Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur

OPOSISI TERKINI

Oposisi Update

Kasus COVID-19 Melonjak Dalam Sepekan, Disinfeksi Massal Digelar Di Mojokerto

Written By indraneri4 on Kamis, 24 Juni 2021 | 15.05



Mojokerto.OposisiNews.Co.Id - Selain memperketat protokol kesehatan (prokes) sampai level RT, Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto juga menggelar disinfeksi massal. Penyemprotan cairan disinfektan digelar selama satu pekan untuk memutus penyebaran virus Corona yang kian melonjak.

Disinfeksi salah satunya menyasar Kecamatan Mojosari. Ibu kota Kabupaten Mojokerto ini menjadi satu dari 6 kecamatan zona oranye penyebaran COVID-19. Virus Corona sudah menginfeksi 172 warga Mojosari. Terdiri dari 4 kasus aktif, 1 pasien meninggal dunia dan 167 pasien sembuh.

Penyemprotan cairan disinfektan dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Bupati Ikfina Fahmawati, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Kajari Gaos Wicaksono. Disinfektan disemprotkan menggunakan mobil pemadam kebakaran (PMK) dan watercanon ke pusat-pusat keramaian.

Mereka juga rela belusukan ke permukiman padat penduduk di Kelurahan Kauman, Mojosari sambil menggendong alat semprot disinfektan. Polisi juga menyosialisasikan vaksinasi gratis COVID-19 yang akan digelar di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada pada Sabtu (26/6) nanti.

"Sasaran penyemprotan seluruh wilayah kecamatan. Muspika dan tiga pilar desa serentak melakukan penyemprotan. Dalam satu minggu ini kami rutinkan untuk menekan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mojokerto," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di Kelurahan Kauman, Kamis (24/6/2021).

Selain Mojosari, terdapat 5 kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang juga menjadi zona oranye. Artinya, risiko penyebaran COVID-19 di 6 kecamatan tersebut tergolong sedang. Yakni Kecamatan Pungging 182 kasus, Bangsal 247 kasus, Puri 202 kasus, Sooko 227 kasus, serta Mojoanyar 181 kasus.

Sementara itu, jumlah warga Kabupaten Mojokerto yang terinfeksi COVID-19 bertambah 165 orang dalam sepekan terakhir. Yaitu dari 2.567 jiwa pada Kamis (17/6) menjadi 2.732 jiwa pada Rabu (23/6). Terdiri dari 221 kasus aktif, 2.437 pasien sembuh, serta 74 pasien meninggal dunia.

Dony menjelaskan, Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto juga memaksimalkan PPMK skala mikro. Testing, tracing dan treatment (3T), serta prokes 5M ditingkatkan sampai level rukun tetangga (RT). Ditambah lagi operasi yustisi akan digalakkan agar masyarakat mematuhi prokes.

"Imbauan kami, masyarakat wajib mematuhi prokes 5M. Masyarakat yang punya hajatan, kami imbau supaya mengajukan permohonan ke satgas. Akan kami telaah, kami cek. Kalau tak mematuhi prokes kami bubarkan," terangnya.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengakui kasus COVID-19 di wilayahnya terus melonjak dalam sepekan terakhir. Selain mengoptimalkan PPKM skala mikro, pihaknya juga akan meningkatkan tracing.

"Terutama tracing kami giatkan lagi dengan target yang lebih besar," tandasnya.(AIW/JHN)

Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara Yang Ke-75 Anggota Polsek Kwanyar Giat Donor Darah

IPTU Moh. Mansur, S.H


Bangkalan.OposisiNews.Co.Id - Kapolsek Kwanyar IPTU Moh. Mansur, S.H, beserta Kanit Patroli AIPTU Firmana, Kanit Intel BRIPKA Aditya dan beberapa anggota jajaran mengikuti kegiatan Donor Darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021.

Kegiatan tersebut berlangsung di gedung PMI pemuda kaffa Kabupaten Bangkalan pada Kamis, (24/06/2021).

IPTU Moh. Mansur, S.H, menjelaskan kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat yang kelak akan membutuhkan darah,kegiatan ini sangat bagus dilakukan terlebih dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75,” katanya.

Selain itu lanjutnya dalam kegiatan ini tidak semua anggota dapat melakukan donor darah, sehingga dilaksanakan proses assesment yang ketat.


“Sebab tergantung pada kelayakan atau kondisi fisik kesehatan dari masing – masing anggota. Tentu sebelum donor darah dilaksanakan, terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya dengan ketat, apalagi seperti kondisi saat pandemi ini,”

Lebih lanjut, Moh Mansur mengungkapkan, dalam kegiatan donor darah ini juga menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Hal itu kata Dia, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek IPTU Moh. Mansur, S.H, juga mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan sebagai sumbangsih kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain menjadi ladang ibadah, semoga bisa memberikan kesehatan bagi orang yang mendonorkan darahnya, karena sirkulasi darah akan menjadi lebih lancar setelah melakukan donor,” ujar Kapolsek.(AIW)

Reporter:Indra Wijya

Aliansi Penegak Demokrasi (IPK) Ikatan Pemuda Kediri Dan LSM BIMA SAKTI Berujung Kecewa

Written By BBG Publizer on Rabu, 23 Juni 2021 | 23.36


Kediri .OposisiNews.Co.Id -
Rabu 23 Juni 2021 Aksi lanjutan Demo oleh LSM BIMA SAKTI Dan Ikatan Pemuda Kediri ( IPK ) yang dimulai pikul 09:00 WIB di depan pintu gerbang Pendopo Panjalu Jayatri kabupaten kediri menuntut kinerja bupati kediri untuk menindak tegas kejadian OTT yang terjadi di parkiran disdukcapil kabupaten kediri dan OTT camat purwoasri yang dinilai tidak ada tindakan tegas.

Dalam orasinya ketua IPK , Tomy juga  menyoroti kinerja bupati dan menuntut kepada bupati kediri untuk :

1.Menghentikan pembangunan liar yang tidak berijin disebelah barat CBDSLG di exs bengkok yang pernah di pasang garis polisi.

2.Membuka ruas jalan dalam CBD untuk bisa digunakan sebagai vasilitas umum.

3.Mengubah dan mengganti CBDSLG dengan pusat ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan imun masyarakat 

4.CBDSLG Adalah contoh KKN dan monopoli dalam hal pertanahan yang bupati kediri harus berani melawannya.

Ketua IPK juga menyuarakan , sebagai warga kabupaten kediri harus sama - sama peduli dengan perkembangan daerah jangan sampai kasus SLG terulang dengan adanya pembangunan bandara Kediri. 

" Jangan sampai pembiayaan pembangunan bandara Kediri yang sejak awal di biayai pemerintah setelah jadi menjadi beralih kepemilikan ", ujar Tomy .

Lain halnya yang diutarakan Koirul Anam Ketua Bima Sakti dalam orasinya ia menanyakan janji bupati kediri yang akan menyelesaikan kasus tanah sepawon paling lama 1th dimulai semenjak bupati kediri menjabat.

Ironisnya aksi demo yang digelar tidak mendapat tanggapan dan respon bupati atau perwakilan untuk menemui peserta aksi . Akibatnya situasi aksi tidak kondusif , pendemo mulai merangsak masuk dan terjadi aksi saling dorong antara peserta demo dan satpol PP .

Berangsur situasi yang sempat memanas karena tidak ada perwakilan yang menemui mulai mereda , dengan rasa kecewa para peserta aksi memberi rantai besi kepada petugas kepolisian sebagai simbol persatuan dan untuk menyegel kantor pendopo panjalu jayanti sebagai bukti kekesalan dan lunturnya kepercayaan masyarakat kediri kepada pemerintah kabupaten kediri. 

Dan akhirnya peserta demo membubarkan diri dan akan menggelar aksi demo kembali minggu depan. (wndo)

Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari


Kediri.OposisiNews.Co.Id -
Peringati Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke - 75. Polres Kediri Kota, gelar kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari, yang bertempat di halaman rumah sakit Bhayangkara Kediri, Rabu (23/6/2021). 

Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari yang bertempat di halaman RS Bhayangkara Kediri ini, berlangsung tertib dan lancar. 

Grebeg vaksin ini di ikuti oleh 1.056 orang peserta vaksinasi, terdiri dari masyarakat umum dari wilayah Kediri dan sekitarnya, yang diprioritaskan kepada lansia dan tenaga pendidik.


40 Petugas vaksinator, dibantu 10 orang operator P-Care , 20 petugas pengamanan gabungan personil Urusan Kesehatan (Urkes) dari RS Bhayangkara Kediri, dan Dinkes Pemkot Kediri, serta Polres Kediri Kota. 

Kegiatan ini sekaligus memperingati hari Bhayangkara Ke - 75, Polres Kediri Kota grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari. Ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Jokowi terkait pelaksanaan vaksinasi dalam penanganan covid-19 di Wilayah Hukum Polres Kediri Kota. 

Kegiatan vaksinasi berlangsung sampai hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021, dengan target 3.000 vaksin, termasuk untuk kalangan pesantren di wilayah Kediri Kota.(wnd)

Proyek ( JID ), Desa Badal Pandean Kecamatan Ngadiluwih Menuai Pro & Kontra

Written By BBG Publizer on Selasa, 22 Juni 2021 | 13.34

Kediri, OposisiNews.Co.Id -Proyek Jaringan Internet Desa Badal Pandean kecamatan Ngadiluwih kabupaten Kediri diduga Siluman ,  Senin - 21-06-2021.

Program pengadaan JID di Desa Badal Pandean menuai pro dan kontra dari masyarakat. Pasalnya pra pengadaan adanya proyek JID tidak ada sosialisasi ke warga desa oleh pemdes Badal Pandean dan rekanan bahkan pada pelaksanaannya tidak ada papan kegiatan di lokasi kegiatan / desa.

Dari keterangan salah satu perangkat desa badal Pandean , " Memang sempat mengejutkan karena  2th yang lalu ada pengajuan pembangunan plesengan atau saluran Air yang belum terealisasi dampak Recofusing anggaran desa untuk penanganan wabah Covid 19, namun tiba - tiba pihak desa merealisasikan proyek Jaringan Internet Desa yang rencana akan ditangani oleh BUMDES Badal Pandean yang Notabene Mati Suri sementara hingga saat ini belum ada rapat pihak desa dan pengurus dan Anggota BUMDES untuk mengefektifkan BUMDES kembali ".

" Untuk sementara proyek jaringan internet atau wifi desa dirasa kurang pas untuk di laksanakan karena masih banyak kegiatan desa yang lebih urgen ", ujar perangkat desa Badal Pandean.

Karena minimnya informasi dan sosialisasi adanya proyek JID tak pelak banyak menimbulkan tanya pada warga desa Badal Pandean terkaid sumber anggaran proyek JID.

Dari informasi warga yang enggan namanya untuk tidak dikorankan menuturkan , Terkaid pelaksanaan JID pemberitahuan pelaksanaannya tanggal 1 juni 2021,terus tanggal 14 juni 2021 muncul surat undangan MUSDES guna penetapan harga Jaringan Internet Desa. 

"Sebelum proyek berjalan , hasil rapat tersebut juga belum ada kata sepakat terkait harga atau iuran wifi tersebut karena ada anggota BPD yang keberatan atau kurang setuju terkait harga wifi yang dijual oleh BUMDES ," Ungkap warga Badal Pandean.

" Kalau memang jaringan wifi buat membantu masyarakat sementara hingga saat ini  masyarakat belum bisa memasang hanya diperuntukan / dikhususkan untuk perangkat desa , ini sangat tidak benar bahkan cenderung terjadi pembohong  publik jika proyek ini benar-benar dibiayai oleh Dana Desa ", ujarnya.

Lain halnya yang diungkapkan ,AS (38th) warga setempat mengatakan,  saya sempat bingung tiba-tiba ada surat undangan desa atas nama saya dan dikasih tambahan BUMDES padahal saya tidak pernah tahu dan ditunjuk sebagai anggota BUMDES dan saya tidak pernah merasa menjadi anggota BUMDES. 

Dari keterangan F (45th) pada awak media OposisiNews , Pembangunan Jaringan Internet Desa ini bantuan dari mentri bukan uang anggaran dari pemerintah ini bantuan dari pusat yang diwujudkan barang dan menjadi aset desa. Dan proyek JID  menghabiskan anggaran 235jt. 

Sementara hasil kompirmasi beberapa Awak Media & LSM GMAS Di kantor desa dan ditemui langsung oleh Kades Badalpandean  menerangkan , memang ada program proyek tersebut dan belum ada kesepakatan terkait iuran bulanan untuk pembayaran Wi-Fi  tersebut. ( WD )


Ketua KBM Makmur Sejahtera Pertanyakan Kinerja Media

Written By BBG Publizer on Senin, 21 Juni 2021 | 13.41

 


Blora .OposisiNews.co.id -  Pada saat ini program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di kabupaten Blora sedang gencarnya digalakkan disekitar kelurahan Termasuk salah satunya di Desa Ngroto Kec. Cepu Kab. Blora Jawa tengah. 

KOTAKU sendiri merupakan program kerja BKM , sangat disayangkan program yang digadang-gadang mampu mengapu/meminimalisir pemukiman kumuh mesti tercoreng dengan tidak transparasinya anggaran yang diduga dilakukan oleh ketua BKM Makmur Sejahtera selaku rekanan yang ditunjuk oleh pemerintah daerah.

Aura kongkalingkong mar-up dana program 'KOtAKU' sangat dirasakan oleh awak media OposisiNews yang hendak mengkonfirmasikan pada Ketua BKM Makmur Sejahtera beralamatkan di kelurahan Ngroto , Kec.Cepu Kabupaten Blora enggan memberikan informasi terkaid pengolahan dan penggunaan dana tahun 2021 Kabupaten Blora sebesar 295.000.000 yang dikucurkan oleh pemerintah. 

Menurut keterangan salah satu warga yang enggan disebut namanya. "Kegiatan BKM tersebut terkesan tertutup untuk warga masyarakat". 

Bahkan tidak segan ketua BKM kembali melontarkan pertanyaan / kecurigaan pada awak media saat dikonfirmasi  . " Apa kapasitas anda tentang BKM ini?" Dengan pertanyaan seperti ketua BKM terkesan memiliki full power tertutup terhadap masyarakat dan media. 

Atas kejadian yang disengaja itu ketua BKM Makmur Sejahtera telah layak dikatakan melanggar undang-undang pers No 40 tahun 1999 tertulis tentang aturan pers termasuk ketentuan umum asas,fungsi,hak,kewajiban, dan peran Pers. 

Hal tersebut ( transparasi )mengatur dan mencakup tentang peran serta masyarakat dan ketentuan pidana seperti halnya undang-undang Pers pasal 18 ayat 1 yang tertulis "setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat dan menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 dan 3 dipidana dengan pidana paling lama 2 tahun atau didenda paling banyak Rp.500.000.000 . Why

Forkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa Dan Evaluasi Penanganan Covid-19 Di BPWS Bangkalan

Written By indraneri4 on Minggu, 20 Juni 2021 | 11.39


BANGKALAN.OposisiNews.Co.Id -
Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/6/2021) sore, melaksanakan Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 yang bertempat di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) di Kabupaten Bangkalan, Madura.


Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh, Sekda Provinsi Jatim, PJU kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kepala OPD provinsi atim, Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Bangkalan dan stake holder terkait.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyebutkan, terkait analisa dan evaluasi efektifitas personil yang ditugaskan dalam penanganan Covid-19 di 4 (empat) Kecamatan prioritas di Kabupaten Bangkalan.

"Penyekatan mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten harus diperketat guna mencegah penyebaran penularan Covid-19," jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, saat Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19," Sabtu (19/6/2021) sore.

Sementara itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, pelaksanaan analisa dan evaluasi harian melalui sarana komunikasi yang tersedia seperti zoom meeting, maupun grub media sosial yang telah dibentuk sebelumnya.

"Untuk menjadi dasar dalam menentukan langkah tidak lanjut penanganan Covid-19 sehingga pelaksanaan pencegahan bisa berjalan efektif dan efisien," kata kapolda jatim.

Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerangkan, terkait keseriusan penanganan Covid-19 di Bangkalan. Merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah penyebaran Covid-19. 

"Diperlukan update data sebaran Covid-19 dengan klasifikasi zona wilayah sebagai panduan pelaksanaan tugas bagi personil gabungan dan bahan analisa evaluasi pelaksanaan tugas," tegas gubernur jatim.


Selain itu, Kakesdam V/Brawijaya menyebut, perkuatan tenaga kesehatan di RSUD Bangkalan terutama spesialis penyakit dalam, radiologi dan paru guna memperkuat treatment dan meminimalisir angka kematian. Dan Kabiddokkes Polda Jatim menyebutkan, peningkatan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas penyekatan maupun vaksinasi sudah dibuat jadwal pelaksanaan tugas personil gabungan dari personil TNI, Polri, Dinkes Provinsi Jatim dan Pemkab Bangkalan. 

Selain itu Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan. Perlu penambahan tempat isolasi dan karantina serta RS. Lapangan untuk menampung pasien Covid-19. Guna memastikan yang terinfeksi terisolasi dan terawasi untuk mempermudah pengawasan dan meningkatkan efektifitas pencegahan," jelasnya.(AIW/JHN)

Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia Riau, Desak Kapolda Sumut Tangkap Pembunuh Wartawan

Written By BBG Publizer on Sabtu, 19 Juni 2021 | 17.05


Pekanbaru.OposisiNews.Co.Id
- Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI Provinsi Riau), Feri Sibarani, minta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, agar memerintahkan Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak segera tangkap pelaku keji pembunuhan Wartawan di kota Siantar Sumatera Utara. Sabtu, 18/6/2021.

Sumatera Utara, kerap terjadi teror dan kekerasan terhadap jurnalis yang bertugas mencari dan menyebarluaskan informasi kepada publik, namun seiring dengan berita-berita yang kerap membuka aib pihak-pihak tertentu karena segala kegiatan Ilegal dan melawan hukum, akhirnya wartawan sebagai profesi berdasarkan undang-undang pun menjadi tumbal seakan Negara tidak payung hukum yang melindungi. 


Diberitakan, bahwa kemarin, menurut informasi yang diterima, seorang wartawan senior di Kota Siantar Simalungun, Marsal Harahap, ditemukan warga dalam kondisi kritis didalam mobil BK1921 WR miliknya, yang terparkir ditengah jalan tak jauh dari kediamannya, di HUTA VII, nagori Karang Anyer kabupaten Simalungun.jumat (18/6/21) pukul 23:30.wib tadi malam. 

Hal ini mengundang reaksi dari seluruh organsiasi Pers dan insan Pers di Indonesia, tak ketinggalan Ketua DPD SPRI Provinsi Riau, Feri Sibarani, pun meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, segera perintahkan jajarannya, yakni Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak untuk segera menangkap aktor pelaku dan otak dibalik tindakan pelaku penembakan terhadap wartawan Marsal Harahap.

,"Ini duka dan duka lagi bagi kami insan Pers di Negara hukum Indonesia, kami minta dengan sangat kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, agar segera memerintahkan jajarannya di Polda Sumut untuk segera menangkap dan menghukum seberat-beratnya pelaku dan otak pelaku pembunuhan terhadap wartawan, Marsal Harahap," ucap Feri Sibarani.

Naas yang di alami Marsal Harahap, di kabupaten Simalungun Siantar Ini bukan kejadian pertama, tetapi di Sumut ini sangat intens terjadi kekerasan kepada wartawan, namun nihil pengungkapan oleh penegak hukum," lanjut Feri Sibarani.

Dikabarkan, bahwa Marsal Harahap meninggal karena tertembak peluru tajam dibagian tubuh belakang baswah. Atas kejadian itu, sontak warga memberitahu istri korban, dan bersama warga korban dilarikan keRumah sakit Vita Insani untuk mendapatkan pertolongan medis.namun saat diperjalanan menuju rumah sakit, Marsal menghembuskan nafas terakhir.

Hasil pemeriksaan di RS Vita Insani kota pematang siantar,mengatakan terdapat dua lobang tembakan dipinggul korban.selanjutnya jasad korban dibawa ke RS Bhayangkari Medan untuk keperluan Autopsi. 

Mendengar kabar meninggalnya Marsal, para rekan wartawan kaget dan berdatangan kerumah sakit untuk melihat kondisi Marsal. Hal ini membuat Insan Pers berduka, dan berharap pihak kepolisian sesegera mengungkap semua pelaku teror terhadap Wartawan dan tindakan arogansi terhadap kebebasan Pers.

Feri Sibarani, juga sekaligus memaparkan dalam pertemuan sejumlah organisasi Pers di Provinsi Riau, bahwa berdasarkan fakta-fakta, kasus kekerasan terhadap wartawan di Indonesia tergolong sangat tinggi. Dari penelusuran pihaknya, ditemukan pada tahun 2021 ini kasus kekerasan terhadap jurnalis meningkat 32% dari tahun sebelumnya (2020) yang mencapai 117 kasus.

," Pada tahun 2020 saja data dari LBH pers Nasional, sebagaimana dirilis oleh Direktur LBH pers Ade Wahyudi pada Januari 2021 lalu, kekerasan terhadap jurnalis meningkat 32% di Indonesia, mengerikan, kasus seperti ini dapat terjadi di Negara hukum, ada apa..?? Padahal jelas sekali pasal 8 ayat (1) UU Pers Wartawan dalam melaksanakan tugas harus dilindungi hukum, namun kenyataannya terbalik," ketus Feri Sibarani.

Akan hal itu Feri Sibarani juga meminta kepada seluruh Organisasi Pers di Indonesia, khususnya di Riau, agar mau membuka diri untuk bersama-sama  bersatu melawan yang disebutnya konspirasi itu. 

,"Ayolah kita seluruh Organsiasi Pers yang ada di Indonesia ini, khusunya di provinsi Riau, membuka diri lah untuk bersatu, ini dunia kita, jangan menunggu terjadi dulu pada kita, baru tau rasanya, segera kita rapatkan barisan, ada banyak hal penting yang harus kita bicarakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang berdampak merugikan kita semua," urai Feri.

Dia melanjutkan, ini era yang keras, posisi Pers sangat sentral dan menentukan perjalanan sebuah bangsa, peran organsiasi Pers sangat krusial dan dituntut bertanggung jawab terhadap segala tindakan kekerasan terhadap jurnalis.

,"Kita buka mata kita, zaman ini semakin keras, organisasi Pers tidak bisa tutup mata lagi, perjalanan bangsa ini juga ditentukan oleh Pers yang benar-benar bekerja sebagai kontrol sosial dan pendorong supremasi hukum di negara ini, bila perlu, mengingat tugas Wartawan yang kerap mengungkap fakta berbagai kejahatan, kita harus berfikir untuk memiliki senjata api secara resmi dari kepolisian. Itu perlu bagi wartawan investigasi untuk membela diri dilapangan, namun harus resmi berizin, "pungkasnya. ( Red ** )

TNI Dan Polri Antisipasi Penyebaran Covid -19 Di Wilayah Modung PPKM MIKRO

Kapolsek dan anggota koramil 0829


Bangkalan.OposisiNews.Co.Id - Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), aparat Kepolisian Sektor Modung bersama Koramil 0829/12 Modung gencar melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum dan keramaian.

Pada Sabtu (19/06/2021) anggota TNI-Polri menyemprotkan cairan disinfektan di balai desa Modung Pasar Rumah Ibadah dan rumah-rumah warga.


Kapolsek Modung AKP Suwaji, S.H, mengungkapkan, dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 TNI-Polri bersinergi melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat umum.

“Tujuan penyemprotan disinfektan adalah mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus Corona,” ungkap Kapolsek Modung.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Suwaji mengimbau masyarakat untuk bisa melakukan langkah pencegahan mandiri dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Masyarakat kami imbau menjaga pola hidup sehat, rajin pakai masker, biasakan mencuci tangan dan menjaga jarak,” ucap Suwaji.

AKP Suwaji, S.H. mengatakan kegiatan penyemprotan disinfektan ini akan terus dilakukan sebagai wujud dan upaya TNI-Polri dalam mencegah Covid-19 sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata sinergitas TNI-Polri terhadap masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tutup Kapolsek.(AIW)

Kekecewaan Masyarakat Madura Terhadap Kebijakan Pemerintah Setempat

Written By indraneri4 on Jumat, 18 Juni 2021 | 08.22



Bangkalan.OposisiNews.Co.Id - Rasa kekecewaan masyarakat Madura khususnya Kota dzikir dan sholawat terhadap keputusan - keputusan bupati bangkalan, dengan diberlakukan penyekatan di jembatan suramadu yang mana itu adalah akses jalan untuk masyarakat mencari Rejeki.

Jika memang ada lonjakan Covid-19 di kota bangkalan khususnya Arosbaya,Geger,Klampis dan lain-lain seharusnya wilayah itu saja yang diperketat bukan Jembatan Suramadu.

Karna jembatan tersebut bukan hanya masyarakat bangkalan saja yang melintasi akan tetapi dari beberapa kabupaten yaitu Sumenep,Pamekasan dan Sampang, bahkan dari luar pulaupun mesti nya melintasi jembatan tersebut.

Hasil surve team awak media oposisi nwes Kamis (17/06/2021) dilapangan penyekatan yang ada di suramadu sangat memprihatinkan karna antrian masyarakat dan petugas sendiri yang sering berentraksi dengan masyarakat saat jam istirahat itu duduk berkerumunan tidak mematuhi protokol kesehatan (PROKES).

Harapan Buladi warga madura saat di temui awak media mengatakan sangat menyayangkan atas keputusan bupati Bangkalan jika hal seperti ini terus diberlakukan, karna sama saja membunuh warga nya sendiri, "bukan masalah takut di Sweb tapi jika setiap beberapa kali kita melintas hidung kita di tusuk apa tidak konyol, dan tempat kami bekerja sendiripun dengan adanya kegaduhan terkait virus yang buming ini melarang karyawan yang dari madura untuk masuk bekerja", kami sebagai karyawan memaklumi jika perusahaan memiliki kebijakan seperti itu karna memang sangat viral terkait apa yang terjadi di Bangkalan ini yang belum tau kepastian nya,tutup Buladi (AIW)

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip