Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Proyek Jembatan Di PTPN XII Kebun Kalirejo Mangkrak,FKP2 Lapor Ke Menteri BUMN

Proyek Jembatan Di PTPN XII Kebun Kalirejo Mangkrak,FKP2 Lapor Ke Menteri BUMN

Written By BBG Publizer on Senin, 30 Desember 2019 | 16.45

Doc.Jembatan penghubung AFDELING - TPTN XII Glenmore yang diduga dikerjakan PT. Semut-Jakarta , makrak
BANYUWANGI.OposisiNews.co.id -Pembangunan proyek jembatan penghubung antara Afdeling Sukorejo dengan kantor induk PTPN XII Kebun Kalirejo di Kecamatan Glenmore mangkrak.

Rencana bentangan jembatan sepanjang 60 meter itu,hingga kini terlihat tidak ada tindak lanjut dari aktifitas pelaksana proyek. Tampak bahan material seperti puluhan beton penyangga yang menumpuk,lalu pasangan tiang pancang atau penyangga dan pasangan ram besi mulai tertutup rimbunan semak belukar.

Doc.Tiang jembatan
Saksi rencana jembatan
Kondisi itu membuat warga Glenmore khususnya warga yang berdekatan dengan lokasi jembatan resah karena puing-puing dan tumpukan material jembatan rawan binatang berbisa ular dan memberikan pemandangan yang tidak sedap.

Salah satu tokoh masyarakat yang tidak ingin namanya dikorankan pada OposisiNews mengatakan ," Harapan masyarakat jembatan itu bisa secepatnya kembali dikerjakan dan para elit politik bisa menjembatani dan memperjuangkan untuk merealisasikan pembangunan jembatan ".

Warga sekitar berharap bisa merasakan akses manfaatnya bukan hanya bisa memandang fenomena yang menyedihkan itu dan menjadi saksi bisu kegagalan proyek jembatan.

Dari informasi yang digali Tim OposisiNews mensinyalkan bahwa Direksi PTPN XII telah menganggarkan bangunan yang tak sedikit yakni sebesar Rp.22 milyar.Dengan harapan setelah jembatan selesai bukan hanya warga yang di mudahkan perekononianya, jembatan itu sebagai transportasi di gunakan untuk akses pengembangan lahan penanaman tebu ke pabrik IGG (Industri Gula Glenmore).

Melihat kenyataan anggota FKP2 ( Forum Komunikasi Pendamping Perkebunan ) Glenmore melayangkan surat tertulis ke Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara),Erick Thohir pada tanggal 16 Desember lalu.Dalam surat kritikan ke Menteri tersebut,FKP2 berharap adanya tindakan untuk menyelesaikan dan melanjutan proyek.

Bahkan mereka (FKP2,red) meminta ke Menteri BUMN untuk mengkaji ulang
pekerjaan tersebut.Mengingat saat ini didalam intruksi Presiden Dan Menteri BUMN yang menegaskan bahwa dalam hal hal yang dapat merugikan perusahaan dan negara, oleh karenanya sepatutnya peserta lelang atau pemendang tender yang terindikasi menyalahi aturan kena Blacklist dan mendapat sanksi hukum yang berlaku.

Noto Suwarno,Sekretaris FKP2 mengatakan sebenanya proyek jembatan itu sudah harus selesai pada bulan April 2019 kemarin. "Proyek itu di mulai pada bulan September 2018,dan harus selesai sesuai apa yang telah direncanakan yaitu jangka waktu selama 8 bulan harus sudah berakhir."Ujarnya.Senin,(30/12/2019).

Sekedar di ketahui proyek jembatan itu yang mengerjakan adalah PT. Rekaya Semut -Jakarta. Namun sampai berita ini ditulis pihak kontraktor maupun management PTPN XII belum bisa di konfirmasi.( IGP )

Reporter.Indra GP
Editor .Bambang PW
















Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip