Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Sumur Beracun Kembali Menelan Korban , Mertua dan Anak Mantu

Sumur Beracun Kembali Menelan Korban , Mertua dan Anak Mantu

Written By BBG Publizer on Rabu, 18 Desember 2019 | 23.35

Doc.Proses evakuasi korban oleh Tim SAR Sikatan
Ngawi.OposisiNews.co.id - Sumur  warga yang berada di dusun Sono RT 02 RW VI desa Krompol ,Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi disinyalir mengandung gas beracun.

Akibat minimnya skill penganan sumur yang diduga  mengandung gas beracun, Kiki Handoko ( 26 th ) dan Suratno ( 58 th )  keduanya warga dusun Sono Desa Krompol dan keduanya merupakan mertua dan anak mantu mengalami nasib tragis, Rabu 18/12/2019.

Awal kejadiannya sekitar pukul 17.00 wib , kedua korban hendak mengambil bangkai ayam yang berada di dalam sumur yang berkedalaman kurang lebih 7 meter.

Karena kwatir sumur mengadung gas beracun kedua korban berinisiatif mengunakan mesin diesel untuk membersihkan air dalam sumur dan mengeluarkan gas beracun jika memang seperti yang di duga korban.

Namun naas tidak bisa dihindari ketika salah satu korban , Suratno yang berada di dalam sumur harus tertimpa diesel yang rencananya akan ditata di dasar sumur harus meregang nyawa tertimpa diesel yang diturunkan dengan seutas tali meluncur deras ke dasar sumur karena Kiki  yang berada dibibir sumur tidak mampu menahan dan menguasai beban disel yang diturunkan sendiri

Diduga karena cemas melihat mertuanya yang menjerit dalam lubang sumur akibat tertimpa diesel , Kiki berteriak minta tolong dan langsung turun ke dalam sumur tanpa memikirkan keselamatanya.

Tim SAR Sikatan yang dipimpin  Broto setelah menerima laporan kejadian langsung merapat di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kedua korban di dalam sumur.

Dengan perjuangan yang cukup sulit dan melelahkan kurang lebih 1 jam karena lubang sumur yang sempit. Pukul 20.00 wib kedua korban bisa dievakuasi ke atas dalam kondisi meninggal dunia. Di duga korban terakhir Kiki meninggal akibat menghirup gas beracun.

Atas kejadian yang menimpa keluarga korban , tidak mengijinkan ke dua korban untuk diotopsi karena dianggap murni kecelakaan dan keluarga korban berencana secepatnya akan dimakamkan. ( Rif )

Reporter.Arif AB
Editor.Bambang PW


Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon