Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur

OPOSISI TERKINI

Oposisi Update

Hudiyono Pj. Bupati Sidoarjo Sosok Pekerja Keras yang Peduli Pendidikan

Written By BBG Publizer on Kamis, 01 Oktober 2020 | 20.50


Sidoarjo, OposisiNews.co.id - 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya melantik Hudiyono sebagai Pj. Bupati Sidoarjo. Hudiyono mengawali karir sebagai PNS mulai dari bawah, tahun 1985 diterima CPNS dengan golongan II/a sebagai staf di kanwil depdikbud propinsi Jawa Timur dengan gaji setiap bulan Rp. 21.200. 

Setelah mengabdi selama 35 tahun dan sudah kenyang pengalaman di birokrasi pria kelahiran Surabaya ini dipercaya Gubernur Khofifah menjadi Pj. Bupati Sidoarjo menggantikan Plh. Bupati Sidoarjo Achmad Zaini.

Alumni Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini selain dikenal pekerja keras juga peduli dengan pendidikan. Tidak puas dengan gelar Sarjana, Hudiyono melanjutkan sekolah ke Universitas Gadjah Mada Jogjakarta mengambil jurusan psikologi dan berhasil meraih gelar Master.

Masa kerja Hudiyono lebih banyak konsentrasi di dunia pendidikan. Lebih dari 30 tahun malang melintang mengurusi pendidikan di Jawa Timur. Meski usia tidak muda lagi, tahun 2016 Hudiyono melanjutkan sekolah S3 di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dan berhasil meraih gelar doktor ilmu administrasi fakultas ilmu sosial dan politik.

Sebelum dilantik Gubernur Khofifah jabatan terakhir Hudiyono adalah Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Timur merangkap Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya Khofifah menunjuk Sekda Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini sebagai pelaksana harian Bupati Sidoarjo menggantikan Nur Ahmad Syaifuddin Plt. Bupati Sidoarjo yang meninggal dunia karena sakit.

Hudiyono diambil sumpah dan dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berdasarkan surat keputusan No. 131.35-3067 Tahun 2020 Tanggal 29 September 2020 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Sidoarjo Prov. Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis 1/10/2020.

Dibalik keberhasilan seorang suami ada sosok seorang istri yang dengan setia dan sabar mendampingi. Sosok itu adalah Hj. Muzayiningsih Hudiyono yang ikut dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo menggantikan Ida Nur Ahmad Syaifuddin. Muzayiningsih dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak.

Dalam arahannya Khofifah meminta kepada PJ. Bupati Sidoarjo segera lari kencang menyelesaikan tugas-tugas melakukan finalisasi proses pembahasan PAPBD 2020 sekaligus RAPBD 2021. Selain menyelesaikan anggaran, Khofifah juga minta Pj. Bupati fokus pada penanganan Covid-19.

“Saya minta kepada PJ. Bupati Sidoarjo berlari kencang untuk merampungkan finalisasi RAPD koordinasi dengan Sekda Kabupaten Sidoarjo segera dilakukan dan dimatangkan membahas seluruh PAPBD dan RAPBD”, kata Khofifah.

Pada kesempatan yang sama Khofifah menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras pemerintah kabupaten Sidoarjo dalam upaya menurunkan angka penyebaran Covid-19. Adanya operasi yustisi yang dilakukan jajaran forkopimda pemkab Sidoarjo yang berhasil menurunkan tren penyebaran Covid-19 dengan signifikan.

Pj. Bupati Hudiyono setelah lepas dari Gedung Grahadi langsung melakukan jumpa pers dengan insan pers di Pendopo Delta Wibawa. Dalam jumpa pers Hudiyono mengatakan siap melakukan tugas yang diberikan Gubernur Jawa Timur diantaranya penanganan Covid-19.

“Setelah ini kita akan rapat paripurna dengan DPRD Sidoarjo, nanti akan kita sampaikan masukan-masukan sesuai dengan arahan Ibu Gubernur terkait penanganan Covid-19. Nanti kita akan lakukan pergerakan masif di daerah-daerah  untuk menekan penyebaran Covid-19”,ujar Hudiyono. (Bag)

Pembangunan TMMD Sudah Mencapai 60 Persen


SIDOARJO,OposisiNews.co.id- 
Pelaksanaan program TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) di Desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon ditinjau langsung oleh Wairjenad Mayjen TNI Suko Pranoto, Jenderal bintang dua tersebut ingin melihat langsung sejauh mana pelaksanaan proyek pembangunan yang sedang dikerjakan. Kunjungannya tersebut juga sebagai bentuk Pengawasan dan Evaluasi/Wasev program TMMD yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Kamis1/10/2020.

Mayjen TNI Suko Pranoto mengatakan TMMD  di laksanakan di 43 kabupaten kota di Indonesia. Pelaksanaanya di lakukan pada desa terpencil. Menurutnya sejatinya TMMD merupakan kegiatan gotong royong. Kegiatan untuk membangun kebersamaan. Semua elemen terlibat didalamnya. Baik dari TNI, Polri maupun masyarakat. 

Mayjen TNI Suko Pranoto juga memerintahkan kepada Dandim 0816 Sidoarjo untuk menjaga moril anggotanya. Selain itu dirinya juga meminta kepada angggota yang terlibat didalam TMMD untuk menjaga kesehatan. Dengan begitu pelaksanaan TMMD nantinya dapat berjalan lancar.

"Gizinya juga di cek loh ya, anak-anak makannya, suplemennya, vitaminnya, supaya mereka tidak ada hambatan dalam bekerja,"pintanya.

Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi mengatakan proyek pembangunan yang dilaksanakan dalam TMMD yang ke 109 tahun 2020 ini sudah mencapai 60 persen. Diharapkan pada penutupan tanggal 21 Oktober nanti sudah tuntas pengerjaan pembangunannya. Untuk itu dirinya akan terus memacu dan mendorong anggotanya agar terwujud. Satgas TMMD akan dimaksimalkannya. Bahkan kalau perlu pengerjaan pembangunannya dilakukan sampai malam.

"Kita harapkan pada saat penutupan tanggal 21 Oktober nanti sudah mencapai 100 persen, dan itu akan kita pacu dan dorong terus dengan tatap mempedomani protokol kesehatan,"ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Fredik Suharto yang hadir mengatakan program TMMD sejalan dengan konsep pemberdayaan masyarakat. 

Pemberdayaan masyarakat lewat program seperti ini menurutnya harus dilestarikan. Agar partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan diwilayahnya dapat terus terjaga. Sinergitas dan kolaborasi semacam ini menurutnya juga patut dipertahankan. Antara Pemkab Sidoarjo bersama TNI bersama-sama bersinergi dalam pelaksanaan program pembangunan.

Menurutnya juga konsep program TMMD seperti ini masih unggul terhadap proyek pembangunan yang dilakukan oleh OPD terkait. Pasalnya dirinya melihat bersatunya suatu program disatu tempat lebih efektif dan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Bag)

Kapolresta Sidoarjo Perkuat Peran Bhabinkamtibmas dalam Penanganan Covid-19

Written By BBG Publizer on Rabu, 30 September 2020 | 20.04


Sidoarjo,OposisiNews -
Setiap perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di desa-desa terus mendapatkan perhatian lebih. Termasuk sinkronisasi data pasien Covid-19 hingga penanganannya, untuk itu Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji kembali memberikan arahan kepada 349 bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sidoarjo, di Mapolresta Sidoarjo.Rabu,30/9/2020.

Kepada para bhabinkamtibmas di wilayahnya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji berpesan agar Kapolsek jajaran beserta anggota bhabinkamtibmas turun langsung ke masing-masing desa binaan, untuk terus mengecek kondisi warga baik yang terkonfirmasi Covid-19 maupun yang sudah sembuh. 

"Terus jalin sinergitas dengan TNI, perangkat desa dan petugas kesehatan setempat. Guna mendapatkan data real setiap harinya, juga untuk mengetahui perkembangan Covid-19 di wilayah masing-masing," pesannya.

Dengan upaya demikian dan memperhatikan setiap perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, diharapkan jangan sampai turun semangat penanganan Covid-19. Termasuk lebih dimasifkan lagi tindakan pencegahannya, baik penyemprotan disinfektan serta sosialisasi maupun penegakan disiplin protokol kesehatan ke desa-desa.

Ditambah lagi mendekatinya jadwal Pilkada Kabupaten Sidoarjo 2020, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji juga menekankan kepada para Kapolsek jajaran dan bhabinkamtibmas, supaya jangan kendur untuk mencegah terjadinya penyimpangan peraturan protokol kesehatan Covid-19.

"Awasi terus penggunaan masker, jangan ada kerumunan massa di saat ada pertemuan berkaitan Pilkada di desa-desa. Jangan sampai terjadi kluster baru pada pilkada, mari jaga kondusifitas kamtibmas dan wujudkan Pilkada sehat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," pesan Kombes Pol. Sumardji di akhir arahannya.

( Bag).

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Taman bersama Satbrimob Polda Jatim Kembali Semprot Disinfektan

Written By BBG Publizer on Selasa, 29 September 2020 | 19.29


SIDOARJO ,OposisiNews.co.id -
Sebagai pencegahan penyebaran Virus Corona, anggota Polsek Taman Polresta Sidoarjo bersama Satbrimob Polda Jawa Timur,  melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Geluran, Taman, Sidoarjo.selasa,29/9/2020.

Beberapa perkampungan dan perumahan di wilayah tersebut, tak luput dari penyemprotan disinfektan. Bahkan petugas melalui pengeras suara mengingatkan warga agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, selalu jaga jarak, dan biasakan gemar olahraga.

Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto mengatakan,  penyemprotan ini sebagai upaya mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Taman.

“Kami juga terus membangun kesadaran warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan, agar pandemi ini segera berakhir,” imbuhnya.

Upaya seperti ini, menurut Kompol Hery akan terus dilakukan di wilayahnya. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas. Serta guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.(Bag)

Wujudkan Harapan Warga Gondoroso ,Pemdes Tileng Bangun Rabat Beton Jalan Desa

Written By BBG Publizer on Minggu, 27 September 2020 | 18.37


Madiun.OposisiNews.Co.Id -
Dalam mewujudkan harapan warga dusun gondoroso tentang adanya jalan desa yang baik ,pemerintah desa Tileng melalui program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW) th.2020 , wujudkan pembangunan jalan rabat beton volume 575 m2 dengan nilai anggaran Rp.296.000.000.

Pembangunan Jalan desa sebagai upaya  mendukung kebijakan   pemerintah dalam  meningkatkan dan mengembangkan program pembangunan infrastuktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan di kecamatan serta meningkatkan kualitas pemukiman pedesaan.

Melalui  dirjen binamarga kementrian PUPR yang tertuang dengan SK Kementrian PUPR NO.167/KPTS/M/2020 menurunkan program PISEW th 2020 di 900 kecamatan dengan alokasi anggaran sebesar 540 M menjadi angin segar Perintahan desa mewujudkan pembangunan infrastruktur di luar anggaran Dana Desa ( DD ).

Desa Tileng kecamatan Dagangan kab.Madiun sebagai salah satu desa yang menerima dan melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut ,secara maksimal melaksanakan pekerjaan pembangunan rabat jalan dengan Volume P. 575 m dan ketebalan 16x3 M penghubung desa Tileng- Mendak dagangan.

Kepala desa Tileng dagangan Miratno kepada awak media berita OposisiNews mengungkapkan rasa terimakasih kepada pemerintah melalui  Kementrian Dinas PUPR  yang telah mengalokasikan program pisew th 2020 .

 


 "Alhamdulillah , harapan masyarakat desa Tileng khususnya warga dusun gondoroso untuk menikmati akses jalan penghubung antar desa Tileng - Mendak yang baik dan bagus tahun ini bisa terwujudkan",ujar Miratno.

 " Selain itu pelaksaan program PISEW selain berdampak sosial juga membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat desa terdampak covid 19 dengan melibatkan masyarakat sebagai pekerja melalui program Padat Karya Tunai ( PKT )".imbuhnya

Dengan terealisasinya jalan rabat beton antar desa diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup warga dan tidak dipungkiri khususnya warga dusun gondoroso yang mayoritas Petani dan Buruh Tani dengan infrastruktur yang memadai akan membantu dalam transportasi pengiriman dan pengangkutan produk hasil pertanian dan perkebunan akan semakin lancar dan cepat.

Dari pantauan awak media OposisiNews dilokasi kegiatan , dibangunya infrastruktur rabat beton antar desa memiliki peran ganda , selain sebagai transportasi pertanian juga sebagai jalan alternatif pendukung wisatawan yang hendak berkunjung ke Obyek Wisata Watu Rumpuk di Desa Mendak .(ags)

2 Paslon,dan 1 Bakal Paslon Cabup dan Cawabup Sidoarjo Deklarasikan Pilkada sehat dan Jurdil

Written By BBG Publizer on Jumat, 25 September 2020 | 19.57


Sidoarjo ,OposisiNews.co.id - 
Bawaslu Kabupaten Sidoarjo memfasilitasi 2 paslon dan 1 bakal paslon Cabup dan Cawabup Kabupaten Sidoarjo untuk deklarasi bersama untuk menjaga pemilu sehat, jujur   dan  adil, serta  penandatanganan Pakta integritas di Fave Hotel Sidoarjo

Sebagaimana diketahui bahwa Komisi II DPR RI, Menteri Dalam Negeri, KPU RI dan seluruh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sepakat Pilkada serentak dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020,” jelas Haidar Munjid, Ketua Bawaslu Sidoarjo.jumat 25/09/2020

Disamping upaya pengawasan, Bawaslu juga melakukan upaya pencegahan dalam pelaksanaan Pilkada sehat.

“Dan deklarasi pada hari ini adalah bagian dari ikhtiyar dari Bawaslu Kabupaten Sidoarjo untuk melakukan upaya pencegahan dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di kabupaten Sidoarjo bisa berjalan dngan jujur dan adil, dan bisa menjamin keselamatan warga,” ungkapnya.

Plh. Bupati Sidoarjo, Drs Achmad Zaini, dikesempatan yang sama menambahkan bahwa Pilkada Tahun 2020 diwarnai dengan dinamika yang pada akhirnya pelaksanaannnya harus mengalami  penundaan yang semula diagendakan bulan September menjadi tanggal 9 Desember 2020, yang disebabkan pandemi covid 19. 

“Untuk kesuksesan pelaksanaan Pilkada 2020 perlu peran aktif seluruh pasangan calon, Tim Kampanye, dan partai politik agar dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang tegas agar terhindar dari covid 19,” pesannya.

Deklarasi 2 paslon (Bambang Haryo Sukartono-Taufiqulbar, dan Ahmad Muhdlor Ali-Subandi) dan 1 bakal paslon Cabup dan Cawabup Sidoarjo 2020 (Kelana Aprilianto-Dwi Astuti) di pimpin oleh Ketua Bawaslu Sidoarjo. 

Dilanjutkan dengan penandatanganan Paktaintegritas jaga pemilu sehat dan jurdil yang disaksikan oleh pimpinan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo.

Dan terakhir penyerahan Pakta inegritas yang diserahkan langsung oleh Ketua Bawaslu Sidoarjo kepada pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo tahun 2020 (Bag).

733 Pelanggar Protokol Kesehatan dari 18 Kecamatan se-Sidoarjo Disidangkan

Written By BBG Publizer on Kamis, 24 September 2020 | 15.32


Sidoarjo,OposisiNews.co.id -
Sebanyak 733 pelanggar protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo,  bertempat di GOR Sidoarjo, mengikuti sidang tindak pidana ringan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.kamis 24/9/2020.


Mulai pagi sampai sore hari para pelanggar dari 18 kecamatan, bergantian mengikuti sidang sesuai wilayah kecamatan masing-masing. Tentunya dalam pelaksanaan sidang tetap memprioritaskan penerapan protokol kesehatan. Seperti di tempat sidang yang ada di GOR Sidoarjo, warga yang mengikuti sidang harus cuci tangan dulu, dicek suhu tubuhnya, wajib menggunakan masker, serta tempat duduk tertata sesuai aturan physical distancing.


Di lokasi sidang tindak pidana ringan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, tampak hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo untuk melihat langsung jalannya sidang. 


733 pelanggar yang telah mengikuti jalannya sidang, dapat langsung membayar denda administratif Rp. 150 ribu di meja bank yang ada di lokasi. "Uang dari sanksi denda para pelanggar ini masuk ke dalam kas daerah, yang diperuntukan sebagai dana penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Seperti pembelian APD, cairan disinfektan, masker, dana penggali kubur korban Covid-19, dan lainnya," jelas Plh. Bupati Sidorjo Ahmad Zaini.


Terkait kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin protokol kesehatan sudah mulai meningkat. "Kini jarang sekali bahkan kita susah mencari pelanggar protokol kesehatan di jalanan, sudah mulai banyak yang patuh menggunakan masker. Pengelola tempat usaha juga semakin patuh aturan ini," jelas Kombes Pol. Sumardji.


Namun demikian, lanjut Kombes Pol. Sumardji, hal itu tidak mengendurkan petugas untuk terus melakukan razia protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi. Bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP akan terus menggelar razia khususnya di tempat keramaian. 


“Akan terus kami masifkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, termasuk juga sidang yang tidak terjadwal berupa sidang di tempat setiap Senin dengan titik lokasi yang berpindah-pindah berdasarkan kordinasi bersama pihak Dinas Kesehatan terkait mana wilayah yang perkembangan terkonfirmasi Covid-19,” terangnya.(Bag)

Paslon dan Timses Wajib Patuh Protokol Kesehatan, Polresta Sidoarjo Sebar Maklumat Kapolri


Sidoarjo ,OposisiNews.co.id -
Usai diterbitkannya Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Idham Azis, tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan tahun 2020, di Kabupaten Sidoarjo, Polresta Sidoarjo mulai memasang serta menyebarluaskan banner maklumat tersebut di sejumlah titik. Rabu ,23/9/2020.


Penyebarluasan dan pemasangan maklumat, antara lain dilakukan di kantor KPU, Bawaslu, kantor polisi, kantor kecamatan, balai desa, posko paslon cabup-cawabup, tempat-tempat umum, fasilitas publik, dan masih banyak lagi.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, tujuan dari disebarkannya maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020, tak lain adalah agar dipahami betul oleh masyarakat, khususnya bagi para Paslon Cabup-Cawabup dan timses supaya mematuhi protokol kesehatan baik dalam tahap kampanye hingga berakhirnya Pilkada 2020 nanti.


“Situasi kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo yang kondusif, serta perkembangan Covid-19 di wilayah kita yang sudah terkendali jangan sampai tidak kita jaga dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” katanya.


Kombes Pol. Sumardji, juga berharap pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sidoarjo 2020 jangan sampai menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Hanya karena tidak mentaati peraturan protokol kesehatan.


Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat Kapolri tentang kepatuhan protokol kesehatan dalam tahapan pemilihan 2020. Terdapat empat poin yang ditekankan Kapolri dalam maklumat tersebut, salah satunya menekan klaster Virus Corona di Pilkada. 


Maklumat bernomor MAK/3/IX 2020 diterbitkan pada tanggal 21 September 2020. Kapolri mengeluarkan maklumat terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2020. Bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Maklumat Kapolri ini juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi yang mewaspadai timbulnya potensi klaster baru, salah satunya adalah Pilkada.


Berikut beberapa poin penekanan dari maklumat Kapolri terkait kepatuhan protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada 2020:


1. Pemilihan Kepala Daerah merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi oleh undang-undang, maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.


2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada adaptasi kebiasaan baru dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat:


a. Dalam pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19.


b. Penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait pada setiap tahapan pemilihan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakal masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.


c. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilihan.


d. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan pemilihan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi atau sejenisnya.


3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


4. Demikian maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.khatanya , (Bag).

Kapolresta Sidoarjo Gandeng Komunitas Untuk Masifkan Disiplin Protokol Kesehatan

Written By BBG Publizer on Rabu, 23 September 2020 | 16.03


Sidoarjo,OposisiNews.co.id -
Mematuhi protokol kesehatan adalah upaya efektif guna mencegah penyebaran Covid-19. Karenanya semua pihak, tidak hanya pemerintah dan TNI-Polri yang masif melakukan sosialisasi, edukasi hingga penegakan disiplin protokol kesehatan, melainkan kelompok masyarakat di berbagai sektor juga harus turut terlibat di dalamnya.


Untuk memasifkan gerakan disiplin protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo,  Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji meluncurkan Satgas Komunitas Protokol Kesehatan Sidoarjo.selasa, 22/9/2020.


"Satgas komunitas protokol kesehatan Sidoarjo kami melibatkan dari kalangan pondok pesantren, pasar, netizen, perusahaan, karang taruna, senkom, ada juga komunitas gowes, olahraga, otomotif, PSHT dan masih banyak lagi. Intinya kami rangkul semua kalangan komunitas agar bersama-sama mengedukasi, mensosialisasikan bahkan jangan segan menegur orang-orang di sekitarnya yang tidak patuh pada protokol kesehatan," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji usai melaunching Satgas Komunitas Protokol Kesehatan Sidoarjo di Mapolresta Sidoarjo. 


Edukasi maupun penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menurut Kombes Pol. Sumardji harus terus semakin masif dilakukan baik oleh Pemerintah, TNI-Polri serta dibantu para komunitas yang telah terbentuk supaya masyarakat tidak kendur, bahwa penggunaan masker misalnya dapat efektif mencegah dari penularan virus ini.


Karenanya ia berharap disiplin protokol kesehatan harus digelorakan mulai dari desa hingga tingkat kecamatan. Karena perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sudah semakin baik. "Situasi yang sudah kondusif dan terkendali, mari kita jaga dengan terus mematuhi peraturan protokol kesehatan," lanjutnya.


Pada kesempatan ini pula, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, jelang pelaksanaan kampanye Pilkada Sidoarjo mewanti-wanti masyarakat, khususnya para paslon Cabup-Cawabup beserta tim suksesnya agar turut mematuhi aturan protokol kesehatan. Supaya jangan sampai terjadi cluster baru dalam Pilkada nanti.khatanya (Bag).

TMMD Ke 109, TNI Bangun Tujuh Titik di Desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon

Written By BBG Publizer on Selasa, 22 September 2020 | 21.27


SIDOARJO,OposisiNews.co.id - 
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke 109 tahun 2020 di kabupaten Sidoarjo yang dilaksanakan di desa Kedung Kembar kecamatan Prambon. Sebanyak 300 personil TNI dikerahkan untuk mensukseskan program TMMD dilaksanakan mulai tanggal 22 Sepetember – 22 Oktober 2020. 


“Seluruh personil yang terlibat akan menjalani rapit test, jika hasil rapid testnya ada yang reaktif maka akan dilakukan isolasi dan digantikan personil lain”, ujar Plh. Bupati Sidoarjo, Ahmad Zaini usai melaksanakan upacara pembukaan TMMD di Pendopo Delta Wibawa. Selasa, 22/9/2020.


Plh. Bupati juga berharap dukungan dan partisipasi dari masyarakat selama 30 hari pelaksanaan TMMD di desa Kedung Kembar agar tujuan  dan sasaran yang diinginkan  dapat berjalan dengan baik dan optimal sesuai dengan harapan masyarakat.


“Bagi OPD (organisasi perangkat daerah) yang memiliki keterkaitan dengan program TMMD  ini dapat melaksanakan kegiatan secara sinergis dan terpadu sehingga akhir dari kegiatan ini nantinya dapat tercapati dengan maksimal”, ujar Zaini.


Sementara itu Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol. Inf. Muhammad Iswan Nusi menyampaikan bahwa ada tujuh titik program pembangunan fisik dan non fisik  yang sudah ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari kedepan.


“Untuk program pembangunan fisik ada tujuh titik, diantaranya pembangunan penyangga jalan Jati Alun-alun, pembangunan penyangga jalan Cangkringturi, pembangunan penyangga jalan jalan Simpang, normalisasi kali avour Kajartengguli RW.03, pembangunan plengsengan jembatan Simpang, pembangunan pagar SDN 4 Kedungkembar dan pemasangan lampu PJU 50 titik”, ujar Iswan Nusi.


Sedangkan program pembangunan non fisik seperti pemberian pelatihan ternak lele dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat desa serta pelatihan-pelatihan lainnya akan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Bag).

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

close