Email : oposisi2015@gmail.com... Pusat : Jl. Hayam Wuruk, No 79, Kota Kediri...Sekretariat : Jl. Trunojoyo, Gg. Mayang, No 1/20, Ngawi, Jawa Timur

OPOSISI TERKINI

Oposisi Update

Perketat Penyekatan Arus Balik di Perbatasan Sidoarjo

Written By BBG Publizer on Senin, 17 Mei 2021 | 08.00


Sidoarjo,Oposisinews.co.id -
Pengetatan kendaraan bermotor berplat nomor luar wilayah Kabupaten Sidoarjo, terus dilakukan petugas gabungan hingga Mingg di Pos Penyekatan Operasi Ketupat Semeru 2021 yang ada di perbatasan Sidoarjo dengan wilayah lain.

Seperti di pos penyekatan pertigaan Gempol, perbatasan antara Sidoarjo dan Pasuruan. Puluhan kendaraan luar kota terpaksa dihentikan untuk pemeriksaan. Apakah tujuannya dalam rangka mudik atau balik lebaran. Dalam rangka kerja bila dilengkapi surat jalan kerja. Surat keterangan bebas Covid-19. Bila tidak, maka petugas akan memutar balik tujuannya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, hingga Minggu malam, berkeliling mengecek jalannya penyekatan di Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2021 di beberapa titik. Menurutnya volume kendaraan agak padat, ada puluhan kendaraan yang diputar balik. Ada juga warga yang di rapid antigen, satu warga Sidoarjo reaktif dan langsung dilakukan tindakan lanjutan untuk karantina.minggu, 16/5/2021.

“Penyekatan ini, adalah guna menjalankan program pemerintah sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di masa libur lebaran Idul Fitri 2021,” lanjutnya.

Ia menambahkan, selain pemeriksaan di pos-pos penyekatan, pihaknya terus menggiatkan patroli kamtibmas dengan sasaran tempat wisata, mal, pasar, stasiun maupun tempat ibadah.

Selain bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, kehadiran polisi untuk mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih ada, berbagai edukasi diberikan.

Misalkan imbauan tidak berkerumun, wajib memakai masker, tidak melakukan perjalanan luar kota hingga penerapan disiplin protokol kesehatan lainnya.

"Melalui pendekatan secara profesional dan humanis, kami turunkan personel ke tempat-tempat yang dapat menimbulkan kerumunan. Tujuannya untuk mengedukasi warga agar selalu patuhi protokol kesehatan," imbuh Kombes Pol. Sumardji.( bag,eko)

Reporter .Subagyo SH /Eko H

Polresta Sidoarjo Beri Pelayanan Prima Kepada Masyarakat Sidoarjo

Written By BBG Publizer on Minggu, 16 Mei 2021 | 21.18


Sidoarjo,Oposisinews.co.id -
Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran tetap meningkatkan kewaspadaan untuk menanggulangi kejadian yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan masyarakat, kali ini pengamanan Gereja dan Rumah Ibadah di wilayah Sidoarjo, setelah Hari Kenaikan Isa Al-Masih umat Kristiani kemaren terus berlanjut. Minggu 16/05/2021.

Kegiatan pengamanan seperti di Rumah Ibadah Pantekosta Perum Tanggulangin Asri blok LL no 19-20 Desa Kalitengah  Kec. Tanggulangin. Sebanyak 50 jemaat menghadiri untuk melakukan ibadah. Anggota Polsek Tanggulangin Aiptu Ridwan dan Bripka Nanang bertanggung jawab atas pengamanan di Rumah Ibadah yang berlangsung. 

“Kehadiran pihak kepolisian disini memberikan bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat untuk merasa aman, kami juga sudah berkoordinasi dengan selaku pendeta Rumah ibadah untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sehingga kegiatan ibadah ini tidak memicu timbulnya tertularnya Covid-19.” Ucap Aiptu Ridwan.

Petugas pengamanan juga melakukan sterilisasi sebelum dan sesudah kegiatan ibadah demi menanggulangi adanya barang atau benda yang mencurigakan, personel juga menghimbau kepada petugas parkir untuk mengatur kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan ketika ibadah berlangsung.(bag)

Reporter.Subagyo SH

LSM Gerak Indonesia Meminta Proses Hukum Aktor dibalik Permintaan THR dari Kepala Desa Sekecamatan Purwoasri


Kediri . OposisiNews.co.id - 
Minggu 16/05/2021 Maraknya Pemberitaan dan beredarnya video video terkait Bupati Kediri yang mendapati adanya dugaan Pungutan liar yang dilakukan camat Purwoasri, dengan meminta THR kepada para kepala Desa sekecamatan Purwoasri Kabupaten kediri, menyita Perhatian Publik.

M Rifa'i Salah Satu Aktivis  Penggiat Anti Korupsi angkat bicara Bila benar adanya Pungutan liar yang diduga dilakukan camat Purwoasri, Perbuatan tersebut bisa dikatakan termasuk pidana korupsi, jangan  hanya dipecat atau diberi Sanksi Administrasi, Proses hukum oknum camat tersebut, walaupun uang sudah dikembalikan akan tetapi tidak menghapus Perbuatannya dan itu akan menjadi tolak ukur keseriusan Bupati Kediri dalam Mereformasi birokrasi dikabupaten Kediri.

Dan Perlu dipertanyakan uang yang disetorkan  Kepala Desa sekecamatan purwoasri kepada oknum camat tersebut berasal dari mana, dari Pribadi ataukah dari dana kas desa, yang tentunya sekecil apapun harus bisa dipertanggung jawabkan, dan saya berharap Aparat Penegak Hukum harus bertindak tegas.

Ditempat terpisah Andri Ashariyanto. SH Ketua advokasi LSM Gerak Indonesia menegaskan " Bahwa Camat Porwoasri harus di tindak tegas jangan cuma di copot dari jabatannya saja karena apa yang di lakukan Camat Porwoasri tersebut sudah melanggar KUHP Pasal 423 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang  dengan menyalahgunakan kekuasaannya untuk memberikan sesuatu, untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun tahun" Tuturnya. 

Andri ashariyanto.SH  Ketua Advokasi LSM Gerak Indonesia menambahkan  Sidak Bupati Kediri Mas Dhito yang dilakukan Bupati Kediri sangat tepat,  tapi kita lihat saja keseriusan beliau, apakah ini hanya sebuah gebrakan diawal pemerintahannya atau hanya pemanis saja.

Saya  mendukung langkah Hanindito Himawan Pramana Bupati Kediri yang sudah menunjukan kinerjanya dengan baik, dan  bentuk konstitensinya agar birokrasi di Pemerintah Kabupaten kediri bersih dari praktek pungli. 

Ramai diberitakan media online dan cetak jika Bupati Kediri Hanin dhito Himawan Pramana Lakukan Sidak dan diduga adanya oknum kecamatan membandel tetap kumpulkan “THR” dari Kepala Desa diwilayah Kecamatan Purwoasri. Uang THR yang dikumpulkan itu diduga diprakarsai Camat Purwoasri berinisial MDS dan Kasi PMD DPT dari temuan  tersebut Bupati Kediri itu bakal menyerahkan disiplin pegawai ke Inspektorat dan BKD dengan disanksi berat.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana turun langsung dan amankan uang sebesar Rp. 15 Juta di Balai Desa Ketawang yang dijadikan tempat transaksi pengumpulan uang THR. Sebelumnya sebelum di Sidak sudah ada peringatan dari orang nomer satu di Kabupaten Kediri,namun kesannya tidak di indahkan akhirnya dilakukan sidak dan ada bukti uang yang terkumpul.

AKBP Lukman Cahyono SIK MH dikonfirmasi melalui telpon selulernya terkait adanya Pungutan liar yang  diduga melibatkan camat Purwoasri mengungkapkan saya akan berkoordinasi dengan Bupati karena di Pemkab ada inspektorat yang bertugas membina dan mengawasi pelaksanaan urusan internal dipemerintahan Kabupaten ungkapnya singkat (Mz)

Reporter.M Zaenal

215.997 Kendaraan Di Periksa, 21 Orang Reaktif

Written By BBG Publizer on Sabtu, 15 Mei 2021 | 21.19


Bangkalan.OposisiNews.Co.Id -
Beragam upaya pemerintah Jawa Timur, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan virus varian baru, telah dilakukan. Dari mulai sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat - tempat vital, hingga penyekatan jalur mudik telah di lakukan. 

Namun semua itu perlu dukungan dari masyarakat dalam penerapan pelaksanaannya, agar masyarakat dapat terhindar dari virus-virus yang mematikan itu. 

Kapolda Jatim juga telah menghimbau pengelola tempat wisata untuk tetap menerapkan prokes ketat kepada pengunjung, dan pengunjunga tempat wisata juga harus mematuhi Prokes yang sudah ditetapkan oleh pengelola. 

"Masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat tersebut, tetap menggunakan masker, kemudian mematuhi apa yang sudah ditetapkan pengelola," tandasnya Kapolda Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya saat melakukan kunjungan di tempat wisata Pasuruan, pada Sabtu (15/5/2021). 

"Lalu bagi petugas yang sedang melaksanakan kewajibannya, sediakan sarana prasarana, seperti thermo gun, tempat cuci tangan, dan berkoordinasi dengan satgas, apabila ditemukan orang yang suhu badannya naik, supaya dilakukan tindak lanjut, apabila nanti di tes dan ternyata reaktif bisa ditindaklanjuti ke rumah sakit yang sudah dirujuk," Tambahnya. 

Sementara Kapolda juga mengatakan, terkait dengan penyekatan jalur yang telah dilakukan oleh TNI-Polri di seluruh Jawa Timur bersama pemerintah daerah, di pos penyekatan telah melakukan pemeriksaan kepada ribuan kendaraan yang melintas di pos penyekatan, dan melakukan rapid test secara random, hasilnya ada 21 orang yang dinyatakan reaktif dan positif. 

"Kami telah melakukan beberapa kegiatan yaitu penyekatan terhadap kendaraan yang hendak melakukan perjalanan luar kota maupun luar provinsi, diantaranya ada 215.997 kendaraan yang telah diperiksa. Dari 215.997 tadi yang sudah diputar balik ada 43.665, sedangkan yang dilakukan swab antigen secara acak, ada 3.197, dan yang sudah dilaksanakan swab secara acak itu ada 21 yang reaktif dan positif. Sehingga dilakukan perawatan," papar Irjen Pol Nico Afinta. 

Kapolda juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan kembali, untuk melengkapi dirinya dengan surat keterangan bebas covid, surat tugas dari instansi di mana mereka bekerja ataupun perusahaan. Sedangkan untuk pribadi, dilengkapi dengan surat keterangan dari RT - RW setempat.

"Lalu kami memohon kepada seluruh masyarakat tetap waspada karena di sekitar kita covid masih berada dan tentunya ada juga varian baru yaitu B1617 yang dari India itu perlu kita waspadai, karena sifatnya lebih cepat dan lebih melemahkan kita, sehingga perlu waspada. Sekali lagi saya himbau kepada masyarakat, ayo patuh, jaga diri, jaga keluarga, jaga negara," imbau Kapolda Jatim.(AIW/JHN)

Polda Jatim Gelar Penyekatan Serentak Dan Rapid Test Secara Random


Bangkalan.Oposisi.News.Co.Id -
Polda Jatim melakukan penyekatan secara serentak, se-Jawa Timur pada Sabtu 15 Mei 2021, mulai pukul 00.00 WIB. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi mobilitas masyarakat yang hendak keluar dari Jawa Timur. 

Kasubdit Kamsel Polda Jatim, AKBP M. Rofik menyampaikan, penyekatan secara serentak ini dilakukan pada 15 Mei 2021, dan ada rapid test yang akan dilakukan secara random. 

"Penyekatan serentak se-Jawa Timur ini dilakukan pada Sabtu 15 Mei, mulai pukul 00.00 WIB. Nantinya di sebagian pos penyekatan juga akan melakukan rapid test secara random," paparnya pada Jum'at (14/5/2021). 

Lebih lanjut AKBP Rofik juga menyampaikan, Selain itu juga ada 9 titik di jalur perbatasan, dan 20 titik antar rayon, dan pengguna jalan harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, yaitu membawa surat tugas, dan surat bebas dari covid. 

"Ada 9 titik pos penyekatan di perbatasan dan 20 titik pos antar rayon di akses keluar dari Jawa Timur," tambahnya. 

Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran covid 19 pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri.(AIW/JHN)

PENGHARGAAN GURU BERPRESTASI MENGECEWAKAN


Ngawi,OposisiNews.Co.Id -
Fakta tidak menyenangkan perlu diungkapkan supaya menjadi bahan pembelajaran dan bahan evaluasi. Kali ini datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi. Lomba Tenaga Pendidik Berprestasi dalam rangka Hari Pendididkan tahun 2021 menyisakan kekecewaan. Kegiatan semacam ini merupakan agenda tahunan yang sudah biasa. Tetapi tahun ini menjadi luar biasa karena meninggalkan catatan hitam. 

Lomba Tenaga Pendidik (Guru) Berprestasi dilaksanakan melalui beberapa tahap penilaian yang berlangsung tanggal 19 s/d 21 April 2021. Pelaksanaan lomba berlangsung di SMP Negeri 2 Ngawi. Setelah melalui penilaian secara obyektif dan terbuka para peserta lomba langsung mengetahui hasilnya pada tanggal 21 April 2021. Selanjutnya juara 1 dari masing-masing jenjang diundang  untuk menghadiri penyerahan penghargaan di pendapa Kabupaten Ngawi. Penyerahan penghargaan dilanksanakan pada tanggal 3 Mei 2021 yang disiarkan secara langsung melalui channel youtube kabupaten Ngawi dengan meriah. Para juara secara simbolis menerima penghargaan dari Bapak Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi dengan penuh rasa bangga. 

Setelah beberapa hari para guru yang berhak menerima penghargaan saling bertanya karena uang pembinaan yang dijanjikan belum diterima. Pemberitahuan dari dinas pendidikan sebagai penyelenggara lomba juga tidak kunjung datang. Saya (Budi Hantara) sebagai salah satu guru yang berhak menerima penghargaan memberanikan diri untuk menyampaikan informasi secara benar kepada Bapak Drs. Muhamad Taufiq Agus Susanto selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi. Beliau sangat responsif dan bijaksana. Pada hari Senin, 10 Mei 2021 beliau menginformasikan bahwa telah melakukan pengecekan di bagian Ketenagaan dan memang benar ada kendala teknis. “Ini lagi diproses memang ada kendala di sistem aplikasi sehingga banyak kegiatan yang belum cair.” Jawaban beliau cukup menyejukkan.

Saya secara pribadi bisa memaklumi bila memang terjadi kendala. Tetapi alangkah baiknya bila bidang  Ketenagaan Dinas Pendidikan sebagai penanggung jawab lomba memberikan informasi kepada sekolah untuk dilanjutkan kepada yang bersangkutan sehingga tidak menimbulkan kekecewaan para guru yang merasa diabaikan. Sampai berita ini  ditulis Tenaga Pendidik Berprestasi belum menerima uang pembinaan sebagai penghargaan atas prestasinya. Mereka yang berhak menerima penghargaan sebagai juara 1 Tenaga Pendidik Berprestasi tahun 2021 adalah sbb:

Syaiful Husna, S.Ag. (SD Muhammadiyah 1 Ngawi) sebagai Kepala Sekolah Berprestasi,

Sri Guntari, S.Pd. (TK IT Harapan Ummat Ngawi) sebagai Guru TK Berprestasi,

Binti Itsna Rahayu, S.Pd.SD (SDN Mojomanis 2 Kwadungan) sebagai Guru SD Berprestasi dan

Budi Hantara, S.Pd. (SMPN 1 Ngawi) sebagai Guru SMP Berprestasi

Semoga peristiwa ini bisa menjadi evaluasi semua pihak dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi bisa memperbaiki kinerja untuk memberikan pelayanan prima. ( BH,Red*" )

Oleh: Budi Hantara

(Juara 1 Guru Berprestasi 2021)

Ngawi, 15 Mei 2021.

Kapolda Mengecek Pos Penyekatan Berfungsi Optimal Di Jatim


Bangkalan.OposisiNews.Co.Id -
Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan di pos penyekatan di Jawa Timur, diantaranya di kawasan Sidoarjo kota, pasca lebaran Idul Fitri, pada Jum'at (14/5/2021), guna mengoptimalkan fungsi pos penyekatan di Wilayah.

"Pada hari ini saya melakukan pengecekan di beberapa pos PAM di seluruh Jawa Timur terkait dengan masalah pengamanan pelaksanaan pasca hari raya Idul Fitri yang kedua ini, dan pengecekan ini sekaligus juga saya memberikan semangat kepada seluruh anggota untuk bekerja dalam melayani masyarakat memberikan pengamanan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas, (Kamseltip Carlantas), serta masalah protokol kesehatan," tandasnya Kapolda Jawa Timur. 

Harapannya dengan kedatangan Kapolda bersama Pejabat Utama di setiap pos PAM ini dapat menambah semangat dan menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuh pada prokes pasca liburan ini, dan angka covid bisa tetap terjaga. 

Mengantisipasi lonjakan pada hari Sabtu dan Minggu, yang akan diantisipasi karena ada keinginan masyarakat untuk mendatangi tempat wisata, mall, dan tempat religi.

"Kami harap baik petugas maupun pengelola serta masyarakat, ketiga-tiganya mempunyai pemahaman yang sama bahwa kita semua masih dikelilingi oleh covid, sehingga punya pemikiran yang sama yaitu untuk mencegahnya tetap melaksanakan prokes dengan baik," tegasnya Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan pengecekan di Pos penyekatan Sidoarjo Kota. 

Sehingga masyarakat yang datang petugas yang menjaga maupun yang semuanya punya kesepakatan yang sama.  

"Ayo sama-sama kita mencegah covid dengan melaksanakan prokes. Saya kira kegiatan ekonomi harus tetap berjalan, prokes tetap kita jaga, sehingga dua-duanya bisa seimbang, mari kita laksanakan sama-sama sehingga harapan kita tercapai," tambahnya. 

Seluruh anggota sudah diperintahkan bersama-sama dengan stakeholder, TNI, pemerintah daerah, maupun pengelola tempat wisata religi, maupun tempat pasar atau mall, harapannya bisa mendapatkan posisi masing-masing dan masyarakat bisa mengerti, apabila nanti prokes dilaksanakan. 

Selain itu juga ada 9 titik di seluruh Jawa Timur yang dilakukan penyekatan, sampai sekarang yang masuk maupun keluar Jawa Timur, harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, yaitu membawa surat tugas, kemudian dengan surat bebas dari covid. 

"Selama ini saya lihat masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dan itu terus dipertahankan sehingga Jawa Timur tetap terjaga kondisifitasnya," Pungkasnya orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur itu.(AIW/JHN)

Kapolda Jatim Pastikan Disiplin Protokol Kesehatan Dipatuhi Di Masa Libur Lebaran


S

Sidoarjo.Oposisinews.co.id -
Di tengah libur Hari Raya Idul Fitri 2021 yang masih berlangsung, potensi kerumunan masyarakat masih rawan terjadi. Tempat wisata dan mal menjadi perhatian khusus terkait disiplin protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19.

Seperti disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta, saat melakukan pengecekan di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2021 di bundaran Taman Pinang Indah, Sidoarjo, Jumat 14/5/2021.

"Pengecekan ini sekaligus untuk memberikan semangat, kepada seluruh anggota yang bertugas melayani masyarakat dalam memberikan pengamanan dan menjaga kondusifitas kamtibmas lebaran, serta juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta.

Pihak manajemen mal dan tempat wisata, juga diharapkan dapat bekerja sama mematuhi peraturan pemerintah dalam rangka disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19. "Kami juga meminta semua pengelola mal dan tempat-tempat wisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Agar angka Covid-19 di Jawa Timur dapat ditekan menurun," imbuhnya.

Kapolda Jatim juga berpesan dalam masa lebaran kali ini, jangan sampai masyarakat lengah dalam menyikapi hal-hal yang melanggar prokes. Pihaknya akan mengantisipasi lonjakan masyarakat yang ingin mendatangi pusat hiburan, tempat religi dan beberapa titik keramaian. Masyarakat juga diimbau agar mau mengerti bahwa saat ini pandemi masih berlangsung.( bag)

Reporter.Subagyo SH

Desa Jatigembol Terima Program Pamsimas III Tahun 2021

Written By BBG Publizer on Jumat, 14 Mei 2021 | 12.34


Ngawi,OposisiNews.Co.Id –
Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Ngawi merealisasikan pembangunan sumur dalam untuk mengaplikasikan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2021 di desa Jatigembol Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi yang merupakan kelanjutan program pamsimas I dan pamsimas II 

Peluncuran program Pamsimas III progresnya untuk meningkatkan jumlah masyarakat kurang terlayani termasuk berpendapatan rendah di wilayah pedesaan, sehingga dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi  100 persen yang berkelanjutan.

Selain itu , pamsimas III merupakan instrumen pelaksanaan dua agenda nasional, untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi layak berkelanjutan yakni, air bersih untuk rakyat serta sanitasi total berbasis masyarakat.

Sebagai salah satu desa yang dijadikan pailot projek Pamsimas III , no DPA 033.05.1.631128/2021 dengan jenis pelaksanaan kegiatan berupa Peningkatan Kapasitas , Biaya Oprasional ,Pembangunan sarana sanitasi air bersih, PHBS Masyarakat dan Sekolah mendapat dukungan penuh dari masyarakat , sekolah dan pemerintah desa Jatigembol.

“Melalui program Pamsimas III diharapkan akan mampu menghasilkan infrastruktur air minum dan sanitasi berskala kecil dengan pembiayaan yang relatif rendah dan kualitas konstruksi yang baik. Untuk itu, para pelaku program diharapkan dapat meningkatkan dampak positif yang dihasilkan dari program pamsimas III ,” ujar Kades Jati Gembol .Budi.S.

Dia menuturkan, sasaran yang ingin dicapai sesuai arahan BP3D melalui program pamsimas III adalah, tambahan penduduk mengakses sarana air minum aman dan berkelanjutan, mengakses sanitasi yang baik, masyarakat desa  mampu menerapkan program stop buang air besar sembarangan (SBS), mengadopsi perilaku program cuci tangan pakai sabun (CTPS).

Ada beberapa strategi yang diterapkan dalam program Pamsimas III, yakni mengubah perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat melalui pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) dan sanitasi berbasis masyarakat, mengarus utamakan pendekatan penbangunan berbasis masyatakat dalam pembangunan SPAM dan sanitasi, serta penguatan peran pemerintah desa dan sekolah  untuk membina dan mengawasi penyelenggaraan SPAM, meliputi pengembangan dan pengelolaan termasuk dukungan pembiayaan.

Pembangunan Program Pamsimas III di wilayah desa Jatigembol teranggarkan Rp 350 juta dengan perincian sumber anggaran Kontribusi Masyarakat ( In cash Rp 14 juta dan In Kind ' Gotong Royong ' Rp 56 juta ) , APBN Rp 245 juta , APDESA Rp 35 juta .

“Kontribusi desa, masyarakat, serta pihak-pihak yang peduli dengan air minum dan sanitasi sangat diharapkan untuk dapat menyukseskan program pamsimas III sementara untuk pelaksanaan kegiatan dilaksanakan KKM Jati Makmur ,” terang kades Jatigembol.

Dia menambahkan, ada beberapa kriteria desa sasaran program pamsimas III, yakni belum pernah mendapatkan program pamsimas, cakupan akses air minum aman masih rendah, cakupan akses sanitasi layak masih rendah, prevalensi penyakit diare yang ditularkan melalui air dan lingkungan masih tergolong tinggi, memiliki potensi sumber air baku.

“Sejauh ini, antusias masyarakat , sekolah dan desa dalam mengikuti program pamsimas 3 cukup besar. Bagi desa-desa yang berminat untuk mengikuti program ini, harus dapat mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, terkait persyaratan yang diperlukan untuk dapat mengikuti program ini,” pungkas Budi S. ( BB )

Jelang Kenaikan Isa Almasih Pengamanan Gereja di Sidoarjo Diperketat


Sidoarjo,OposisiNews.co.id -
Mengantisipasi terjadinya teror,  pengamanan di seluruh gereja maupun rumah  ibadah umat kristiani di wilayah Kabupaten Sidoarjo diperketat, saat ini umat Nasrani sedang merayakan Hari Suci Kenaikan Isa Almasih Kamis, 13/05/2021.

Salah satu pengamanan yang dilakukan yaitu di Gereja Kristen Pante Kosta, Jl. Raya Kihajar Dewantara Krian, Kabupaten Sidoarjo. Petugas malakukan pengamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta kondusif, kepada masyarakat yang merayakan Hari Suci Kenaikan Isa Almasih.

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason turun langsung dalam pengamanan Hari Kenaikan Isa Almasih 2021, dengan didampingi Ipda Adi Suroso dan Aiptu Wachid. Perayaan Hari Suci Paskah di gereja Kristen Indonesia, krian dihadiri oleh 100 Orang. 

"Tidak hanya ada personel Polresta Sidoarjo dan jajaran, untuk menjamin rasa aman serta nyaman masyarakat dalam merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih. Pengamanan ketat ini melibatkan TNI, Satpol PP, Banser dan ormas lainnya," ujar Kapolsek Krian Kompol Mukhlason

Dalam perayaan  Hari Kenaikan Isa Almasih kali ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, dengan melakukan koordinasi pengawas di Gereja Kristen Indonesia, Krian. Petugas juga melaksanakan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan dimulai dan menghimbau jemaat mentaati peraturan pemerintah dan selalu menjaga jarak.Imbuhnya , ( bag)

Reporter. Subagyo SH

OPOSISI NEWS VERSI CETAK

Icon

OPOSISI RECENT POST

    Oposisi Arsip