Lamongan . H Fadeli di Pendopo Lokatantra , Lamongan berjalan khitmah . Kamis , 07/11/2019

Mundurnya jadwal dilantiknya 116 kades dari total 385 kades terpilih  dikarenakan masih banyak kades terpilih  yang masa baktinya akan habis antara bulan Desember 2019 – Januari 2020

Ada hal menarik dari acara pelantikan 269 Kepala Desa terpilih Kabupaten Lamongan , Sosok Perempuan belia  cantik  yang terbungkus Sragam PDL Kepala Desa duduk diantara jajaran Kades terpilih untuk mengikuti pelantikan .

Angel Emitasari ( 28 th ) kades terpilih ds Kedung kumpul Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan peeriode 2019-2025
Sosok cantik itu tidak lain adalah Angely Emitasari ( 28 th ), biduan orkes melayu ‘ Dangdut ‘ dari Grub Adella  yang kerap aktraktif di atas panggung hiburan . Dengan pilihan profesi yang dipilih saat ini  mojang cantik asal Kabupaten Lamongan ini harus rela meninggalkan / minimal mengurangi jam manggung untuk menghibur dari Panggung ke Panggung .

Pada OposisiNews seusai acara pelantikan Angely Emitasari yang akrab di panggil Engel menuturkan , “ Insyaallah , saya tetap manggung , bernyanyi tapi tidak seperti dulu , karena menyanyi adalah hobby sejak masih duduk dibangku SMA tahun 2013 “.

Dalam benak Angel tidak pernah terbesit perjalan hidupnya bakal menjadi Kepala Desa terangnya “ Saya maju menjadi salah satu Bacalon desa Kedung kumpul  Kecamatan Sukorame  karena dorongan dari Masyarakat desanya yang menginkan pemimpin baru “

Sementara itu. Bupati Lamongan Fadeli mengucapkan selamat dan sukses atas kades yang dilantik dan diambil sumpahnya. Fadeli berpesan kepada kepala  desa yang dilantik untuk tidak larut dalam  kegembiraaan yang berlebihan .

“ Sejak dilantik / dtetapkan hari ini , semua kades terpilih tanpa kecuali harus mampu menjaga situasi , kondisi pasca pilkades tetap kondusif di wilayah kerjanya masing-masing dan memberi pencerahan pada warga yang di saat pilkades di gelar berbeda pilihan , Beda pilihan boleh namanya Demokrasi namun setelah usai dan ditetapkanya salah satu kontestasi pilkades menjadi yang terbaik maka semua harus saling menghargai dan kembali pada kondisi semuala tentram , adem , ayem “ Pesan Bupati Lamongan. (Efen ).
Home » , » Gandeng PRISMA, Dala Sikka Siap Dongkrak Petani

Gandeng PRISMA, Dala Sikka Siap Dongkrak Petani

Flores Timur_OposisiNews.co.id - Dala Sikka merupakan sebuah penangkaran produksi benih tanaman pangan  yang didirikan oleh Gaspar Bao seorang petani asal Kabupaten SIKKA. kini Dala Sikka tengah menggandeng Australian Partnership (AIP) for Promoting Rural Incomes through Support for Marketing in Agriculture (PRISMA) dalam budidaya tanaman pangan.

Dala Sikka juga kini sedang giat melakukan perluasan wilayah pendampingan terhadap petani dalam mengenal budidaya tanaman pangan dengan melakukan pendekatan teknologi pengelahan tanaman pangan guna meningkatkan produksi.  Program tersebut berhasil mendorong Dala Sikka menjadi pelopor budidaya tanaman pangan.

Gaspar Bao, pada kegiatan temu lapang bersama para petani di Demontration Plot (Demplot) Jagung Poktan Deung Delung, Desa Boru, Wulanggitang, Flotim,  mengatakan, ketahanan pangan dalam rumah tangga petani merupakan faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan Nasional. Selain itu, Ia mengatakan faktor keberhasilan suatu budidaya tanaman tergantung pada potensi genetik dari benih itu sendiri.

"Keunggulan varietas dan peningkatan hasil dapat kita nikmati bila benih yang ditanam itu bermutu. Hari kami hadir untuk berbagi ilmu bersama petani sehingga dapat diimplementasikan guna meningkatkan produksi pertanian. Menjadi Petani itu gampang-gampang susah, yang terpenting adalah niat untuk mau bekerja", ujar Gaspar.

Selain itu, Dihadapan para petani, Gaspar Bao berkomitmen akan melakukan pendekatan yang tekun terhadap petani dalam hal budidaya tanaman pangan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, panen hingga pemasaran.

Senior Bussines Consultant, Paskalis Nay yang turut hadir pada kegiatan tersebut, mengatakan PRISMA hadir untuk menyediakan akses kepada petani dalam menyediakan pasar pengembangan komoditas pertanian, perlindungan tanaman pangan, serta sebagai solusi pasar yang berkelanjutan bagi petani.

"Prisma hadir ditengah petani untuk membantu petani mengurangi hambatan terhadap produktivitas pertanian dan akses pasar petani", kata Paskalis Nay.

Lebih lanjut, Paskalis mengatakan kerjasama ini berguna membagi pengetahuan tentang penerapan dan praktik agronomi terkini, dengan demikian, kata Paskalis, produksi pertanian menjadi kuat dan mengalami peningkatan.

Gerakan inovasi yang didongkrak oleh Dala Sikka yang bekerjasama dengan PRISMA ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Ignasius Padak seorang petani asal Desa Boru, menilai gerakan ini merupakan sebuah kolaborasi yang baik antara petani, Dala Sikka maupun pihak PRISMA.

"Dala Sikka dan PRISMA hadir dengan ilmu-ilmunya yang kami sedang terapkan, akses pasar juga menjadi mudah buat kami. Semoga program ini menjadi motivasi buat petani", ujar Ignasius.

Sementara itu, senada disampaikan Deo Plue, Aparatur Pemerintah Desa Boru,  progam ini merupakan ruang yang harus diisi oleh petani karena merupakan sebuah strategi Pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia.

"Kita berharap program ini dapat dijalankan secara sungguh-sungguh oleh petani dan meningkatkan kesadaran petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah ini", katanya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Penyuluh Pertanian Kecamatan Titehena, Fransiskus Gregorius serta sejumlah petani Flores Timur. (*AL-O1)


Home » , » Gelontorkan 2,5 M, BK Daerah Untuk 5 Desa

Gelontorkan 2,5 M, BK Daerah Untuk 5 Desa


Bantuan BK Mojokerto 2,5 milyar oleh wakil Bupati Mojokerto

Mojokerto, OposisiNews.co.id - Lima desa di Kecamatan Sooko, digelontor dana Bantuan Keuangan (BK) Desa tahun anggaran 2019, senilai total Rp 2,5 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Lima desa tersebut antara lain Desa Wringinrejo Rp 500 juta, Desa Brangkal Rp 700 juta, Desa Tempuran Rp 500 juta, Desa Klinterejo Rp 500 juta, dan Desa Sooko Rp 300 juta.

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada acara silaturahmi dan rembuk desa Kecamatan Sooko, Rabu (6/11) di pendapa Kecamatan Sooko.

Wabup Mojokerto , Sekdakab Mojokerto dan Wakil Ketua TP PKK dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mojokerto
“Pembangunan dimulai dari desa sesuai instruksi pusat. Prinsip kami adalah pemerataan di segala bidang. Pembangunan ada skalanya. Tentu yang prioritas akan kita dahulukan. Mulai kesehatan, pendidikan, SDM, pariwisata, dan tentunya tetap meneruskan pembangunan infrastruktur,” kata wabup.

Wabup tak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sooko, yang telah berpartisipasi dan menyuarakan haknya pada Pilkades serentak 23 Oktober lalu. Ia mengapresiasi Kecamatan Sooko, yang telah berhasil menggelar Pilkades dengan aman, tentram, dan kondusif hingga selesai.

“Pilkades serentak di Kecamatan Sooko sukses. Saya ucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Kecamatan Sooko yang sudah ikut berpartisipasi,” tambah wabup.

Camat Sooko Maslukman, pada sambutannya juga mengaku lega Kecamatan Sooko telah melaksanakan Pilkades serentak dengan aman. Ia juga mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang telah mengglontor dana untuk pembangunan infrastruktur Kecamatan Sooko termasuk Masjid Agung Gemekan.

“Pemkab Mojokerto sudah memberikan bantuan sebanyak total Rp 11 miliar lebih. Diantaranya untuk insfratruktur senilai Rp 2,5 miliar, dan Rp 7,5 miliar untuk pembangunan Masjid Agung di Desa Gemekan,” kata Maslukman.

Hadir mendampingi wabup dalam acara ini Sekdakab Herry Suwito, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Yayuk Pungkasiadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mustain, serta Kepala OPD. ( LYN )


OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon