Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur
Home » » Kaur dan PJ Diduga Konspirasi Mark-Up Dana

Kaur dan PJ Diduga Konspirasi Mark-Up Dana

Written By BBG Publizer on Senin, 04 November 2019 | 18.52




lokasi kegiatan dd bringin , rabat jalan lingkungan di dusun genengan rt 05 rw 03
NGAWI, OPOSISINEWS .CO.ID – Kekosongan Kepala Desa dan pengisian PJ Kepala desa yang cukup lama berpotensi terjadinya kebocoran anggaran desa yang bersumber dari Alokasi Dana Desa ( ADD ) dan Dana Desa ( DD ).

Tidak mengherankan ketika Kepala Desa Baru hasil dari Pilkades serentak yang di gelar , Sabtu .tgl 29/06/2019 oleh Pemerintah Daerah Ngawi harus kelimpungan dengan banyaknya dana desa yang menguap tanpa ada pertanggung jawaban seperti Dana Publikasi Media , bahkan lebih tragis adanya pembangunan infrastruktur asal jadi yang di duga dilakukan selama kepemimpinan PJ Kepala Desa.

Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi adalah salah satu desa yang di duga telah terjadi mar-up anggaran pembangunan rabat jalan lingkungan di dusun Genengan Rt 05 Rw 03  berupa Rejid Beton dengan volume 155 M persegi yang menghabiskan anggara Rp 200 ,8 juta bersumber dari Dana Desa ( DD ) TA 2019 .

Indikasi telah terjadinya kebocoran anggaran di benarkan oleh saah satu anggota BPD Desa Bringin yang enggan namanya di korankan , “ Selama desa di jabat PJ berinisial KR , sebagian anggota BPD tidak pernah dilibatkan dalam mengambil rencana pembangunan desa apalagi dilibatkan , Anggota BPD hanya di anggap kelengkapan lembaga , soal terjadi tidaknya kebocoran anggaran pekerjaan Regit Beton saya tidak bisa memastikan , hanya prihatin hasilnya jauh dari desa yang lain yang kebetulan juga melaksanakan kegiatan desa Regit Beton seperti di Desa Karangjati ,”Ungkapnya.

Lain halnya yang dikatakan salah satu tokoh masyarakat berinisial SP yang kebetulan juga sebagai aktifis Lembaga Sosial Masyarakat , didampingi salah satu warga yang berdekatan dengan lokasi kegiatan rejid beton dusun Genengan Rt 05 Rw 03.
koral rejit yang mulai terkelupas

“ Selama pengerjaan Rejit Beton saya dan warga selalu mengamati dan hanya bisa prihatin . Besi yang digunakan ukuran 8 mm itupun jaraknya sangat longgar belum campuran materialnya 1 berbanding 10 , hasilnya bisa dilihat sekarang ini ...koralnya sudah mulai lepas . dan saya yakin jika musim hujan tiba semua koral akan lepas karena minimnya perekat ( semen ) , coba bandingkan dengan program desa yang kebetulan sama dengan desa Bringin ‘ Rigit BETON ‘ Seperti desa Karangjati hasilnya sangat berbanding 180 derajat dengan anggaran yang hampir sama “ kata SP.

“ Bahkan sampai hari ini masih banyak pekerjaan , proyek desa yang belum dikerjakan seperti paving yang masih teronggok dipinggir jalan dan selokan , apakah menunggu hujan ,” tutur SP

“ Seharusnya material Regit Beton yang digunakan mengambil dari Java Mix  , pekerja bisa warga desa seperti aturan pemanfaatan dana desa tapi tidak harus material yang digunakan Manual di sinilah akan muncul dugaan dan kesempatan terjadinya Mar-up , mulai dari pengurangan semen , besi tulangan dan itu terbukti dengan hasil proyek sekarang ini. Bahkan diduga PJ tidak melakukan sendiri pasti ada orang ke dua yang sangat berpotensi bekerja sama mengadakan mar-up yaitu Bendahara Keuangan Desa berinisial MM “ , Imbuhnya.  

SP juga menegaskan , “ Dengan bukti fisual dan  lep yang ada dengan terpaksa hal ini akan kami bawa ke Jalur Hukum dengan mengunakan Lembaga saya LPKSM , itu harus dilakukan sebagai wujud kepedulian pada Desa “.

Untuk perimbangan informasi BPD , Tokoh Masyarakat dengan Desa . Awak media OposisiNews mengklarifikasikan ke kantor desa yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kegiatan regit beton . Di temui Kepala Desa Baru. Puji Rahayu  dan Bendahara Keuangan Desa . Bendahara Keuangan Desa . MM mengatakan , “ Untuk program infrastruktur desa semua sudah di publikasikan dan semua kegiatan fisik desa sudah selesai tinggal tahap SPJ ,“ kata MM. ( Red )
Share this article :

0 komentar:

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon