Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Proyek Pracast Saluran Jalan Ahmad Dahlan , Oplosan Gavari dan Prodak Tanpa Lisensi

Proyek Pracast Saluran Jalan Ahmad Dahlan , Oplosan Gavari dan Prodak Tanpa Lisensi

Written By BBG Publizer on Rabu, 27 November 2019 | 16.31

Kurang lebih 50 meter pracast tanpa pemasangan box cover sesuai RAB.lokasi jl.Ahmad Dahlan
Ngawi,OposisiNews.co.id - Memasuki masa injuritime pengerjaan proyek pemerintah di Kabupaten Ngawi mulai menampakkan carut marut kurang komitmen pada pekerjaan dan terinfeksi budaya mar-up.
 box cover spasinya lebar 

Seperti halnya proyek pemeliharaan berkala di jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Margomulyo Kabupaten Ngawi di sinyalir
Box cover kondisi retak
material yang digunakan tidak semua spesifikasi setandar ISO .

Pihak rekanan yang mengerjakan CV.Makmur Abadi ,dengan nomer kontrak 505/3108/404103/2019 dengan waktu pengerjaan 120 hari kalender tanggal 31 Juli - 28 Nopember 2019 ,mendasar pantauan awak media oposisi kondisi di lapangan material pracast yang digunakan tidak semua sepesifik ISO , bahkan sebagian material pracast disinyalir oplosan prodak lokal / rumahan yang belum teruji dengan bukti banyaknya meterial pracast yang retak dan pecah serta sebagian box cover tidak ada bukti spesifikasi Iso seperti merk prodak Gavari di box cover lain yang telah terpasang.

Selain material pekerjaan yang diduga tidak spesifikasi ISO , pekerjaan yang hanya menyisakan waktu 1 hari belum selesai  ,spasi antar box cover penutup kurang rapi dan banyak yang terlalu lebar , pengerjaanya box cover kurang lebih 50 meter belum dikerjakan dan sisa galian yang berada di depan rumah
warga tidak dirapikan seperti semula sebelum pelaksanaan proyek.

Proyek pemeliharaan jalan yang dianggarkan Dana Alokasi Umum ( DAU ) kabupaten Ngawi Tahun 2019. Sebesar Rp.1.249.244.000 untuk mengkafer 4 kegiatan meliputi , Normalisasi , Paving, Pracast dan box cover.

Finising pekerjaan kurang rapi
Melihat kondisi pengerjaan proyek yang acak-acakan , warga sekitar kegiatan yang kebetulan aparat penegak hukum ( Polisi ) pada OposisiNews melalui telpon selulernya mengatakan ,"Proyek jalan Ahmad Dahlan Ngawi ( Belakang RM Soponyono ) juga mas , saya ngak ngancam kalau ngak segera diperbaiki akan saya laporkan ke Polda ".

Ditemui di ruang kerjanya DPUPR , Fauzi selaku PPK kegiatan menjelaskan , Hari ini Proses akhir selesai masa pelaksanaan konstruksi, dilakukan Serah Terima Pertama atau Provisional Hand Over ( PHO ) antara Kontraktor Pelaksana dan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) ,untuk pekerjaan Jalan Ahmad Dahlan  pekerjaan yang belum sesuai rekanan akan saya suruh adakan pembenahan seperti perapian dalam dan luar pekerjaan , merapikan jarak antar box cover . Untuk Pracast kurang lebih 50 meter memang sesuai RAB tidak ditutup box cover supaya memudahkan warga membersihkan edapan lumpur yang terbawa air , selama masa pemeliharaan sebelum dilakukan Final Hand Over ( FHO )" , terang PPK kegiatan.

" Untuk Pracast dan box cover saya katakan sudah sesuai spesifikasi ISO soal model box cover yang ngak sama dan tidak ada merk prodak tidak bisa dikatakan tidak spesifikasi ISO , yang jelas material sudah sesuai ISO ",tegas Fauzi PPK.

Lain halnya yang dikatakan Contraktor gaek yang enggan namanya dikorankan karena menyangkut kemitraannya dengan PUPR , " Untuk pemasangan box cover harus rapat karena memang sudah didesain ada lobang untuk air bisa merembas lain halnya kalau kondisinya berbelok / menikung bisa box cover kondisinya renggang namun ada batasannya , soal material yang digunakan standar ISO seperti Gavari yang memungkinkan di oplos prodak lain sebagai wujud pemanfaatan prodak lokal " ujarnya. ( RED**)
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon