Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » DESA DUMPLENGAN, KOMITMEN LANJUTKAN PEMBANGUNAN KANTOR DESA

DESA DUMPLENGAN, KOMITMEN LANJUTKAN PEMBANGUNAN KANTOR DESA

Written By BBG Publizer on Kamis, 19 Desember 2019 | 01.21

Ngawi , OposisiNews.co.id - Sejak dinobatkan memegang tongkat komando pemerintahan desa Dumplengan , Suwarno mendapatkan tantangan yang cukup berat untuk bersaing sehat dalam peningkatan pelayanan wargal dan keindahan kantor desa yang sampai sekarang belum rampung.

" Ketika menjadi pemimpin dalam benak saya hanya satu memberikan yang terbaik dan bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat " ucap kades Dumplengan.

" Untuk menghadapi tantangan dua hal ini tidak semudah membalikan tangan , peningkatan pelayan mungkin sangat mudah dilakukan karena hanya berbekal tekad dan niat yang semua itu tidak lepas terjalinnya kordinasi sehat antara pemerintah desa dengan masyarakat dan diinternal desa , sementara untuk pembangunan / meneruskan bangunan kantor desa kerap terganjal oleh anggaran karena tidak semudah itu , menggunakan anggaran desa ( DD dan ADD ) hanya diperuntukan pembangunan kantor desa, semua infrastruktur desa mulai dari TPT , rabat dan Pavingisasi harus bisa terkafer anggaran dengan asumsi program yang jelas-jelas bersinggungan untuk peningkatan ekonomi dan Pendidikan warga menjadi prioritas ". Ucap Kades Dumplengan.

" Harapan saya selaku Kepala Desa tahun ini bisa menganggarkan dan menyelesaikan pembangunan kantor desa yang sempat berhenti setahun ( 2019 ) , syukur-syukur Pemerintah bisa membantu dengan memberikan dana non ADD dan DD seperti Hibah BK , Sarpras dan setirnya tahun 2020 ", kata kades.

" Tidak dipungkiri kondisi desa yang belum sepenuhnya bisa dirampungkan dengan kondisi kantor desa yang berada dipinggir jalan lintas antar desa di Kecamatan Pitu , saya dan perangkat desa merasa malu " , imbuhnya.

Ditempat terpisah Suwarno ( Kds Dumplengan ) pada awak media OposisiNews menjelaskan , "Kebijakan sebagai dasar dalam menentukan arah pembangunan tidak serta merta merupakan keputusan pribadi tetapi merupakan hasil musyawarah yang melibatkan elemen yang ada. Mulai dari Musdus , Musdes ,Muscam dan Musda.

Rencana acuan pembanguan infrastruktur sudah tetuang dalam Rencana Pembangunan baik dalam jangka menengah dan panjang merupakan langkah estafet dalam pembangunan,” kata Suwarno.

Saat ini Suwarno ingin mewujudkan angan warganya untuk memiliki  balai desa yang representatif.  Mengingat sampai saat gedung pusat pelayanan masyarakat dirasa kurang memadai.  ” Tempatnya terlalu sempit, apalagi disaat ada pertemuan sangat terasa sekali,” katanya.

Sementara pembangunan kantor desa saat ini masih berupa pondasi yang pembangunannya tahun anggaran 2018 yang bersumber dari ADD dengan nilai Rp 48.702.100.  ” sekali lagi saya ucapkan mudah- mudahan untuk tahun  anggaran 2020 pemdes Dumplengan bisa melanjutkan lagi,” ujarnya.

Untuk sementara Kepala Desa   berupaya  mencari terobosan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  untuk mengajukan proposal pengajuan program baik itu berupa infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. Yang jelas untuk saat ini yang menjadi skala priorotas pembangunan adalah pembangunan jalan poros desa yang berlokasi di dusun Jurug serta sumur resapan. ” Kita sudah mengajukan ke OPD, PERKIM,” ungkapnya.

Sedang untuk pemberdayaan masyarakat. Banyak hal yang menjadi angan seorang Suwarno, karena menurutnya dengan SDM yang mumpuni akan mempermudah dan memperlancar percepatan pembangunan. Keinginan Suwarno adalah hal yang wajar mengingat desa Dumplengan merupakan wilayah yang berdekatan dengan kota pemerintahan kabupaten dan merupakan salah satu gerbang untuk menuju kecamatan.

” Desa Dumplengan lebih dekat dengan kota kabupaten dari pada kota kecamatan, itu merupakan keuntungan bagi warga desa Dumplengan untuk kebih mudah memperoleh akses informasi,” ujarnya. ( Red.adv )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip