Ngawi.OposisiNews.co.id - Pembangunan saluran jalan Selo-Tawun dengan nomer kontrak 050/5014/404.103/2019 nilai kontrak Rp 426.658.294.70 yang dibiayai oleh Dana Alokasi Umum ( DAU ) Kabupaten Ngawi tahun 2019.disinyalir rawan mar-up.
Pengerjaan kegiatan saluran sepanjang 400 meter yang dikerjakan CV.Prigodo beralamat Jalan Raya Tirak no.5 Kwadungan Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi diduga dikerjakan asal jadi.
Dari pantauan awak media OposisiNews dilokasi kegiatan . Kondisi pekerjaan sangat memprihatinkan tutup beton pracest saluran terlalu renggang , kondisi retak dan sangat dimungkinkan prodak pracast tidak sesuai ISO , Selasa 26/11/2019
Menurut keterangan warga sekitar ,Asrul ( nama samaran ) yang notabene bekerja di kontruksi mengatakan " Pemasangan saluran beton pracast tidak dilakukan penyambungan ( Nat ) sewajarnya. Bahkan proyek saluran di duga dikerjakan oleh oknum ASN yang berdinas di Kecamatan Padas karena tiap mengerjakan bisa dipastikan malam hari takut ketahuan LSM dan Media di Ngawi ".
Sadli. Kabid Jalan dan Jembatan PUPR kabupaten Ngawi pada Oposisi mengatakan " Jika pengerjaannya kurang sesuai , seperti belum di Nat pracast beton harus dibongkar ulang , untuk material yang patah harus diganti sebelum pekerjaan diserahkan ". ( Red** )
0 comments:
Posting Komentar