Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Rencana Dibangunnya Sumur Dalam , Petani Desa Sambiroto Sujud Syukur

Rencana Dibangunnya Sumur Dalam , Petani Desa Sambiroto Sujud Syukur

Written By BBG Publizer on Rabu, 13 November 2019 | 07.52


Kades Sambiroto , Yonik bersama staf bidang pengairan PUPR Kab.Ngawi tinjau pelaksanaan Geolistrik

Ngawi, OposisiNews .co.id  - Musim kemarau panjang pada tahun ini sangat  berdampak pada pemenuhan kebutuhan air irigasi  pertanian di Desa Sambiroto bahkan mengancam gagal panen ‘ PUSO ‘ lahan pertanian padi di Kecamatan Padas , Kabupaten Ngawi , Jawa Timur .
Pasalnya, Kebutuhan pengairan lahan pertanian  yang biasanya di suplai dari waduk Pondok di hentikan oleh Das Bengawan Solo untuk menjaga penurunan air waduk secara drastis yang bakal mengancam keretakan fatal pada dinding penahan bangunan waduk Pondok. .

Adanya rencana bantuan sumur dalam dari DPUPR dibawah Bidang Pengairan   yang diskemakan dianggarkan di  APBD-P Kabupaten Ngawi tahun ini ( 2019.red ) atau di APBD 2020 menjadi kabar sukacita petani diwilayah sambiroto dengan adanya trobosan cerdas pemkab Ngawi melaui dinas PUPR bidang pengairan , semua tidak lepas dari upaya Kepala Desa Sambiroto,Yonik dalam mengurai permasalah warganya khusunya petani ditiap musim kemarau tiba.
Rencana lokasi sumur , di selatan jalan utama Ngawi- Caruban di dusun Bala
 “ Jika rencana sumur dalam bisa cepat dan benar-benar terealisasi masyarakat desa Sambiroto khususnya petani sangat bersyukur bahkan bisa dikatakan Pemkab Ngawi dianggap berhasil ikut mensukseskan kebutuhan pakan nasional karena dengan sumur dalam di lahan pertanian desa minimal 25 hektar tahun tanam / musim tanam kedepan bisa di maksimalkan untuk ikut mencukupi kebutuhan pakan ( Padi ) secara nasional “ , ujar warto petani desa Sambiroto pada OposisiNews.


Pantauan OposisiNews , Lahan pertanian warga di desa Sambiroto kondisinya memprihatinkan , tanah pertanian rekah yang cukup besar dan berdampak vatal . kanal ( irigasi )  mengalami pergerakan mengakibatkan bangunan  irigasi sebagian putus .
Yonik ( 50 th ) Kepala Desa Sambiroto mengatakan , “ Kondisi Pertanian desa tiap musim kemarau memang seperti ini , banyak lahan yang dibiarkan tanpa ditanami karena petani tidak mau rugi dan berspekulasi semua kendala irigasi tidak ada air karena selama memasuki musim kemarau  irigasi persawahan di selatan jalan hanya mengharapkan suplai air dari waduk pondok yang berada di utara jalan “.

“ Bahkan tidak jarang mesti ada pengairan dari waduk pondok sering kali air tidak sampai ke lahan pertanian di selatan jalan karena  di alihkan oleh petani utara jalan untuk mengairi sawah di utara jalan  . Bahkan tidak jarang memicu  terjadinya perselisihan bahkan mengarah ke adu fisik gara-gara pengairan lahan pertanian . Sebagai Kepala Desa kadang-kadang saya repot untuk membijaki karena semua itu berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pakan “, Imbuh Kades.

Hari , Tim Teknis Geolistrik PT Aqua
Dengan raut wajah penuh harap , Yonik .Kds Sambiroto mengatakan “ Dilema kebutuhan air untuk irigasi pertanian sudah saya kordinasikan dengan kabid PUPR Ngawi bidang Pengairan . Maftuh yang menjajikan bakal membantu merealisasikan Sumur dalam melalui Dinas dengan syarat , ada sumber air yang memadai berkisar 20-25 liter / detik dapat dibuktikan secara ilmiah dengan bukti survei memanfaatkan Geolistrik  , ada akses menuju lokasi rencana kegiatan sumur dalam , status lahan yang dibangun sumur dalam , luas lahan pertanian kurang lebih 25 hektar dan sudah masuk di RPJMDesa .Semua persyaratan itu sudah bisa dipenuhi oleh Kelompok tani / hipa atas nama pemerintah desa Sambiroto “.

“ Semua persyaratan itu , hasil Geolistrik , proposal pengajuan sudah kami sampaikan ke dinas PUPR bidang Pengairan , namun sampai sekarang belum ada kepastian rencana pengerjaan sumur dalam di sambiroto “, tambahnya .

Pada OposisiNews di ruang kerjanya , Maftuh menjelaskan , “ Benar Dinas PUPR melaui Bidang Pengairan akan membantu merealisasikan kebutuhan warga / masyarakat petani desa Sambiroto dengan  pembuatan sumur dalam bertenaga listrik / diesel tergantung dari kondisi dan permintaan kelompok tani / hipa , pembuatan sumur dalam di rencanakan tahun ini ( 2019.red ) melalui anggaran P-APBD atau mungkin tahun depan ( 2020.red ) “.

“ Pembangunan sumur dalam tidak serta merta bisa langsung terealisasi , dengan skema E-Kerja semua program yang dibiayai oleh pemerintah harus melalui proses dan tahapan meskipun persyaratan telah terpenuhi oleh pemohon ( Kelompok tani/Hipa.red ) “ imbuh Kabid Pengairan PUPR Ngawi.

Kabid Pengairan PUPR Kab. Ngawi juga menginformasikan “ Untuk program sumur dalam tidak semua wilayah bisa mengakses khususnya wilayah pertanian yang sudah terakses oleh Waduk / Bendungan di Utara jalan untuk wilayah Ngawi Timur dan daerah yang tidak memungkinkan sumber airnya memenuhi aturan yang ditetapkan ( 20-25 liter/detik .red ) untuk bisa meng-akses sumur dalam “. ( RED**ADV )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon