Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur

OPOSISI TERKINI

Oposisi Update

Warga Pager Purwosari Geger Adanya Orang Gantung Diri

Written By BBG Publizer on Jumat, 17 September 2021 | 19.36


Pasuruan, oposisinews.co.id -
Warga Dusun Pager Kulon, Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, digegerkan adanya orang gantung diri pada ,Jum'at (17/09/2021) pukul 12:45 Wib.  

Korban berinisial , Nardiono (47) Warga Dusun Baos Lor Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Menurut keterangan Kepala Desa Pager, Durajak, sekira pukul 11.00 Wib korban datang ke bengkel miliknya dalam kondisi bingung, dan saat itu korban meminta tolong mau pinjam uang. 

" Karena waktu sudah mendekati sholat jum'at, lalu saya tinggal sholat Jum'at dulu dan korban masih tetap berada di bengkel. Namun, selesai sholat jum'at saya cari korban namun sudah tidak ada di bengkel," Kata Durajak.

Korban pertama kali ditemukan NP sekitar pukul 12.45 Wib, saat itu, dijelaskan Kades, dirinya bersama lainnya mencari korban ke belakang bengkel.

Alangkah kagetnya, korban ditemukan sudah dalam keadaan menggantung dengan tali tampar warna biru hitam pada pohon nangka. 

Melihat ada orang gantung, lalu NP berteriak memanggil RD supaya memberitahukan ke pihak keluarga.

Sementara itu Kapolsek Purwosari, AKP Safiudin, bersama jajaran mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurut keluarga korban,bahwa korban memang sedang dililit hutang dan sering ditagih orang.

"Sebelum diketahui gantung diri, korban  sempat bilang kepada kades bahwa akan meminjam uang untuk membayar hutang," Ungkap keluarga yang namanya enggan di mediakan.

Dari pantauan awak media di TKP tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan, dan keluarga bertanda tangan dan tidak bersedia dilakukan otopsi. (SN).

Pemkab Ngawi Gelar Mutasi Akbar 197 ASN , Wajah - Wajah Lama Masih Mendominasi Kursi Kepemimpinan OPD


Ngawi , OposisiNews.Co.Id -
Bertempat di Aula Gedung Widya Graha , Ony Anwar Harsono .Bupati Ngawi pimpin Pelantikan Pengambilan Sumpah pada Pejabat pimpinan tinggi Pratama , Administrator , Pengawas , Kepala UPT Puskesmas , Kepala Sekolah di Lingkungan Pemkab Ngawi . Jumat , 17/09/2021

Sejumlah 197 Pejabat baru yang menduduki formasi diharapkan profesional dan mampu menjaga integritas di lingkungan kerjanya.

Sesuai dengan protokol Kesehatan, dalam pelaksana pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilakukan  secara virtual," mengingat di saat ini masih masa pandemi covid19," ujarnya ony disela sambutannya.

Untuk tahun ini ( 2021.red ), pergeseran pejabat atau yang lebih akrab ditelinga disebut ' MUTASI ' di lingkungan Organisasi Pemerintahan Daerah Ngawi , terbesar diera kepemimpinan OK ' Ony - Antok ' sebanyak 197 ASN ,belum terhitung kepala sekolah dan jajaran UPT Puskesmas dan Kepala sekolah.

Yang menarik dalam pelantikan tersebut ada Tujuh Kepala Organisai Pemerintahan Daerah, yang menempati tempat yang baru, seperti halnya Kepala Dinas Pendidikan,dimana sekarang dijabat,Sumarsono SH,MSi dulunya menempati posisi kepala Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan,Kabupaten Ngawi. Demikian juga Dinas Perkim ,Ir Hadi Suroso MT. Badan keuangan Daerah Drs Tripujo Handono,Dinas Pertanian Ngawi, dipimpin oleh Supardi SE MSI.kepala Satpol Pp, Rahmad Didik Purwanto.Ssos Msi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Prila Yuda Putra SH,MSi. Dinas Perhubungan, di pimpin  oleh Ir Sugiyanto.

Dalam sambutannya Bupati Ngawi,Ony Anwar Harsono ST, mengatakan dengan adanya mutasi ini diharapkan,bisa meningkatkan kinerja,inovasi dan mempunyai wawasan kedepan, adanya peningkatan SDM, " saya siap untuk bekerja sama dengan siapapun, " ungkapnya di akhir sambutan.(YYK.Red** )

Reporter , Agung ( Yoyok )

Editor.Bambang PW

Pengalokasian Dana Desa Untuk Aset PJKA Diduga Dilakukan Sepihak Oleh Desa

Written By BBG Publizer on Rabu, 15 September 2021 | 11.18

Ngawi,OposisiNews.Co.Id - Pengalokasian Dana Desa ( DD )  salah sasaran diduga dilakukan oleh beberapa desa di Kabupaten Ngawi dilakukan secara sepihak oleh desa.

" Kenapa hanya desa saya ( Gemarang.red ) yang dipermasalahkan oleh wartawan sementara yang lainnya tidak '', Keluh  Sunarni Kds Gemarang pada awak berita OposisiNews.

Exwan ( Humas Daup 7 PT.KAI ) saat dikonfirmasi awak berita OposisiNews terkaid pembangunan aset PJKA oleh desa , mengatakan ," Yang saya tahu sudah ada kordinasi antara pihak desa dengan PT KAI untuk selanjutnya akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku ".

Ketika diminta kejelasan bentuk kordinasi yang dilakukan , pihak Humas PT.KAI menegaskan , " Sementara surat yang telah kami luncurkan adalah perintah untuk mengehentikan karena pada saat pengerjaan waktu itu, belum ada kerjasama antara KAI Daop 7 dengan Pihak desa ".

Atas kejadian salah kamar penganggaran Dana Desa ( DD ) untuk kegiatan yang melenceng dari juknis DD diwilayah kerjanya , Camat Kedunggalar .Budi Santosa menanggapi , " Memang terkaid kesalahan penganggaran desa dari DD ,pihak kecamatan kecolongan . Seharusnya kejadian itu tidak akan terjadi karena tiap kegiatan ,.khususnya pembangunan infrastruktur melalui musdus , Musdes , Muscam sampai Musrenbang Kab ".

" Sejak mendengar akan kejadian itu kami ( kecamatan ) sudah proaktif melakukan kordinasi permasalah dengan kepala desa Gemarang " , Ujar Budi.

" Dari keterangan pihak desa , kepala desa Gemarang ( Sunarni .red ) pra pekerjaan sudah melakukan kordinasi dengan salah satu oknum yang mengaku dari PT KAI dan mengijinkan pembangunan TPT dan Normalisasi diatas tanah milik PJKA dengan catatan pihak desa memberikan kopensasi dengan nominal yang ditentukan oknum KAI tersebut ", urai camat.

Masih menurut keterangan Sunarni ( kds.red ) yang ditirukan camat Kedunggalar . " Kepala desa juga sudah berupaya menghadap ke PT KAI , namun dihalang-halangi oleh Oknum KAI yang minta kopensasi tersebut . Dengan kejadian sekarang ini saya ( camat.red ) berharap bisa menjadi pembelajaran bersama dan lebih - lebih kami berharap ada komplain dari PT KAI atas kejadian ini ", imbuhnya.

Budi Santosa juga menegaskan , " Pembangunan aset PJKA oleh masyarakat baik dari dana desa dan swadaya sebenarnya banyak terjadi karena menyangkut banyak aspek ditengah masyarakat , yang disayangkan exsen sosial PT KAI / PJKA ditengah sosial masyarakat belum nampak / terasa ", paparnya.   ( Red )

Sahat Tua P.Simanjuntak , Sekertaris DPD Golkar Jatim Hadiri Gelar Vaksinasi Sinovak COVID-19 Di Kabupaten Ngawi

Written By BBG Publizer on Senin, 13 September 2021 | 08.42


Ngawi , OposisiNews .Co.Id -
Dalam rangka ikut membantu pemerintah terhadap percepatan vaksinasi covid 19 untuk membentuk herd immunity ( kekebalan kelompok ) , DPD Golkar Kabupaten Ngawi beralamat di Jl, Yos Sudarso 35B , Desa Margomulyo , Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi bersama DPD Golkar, Jawa Timur gelar vaksinasi Sinovak tahap 1 dengan target 1000 dosis .

Penerapan kegiatan vaksinasi dibawah pengawalan dan pengawasan ketat oleh  Polres Ngawi , Kodim 0805 dan AMPG menerapkan  4 tahap / secion ( A-B-C-D ) untuk meminimalisir terjadinya kerumunan . Sementara untuk vaksinasi tahap ke-2 rencana dilaksanakan tgl 13 Oktober 2021.

Sosialisasi pelaksanaan vaksinasi dengan tema ' Vaksinasi Yellow Clinik ' dilaksanakan oleh masing-masing PK ,Ranting partai Golkar dan Mensos  yang tersebar di 19 Kecamatan di kabupaten Ngawi dengan rincian  Quota 70-80 dosis / Kecamatan dengan sasaran usia 12 th - Lansia .



Kegiatan vaksinasi massal yang terselenggara di kantor DPD Golkar Kabupaten Ngawi dihadiri  Sekretaris DPD P Golkar jawa timur ( waka DPRD prop jatim ) Sahat Tua P Simanjuntak, SH. Msi. , Wakil Bupati Ngawi ( Dwi Riyanto Jatmiko ) . Ketua DPRD Ngawi ( Heru Kusnindar ) , Ketua DPD Golkar / Wakil Ketua DPRD Kab.Ngawi ( Sarjono ) , PP AMPG ( Angkatan Muda Partai Golkar ) dan Segenap jajaran pengurus partai Golkar Kabupaten Ngawi. Senin ( 13/09/2021 ) dimulai dari pukul 07 WIB sampai selesai.

Angkatan Muda Partai Golkar ( AMPG )
Kab.Ngawi , Persiapan pengamanan 
Vaksinasi 

Sekertaris DPD Golkar Jawa Timur Sahat P Simanjuntak mewakili M. Sarmuji Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur yang berhalangan hadir , dalam sambutannya mengatakan ,  " Upaya ini merupakan bentuk dukungan DPD Partai Golkar Jawa Timur dengan DPD Golkar Kabupaten Ngawi dalam membantu pemerintah mensukseskan program Vaksinasi dan mendorong pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Ngawi ".

Tidak lupa , Sekjen DPD Golkar Jatim mengucapkan selamat atas capaian dan Penghargaan yang diperoleh oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi  yang dipimpin oleh Ony Anwar Harsono ( Bupati ) dan Dwi Riyanto Jatmiko ( Wabup ) . 

Dalam kesempatannya Wakil Bupati Ngawi yang akrab disapa Mas Antok mengapresiasi Partai Golkar Kabupaten Ngawi dan DPD Golkar Jawa Timur yang telah mentargetkan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Ngawi .

"Sebenarnya pemerintah bisa melakukan vaksinasi secara menyeluruh, namun tanpa bergotong royong tidak mungkin. Saya harap lembaga apapun atau partai lain melakukan vaksinasi akan kami support penuh, seperti yang dilakukan Partai Golkar hari ini," pungkasnya. 

Diakhir giat vaksinasi , Sarjono ( Ketua DPD Golkar Ngawi ) mengucapkan trima kasih pada semua sektor / elemen baik dari pihak keamanan , nakes dan seluruh jajaran pengurus partai yang ikut mensukseskan kegiatan vaksinasi .( Red** )

Lagi-Lagi Team Resmob Macan Agung Harus Menunjukan Taringnya Terhadap Pelaku Kejahatan

Written By indraneri4 on Sabtu, 11 September 2021 | 22.44



Tulungagung.OposisiNews.Co.Id - Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung lagi-lagi menunjukan taringnya alhasil berhasil memburu pelaku penipuan dan penggelapan kendaraan dan pelaku penadahan barang hasil kejahatan.

“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan mulai pemeriksaan korban dan saksi-saksi, Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung dipimpim IPDA Ziko Bintang Yanottama S.Tr.K bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku penipuan dan penggelapan PT (20) alamat Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung di rumah saudaranya Kecamatan Sebulu, Kabuoaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur dengan di back up Timsus Aligator Resmob Polres Kutai Kartanegara. Selasa (07/09/2021).

“Dari keterangan pelaku yang sempat bersembunyi di wilayah Kalimantan tersebut kendaraan ISUZU Elf warna Kuning No.pol AG 7951 S sudah digadaikan di wilayah Kabupaten Sampang, Madura”, lanjut Iptu Nenny.


Kemudian keesokan harinya yaitu Rabu (08/09/2021), Timsus Macan Agung Polres Tulungagung di Back Up Timsus Dhemit Resmob Polres Sampang berhasil mengamankan penadah atas nama inisial ME (40)  Kecamatan sampang Kabupaten Sampang di rumahnya tanpa perlawanan beserta kendaraan Elf yang mana Plat No.Polnya sudah diganti”, terang Iptu Nenny

Modus operandi yang dilakukan Pelaku PT dengan cara berpura-pura menyewa (rental) kendaraan tanpa sopir.

Ketika Pelaku sudah mendapatkan sasaran, selanjutnya akan berpura-pura mencarter kendaraan tersebut sambil menunjukan identitasnya untuk meyakinkan korban kepada pihak pemilik rantai.

“Pelaku PT menyewa kedaraan milik sodara. Norhadi Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Kamis (19/8/21)"

Setelah Pelaku berhasil menyewa kendaraan, PT menggadaikan kendaraan tersebut 

Adapun barang bukti yang berhasil disita 1 Unit R4 ISUZU Elf, 2 HP dan 1 Lembar KTP atas nama pelaku inisial PT.

“Kedua pelaku saat ini menghuni rumah tahanan Polres Tulungagung dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP untuk PT,  Sedangkan pelaku ME sebagai penadah dikenakan Pasal 480 KUHP”, Jangan Main-Main dengan kejahatan karna Macan Agung selalu siap menerkam para pelaku kriminal. (AIW)

10 Media Online Digugat ke Pengadilan, SPRI Sebut Ancaman bagi Kebebasn Pers

Written By BBG Publizer on Kamis, 09 September 2021 | 17.43


Medan,OposisiNews.Co.ID –
Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyayangkan adanya oknum Advokat di Kabupaten Langkat, Sumut, yang menggugat secara perdata terhadap 10 perusahaan pers termasuk 9 orang wartawan ke Pengadilan Negeri Stabat.

“Ini bukti bahwa masih ada sebagian oknum advokat yang tidak menghormati kebebasan pers, termasuk tidak mampu membedakan mana karya jurnalistik dan pers sebagai sumber ekonomi,” ujar Ketua DPD SPRI Sumut Devis Karmoy, Kamis (9/9/2021) siang, dalam keterangan pers kepada para wartawan dan media di Medan.


Alumni Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) yang digelar Unesco Indonesia, Kementerian Pendidikan dan PWI tahun 2011 di Makassar itu, merasa sangat premature gugatan perbuatan melawan hukum (PHM) yang di alamatkan kepada wartawan dan media. Sebab, sebut Devis, penyelesaian sengketa karya jurnalistik ada jenjang mekanismenya yang sepatutnya diselesaikan di jalur luar pengadilan.

“Sebagai masyarakat hukum, oknum advokat itu harusnya paham terlebih dahulu, bahwa sebuah karya jurnalistik tidak serta merta digugat ke Pengadilan, harus melewati jenjang Hak Jawab, Koreksi dan Klarifikasi terlebih dahulu, itulah mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jika upaya itu gagal, dilanjutkan upaya ke Dewan Pers untuk memediasi,” jelas mantan wartawan tv nasional itu.

“Perlunya oknum advokat tersebut kembali mempelajari UU Pers secara utuh dan tidak menafsirkan secara sepihak lalu menggugat ke Pengadilan. Jika semua itu dilakukan demi popularitas, saya kira ini berbahaya dan bisa merugikan pers pada umumnya,” imbuhnya.

Fakta Hukum dan Hak Jawab Sebelumnya, pada Jumat (13/8/2021) lalu, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Stabat yang dipimpin Ketua Majelis Hakim As’ad Rahim Lubis beragendakan membaca Penetapan perkara dugaan penganiayaan nomor 405/Pid.B/2021/PN Stabat, dalam konsideran menimbang kedua menyebutkan; 

“Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim mempelajari secara baik dan seksama permohonan Penasihat Hukum para Terdakw, dihubungkan dengan Berita Acara pemeriksaan para saksi dipersidangan, maka cukup beralasan menurut hukum untuk saksi Susilawati Br Sembirin ditetapkan sebagai Tersangka menurut ketentuan Pasal 242 KHUP”

Sedangkan, pada konsideran Menetapkan surat berbunyi; “Memerintahkan kepada Penyidik melalui Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Langkat untuk melakukan penyidikan terhadap saksi atas nama Susilawati Br Sembiring sehubungan dengan dugaan memberikan keterangan palsu di persidangan Pengadilan Negeri Stabat hari Selasa tanggal 10 Agustus 2021 dalam perkara Nomor 405/Pid.B/2021/PN Stabat, Terdakwa atas nama Seri Ukur Ginting alias Okor, dkk.”

Penetapan Pengadilan Stabat yang dibacakan Ketua Majelis Hakim As’ad Rahim Lubis sebagai fakta persidangan tersebut lalu dikutip wartawan dan diberitakan melalui media masing-masing, kemudian 14 media memberitakan fakta persidangan tersebut menerima Somasi oleh Susilawati Br Sembiring melalui advokatnya.

Sebagai bentuk tanggungjawab dan taat terhadap asas dan etika jurnalistik, media yang menerima Somasi pun langsung menayangkan Hak Jawab dari Susilawati Br Sembiring.

Gugatan PMH

Ironisnya, media yang telah menayangkan Hak Jawab dari kuasa hukum Susilawati tersebut tidak berakhir disitu. Oknum Advokat berinisial “TL” itu, kembali melanjutkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Stabat pada Selasa (7/9/2021) dengan nama Penggugat Susilawati Br Sembiring. Tak tanggung-tanggung 20 nama media dan wartawan digugat secara perdata dengan dugaan perbuatan melawan hukum (PHM).

Menyikapi tudingan pemberitaan media online terkait penetapan Susilawati Br Sembiring sebagai tersangka adalah berita bohong, praktisi hukum Redyanto Sidi menilai, berita tersebut bukanlah berita bohong, seperti yang disebutkan oknum pengacara berinisial TL di Langkat.

“Itu bukan berita bohong, tapi mungkin beda penafsiran. Sesuai dengan Penetapan 405 PN Stabat, sudah jelas dan tegas atas nama tersebut penetapannya sebagai tersangka. Sehingga mekanismenya harus segera dijalankan oleh JPU," kata Kepala Program Studi Magister Hukum Kesehatan Universitas Panca Budi Medan, Selasa (7/9/2021) kepada para wartawan.

Redyanto mengatakan sesuai ketentuan pada Pasal 1 No. 2 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidikan merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan dengan mencari serta mengumpulkan bukti.

"Yang mana, proses penyidikan itu untuk menunjukkan unsur tindak pidana, tujuannya untuk menemukan tersangka. Penetapannya kan sudah jelas dan tegas," tandasnya. ( Red** )

Penganggaran Dana Desa Kerap Melenceng Di Sejumlah Wilayah Di Kabupaten Ngawi , Birokrat Tutup Mata

Written By BBG Publizer on Rabu, 08 September 2021 | 16.07


Ngawi , OposisiNews .Co.Id -
Dana Desa yang menjadi pion anggaran percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur ( Fisik ) desa acapkali melenceng dari ketentuan tupoksi pemanfaatnya . Seperti guna pembiayaan pembangunan yang jauh dari kewenangan pemerintah desa , semisal pembangunanTPT dan normalisasi jalan di wilayah tanah PJKA .

Penyalahgunaan Dana desa itu sangat rentan terjadi di sejumlah desa di Kabupaten Ngawi yang berdampingan atau dilalui jalur kereta api , polemik sosial kerap muncul ditengah masyarakat yang berharap adanya pemerataan pembangunan infrastruktur dalam contek mampu mendongkrak perkenomimian dan sosial masyarakat setempat  yang layak tanpa berpikir lokasi / obyek tanah yang dikerjakan milik BUMN seperti milik PJKA , tapi berpikir alokasi sumber anggaran yang digunakan.

Desa Gemarang salah satu desa yang pemanfaatan dana desa th 2021 memprioritaskan pembangunan Tanggul Penahan Tanah ( TPT ) dan Normalisasi jalan di lokasi tanah milik PJKA tepatnya di dusun Salak RT 01 RW 07 dengan volume pekerjaan 56 M & 0,2 x 3 x 100M  anggaran 51.804.000 dari DD th 2021.

Sunarni , Kepala Desa Gemarang pada berita OposisiNews ,  atas kejadian itu mengatakan . " Sebenarnya pembangunan TPT dan Normalisasi di dusun Salak sudah ada kordinasi ijin dengan PJKA secara lesan karena untuk ijin khusus PJKA tidak berani mengeluarkan ijin dan atas kejadian itu desa sempat didatangi dan dikonfirmasi 2 wartawan . Yang menjadi tanya kenapa hanya desa Gemarang saja desa yang lainnya tidak dipermasalahkan , sementara permasalahanya sama ", terang kades.

" Harapan desa mendapat solusi dan pengayoman dari lembaga diatasnya justru berbalik semua dikembalikan desa untuk menyelesaikan permasalahannya ", imbuhnya.

Wakil rakyat ( DPRD-Ngawi )  berinisial SN dan PN saat dikonfirmasi terkaid kejadian diatas sempat terperanjat , salah satu wakil rakyat ( DPRD ) berucap , " Lo...masyak terjadi seperti itu , apa sebelum direncanakan dan dikerjakan tidak kordinasi dengan piihak kecamatan atau DPMD , Coba nanti saya informasikan pada komisi I yang berwenang menanganinya ". 

Hingga berita dinaikan , Camat Kedunggalar dan DPMD Ngawi melalui telepon selulernya Engan memberikan Klarifikasi . ( Red**)

Presiden dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Ponpes dan Tempat Ibadah Se-Indonesia

Written By BBG Publizer on Selasa, 07 September 2021 | 20.38


JAKARTA.OposisiNews.Co.Id  -
Presiden Indonesia Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021). Kegiatan tersebut diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren. 


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi dan Kapolri menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Terkait kegiatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal. 

"Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah dan pondok pesantren dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh pondok pesantren, dan pengurus rumah ibadah di 341 titik dengan total sasaran 346.688 orang," kata Sigit di Ponorogo, Jawa Timur.

Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan bahwa, kegiatan itu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Jokowi, kepada warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

"Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan peserta program vaksinasi sejumlah 60.341 paket sembako dan 88 ton beras," ujar Sigit.

Sigit menekankan, TNI, Polri bakal terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga dosis kedua. 

Menurutnya, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan extraordinary yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.

"Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini," tutur eks Kabareskrim Polri tersebut. 

Dalam kesempatan ini, Sigit menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat menjadi “Getok Tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi.

"Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi  rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga memaparkan bahwa, tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak. 

"Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud," tutup Sigit.( Red***)

Marak Nya Kejadian Ranmor Dan Curas Membuat Unit Reskirim Polsek Modung Menunjukan Taring Nya

Written By indraneri4 on Senin, 06 September 2021 | 12.47



 Bangkalan.OposisiNews.Co.Id - Tak ada kompromi bagi pelaku kejahan Pada hari Minggu (05/09/2021) sekira pukul 02.00 wib unit reskrim polsek modung mengamankan seorang laki-laki yang kedapatan hendak melakukan pencurian di Desa Manggeen Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.

Laki-laki tersebut diketahui bernama HELMI bin SAFEI, 16th. Kemudian dari keterangan saudara HELMI bin SAFEI tersebut diperoleh keterangan bahwa sebelumnya telah melakukan pencurian dirumah kepala desa Glisgis sekitar dua bulan yang lalu bersama dengan LUTFI bin SAHRI, 16tahun. 


Dan saat ini satu lagi masih dalam pengejaran dengan inisial TP (DPO) 35th berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam merah Noka : MH1JFV1106K379257 Nosin : JFV1E1387378 nopol M-2727-JT. dengan peran Sodara TP (DPO) yang memetik sepeda motor dengan menggunakan kunci T, sedangkan sdr. HELMI bin SAFEI menemani TP mengambil sepeda motor di salah satu desa di kecanatan modung dan peran sdr. LUTFI bin SAHRI yang mengawasi disekitar setelah berhasil dicuri sepeda motor dibawa oleh TP dan dijual. Kemudian LUTFI bin SAHRI dan HELMI bin SAFEI diberi bagian masing masing Rp. 400.000,-. Selanjutnya pada hari Minggu tanggal (05/09/2021) sekira pukul 04.00 wib diamankan. 

LUTFI bin SAHRI, 16tahun alamat Desa Glisgis Kecamatan Modung, dari keterangan LUTFI bin SAHRI diperoleh keterangan bahwa dia bersama dengan TP (DPO) telah melakukan pencurian sebanyak 10 kali di wilayah kecamatan Modung. 

Untuk TP (DPO) pada saat dilakukan penggrebekan berhasil melarikan diri namun demikian disita atau diamankan barang bukti satu buah kunci T dirumah TP di Desa Glisgis Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.(AIW)

Repoerter. A.Indra Wijaya

PT ADVANSIA INDOTANI Launching Produk AZOF 100 SC

Written By BBG Publizer on Minggu, 05 September 2021 | 15.42


Malang, OposisiNews.co.id - 
Bertempat Di Desa Ngantru Ngantang Kabupaten Malang PT ADVANSIA INDOTANI Launching produk baru bernama AZOF 100SC. 

AZOF 100 SC  merupakan produk dengan formula yang sengaja di ciptakan untuk melayani kebutuhan petani, terutama untuk petani kentang dan buah yang difungsikan untuk  pencegahan "Lodoh" (Serangan penyakit busuk pada daun kentang yang menjadi momok bagi petani).

Serta membuat daun tanaman lebih hijau dan sehat, sehingga diharapkan bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal. 


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu Jumat 3-4 September 2021 berlokasi di lahan pertanian milik warga, di hadiri oleh ratusan petani kentang. Sehingga panitia harus membagi menjadi tiga kelompok. 

Bambang selaku petani sekaligus pemilik lahan dan juga pengguna produk AZOF 100 SC saat dikonfirmasi dilokasi acara .Sabtu, (4/11/2021) mengatakan jika "Setelah menggunakan produk AZOF 100 SC daun kentang lebih hijau dan tebal serta kulit ubi kentang lebih tebal dibanding tanaman yg tidak menggunakan AZOF 100 SC." ucapnya

Untuk diketahui PT ADVANSIA INDOTANI Merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang Agrokimia yang terus berkomitmen memberikan solusi seputar permasalahan pertanian dan membantu langkah kerja petani agar lebih efisien dan efektif. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara ulang tahun perusahan PT. ADVANSIA INDOTANI yang ke-10, dan akan terus dilaksanakan dibeberapa wilayah Jawa, Sumatra dan Sulawesi. 

Karena masih dalam kondisi pandemi Covid 19 Acara tersebut berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan hand sanitizer. (M-U).

Shopee Togel
Mercy Game

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip